text

Selamat Datang di Blog SMP N 2 Kepil Wonosobo ... Sekolah SEJUTA IMPIAN, ... Awali Suksesmu Dari Sini ... Mulailah segala sesuatu dengan BISMILLAH ...

Jumat, 18 September 2015

Pembelajaran TIK SMPN 2 Kepil Menggeliat, Upaya Untuk Memberikan Wawasan dan Ketrampilan dalam Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi

Permen 68/2014 yang dikeluarkan oleh kementerian pendidikan nasional tahun 2014 lalu belum banyak yang tahu bagaimana pelaksanaannya di sekolah. Setelah 2 tahun mata pelajaran TIK hilang sama sekali dari proses pembelajaran di sekolah yang melaksanakan K-13, akhirnya muncul permen yang kemudian mengakomodir dan mengatur peran guru TIK di sekolah. Permen itu mengatur bahwa TIK tidak sebagai mata pelajaran, namun berbentuk bimbingan semacam bimbingan konseling. Nama lengkapnya Bimbingan TIK, berupa layanan bimbingan kepada siswa, guru dan tenaga kependidikan. Walau banyak pihak yang tidak puas, tidak menerima dan tidak mau melaksanakan permen tersebut, namun SMP Negeri 2 Kepil sebagai salah satu sekolah pilot kurikulum 2013, mau tidak mau - siap tidak siap harus menyambut baik adanya permen yang mengatur tentang pelaksanaan pembelajaran TIK. Setidaknya ada sedikit waktu untuk mengenalkan TIK pada siswa agar tidak buta sama sekali terhadap perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya komputer.


Setelah beberapa kali pertemuan pada bimbingan TIK di depan kelas, ternyata siswa sangat menyambut baik, senang dan sangat menikmati pelajaran TIK ini. Banyak hal yang mereka sampaikan terkait TIK ini. Pada pelaksanaannya di SMP Negeri 2 Kepil bimbingan TIK mendapat jatah 1 jam tatap muka. Memang terasa sangat cepat dan belum memenuhi tuntutan kebutuhan siswa yang haus dengan informasi terutama terkait dengan komputer. Mereka sangat ingin belajar di laboratorium komputer, berlama-lama belajar untuk memiliki berbagai ketrampilan yang terkait dengan mata pelajaran TIK. Saat ini laboratorium komputer SMP Negeri 2 Kepil tersedia 18 unit komputer baru, meja dan kursi baru dan kelengkapan laboratorium komputer yang memenuhi standar sebagai lab pembelajaran TIK dilengkapi dengan 2 buah AC window. Setiap komputer sudah terpasang Wireless-LAN untuk akses internet. Dan yang terbaru telah disediakan vacuum cleaner untuk membersihkan ruangan dan perangkat lab komputer dari kotoran debu. 

Kenapa Banyak Yang MENOLAK Permen 68/2014

Kami sekolah yang ada di pedesaan, di lereng gunung Sindoro Wonosobo Jawa Tengah. Mayoritas siswa kami adalah siswa yang berasal dari kampung dengan latar belakang ekonomi orang tua yang kurang, yang tidak memungkinkan untuk memiliki komputer atau laptop. Maka jangankan download tutorial dari situs Youtube, kemudian mempraktekkan / mengerjakan tugas paper yang diberikan tugas guru - membuka aplikasi salah satu aplikasi office saja belum bisa. Maka bagaimana jadinya jika TIK dihilangkan, bagaimana TIK jika hanya berbentuk bimbingan.

Masa depan suatu bangsa sangat ditentukan bagaimana pendidikannya. Negara yang maju dan sangat maju bisa dipastikan sangat maju juga konsentrasi pada bidang pendidikannya. \Kita bisa melihat bagaimana negeri paman syam (USA), bagaimana negeri sakura (Jepang) dan negeri-negeri lainnya yang sangat maju dan serius dalam menjalankan pendidikan. Berbagai pembenahan dilakukan, berbagai penelitian dilakukan untuk mendapatkan model yang paling sesuai dengan tuntutan kebutuhan dan perkembangan zaman. Hal sama juga terjadi pada negara kita. Namun sayangnya, serasa aneh kebijakan pendidikan di negara kita, Indonesia tercinta. Sementara di negara lain sangat digalakkan pendidikan yang mengacu pada kemajuan teknologi, di negara kita bibit-bibit ilmu untuk maju justru dipangkas dan dibuang, dengan berbagai alasan yang tidak sepenuhnya benar, baik dari tinjauan ilmiah maupun tinjauan kebutuhan.

Dihapuskannya mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di Indonesia dari kurikulum 2013 menambah keterpurukan pendidikan di Indonesia. Padahal di negara maju lainnya pendidikan computer science di sekolah kian dikembangkan. Menurut World Education Forum, pendidikan Indonesia menempati ranking 69 dari 76 negara. Hal ini terungkap dalam Seminar Nasional Computer Science di Aula Gedung A Kemendikbud, Jakarta, Jumat (18/9/2015) yang dihadiri lebih dari 500 orang guru dari berbagai daerah di Indonesia. Dihapuskannya mata pelajan TIK karena tidak adanya listrik di berbagai daerah. Kemdikbud meresa berat untuk menyiapkan listrik di semua sekolah dan takut di PTUN kan oleh masyarakat.

Pelajar Indonesia makin terpuruk bila tidak belajar tik kata pak Onno W. Purbo pakar TIK Indonesia. Sebab mereka hanya belajar sendiri tanpa pemandu dengan materi yang tidak terstruktur dan sistematis. Kami ucapkan terima kasih kepada kawan kawan guru yang sudah hadir di aula kemdikbud lantai 3 dalam seminar nasional computer sciene hari jumat 18 september 2015 pukul 14.00-17.00 wib. Semoga perjuangan kita guru TIK didengar dan dikabulkan oleh pemerintah. Para pejabat kemdikbud bisa memehami keinginan kita semua demi generasi emas Indonesia terdidik TIK dengan baik.
Seminar Nasional Computer science diadakan di Gedung A lantai 3 Kemendikbud. Saya berada bersama lebih dari 500 guru sejabodetabek bahkan dari kalimantan , Semarang dan daerah daerah provinsi lainnya dalam rangka perjuangan Mengembalikan TIK dan KKPI kembali menjadi Mata Pelajaran lagi, dan bukan Layanan TIK apalagi hanya sekedar Bimbingan. Ikut hadir bersama kami Perwakilan Puskurbuk Bpk. Herry dan Perwakilan Dirjen Guru Bpk Temu Ismail , Ketua IGI Pusat Bpk Satria Dharma , Pakar Pendidikan Bpk Indra Charismiadji, Pakar IT Indonesia Bpk Onno W Purbo. Dalam seminar kali ini, masing masing pemateri memaparkan tentang pentingnya IT dengan segala kelebihan dan kekurangan yang sesungguhnya bisa dicari solusi bersama, dan bukan sepihak yang membuat Mata Pelajaran TIK dan KKPI hilang dari kurikulum ini. Ilmu Komputer atau Computer Science bisa jadi salah satu solusi karena di dunia luar sana sudah lebih maju dari kita bangsa Indonesia dengan perkembangan Komputer Science atau Coding (bahasa pemrograman).

Jumat, 18 September 2015 menjadi hari bersejarah bagi perjuangan guru TIK dan KKPI. SAVE TIK dan KKPI demi generasi emas indonesia terdidik tik dengan baik. Berbagai masukan dan pandangan dari para nara sumber yang hadir membuat saya semakin paham bahwa perjuangan itu membutuhkan strategi yangg jitu dan rasa kebersamaan yang tinggi. Computer science atau ilmu komputer mungkin bisa menjadi salah satu solusinya. TIK itu memang wajib dipelajari ilmunya. Oleh karena itu materinya harus terus dikembangkan, dan bukan dihapuskan karena tidak adanya listrik. Setiap daerah punya potensi alam yang luar biasa untuk membuat pembangkit listrik sederhana.

Keputusan Akhir - Hak Prerogatif Kemdikbud
Yah banyak pihak telah berusaha dan berupaya untuk hal terbaik bagi siswa, namun semua kembali kepada pejabat di kementerian pendidikan, menteri pendidikan dan presiden sebagai penentu kebijakan. Semoga Alloh yang maha kuasa yang mengendalikan setiap hati manusia, berkenan memberikan hidayah dan membuka pintu hati dan pikiran para pemegang kebijakan pendidikan di Indonesia agar selanjunya membuat perubahan kebijakan menjadi lebih baik bagi semua. Kebaikan bagi siswa, bagi guru dan bagi masyarakat dan negara pada masa yang akan datang. Selamat berjuang para pejuang Save TIK & KKPI. Selamat beraktifitas, selamat berjuang, semoga sukses.  Apa yang terjadi kemudian, semoga semua bisa menerima dengan lapang dada dan melaksanakan dengan penuh tanggung jawab. <33742>

Selasa, 15 September 2015

Kabar Gembira : Menteri Yuddy Putuskan Angkat Seluruh Honorer K2 Tanpa Tes

Alhamdulilah, pada tulisan kali ini kami akan menyampaikan kabar gembira bagi teman-teman pegawai honorer K2. Selama usaha terus dilakukan dengan penuh kesungguhan, keikhlasan dan penuh pengharapan dengan diiringi doa kepada Alloh, maka cepat atau lambat tuhan yang akan membukakan jalan kemudahan untuk memperoleh yang telah diperjuangkan. Alloh maha tahu, maha mendengar dan maha mengabulkan doa bagi siapa saja yang tawakal dan berserah diri kepada-Nya. Akhirnya perjuangan seluruh honorer kategori dua (K2) membuahkan hasil yang mengembirakan, pasalnya aksi mereka (honorer K2) secara besar-besaran hari ini dalam memperjuangkan nasib benar-benar tak sia-sia. Selamat kami ucapkan kepada Bu Tatik, Mas Pardi dan teman-teman lain.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi memutuskan mengangkat seluruh honorer K2 sebanyak 439.965 orang.
“Setelah kami berhitung dan mempertimbangkan dampak positif dan negatifnya, kami putuskan untuk mengangkat ?seluruh honorer K2 secara bertahap. Kuotanya kami bulatkan menjadi 440 ribu orang,” kata MenPAN-RB Yuddy Chrisnandi dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR RI, Selasa (15/9).

Dia menyebutkan, penyelesaian K2 akan dilakukan secara bertahap mulai tahun depan hingga 2019.
Keputusan ini menurut Yuddy, karena banyak honorer K2 berusia di atas 35 tahun sehingga tidak bisa diberlakukan mekanisme UU ASN.
”Kami sudah memikirkan matang-matang dan berhitung, untuk mengangkat 440 ribu honorer K2. Tidak ada lagi yang menjadi PPPK, tapi seluruhnya CPNS,” tandasnya.

Mekanisme pengangkatan honorer kategori dua (K2) menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tidak lagi melalui tes. Meski tetap ada seleksi, namun hal itu hanya seleksi administrasi saja.
“Kami akan mengangkat seluruh honorer K2 sekitar 440 ribu menjadi CPNS. Namun ada beberapa catatan yang harus diperhatikan,” kata MenPAN-RB Yuddy Chrisnandi.
Menurut Yuddy, adapun beberapa syarat yang menjadi ketentua ada?lah honorer K2 itu berada dalam data base Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan KemenPAN-RB.

Menurut Yuddy, harus diverifikasi validitas data. Termasuk usulan dari kepala daerah, juga harus diseleksi.
“Kami akan memproses kalau ada usulan dari kepala daerah. Karena kepala daerah-lah yang tahu PNS-nya mau ditempatkan di mana,” kata Yuddy.
Lebih lanjut, dia menegaskan seleksi tetap harus dilakukan secara bertahap. “Tapi seleksi ini hanya administrasi saja, dicek kebenarannya apakah memenuhi syarat atau tidak,” ujar Yuddy.
(Sumber : http://www.pendidikanguru.com/index.php/2015/09/15/menteri-yuddy-putuskan-angkat-seluruh-honorer-k2-tanpa-tes-2, www.jpnn.com, )

Demikian berita gembira terkait pengangkatan honorer K2 yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat
Sukses untuk seluruh guru Indonesia, selamat bekerja semoga sukses. <33626>

Senin, 07 September 2015

Mengatasi Error 500 - Cara Masuk Server e-PUPNS Yang Sering Gagal Login

Trafik penggunaan jaringan / bandwidth internet naik drastis terutama di sekolah negeri, di kantor pemerintahan dan instansi yang merupakan induk atau tempat bekerja pegawai negeri sipil. Alamat URL https://epupns.bkn.go.id/, inilah alamat website pendataan ulang bagi pegawai negeri sipil yang pada beberapa hari ini menjadi web pavorit dan banyak diakses pengunjung internet.  Sejak tanggal 1 Sepetember 2015 kemarin, Sistem Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil (PUPNS) Elektronik / e-PUPNS telah dibuka secara online dan resmi oleh BKN. Sejak itu juga mayoritas PNS  mulai mengakses aplikasi epupns bkn. Namun yang tengah terjadi di lapangan adalah adanya beberapa kendala atau masalah yang dihadapi oleh para PNS baik yang terkait koneksi internet dan atau hal teknis lainnya.

Sampai saat ini website tersebut sangat susah untuk diakses dikarenakan sebelumnya menggunakan server lokal yang berbagi dengan website lainnya yang berlangganan dengan penyedia hosting tersebut. Istilah mudahnya karena webnya share hosting, PC lokal yang diakses publik yang jumlahnya ribuan bahkan jutaan. Sisi lain jaringan internetnya yang terbatas, setelah ditelusuri ternyata domain bkn.go.id serta servernya menggunakan jasa shared hosting telkomhosting.com, kalaupun menggunakan paket enterprise maka maksimal bandwidth adalah 50 GB. Itu tentunya tidak cukup dengan sistem berbagi server dengan website lainnya. Dengan asumsi menggunakan 50 GB bandwidth tidak akan cukup menampung 4.5 juta PNS dalam satu waktu. Apalagi bandwitdh itu untuk semua website yang berdomain bkn.go.id.

Banyak kendala yang dihadapi PNS saat memulai pendaftaran PUPNS maupun saat pengisian PUPNS. Dari kesulitan akses PUPNS, hingga gagal mencetak formulir bukti pendaftaran PUPNS. Salah satu yang paling banyak dihadapi adalah muncul Error 500. Salah satu penyebab munculnya Error 500 ini adalah membanjirnya traffic server PUPNS serta kegagalan browser membuka halaman web. Jalan penyelesaian paling mudah khusus untuk error 500 adalah mencoba membersihkan cookies pada peramban web. Cookie yang merupakan file yang dibuat oleh situs web yang dikunjungi, dan cache browser yang membantu laman dimuat lebih cepat, memudahkan Anda menjelajah web.

Sering kali kita merasa kesal, saat akan mengerjakan entri data ternyata website yang akan kita tuju server busy atau server sibuk. Berikut kami tuliskan beberapa jalan alternatif untuk bisa membuka aplikasi epupns dengan mudah dan lancar :
  1. Menggunakan waktu yang dimungkinkan jumlah pengakses server pupns sedikit, misalnya hari libur, tengah malam atau menjelang pagi. Sebagai contoh pada hari Sabtu dimana banyak kantor instansi pemerintah dan SMA/SMK libur karena 5 hari kerja secara otomatis pengguna internet yang mengakses server pupns banyak berkurang, sehingga akses untuk membuka server pupns menjadi lebih mudah.
  2. Menambah / memperbesar paket data internet. Bandwidth - istilah paket data internet ini terkait dengan kecepatan akses dalam membuka laman internet, semakin besar jalur paket data yang digunakan akan semakin mudah dalam proses download dan upload dokumen dari dan ke server yang sedang dibuka.
  3. Membuka jalan khusus, agar bisa mendapat prioritas utama untuk tetap bisa terkoneksi dengan server. Aplikasi ini oleh para teknisi atau ahli IT sering di sebut ping. 
Dari ketiga cara ini lebih disarankan cara pertama, artinya gunakanlah waktu pada malam hari, hari libur atau waktu yang saat web tidak sedang ramai, jadi anda tidak perlu menggunakan cara ini.Namun jika anda tidak memiliki waktu untuk Online malam hari, bisa menggunakan cara ketiga yang sering digunakan oleh para teknisi dan operator jaringan internet. Untuk membuat jalur khusus / prioritas dengan cara membuka aplikasi ping, ada dua cara sebagai berikut :

A. Perintah CMD  (Command prompt) :
  1. Klik Start Menu => ketik cmd => akan membuka prompt c:
  2. Ketikkan : ping pupns.bkn.go.id -t
  3. Enter, maka selanjutnya akan muncul laporan koneksi hubungan antara komputer kita ke IP Addres komputer server
B. Run Menu
  1. Klik Start Menu => Ketik RUN => Buka Run
  2. Ketikkan : Ping puppns.bkn.go.id -t
  3. Klik OK, maka selanjutnya akan muncul laporan koneksi hubungan antara komputer kita ke IP Addres komputer server
  4. Akan muncul seperti gambar dibawah

KETERANGAN
  • Tunggu beberapa menit, tergantung komputer anda.
  • Jika sudah selesai atau masih berjalan, silahkan coba langsung buka situs yang bersangkutan di tab baru.
  • Buka aplikasi pupns dan kerjakan sesuai kebutuhan
  • Selesai

Demikian tulisan terkait dengan trik dan tip untuk bisa melakukan akses internet dengan mudah, terutama untuk menyelasaikan tugas updating data pegawai negeri sipil. Pekerjaan ini updating secara on-line harus dikerjakan dengan cara mengatur waktu yang baik, tidak harus selesai dalam sekali waktu, namun bisa dikerjakan bertahap sesuai dengan kesiapan dokumen dan kesiapan jaringan. Selamat mencoba, selamat beraktifitas dan semoga sukses. <33510>

Kamis, 27 Agustus 2015

Lentera Hikmah -6 : Tetaplah Belajar Untuk Menjadi Pribadi Yang Lebih Baik dan Tetaplah Menjadi Cahaya Penerang Bagi Sesama

Banyak rencana, banyak ide, banyak angan dan keinginan yang hendak dituliskan untuk dibagikan, namun banyak pula kendala dan halangan yang menjadi masalah hingga tak mampu untuk memulainya. Namun bisa segera beranjak dan bertindak, kadang memang harus dipaksa untuk bangkit, berdiri dan memulai kembali. Kali ini adalah edisi ke-6 untuk tulisan bertajuk lentera hikmah, dengan harapan kami bisa menyempurnakan hingga seri ke-12, dengan harapan semoga bermanfaat walau kecil ibarat setitik air di sungai yang panjang. Semoga pada edisi selanjutnya kami bisa membuat seri tulisan baru dengan tajuk baru tentang inovasi, kreasi dan teknologi dalam dunia pendidikan.

Grand topik kali ini adalah ungkapan singkat, jujur dan sarat makna dari salah satu guru senior di SMPN 2 Kepil - Bpk Aris Winarna, S.Pd. Ungkapan yang disampaikan pada tanggal 17 Agustus 2015 di pantai Goa Cemara, saat acara refreshing dalam rangka persiapan perpisahan dengan Bpk Drs. Kardan. "Pertama - Bapak adalah ATASAN kami, kedua - Bapak adalah TEMAN kami, dan ketiga - Bapak adalah RIVAL kami. Istilah atasan jelas, karena sebagai kepala sekolah, begitu juga dengan istilah teman, karena merasa sesama guru. Namun satu istilah terakhir - "rival" -, inilah yang luar biasa. Sebuah pengakuan yang sangat jujur, sangat bersahaja, sangat menyentuh dan sangat bijaksana. Seseorang yang BISA MERASA siapa dirinya dan BERANI MENGAKUI kehebatan orang lain. Akhir-akhir ini sangat jarang dijumpai pengakuan seperti ini, kebanyakan yang terjadi adalah kebalikannya, MERASA BISA dan MERASA HEBAT.

Telah banyak yang dilalui bersama beliau, Bapak Drs. Kardan. Sebagai seorang atasan yang sangat bersahaja, sederhana dan tidak pernah menonjolkan bahwa dirinya adalah adalah seorang atasan bagi bawahannya. Sebagai seorang teman demikian juga, sangat dekat kepada siapa saja, termasuk kepada siswa. Bahkan kedekatan dengan siswa inilah yang membuat beliau sangat istimewa di mata anak-anak. "Manjing Ajur Ajer Mancolo Putra Mancolo Putri" benar-benar beliau terapkan ketika berada di tengah siswa, seakan bukan lagi sebagai guru dan murid namun lebih kepada teman. Sebagai seorang rival didasari karena kepribadian beliau yang multi talenta, terutama dalam bidang seni. Beliau yang basic pendidikannya IPA namun memiliki kemampuan yang luar biasa di bidang seni, mengalahkan guru seni yang sesungguhnya. Inilah rival yang dimaksud, bukan musuh, namun lebih diartikan sebagai pesaing, pendorong dan motivator bagi yang lain untuk bisa belajar dan berkarya yang lebih baik lagi

Perjalanan masih panjang, perjuangan belum usai dan deretan sukses masih luas terbentang. Setiap kita bisa mewujudkan impian, menggapai cita-cita dan meraih sukses. Siapapun dari kita berhak untuk berjalan, berjuang dan berkarya meraih sukses. Sukses bukan hanya milik orang kaya, namun juga terbuka orang seadanya, bahkan yang sangat kekurangan sekalipun. Sukses juga bukan hanya bagi mereka yang cerdas, pintar dan terampil saja, namun mereka biasa-biasa saja, yang lambat berfikir dan terlihat tertinggal pun bisa meraih sukses. Iwan Sunito, CEO Crown International Holding Group, sebuah perusahaan properti terkenal di Australia ternyata adalah orang Indonesia, kelahiran Surabaya. Beberapa kali tidak naik kelas sewaktu sekolah. SD, SMP dan SMA di Pangkalan Bun - Kalimantan. "Succes in not a destination, but is a journey", sukses bukanlah tujuan, tapi sukses adalah perjalanan. Artinya sukses bukan hanyalah dinilai / dillihat dari hasil akhirnya, namun rangkaian perjalanan menuju sukses itulah yang lebih penting. Proses menuju sukses itulah yang perlu dijadikan pelajaran untuk meraih sukses-sukses berikutnya.

Ada beberapa hikmah yang bisa ambil, yang semoga bisa memberi sedikit motivasi untuk berbagi, bisa sedikit membangkitkan inspirasi untuk berkreasi dan sedikit menambah daya untuk mengabdi bagi negara, demi anak bangsa, demi sesama, demi keluarga, demi anak mertua dan demi anak cucu kita. 
  1. Kesuksesan tidak datang begitu saja. Tidak ajaib, ujug-ujug, tanpa usaha, tanpa perjuangan dan pengorbanan. Kesuksesan yang kita raih saat ini adalah hasil dari jerih payah dan perjuangan masa lalu. Berikutnya, bagaimana kesuksesan kita yang akan datang sangat bergantung pada apa yang kita kerjakan dan perjuangkan saat ini. Walaupun saat ini sudah sukses, jangan berhenti berjuang, karena kita tidak tahu dan tidak bisa memastikan yang akan terjadi pada tahun-tahun mendatang.
  2. Tetap rendah hati - tawadhu menjaga ikhlas, walau telah meraih sukses. Rendah hati tidak membuat seseorang orang menjadi rendah / hina. Sebaliknya mereka yang tinggi hati justru menjadi hina walau berada di puncak singgasana. Seperti kata bijak "Bintang itu lebih besar dari matahari, namun dia indah jika tampak kecil bersama milyaran bintang lainnya". Begitu pula dengan hati kita yang indah itu yang tidak menampakkan kebesarannya, melainkan yang bersahaja walaupun tersimpan selaksa kehebatan. Betapa tingginya kerendahan dan betapa rendahnya ketinggian.
  3. Tetaplah menjadi penerang bagi sesama. Siapa pun kita, di mana pun posisi kita dan seberapa pun peran kita. Mungkin ada yang besar dan seterang matahari, mungkin pula ada yang indah menyilaukan laksana merkuri, atau mungkin hanya kecil laksana lilin yang tertiup angin di malam hari. Selama masih bisa bercahaya, berikan dan bagikanlah cahaya, seberapa pun cahaya itu - pasti bermanfaat dan akan berguna bagi yang lainnya.
  4. Teruslah berkarya, semaksimal yang kita bisa. Selagi kita masih sempat, selagi masih kuat dan selagi kita sehat. Jangan terlalu berpikir bahwa yang hebat itu yang luar biasa, bahwa yang sukses itu yang besar. Kita tidak tahu ide, pemikiran dan karya yang mana yang akan menjadi karya yang besar dan menjadi awal sukses berikutnya. Sukses besar itu juga berawal dari yang kecil, yang luar biasa diawali yang biasa-biasa.
  5. Jangan berhenti belajar, jangan takut bertanya dan jangan bosan mencoba. Pengalaman adalah guru yang paling baik. Seperti peribahasa "belakang parang lagi jika diasah niscaya tajam", sebodoh-bodohnya orang, jika berusaha dan belajar akan menjadi pandai. Kita bukan tidak mampu, tapi kebanyakan karena tidak mau, alias malas. Pengayuh sayang dibasahkan, sampan tidak akan sampai ke seberang.
  6. Siap untuk berubah, "Move On or Change On". Jangan takut bayangan, jangan takut untuk berubah dan jangan takut untuk memulai dari nol. Bila pada kondisi saat ini kita stagnan, mandeg dan tidak bisa berbuat banyak, maka hijrah adalah pilihan yang paling tepat, bisa jadi dengan memulai dari nol, yang baru dan berbeda kita akan mempunyai lingkungan baru, motivasi baru, kekuatan baru dan daya dukung baru. Dengan berbekal semangat, motivasi dan itikad baik untuk berubah menjadi yang lebih baik maka kita pasti bisa meraih sukses. 
  7. Jangan banyak mengeluh dengan pekerjaan kita. Mengeluh tak merubah apapun dan tak ada manfaatnya. Syukuri dengan sepenuh syukur atas berbagai karunia yang telah diraih selama ini. Betapa banyak orang yang mendambakan pekerjaan yang kita jalani saat ini, maka sungguh keterlaluan jika kita tidak amanah dengan pekerjaan kita ini. Di luar sana masih banyak yang tidak punya pekerjaan, tak punya penghasilan dan hidup tidak karuan. Jangankan berpikir untuk jenjang karir, pangkat, golongan dan jabatan, sekedar untuk mencukupi kebutuhan makan harian saja harus bersusah payah untuk bisa memenuhinya. 
Bagi seekor burung untuk bisa terbang maka bagian terpenting adalah sayapnya. Bagi lembaga, kantor, sekolah, instansi atau organisasi maka bagian terpentingnya adalah manusia. Maka setiap kita adalah sama pentingnya dengan yang lain, hanya memang kadarnya berbeda-beda. Kita harus merasa bahwa kita adalah bagian dari tim. Dengan itu kita akan mempunyai rasa "handarbeni" dan jiwa "peduli" dalam bekerja sebagai satu kesatuan. Marilah setiap kita untuk bisa berusaha memberikan kontribusi terbaik untuk menjadikan kita bisa terbang bersama-sama. Mari kita optimalkan diri untuk terus belajar memperbaiki kualitas diri. Sampai jumpa pada tulisan berikutnya pada tajuk baru dengan tema baru. Selamat beraktifitas, semoga sukses. <33050>

Jumat, 07 Agustus 2015

Oase -1: Mahalnya Sebuah Kesehatan - Pentingnya Menjaga Keseimbangan Dalam Segala Segi Kehidupan

Dalam edisi oase ini kami sisipkan tulisan berupa jeda/selingan tentang kejadian yang terjadi dan tidak terkait dengan sekolah. Dalam 10 hari terakhir kami ditakdirkan harus bolak-balik, keluar masuk, bahkan serasa tinggal dan menginap di rumah sakit. Salah satu orangtua kami divonis dokter harus menjalani operasi. Otomatis kami harus bisa menjalani beberapa peran sekaligus, pendamping, pelayan dan penghibur selama pra, in dan pasca operasi. Kesempatan untuk berbakti sangat terbuka, dimana bisa menyuapi ketika makan / minum, merawat kebersihan dan perawatan yang lain, dimana hal ini dalam kondisi normal sangat jarang terjadi. Disinilah kami mendapat banyak pelajaran berharga yang menjadi salah satu inspirasi tulisan bertemakan pentingnya keseimbangan dalam menjaga kesehatan dan arti pentingnya sebuah kebersamaan.

Makhluk ciptaan Alloh yang paling sempurna adalah manusia. Seluruh sistem kehidupan telah dirancang dengan serba otomatis, terpola dan terstruktur. Semua yang dibutuhkan juga sudah tersedia, mulai dari udara, tanah, air dan api sebagai unsur utama kehidupan. Akan tetapi tidak lantas semuanya berjalan lurus, mulus dan tanpa kendala. Ini adalah ayat, tanda atau fenomena bahwa telah terjadi sesuatu di luar yang semestinya. Keterbatasan pengetahuan, kekuatan dorongan negatif dan kondisi lingkungan banyak mempengaruhi pola hidup yang menyimpang dari aturan yang seharusnya. Di sisi lain, ini adalah ujian dan peringatan bagi manusia, bahwa kekuatan dan kekuasaan Alloh di atas segala-galanya.

Sakit bisa menimpa siapa saja tanpa pandang bulu, laki-laki maupun perempuan. Mulai dari anak kecil hingga tua renta, mulai dari kuli bangunan tanpa pangkat hingga panglima berpangkat bintang 4, mulai dari bakul jamu gendong hingga konglomerat yang menjadi komisaris di banyak perusahaan, mulai dari siswa TK hingga mahasiswa S3, mulai dari yang tinggal di kolong jembatan hingga yang mempunyai ratusan hotel dan villa. Beragam manusia beragam pula penyakitnya, bisa terjadi dari ujung rambut sampai ujung kaki, dari organ paling sepele sampai organ paling vital, baik luar maupun organ luar yang tidak tampak dilihat mata secara langsung. Penyebabnya bisa bermacam-macam, mulai dari kimiawi (makanan/minuman), fisika (beban, posisi) hingga psikis (pemikiran, abstrak). Regulasi kehidupan manusia adalah perputaran dan perubahan dari satu bentuk energi ke bentuk energi yang lain. Apabila ada satu atau lebih organ dalam tubuh tidak berfungsi secara optimal maka akan berdampak pada proses regulasi pada organ lainnya. Dan hal ini saling berkaitan dan saling berhubungan. Prinsip dasarnya bila input dan output tidak seimbang maka akan menjadi masalah yang menyebabkan sakit. Sakit, secara umum adalah disfungsi atau abnormal dari sistem kehidupan pada tubuh makhuk hidup, dalam hal ini manusia.

Terlepas dari analisis fungsi biologi, sakit atau berkurangnya kesehatan tubuh membawa beberapa hal yang bisa menjadi bahan renungan, selanjutnya bisa dijadikan pelajaran berharga, baik bagi penderita, keluarga, tetangga, sahabat maupun sesama manusia lainnya.
  1. Pentingnya kesehatan. Kesehatan adalah segala-galanya, lebih tinggi dibandingkan dengan uang, harta, pekerjaan, jabatan dan kehormatan. Orang yang sedang didera sakit akan rela melepaskan apasaja miliknya yang penting bisa sehat kembali.
  2. Pentingnya teman. Tak berdaya, ternyata sehebat dan sekuat apapun manusia, kalau diberi karunia berupa penyakit – maka dia akan berubah menjadi sosok yang tergolek tak berdaya. Dalam kondisi seperti ini dia tidak mampu mencukupi keperluan dirinya sendiri dan sangat membutuhkan bantuan orang lain, dalam hal ini bisa keluarga, saudaara, teman dan tetangga.
  3. Pentingnya ahli ilmu. Keberadaan dokter, perawat dan paramedic bagaikan cahaya dalam kegelapan baginya. Mereka dianggap yang berilmu, paling tahu dan paling paham, sehingga membuat patuh dan menurut apasaja yang diperintahkan padanya, demi kesembuhan dirinya.
  4. Pentingnya keimanan. Kepasrahan, keimanan dan kedekatan dengan tuhannya meningkat luar biasa. Banyak orang yang saat sehatnya tidak pernah mengenal tuhannya berubah drastis saat sakit mendera tubuhnya.
  5. Pentingnya doa. Kehadiran keluarga, saudara, tetangga atau teman sangat berarti. Rasanya  sebuah kehadiran itu lebih berarti daripada hal lainnya. Doa, semangat dan motivasi mereka seakan memberi kekuatan tersendiri.
Sehebat apapun, sekuat apapun dan sekaya apapun kita tetap tidak bisa hidup sendiri dan menyendiri. Tidak semuanya bisa dibeli dengan uang, kekayaan, jabatan, ataupun kehormatan. Kita semua butuh teman untuk bisa berbagi, saling membantu, saling memberi, saling mengisi dan saling mengasihi. Dengan kebersamaan hidup akan lebih bermakna.
Atas nama keluarga dan orang tua, kami menghaturkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kehadiran dan kunjungan Bapak/Ibu/Sdr semua, sebagai bentuk dukungan, motivasi, semangat dan doa bagi kesembuhan orang tua kami. Semoga kebaikan Bapak/Ibu/Sdr mendapatkan balasan yang lebih baik di sisi Alloh. Amin.   <32535>

Jumat, 17 Juli 2015

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H / 2015 M, Taqobalallohu Minna Waminkum - Minal Aidin Wal Faidzin - Mohon Maaf Lahir & Batin.

Kamis sore, selepas dikumandangkan adzan magrib pertanda buka puasa, sebagian masjid langsung mengumandangkan takbir pertanda ramadhan tahun 1436 H / 2015 M sudah berakhir. Namun beberapa masid masih memilih diam sambil menunggu kepastian dari hasil sidang isbat penentuan  hari raya oleh Kementerian Agama RI. Beberapa waktu kemudian, pada jam 19.00 WIB diumumkan bahwa hilal terlihat di beberapa tempat dengan tinggi hilal sebesar 3,11 derajat, dan kemudian diputuskan bahwa lebaran tahun 1436 H jatuh pada hari Jum'at 17 Juli 2015, yang artinya lebaran tahun ini dirayakan bersama-sama, syukur Alhamdulilah. Tanpa terasa puasa telah berakhir, semoga berakhir dengan penuh makna.

Sejenak berfikir dan merenung, bermacam rasa berkecamuk mengakhiri ramadhan tahun ini. Di satu sisi kami merasa bahagia bahwa puasa telah tuntas dilaksanakan 1 bulan penuh, bahagia bahwa hari raya Idul Fitri telah datang, dimana akan menjadi hari yang baru dan berbahagia, diisi dengan silaturahmi kepada keluarga, kerabat, teman sejawat, tetangga dan sahabat. Namun di sisi lain sebenarnya merasa kehilangan momen ramadhan yang seakan terlewat begitu saja dengan meninggalkan banyak kekurangan dan kekhilafan. Kesempatan baik itu tidak termanfaatkan secara maksimal untuk beribadah, berbenah, bersilaturahmi, bermuamalah dan berbagai kebaikan lainnya.

Setelah bersilaturahmi dengan keluarga terdekat, maka berikutnya adalah melangkah untuk tetangga, kerabat dan juga berkunjung pada keluarga yang lebih jauh. Kebahagian lebaran akan terasa lebih lengkap dengan adanya silaturahmi keluarga besar guru dan karyawan SMPN 2 Kepil yang rutin diadakan setiap tahunnya. Untuk acara Syawalan (Halal bil halal) tahun ini akan dilangsungkan di kediaman Bpk Suronto (Staf TU Senior) yang beralamat di dusun Sirandu Randusari Kepil Wonosobo. Sesuai rencana acara digelar pada hari Sabtu 25 Juli 2015, pukul 09.00 - selesai.

Dalam kesempatan yang mulia ini dengan penuh kesungguhan dan segala kerendahan hati kami atas nama pribadi dan rekan-rekan guru dan karyawan SMPN 2 Kepil menyampaikan ...

"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H, Taqobalallohu Minna Waminkum - Minal Aidin Wal Faidzin - Mohon Maaf Lahir & Batin." 
  1. Kepada Bpk Drs. Kardan selaku kepala sekolah
  2. Kepada Satiyun, S.Pd selaku pejabat WKS1 dan Bpk Edi Wineto, S.Pd selaku WKS2.
  3. Kepada Ibu Ruti Sumarni, S.Pd, Ibu Prihatin Handayani, S.Pd, Bpk Drs. H. Muh Abdul Latif, M.Pd, S.Pd, Ibu M Isti Supriyanti, S.Pd dan segenap pejabat pembantu kepala sekolah lainnya - mohon maaf yang setulus-tulusnya atas tingkah laku kami yang kurang sopan dan kurang berkenan.
  4. Kepada segenap senior, teman sebaya dan seperjuangan, kami juga mohon maaf atas sikap dan perilaku kami yang kurang sopan dan kurang terkontrol selama ini.
Semoga ke depan kita bisa bersatu kembali dalam satu visi, satu misi dan satu cita-cita untuk kemajuan dan kebahagian semua, Amin.<31880>

Sabtu, 04 Juli 2015

Lentera Hikmah -5 : Mengikhlaskan Diri Menjadi Jalan Kebaikan Bersama, Meraih Kemenangan Sesungguhnya - Menyongsong Idul Fitri 1436 H


Tak terasa puasa sudah berlalu lebih dari separuh bulan, sebentar lagi lebaran menjelang. Serentetan rencana dan acara telah tersusun, sejuta harapan dan kebahagiaan membuncah dalam jiwa menanti datangnya hari pembebasan setelah sebulan berpuasa dalam bulan ramadhan. Hampir setiap kita telah mengalami berkali-kali puasa, dalam tahun berganti tahun, yang entah sudah berapa jumlah tahunnya. Terkadang muncul satu pertanyaan di dalam diri ini - apakah sudah ada perubahan yang berarti, apakah sudah lebih baik, ataukah masih sama dengan sebelumnya, ataukah justru semakin buruk dan tidak berbentuk. Sebenarnya inilah esensi dari pentingnya sebuah proses puasa, sebuah upaya muhasabah, pembelajaran dan penggemblengan diri dalam rangka perbaikan diri. Yah inilah diri kita, beberapa tahun terakhir ini, apapun adanya diri kita saat ini adalah cerminan diri dari apa yang selama ini telah kita lakukan seiring waktu berjalan. Memang hanya waktu yang bisa membuktikan dan menjadi saksi sebenarnya tentang siapa kita kemarin, sekarang, besok atau waktu mendatang.

Sangat tepat dan sesuai dengan petikan berikut. "Demi waktu, sesungguhnya manusia dalam kerugian, kecuali .... dst." Demikian cuplikan salah satu ayat dalam surat al 'Ashr, yang point utamanya kita disuruh untuk senantiasa memperbaiki iman, selalu berbuat kebaikan, saling memberi nasehat dalam kebenaran dan kesabaran. Setelah cukup lama absen karena kesibukan diklat, alhamdulillah kali ini kami dapat memulai kembali tulisan bertajuk Lentera Hikmah seri ke-5 ini dalam suasana puasa di bulan Ramadhan 1436 Hijriyah. Sebenarnya banyak sumber inspirasi yang muncul belakangan ini, namun kami memilih satu yang agaknya lebih pas dengan kondisi menjelang lebaran tahun ini. Tema yang kami angkat tentang keikhlasan, kerendah-hatian dan tawakal yang pada akhirnya mengangkat seseorang menjadi pribadi yang mulia dan agung. Selamat menikmati.

Dalam setiap hal terdapat pelajaran dan hikmah. Pada kebaikan ada pelajaran baik, demikian pula pada keburukan juga terdapat pelajaran. Pelajaran berharga bisa diambil dari setiap kejadian, setiap hal dan setiap keadaan. Hal ini sangat terkait dengan kepekaan rasa, kelembutan hati dan kehalusan budi. Ketiga hal ini sangat dipengaruhi oleh dominasi emosi dan kecerdasan masing-masing pribadi. Secara umum setiap orang memiliki kecerdasan dengan tingkat yang berbeda-beda dan jenis kecerdasan yang berbeda-beda pula. Ada delapan jenis kecerdasan dasar yang ada pada manusia, namun tidak akan kami uraikan saat ini. Sebagai seorang makhluk sosial - khususnya guru - dari delapan kecerdasan itu ada satu yang bersifat wajib untuk dimiliki, yaitu Kecerdasan Interpersonal (People Smart). Kecerdasan interpersonal ialah kemampuan untuk mengamati dan mengerti maksud, motivasi dan perasaan orang lain. Orang tipe ini biasanya mengerti dan peka terhadap perasaan, intensi, motivasi, watak, dan temperamen orang lain, seakan bisa merasakan apa yang dirasakan orang lain sehingga sangat hati-hati ketika akan bertindak, bersikap atau memperlakukan orang lain. Orang dengan tipe ini akan pandai bergaul dan beradaptasi dan sangat paham situasi kondisi yang sedang terjadi, meminjam kata pak kepala sekolah "Le.... yen siro kepengin slamet, lan disenengi marang liyan,...bisoa " MANJING AJUR AJER, MANCALA PUTRA MANCALA PUTRI"....

Dunia ini isinya memang beragam dan sangat komplek, heterogen dan tidak mungkin sama, di manapun. Bisa dilihat mulai dari yang terkecil dalam satu keluarga, kemudian satu lingkungan kecil RT atau RW, kampung, desa, hingga yang lebih luas lagi. Seperti dalam sinetron, selalu akan muncul figur baik sekali, figur biasa saja, hingga figur yang antagonis semisal Haji Muhidin, Mak Enok atau Kardun dalam TBNH. Figur-figur itu merupakan perwujudan karakter dominan dalam diri seseorang. Ketika yang muncul berupa hal-hal baik, berarti orang tersebut telah menyadari siapa dirinya, kapasitasnya, peranannya dan bagaimana ia bisa menjadi pribadi yang utama yang bisa memberikan manfaat sebanyak-banyaknya bagi sesamanya. Pribadi sebaliknya akan memiliki karakter egosentris yang hanya berfikir tentang dirinya sendiri, tak ambil peduli bagaimana dengan sesamanya. Dia tidak mampu mengolah diri untuk memiliki kecerdasan interpersonal. Bisa dipastikan bila seseorang tidak memiliki kecerdasan interpersonal ini, maka dia akan banyak mengalami kendala, atau bahkan sering menjadi sumber kendala di komunitas / lingkungannya.

Kemenangan tidaklah harus diartikan mampu mengalahkan pihak lain, seperti dalam istilah jawa "Menang tanpo ngasorake". Kemenangan sesungguhnya adalah kemenangan yang bukan bersifat sesaat atau sementara, bukan yang bersifat kamuflase. Kemenangan benar-benar akan terasa jika bisa menimbulkan kebahagiaan bagi orang lain, bukan menjadi beban dan mengakibatkan penderitaan bagi orang lain. Sebuah pelajaran yang sarat makna, penuh inspirasi dan kaya hikmah ditunjukkan  salah satu guru yang penuh inspirasi, yang terpaksa harus menarik diri karena berbagai kondisi. Dalam kata-kata penghujung pernyataan diri mengutarakan beberapa point yang benar-benar menghunjam ke relung hati yang paling dalam, bagi siapa saja yang masih mempunyai hati nurani. Beberapa kalimat yang terekam diantaranya : 
"Saya ikhlas untuk pergi, agar bisa mengurai masalah, supaya teman-teman kerja bisa kembali fokus kepada pekerjaan yang jauh lebih penting. Sudah terlalu banyak waktu terbuang sia-sia, terlalu banyak energi terbuang percuma ketika yang diperjuangkan tidak bisa merasa dan instropeksi diri, tidak bisa sadar diri, dan tidak bisa merubah diri. Terlalu banyak menguras energi. Karena sudah menjadi karakter pribadi, tak bisa berubah dan sehingga sampai kapan pun tetap tak akan berubah." 
"Jangan terlalu berharap seseorang untuk berubah, karena memang tak mudah untuk berubah bagi yang tidak memiliki kesadaran diri. Yang tak mau berubah, biarkan saja dengan perilakunya, mari kita lebih fokus pada hal lain yang lebih bermanfaat, bagi siswa, bagi pekerjaan dan bagi sekolah. Yang ingin baik, mari kita berusaha menjadi lebih baik ..., yang tidak mau berubah, ikhlaskan saja dan serahkan pada yang maha kuasa apa dan bagaimana yang akan terjadi."
Banyak pihak yang sangat menyayangkan kepergiannya. Kepribadian seorang guru yang unik, yang menghantarkan dirinya menjadi guru idola di sekolah ini. Kepiawaiannya bermain musik, kinerjanya yang penuh totalitas, penampilannya yang sederhana, bersahaja  dan sangat terbuka. Rupanya itulah yang menjadikan dirinya disukai dan sangat dekat dengan siswa, Begitu juga sesama rekan kerja. Hikmah apa yang dapat dipetik dari kepergiannya yang meninggalkan kesan yang luar biasa. Berikut beberapa hikmah yang bisa diambil sebagai pelajaran bagi yang masih bisa mendengarkan suara yang ada di dalam hatinya.
  1. Muhasabah dan instropeksi diri harus selalu dilakukan, siapapun kita. Agar tidak merasa paling benar, merasa paling hebat, merasa paling kuasa dan paling-paling lainnya. Rasa paling ini yang membuat kita menjadi sombong dan takabur, adigang-adigung-adiguno. Rasa paling ini juga yang akan mematikan hati dari rasa belas kasih, menjauhkan hati dari rasa empati, dan membungkam sikap tenggang-rasa pada sesama. Intinya harus bisa mawas diri, bisa melihat situasi dan kondisi, pandai beradaptasi dengan segala perubahan dan tidak hanya mementingkan urusan diri pribadi (egosentris).
  2. Merendah, bukan berarti rendah, mengalah bukan berarti kalah - justru sebaliknya dengan merendah kita justru akan lebih mulia dari pada mereka yang serakah dan pongah. Pepatah jawa "Ngalah duwur wekasane" sangat sesuai dengan hal ini. Di mana pun berada orang yang rendah hati akan disukai dan dimudahkan urusannya, demikian juga akan berlaku sebaliknya.
  3. Merasa bersalah kemudian meminta maaf itulah yang luar biasa. Jiwa yang penuh kemuliaan dan keagungan justru sangat terasa pada orang yang seperti ini. Sebaliknya pihak yang suka membuang kesalahan pada orang lain dan bercuci tangan dari masalah bukanlah sikap seorang yang mulia, walaupun dia mengaku paling mulia.
  4. Hidup ini beragam, heterogen, bukan homogen. Pasti akan ada beberapa karakter/sikap yang kurang baik di sekitar kita. Sebaiknya kita lebih berkonsentrasi untuk merawat dan mengelola yang baik-baik, agar akselerasi lebih cepat dalam meraih tujuan. Terlalu berkonsentrasi pada sebagian orang yang kurang baik justru terlalu banyak menguras energi, dan waktu akan terbuang sia-sia.   
Selamat melaksanakan ibadah puasa yang tinggal beberapa hari ini. Mari kita raih keutamaan ramadhan yang penuh barokah, rohmat dan ampunan. Semoga kita berhasil memproses diri dari ULAT yang jahat - menjadi KEPOMPONG dengan bertapa melalui puasa - dan berhasil menjadi KUPU-KUPU yang cantik, elok, menarik dan jauh dari sifat jahat sebelumnya. Demikian, semoga bermanfaat. <31552>

Rabu, 10 Juni 2015

Wisuda, Perpisahan dan Pengumuman Kelulusan UN 2015 - Terbesar dan Terhebat Sepanjang Sejarah SMPN 2 Kepil

Penampilan siswa kelas IX hari ini sangat berbeda, nampak mereka berpakaian hitam putih dilengkapi jas hitam dan berdasi. Siswa putra nampak gagah-gagah sekali, demikian juga yang putri nampak cantik-cantik sekali hari ini. Rabu 10 Juni 2015 adalah hari yang ditunggu-tunggu siswa kelas IX. Yah, hari Rabu ini mereka akan melangsungkan hajad besar berupa Wisuda sebagai puncak kebahagiaan mereka selama 3 tahun sekolah di kampus tercinta.

Komandan kegiatan wisuda tahun ini adalah Bpk Widodo, S.Pd. Bertempat di halaman utama SMPN 2 Kepil ajang wisuda akan dilaksanakan. Setelah dipasang tenda, ditata set panggung dan dekorasi yang digarap oleh Bpk Suronto (staf TU) maka tampak suasana yang sangat hidup dan asri. Tampak seperangkat gamelan dan alat musik band dan sound system terpasang rapi menambah hidup suasana akan meriahnya acara. Panggung terdiri dari 3 setel, panggung besar berada ditengah yang merupakan panggung utama, panggung sayap kanan berisi penuh seperangkat gamelan milik SMPN 2 Kepil yang akan pentas perdana di depan publik pagi ini, sayap kiri berisi perangkat musik band. Secara fisik, acara dan kemeriahan, acara wisuda untuk tahun ini adalah yang terbesar dan teristimewa.

Tepat pukul 09.00 acara dimulai dengan pra-acara berupa penampilan beberapa lagu sumbangan dari alumni siswa SMPN 2 Kepil berupa band SMAN Kepil. Dilanjutkan dengan pembukaan acara oleh pembawa acara Mr. Eko Sutomas, S.Pd dengan berbahasa jawa yang sangat kental layaknya acara temanten, maklum beliaunya dalah lulusan kursus pranoto hadicoro dari Permadani. Berbagai pentas seni dari siswa-siswa kelas 7, 8 dan 9 ditampilkan dalam acara wisuda kali ini. Diawali pra-acara dengan Band SMP 2 Kepil, dilanjutkan dengan penampilan Tari NDOLALAK yang dibawakan siswa kelas 7 dan 8. Tari Ndolalak ini dilatih langsung oleh Maestro Ndolalak Kepil yang beliau-nya adalah kepala sekolah SMPN 2 Kepil - Bpk Drs, Kardan. Aplaus dan jempol dobel empat untuk koreografi dan bimbingan beliau, tari ndolalak tampil maksimal dan sempurna. Pra-acara ditambah penampilan spontan/sisipan yang merupakan sumbangan dari SMKN 2 Kepil berupa rampak bambu yang juga sangat meriah dan membuat kagum.

Masuk ke acara utama, diawali dengan sambutan kepala sekolah, Bapak Drs. Kardan yang menguraikan banyak hal terkait istimewanya penampilan wisuda tahun ini yang beda dari tahun sebelumnya. Setelah sambutan kepala sekolah dialnjutkan penampilan karya terbaik SMPN 2 Kepil tahun berupa Tari Gambyong yang sangat spesial, spesial karena penampilan yang luar biasa istimewa dengan iringan suara gamelan yang live (langsung) dari grup gamelan yang terdiri dari siswa kelas 7 dan 8. Sungguh karya yang luar biasa tari gambyong ini yang dipadu dengan musik gamelan milik sendiri. Tari gambyong diasuh oleh pelatih Ibu M. Isti Supriyanti, S.Pd (guru PKn SMPN 2 Kepil) sedangkan gamelan dilatih langsung oleh Bpk Drs. Kardan.
Aacar selanjutnya berupa sambutan dari perwakilan SMKN 2 Kepil, sambutan dari Ketua Komite SMPN 2 Kepil dan Sambutan dari Kepala Desa Randusari. Penampilan hiburan selanjutnya berupa kolaborasi dari beberapa seni : tari, lawak dan menyanyi.

Acara prosesi wisuda dimulai dengan diberikan penghargaan kepada 3 siswa terbaik (peringkat 1-3) dilanjutkan peringkat 4 - 10 (peringkat 10 besar) oleh bapak kepala sekolah. Peringkat 1 diraih ananda Yudistira Indra Prasta (9A) dengan nilai istimewa, nilai UN mendapat 2 nilai 100 (sempurna) untuk mapel Matematika dan IPA dan rata-rata 95,0. Peringkat 2 diraih oleh Anida Inganatul Magfuroh (9B) dengan nilai rata UN 87,5 dan peringkat 3 diraih Lailatul Khoriyah (9D) dengan nilai rata UN 86,9. Adapun urutan 4 sampai 10 adalah 4) Agus Riswanto, 5) Yayah Wulandari, 6) M Ediwi Candratama, 7) Violita Handayani, 8) Singgih Susilowati, 9) Nor Halifah, 10) Iqbal Rizqi Kusuma.

Setelah pemberian penghargaan 10 siswa terbaik dilanjutkan prosesi inti wisuda perkelas, dimulai dengan wisuda kelas 9A yang diswiuda oleh Dra Ratna Yuli Sungkayati (walas 9A), kelas 9B oleh Bpk Agus Yuswantoro, S.Pd (walas 9B), kelas 9C oleh Bpk Yosep Luhvendi, S.Pd (walas 9C) dan kelas 9D oleh Bpk Kardan - mewakili Bpk. Sukarno, S.Pd (walas 9D) yang berhalangan hadir. Dalam prosesi wisuda tersebut sekalian dibagikan pengumuman yang dikemas dalam amplop tertutup.

Setelah semua menerima akhirnya diketahui bahwa semua siswa kelas 9 sebanyak 96 lulus semua alias lulus 100 %. Alhamdulillah, ternyata tidak sia-sia perjuangan selama 3 tahun ini. Kami ucapkan "Selamat" atas prestasi yang telah kalian raih, Lulus dan Sukses. Selamat mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Berikut beberapa gambar yang semoga dapat mewakili kemeriahan acara tersebut.








Selamat menikmati, selamat beraktifitas - semoga sukses <31160>

Jumat, 05 Juni 2015

Lentera Hikmah -4 : Mendewasakan Diri Dengan Berbagi, Bersama-sama Akan Lebih Bermakna

Perjuangan yang tulus akan selalu membuahkan berjuta kenikmatan dan kebahagian. Beberapa bulan lalu, di ruang TU tersedia hidangan syukuran dengan menu spesial "Rica-rica Entok" yang disediakan oleh salah seorang guru, semua teman kerja menikmati dengan lahap, bahkan bisa nambah-nambah hingga puas, namun tak ada yang tahu dan peduli - ini syukuran apa. Baru beberapa bulan kemudian kami tahu bahwa syukuran itu karena beliau menerima karunia Alloh yang sangat besar bagi keluarga besar beliau. Pertama, sang istri tercinta berhasil pindah / mutasi ke sekolah yang dekat dengan tempat tinggalnya, jauh berbeda dengan sebelumnya yang harus menempuh perjalanan jauh lintas kabupaten. Kedua, sebuah mobil bagus telah terparkir di garasi rumahnya. Dengan kendaraan itu akan lebih nyaman jika hendak bepergian,  kondangan, piknik atau sekedar makan di restoran bersama istri, dua anak dan ibu, tanpa harus memakai helm dan tanpa harus memakai mantol bila kondisi hujan.

Kita turut bersyukur dan ikut bahagia atas karunia teman kita di atas. Terlebih lagi untuk diri dan keluarga kita sendiri, kita musti banyak bersyukur kepada Alloh atas nikmat yang kita terima hingga hari ini. Bukankan teramat banyak yang telah kita terima, yang tak terhitung jumlah dan nilainya, mulai dari kesehatan, pendidikan, kekayaan, pasangan hidup, keturunan dan keluarga, serta kepercayaan dan pandangan baik dari masyarakat. Gambaran teman kita di atas adalah bentuk karunia yang diberikan atas perjuangan yang telah dilakukan selama ini. Betapa sang suami berjuang membahagiakan istri, demikian pula istri berjuang membahagiakan suami. Kata bahagia di sini tidak harus berarti "puas", karena bunyi kalimat, arti dan persepsi maknanya akan berbeda. Bahagia di sini adalah bahagia dalam arti yang lebih luas. Kata kuncinya SALING BERBAGI, berbagi rasa, berbagi masalah dan berbagi bahagia, susah senang dirasakan bersama, seperti syair lagu dangdutnya Yani-ta Bahar. 

Tulisan ke-4 dalam tajuk lentera hikmah ini terinspirasi dari beberapa tayangan Kick Andy yang berisi perjuangan seseorang yang sangat gigih dalam menyelesaikan pendidikannya. Mereka harus bersusah payah dalam kondisi yang sangat terbatas, jauh dari orangtua dan sanak saudara, mencukupi kebutuhan pendidikan juga kebutuhan hariannya yang sering sangat ala kadarnya. Namun dibalik kekurangan bekal finansial yang ada pada dirinya, ia masih sempat memikirkan dan mampu memberikan perhatian dan bantuan bagi orang-orang di sekitarnya. Sebut saja Angga Dwituti Lestari dari Sleman yang menjadi lulusan terbaik UNS Solo pada 14 Juni 2014 lalu dengan predikat Cumlaude dengan IPK 3.98. Yang kedua Mochammad Najmul Afad dari Batang yang juga lulus Cum Laude dengan IPK 3.87 dari UNES Semarang. Disamping hebat karena prestasinya yang istimewa, ternyata keduanya mempunyai sifat kepedulian yang tinggi - mereka aktif di kegiatan mahasiswa di kampus, mengajari anak-anak TPA mengaji dan membina karang taruna di lingkungannya. Sifat peduli, saling mengisi dan mau berbagi inilah yang menjadikan mereka istimewa.

Apa yang terjadi di dunia kerja, sebenarnya tidak jauh berbeda dengan situasi di bangku sekolah atau bangku kuliah. Prestasi kerja yang meliputi produktifitas, kreatifitas dan kredibilitas sangat bergantung dengan semangat juang dalam belajar - belajar berkomunikasi, belajar bersosialisasi, belajar berkreasi, belajar ber-inovasi dan belajar bekerja untuk menghasilkan karya yang terbaik. Di sini dibutuhkan semangat juang, kesabaran, keuletan dan ketangguhan - karena situasi dan kondisi selalu dinamis, tidak selalu baik, tidak selalu sama dengan harapan, tidak tetap dan selalu berubah seiring waktu dan keadaan. Oleh karena itu diperlukan kemampuan bersosialisasi, beradaptasi dan berkomunikasi. Kemampuan untuk bisa Saling Berbagi sangat dibutuhkan dalam situasi kerja kapan pun dan dimana pun. Sifat egois dan mementingkan diri sendiri harus dapat dilebur untuk kepentingan bersama karena berada dalam sistem kerja yang multi personal.

Kendala terbesar yang biasa terjadi dalam suatu masyarakat, komunitas, organisasi atau dunia kerja adalah adanya sifat Adigang, Adigung, Adiguno. Sombong karena merasa memiliki kekuatan, kedudukan dan kepandaian atau latar belakang lainnya. Merasa besar, merasa benar, merasa hebat, merasa mulia, merasa senior dan semua hal terkait dengan merasa lebih dari yang lain akan menjadi kendala dan hambatan untuk bersosialisasi dalam masyarakat yang multi personal dan multi kultural. Merasa paling penting dan harus diutamakan, merasa tinggi dan harus dimuliakan, merasa besar dan harus mendapat sesuatu yang lebih dari yang lain. Lembah manah, merasa bersalah dan mau mengalah adalah sifat yang sangat sulit untuk dilakukan. Imbasnya akan mempengaruhi komunikasi, kondisi dan situasi dalam dunia kerja dan masyarakat. Sedangkan kendala berikutnya adalah keadilan sangat yang sulit ditegakkan. Oleh karenanya keadilan ditempatkan di sila terakhir (kelima) dalam pancasila. Saking sulitnya maka dalam hadist dijelaskan balasan istimewa berupa perlindungan di akhirat pada urutan pertama adalah pemimpin yang adil. Keadilan tidak bisa terjadi dengan sendirinya, karena sering kalah oleh berbagai kepentingan, yang biasanya didominasi oleh sifat Adigang, Adigung dan Adiguno di atas. Makanya keadilan harus diupayakan, harus didukung, harus diperjuangkan dan dikawal oleh mereka yang masih peduli dengan keadilan.

Saat ini kita berada dalam perjalanan menuju akhir waktu - waktu belajar, waktu bekerja dan waktu hidup. Yang sekolah atau kuliah tak akan selamanya belajar di kampus tempat belajar saat ini, Yang menjadi pejabat dan menyandang pangkat tak akan seterusnya menjabat dan berpangkat seperti saat ini. Demikian juga yang bekerja juga tak selamanya bekerja di tempat bekerja saat ini, suatu saat bisa jadi pergi karena pindah atau mutasi, pensiun atau  hal lain yang diluar kemampuan manusiawi. Suatu saat bila kita sudah tidak di sini lagi, maka yang tersisa adalah kenangan bahwa kita pernah ada disini, dengan segala catatan tentang kita. Catatan tentang kita itulah yang mustinya kita pikirkan, kita perhatikan dan kita renungkan. Kelak, bekas siswa-siswa kita, bekas teman-teman kerja kita dan masyarakat sekitar bekas kantor kita bekerja akan memiliki catatan berupa tulisan yang tak pernah bisa dihapuskan tentang kita. Kita yang baik dan bijaksana, yang ramah dan pemurah, yang santun dan lembah manah akan tercatat dan terpatri kuat dalam hati mereka. Begitu sebaliknya kita yang angkuh dan sombong, yang dengki dan iri hati,  yang malas dan keras kepala, yang cabul dan tidak senonoh, yang matre dan mau menang sendiri dan berbagai atribut buruk lainnya juga tercatat kuat dalam memori orang-orang yang pernah bersama dengan kita. Cap dan stempel tentang perilaku kita selamanya akan ada dan sulit untuk dihapuskan dari hati mereka. Kita mau stempel yang mana ?

Di sini, di tempat ini kita tidak semata-mata hanya bekerja untuk mencari dan mendapatkan uang. Sekali lagi bukan semata-mata karena uang, karena kalau hanya karena uang maka akhirnya semua jalan bisa ditempuh, semua tatanan bisa diterjang, semua teman bisa dilawan untuk satu tujuan, uang. Di tempat ini kita bisa menambah wawasan, menambah saudara dan menambah amal kebaikan. Kita bisa sama-sama belajar, sama-sama bekerja, sama-sama berbagi rasa, sama-sama berbagi ilmu dan pengalaman. Oleh karena itu alangkah lebih baik bila dalam banyak hal kita bisa saling berbagi. Dalam hal-hal yang menyenangkan, membahagiakan, syukuran, makan-makan bahkan pekerjaan akan lebih bermakna bila kita berbagi. Demikian juga untuk hal yang berbentuk permasalahan, hambatan dan tantangan akan terasa lebih ringan bila diselesaikan dengan cara berbagi.

Tak mudah memang untuk menyadari kekurangan dan kesalahan diri, terasa berat memang untuk bisa mengoreksi diri dan menilai diri sendiri, terlebih sulit lagi untuk bisa merubah perilaku diri. Namun bila masih memiliki rasa empati untuk bisa merasakan yang dirasakan orang lain, dan masih bisa berfikir bahwa keadilan dan kebersamaan adalah lebih utama, maka semuanya akan bisa mulai dilalui dengan tenang, sabar dan penuh kedamaian. Intinya diperlukan kedewasaan - kedewasaan dalam berfikir, kedewasaan dalam bersikap dan kedewasaan dalam bertindak - agar tidak memunculkan kesan bahwa kita hanya mencari keuntungan pribadi dan di lain pihak merugikan orang lain. Marilah kita wujudkan situasi yang nyaman di lingkungan kerja, di masyarakat dan di berbagai kegiatan lainnya. Selamat beraktifitas, semoga sukses - Amin. <31040-72>

Kamis, 28 Mei 2015

Download Proposal Kegiatan OSIS, Persiapan Untuk Kegiatan LDK OSIS SMP

Setiap awal semester, OSIS dan unit kegiatan siswa dianjurkan untuk membuat proposal kegiatan di sekolah. Oleh karena itu diperlukan contoh-contoh yang memudahkan bagi pengurus untuk membuat proposal mereka.

Jika dituliskan disini akan menjadi panjang dan tidak nyaman untuk dilihat, oleh karena itu pembaca bisa langsung mendownload file yang sudah kami simpan di server kami.

Singkat saja, berikut kami sediakan link untuk download. Klik langsung link downloadnya, selamat berkarya, semoga sukses.

Download Proposal OSIS