text

Selamat Datang di Blog SMP N 2 Kepil Wonosobo ... Sekolah SEJUTA IMPIAN, ... Awali Suksesmu Dari Sini ... Mulailah segala sesuatu dengan BISMILLAH ...
Tampilkan postingan dengan label MPLS 2020. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MPLS 2020. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Juli 2020

MATERI MPLS-03, COVID-19


Mengenal Virus Corona (COVID-19)
Virus Corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian.

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia. Virus ini bisa menyerang siapa saja, seperti lansia (golongan usia lanjut), orang dewasa, anak-anak, dan bayi, termasuk ibu hamil dan ibu menyusui.

Infeksi virus Corona disebut COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan sangat cepat dan telah menyebar ke hampir semua negara, termasuk Indonesia, hanya dalam waktu beberapa bulan.
Hal tersebut membuat beberapa negara menerapkan kebijakan untuk memberlakukan lockdown dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona. Di Indonesia sendiri, diberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran virus ini.

Coronavirus adalah kumpulan virus yang bisa menginfeksi sistem pernapasan. Pada banyak kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti infeksi paru-paru (pneumonia).
Selain virus SARS-CoV-2 atau virus Corona, virus yang juga termasuk dalam kelompok ini adalah virus penyebab Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) dan virus penyebab Middle-East Respiratory Syndrome (MERS). Meski disebabkan oleh virus dari kelompok yang sama, yaitu coronavirus, COVID-19 memiliki beberapa perbedaan dengan SARS dan MERS, antara lain dalam hal kecepatan penyebaran dan keparahan gejala.

Tingkat Kematian Akibat Virus Corona (COVID-19)
Virus Corona yang menyebabkan COVID-19 bisa menyerang siapa saja. Menurut data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Republik Indonesia, jumlah kasus terkonfirmasi positif hingga 13 Juli 2020 adalah 75.699 orang dengan jumlah kematian 3.606 orang. Tingkat kematian (case fatality rate) akibat COVID-19 adalah sekitar 4,8%.
Jika dilihat dari persentase angka kematian yang di bagi menurut golongan usia, maka lansia memiliki persentase tingkat kematian yang lebih tinggi dibandingkan golongan usia lainnya.
Sedangkan berdasarkan jenis kelamin, 59,8% penderita yang meninggal akibat COVID-19 adalah laki-laki dan 40,2% sisanya adalah perempuan.

Gejala Virus Corona (COVID-19)
Gejala awal infeksi virus Corona atau COVID-19 bisa menyerupai gejala flu, yaitu demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Setelah itu, gejala dapat hilang dan sembuh atau malah memberat. Penderita dengan gejala yang berat bisa mengalami demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada. Gejala-gejala tersebut muncul ketika tubuh bereaksi melawan virus Corona.

Secara umum, ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:

  • Demam (suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius)
  • Batuk kering
  • Sesak napas
Ada beberapa gejala lain yang juga bisa muncul pada infeksi virus Corona meskipun lebih jarang, yaitu:

  • Diare
  • Sakit kepala
  • Konjungtivitis
  • Hilangnya kemampuan mengecap rasa atau mencium bau
  • Ruam di kulit
Gejala-gejala COVID-19 ini umumnya muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah penderita terpapar virus Corona.

Penyebab Virus Corona (COVID-19)
Infeksi virus Corona atau COVID-19 disebabkan oleh coronavirus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi sistem pernapasan. Pada sebagian besar kasus, coronavirus hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan sampai sedang, seperti flu. Akan tetapi, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernapasan berat, seperti pneumonia, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Ada dugaan bahwa virus Corona awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa virus Corona juga menular dari manusia ke manusia.
Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, yaitu:

  • Tidak sengaja menghirup percikan ludah (droplet) yang keluar saat penderita COVID-19 batuk atau bersin
  • Memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu setelah menyentuh benda yang terkena cipratan ludah penderita COVID-19
  • Kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19
Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang memiliki penyakit tertentu, perokok, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah, misalnya pada penderita kanker.
Karena mudah menular, virus Corona juga berisiko tinggi menginfeksi para tenaga medis yang merawat pasien COVID-19. Oleh karena itu, para tenaga medis dan orang-orang yang memiliki kontak dengan pasien COVID-19 perlu menggunakan alat pelindung diri (APD).

Diagnosis Virus Corona (COVID-19)
Untuk menentukan apakah pasien terinfeksi virus Corona, dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien dan apakah pasien baru saja bepergian atau tinggal di daerah yang memiliki kasus infeksi virus Corona sebelum gejala muncul. Dokter juga akan menanyakan apakah pasien ada kontak dengan orang yang menderita atau diduga menderita COVID-19.

Guna memastikan diagnosis COVID-19, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan berikut:

  • Rapid test untuk mendeteksi antibodi (IgM dan IgG) yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus Corona
  • Swab test atau tes PCR (polymerase chain reaction) untuk mendeteksi virus Corona di dalam dahak
  • CT scan atau Rontgen dada untuk mendeteksi infiltrat atau cairan di paru-paru
Hasil rapid test COVID-19 positif kemungkinan besar menunjukkan bahwa Anda memang sudah terinfeksi virus Corona, namun bisa juga berarti Anda terinfeksi kuman atau virus yang lain. Sebaliknya, hasil rapid test COVID-19 negatif belum tentu menandakan bahwa Anda mutlak terbebas dari virus Corona.

Pengobatan Virus Corona (COVID-19)
Belum ada obat yang benar-benar efektif untuk mengatasi infeksi virus Corona atau COVID-19. Pilihan pengobatan akan disesuaikan dengan kondisi pasien dan tingkat keparahannya. Beberapa pasien dengan gejala ringan atau tanpa gejala akan di sarankan untuk melakukan protokol isolasi mandiri di rumah sambil tetap melakukan langkah pencegahan penyebaran infeksi virus Corona.
Selain itu, dokter juga bisa memberikan beberapa beberapa langkah untuk meredakan gejalanya dan mencegah penyebaran virus corona, yaitu:

  • Merujuk penderita COVID-19 yang berat untuk menjalani perawatan dan karatina di rumah sakit rujukan
  • Memberikan obat pereda demam dan nyeri yang aman dan sesuai kondisi penderita
  • Menganjurkan penderita COVID-19 untuk melakukan isolasi mandiri dan istirahat yang cukup
  • Menganjurkan penderita COVID-19 untuk banyak minum air putih untuk menjaga kadar cairan tubuh
Komplikasi Virus Corona (COVID-19)
Pada kasus yang parah, infeksi virus Corona bisa menyebabkan beberapa komplikasi berikut ini:

  • Pneumonia (infeksi paru-paru)
  • Infeksi sekunder pada organ lain
  • Gagal ginjal
  • Acute cardiac injury
  • Acute respiratory distress syndrome
  • Kematian
Pencegahan Virus Corona (COVID-19)
Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mencegah infeksi virus Corona atau COVID-19. Oleh sebab itu, cara pencegahan yang terbaik adalah dengan menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan Anda terinfeksi virus ini, yaitu:

  • Terapkan physical distancing, yaitu menjaga jarak minimal 1 meter dari orang lain, dan jangan dulu ke luar rumah kecuali ada keperluan mendesak.
  • Gunakan masker saat beraktivitas di tempat umum atau keramaian, termasuk saat pergi berbelanja bahan makanan.
  • Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60%, terutama setelah beraktivitas di luar rumah atau di tempat umum.
  • Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
  • Tingkatkan daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga secara rutin, beristirahat yang cukup, dan mencegah stres.
  • Hindari kontak dengan penderita COVID-19, orang yang dicurigai positif terinfeksi virus Corona, atau orang yang sedang sakit demam, batuk, atau pilek.
  • Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
  • Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan, termasuk kebersihan rumah.
Untuk orang yang diduga terkena COVID-19 atau termasuk kategori ODP (orang dalam pemantauan) maupun PDP (pasien dalam pengawasan), ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar virus Corona tidak menular ke orang lain, yaitu:

  • Lakukan isolasi mandiri dengan cara tinggal terpisah dari orang lain untuk sementara waktu. Bila tidak memungkinkan, gunakan kamar tidur dan kamar mandi yang berbeda dengan yang digunakan orang lain.
  • Jangan keluar rumah, kecuali untuk mendapatkan pengobatan.
  • Bila ingin ke rumah sakit saat gejala bertambah berat, sebaiknya hubungi dulu pihak rumah sakit untuk menjemput.
  • Larang orang lain untuk mengunjungi atau menjenguk Anda sampai Anda benar-benar sembuh.
  • Sebisa mungkin jangan melakukan pertemuan dengan orang yang sedang sakit.
  • Hindari berbagi penggunaan alat makan dan minum, alat mandi, serta perlengkapan tidur dengan orang lain.
  • Pakai masker dan sarung tangan bila sedang berada di tempat umum atau sedang bersama orang lain.
  • Gunakan tisu untuk menutup mulut dan hidung bila batuk atau bersin, lalu segera buang tisu ke tempat sampah.

TUGAS ....
Tulislah jawaban dari beberapa soal berikut di kertas / buku kalian....

  1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Covid-19 !
  2. Jelaskan apa resiko jika seseorang tertular Covid-19 !
  3. Bagaimana cara penyebaran dan penularan dari virus Corona ini?
  4. Apa langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran dan mengurangi resiko tertular virus Corona ini?
  5. Buatlah gambar poster sederhana tentang COVID-19!
Oke, selamat belajar, semoga sehat selalu, bahagia selalu dan selalu semangat.

Senin, 13 Juli 2020

MATERI MPLS-02, TATA KRAMA SISWA

MATERI TATA KRAMA SISWA

Tata krama atau adat sopan santun atau sering disebut etiket telah menjadi bagian dalam hidup, contoh; pada waktu Anda masih kanak-kanak, orang tua Anda sudah melatih Anda menerima pemberian orang dengan tangan sebelah kanan dengan mengucapkan terima kasih.
Orang tua Anda melatih Anda cara makan, minum, menyapa, memberi hormat dan berpakaian. Lama kelamaan perilaku Anda menjadi kebiasan.

Tata krama adalah kebiasaan, yang lahir dalam hubungan antar manusia. Tata krama yang semula berlaku dalam lingkungan terbatas lama kelamaan dapat merambabt ke lingkungan yang lebih luas. Tata krama telah menjadi bagian dari pergaulan sehari-hari. Jadi dapat disimpulkan bahwa tata krama adalah kebiasaan sopan santun yang dispakati dalam lingkungan pergaulan antara manusia setempat.....

Tata krama terdiri atas kata tata dan krama. Tata berarti adat, aturan, norma, peraturan. Krama berarti sopan santun, kelakuan, tindakan, perbuatan. Tata krama berarti adat sopan santun, kebiasaan sopan santun. Dalam pergaulan sehari-hari sering kita jumpai manusia dengan type kedondong yaitu orang yang berpenampilan menarik dalam berpakaian, berbicara, makan, minum, dan berjalan. Namun penampilan itu hanyalah polesan saja. Ternyata hatinya dikuasai oleh sifat-sifat tak terpuji, suka dendam, egois, suka menyakiti hati. Ada juga manusia yang bertipe durian, penampilan tidak menarik, kasar, dan tidak mengundang simpati, namun berhati emas, rendah hati, suka memaafkan, suka menolong dan menghargai orang lain. Kulit durian memang tajam dan kasar, tetapi buah durian terasa enak kalau dimakan.

Makna tata krama yang sesungguhnya bukanlah seperti kedondong yang licin kulitnya dan masam rasanya, demikian pula makna tata krama bulanlah seperti durian yang tajam tapi enak rasanya. Kedua-duanya sama merugikan. 

Macam-macam tata krama: 
1. Tata krama pergaulan 
- Komunikasi sebagai sifat alami manusia
- Komunikasi dan tata krama pergaulan adalah hal yang tidak dapat dipisahkan.
Ada beberapa kunci pokok yang perlu dicamkan dalam masalah komunikasi:
- Perlakuan orang lain sebagaimana Anda ingin diperlakukan.
- Setiap orang mempunyai perbedaan-perbedaan perorangan tidak ada kembar satu telur yang sama.
- Kenal dulu baru sayang, makin kenal makin sayang, tak kenal makin tak sayang. 

Tata krama berkenalan
- Kedua belah pihak saling menyebutkan nama, saling memandang, berjabatan tangan, tidak mengayun-ayunkan tangan. 

Tata krama bertamu 
- Hendaknya berjanji dahulu dan datang tepat waktu. 

Tata krama berbicara 
- Berkata peliharalah lidah, jangan menyinggung perasaan
- Jangan memotong pembicaraan orang lain
- Perhatikan Anda berbicara dengan siapa

Tata krama berpenampilan 
a. Cara menggunakan pakaian
    - Kalau pakai seragam sekolah harus dimasukkan pakai dasi sabuk hitam (seragam putih abu-abu)
    - Pada waktu olahraga pakailah pakaian dan olahraga
    - Memakai pakaian harus cocock dengan situasi dan tempat

b. Cara berjalan bersama
    - Laki-laki harus melindungi wanita
    - Kalau ada dua wanita dan satu pria, pria berjalan di sisi yang berdekatan dengan lalu lintas
    - Kalau ada dua pria dan satu wanita, wanita ada di tengah.

c.  Tata cara makan
    - Cicipilah makan dan minuman dengan tidak bersuara.
    - Jika batuk pada waktu makan tutupi mulut.
    - Berdoa sebelum makan.

d.  Tata cara menggunakan fasilitas umum
    - Buang sampah pada tem patnya
    - Jagalah kebersihan baik di dalam kelas maupun di sekitar halaman.
    - Taman umum harus ikut kita jaga kebersihannya.
    - Sopan berkendara di jalan.

e.  Kebiasaan merokok.... sebaiknya dihilangkan, agar sehat dan tidak boros

Tugas kalian ....
Buatlah ringkasan di kertas ...
1. Menuliskan 5 tata tertib di dalam kelas.
2. Menuliskan 5 sikap tata krama terhadap guru.
3. Menuliskan 5 sikap siswa terhadap teman sekelas.

Oke, selamat belajar ...

Minggu, 12 Juli 2020

Materi MPLS-01, PENGENALAN KURIKUKULUM SMPN 2 KEPIL


BAB I
PENDAHULUAN

Penyelenggaraan pendidikan sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional diharapkan dapat mewujudkan proses berkembangnya kualitas pribadi peserta didik sebagai generasi penerus bangsa di masa depan, yang diyakini akan menjadi faktor determinan bagi tumbuh kembangnya bangsa dan negara Indonesia sepanjang zaman. SMP Negeri 2 Kepil sebagai penyelenggara pendidikan berusaha untuk mewujudkan proses tersebut sehingga menghasilkan peserta didik yang berkualitas yang bisa diharapkan untuk bisa membangun dan bertanggung jawab atas kemajuan bangsa dan Negara di segala bidang.

Personil Guru dan Karyawan SMP N 2 Kepil:
Guru PNS                   :  24 orang
Guru  Honorer             :  3 orang
TU PNS                      :  3 orang
Pelaksana Honorer      :  3 orang

NO
NAMA
STATUS
GOL
JABATAN
MATA PELAJARAN
1
Hadi Wiyono, S.H.,M.Pd
PNS
IV/a
Guru
B.Inggris
2
Satiyun, S.Pd
PNS
IV/a
Guru
IPA
3
Ruti Sumarni, M.Pd
PNS
IV/a
Guru
Bahasa Indonesia
4
Ismain, S.Pd
PNS
IV/b
Guru
Matematika
5
Sukarna, S.Pd
PNS
IV/a
Guru
PJOK
6
Prihatin H, M.Pd
PNS
IV/a
Guru
IPA
7
M.Abdul Latif, M.Pd
PNS
IV/a
Guru
BK
8
Edi Wineto, S.Pd
PNS
IV/a
Guru
Bahasa Inggris
9
Widodo, S.Pd
PNS
IV/a
Guru
Bahasa Jawa
10
M.I Isti Supriyanti, S.Pd
PNS
IV/a
Guru
PPKn
11
Yani Widayati, M.Pd
PNS
IV/a
Guru
Bahasa Inggris
12
Rini Utami, S.Pd
PNS
IV/a
Guru
IPA
13
Dra. Ratna Yuli S
PNS
III/d
Guru
Matematika
14
M. Bagus Panuntun, S.Pd
PNS
III/c
Guru
Matematika
15
M.Abdullah, S.Pd
PNS
III/c
Guru
IPS
16
Sayekti Laras S, S.Pd
PNS
III/c
Guru
Bahasa Indonesia
17
Aris Winarna, S.Pd
PNS
II/d
Guru
Seni Budaya
18
Maryanto, S.Kom
PNS
III/b
Guru
TIK
19
M.Fauzi, S.Ag
PNS
III/b
Guru
PAI
20
Zulaekho Wahyu Utami, S.Pd
PNS
III/b
Guru
IPA
21
Ngaidatul Fitriyah, S.Ag
PNS
III/a
Guru
PAI
22
Irwan Susetyo Putro, S.Pd
PNS
III/b
Guru
IPS
23
Dwi Karyanto, S.Pd
PNS
III/b
Guru
Bahasa Indonesia
24
Sri Hartati
Honorer
-
Guru
IPS
25
Linda Lusi Rani, S.Pd
Honorer
-
Guru
PPKn
26
Ari Purwantyo, M.Or
Honorer
-
Guru
PJOK
27
Sri Supami, S.Pd
PNS
III/d
KTU
-
28
Suronto
PNS
III/d
TU
-
29
Mumfasikhah
PNS
II/C
TU
-
30
Khusaenudin
Honorer
-
Pelaksana
-
31
Siti Kurotin
Honorer
-
Pelaksana
-
32
Suratno
Honorer
-
Pelaksana
-



BAB II
TUJUAN PENDIDIKAN NASIONAL DAN PENDIDIKAN DASAR
VISI, MISI DAN TUJUAN

A.    Visi Sekolah
Visi adalah cita-cita bersama pada masa mendatang dari warga satuan pendidikan, yang dirumuskan berdasarkan masukan dari seluruh warga satuan pendidikan.
SMP Negeri 2 Kepil mempunyai visi sebagai berikut  :
“ TERWUJUDNYA PESERTA DIDIK YANG RELIGIUS, BERAKHLAK MULIA, CERDAS, TERAMPIL,  BERPRESTASI  DAN PEDULI LINGKUNGAN“

BAB III
MUATAN KURIKULUM/ KURIKULER

A.    Muatan Nasional
1.      Struktur Kurikulum
Struktur Kurikulum menggambarkan konseptualisasi konten kurikulum dalam bentuk mata pelajaran, posisi konten / mata pelajaran dalam kurikulum,  distribusi konten / mata pelajaran dalam semester atau tahun, beban belajar untuk mata pelajaran dan beban belajar per minggu untuk setiap peserta didik. Struktur kurikulum adalah juga merupakan aplikasi konsep pengorganisasian konten dalam sistem belajar dan pengorganisasian beban belajar dalam sistem pembelajaran. Pengorganisasian konten dalam sistem belajar yang digunakan untuk kurikulum yang akan datang adalah sistem semester sedangkan pengorganisasian beban belajar dalam sistem pembelajaran berdasarkan jam pelajaran per semester.

a.      Mata Pelajaran

Struktur kurikulum SMP / MTs adalah sebagai berikut  :

Tabel 2:     Struktur Kurikulum SMP/MTs

MATA PELAJARAN
ALOKASI WAKTU PER MINGGU
VII
VIII
IX
Kelompok A (Umum)

1.
Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
3
3
3
2.
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
3
3
3
3.
Bahasa Indonesia
6
6
6
4.
Matematika
5
5
5
5.
Ilmu Pengetahuan Alam
5
5
5
6.
Ilmu Pengetahuan Sosial
4
4
4
7.
Bahasa Inggris
4
4
4
Kelompok B (Umum)

1.
Seni Budaya
3
3
3
2.
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
3
3
3
3.
4.
Prakarya dan/atau Informatika
Bahasa Jawa
2
2
2
2
2
2
Jumlah jam pelajaran per minggu
40
40
40

 

B.     Muatan Kurikulum Lokal
Muatan kurikum  pada tingkat daerah yang dimuat dalam kurikulum sekolah terdiri atas sejumlah bahan kajian dan pelajaran dan / atau mata pelajaran muatan lokal yang ditentukan oleh daerah yang bersangkutan. Penetapan muatan lokal didasarkan pada kebutuhan dan kondisi setiap daerah, baik untuk provinsi maupun kabupaten / kota.
Muatan lokal SMP Negeri 2 Kepil:
a.       Jenis :
Bahasa Jawa
C.    Bimbingan Konseling  
Tujuan Bimbingan Konseling  :
1)      Tujuan umum, membantu peserta didik
mencapai kematangan dan kemandirian dalam kehidupannya serta menjalankan  tugas-tugas perkembangannya yang mencakup aspek pribadi, sosial, belajar, karir secara utuh dan optimal.
2)      Tujuan Khusus, membantu peserta didik
a)      Memahami dan menerima diri dan lingkungannya.
b)      Merencanakan kegiatan penyelesaian studi,  perkembangan karir dan  kehidupannya di masa yang akan datang.
c)      Mengembangkan  potensinya seoptimal mungkin.
d)     Menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
e)      Mengatasi hambatan atau kesulitan yang dihadapi dalam kehidupannya.
f)       Mengaktualiasikan  dirinya secara bertanggung jawab.
D.    Teknologi Informasi dan Komunikasi
Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi yang selanjutnya disingkat Guru TIK dan Guru Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi yang selanjutnya disingkat Guru KKPI adalah guru yang memiliki kualifikasi akademik Sl/D-IV bidang teknologi informasi atau sejenisnya yang telah memiliki sertifikat pendidik bidang Teknologi Informasi atau Komunikasi/Keterampilan Komputerdan Pengelolaan Informasi.
Guru TIK dan guru KKPI dalam pelaksanaan kurikulum  difungsikan menjadi Guru TIK.

E.     Kegiatan Ekstrakurikuler 

Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 2 Kepil  :
No.
Jenis Kegiatan
Waktu Pelaksanaan
Keterangan
1.
Pramuka
Sabtu  ( setelah KBM )
Wajib untuk semua peserta didik kelas VII, VIII, dan IX
2.
PMR
Selasa
Dipilih peserta didik
3.
SBA
Selasa
Dipilih peserta didik
4.
KIR
Rabu
Peserta dipilih oleh pembimbing.
5.
Bimbingan lomba / olimpiade IPA, IPS, Matematika, dan Bahasa Inggris.
Senin, insidental
Peserta dipilih oleh pembimbing.
6.
Group Band
Sabtu
Dipilih peserta didik
7.
Sepak bola
Rabu
Dipilih peserta didik
8.
Bola voly
Kamis
Dipilih peserta didik
9.
Bulutangkis
Selasa
Dipilih peserta didik

Kategori
Keterangan
A
B
C
D
Sangat Baik
Baik
Cukup
Kurang

F.            Ketuntasan Belajar
Ketuntasan Belajar terdiri atas ketuntasan penguasaan substansi dan ketuntasan belajar dalam konteks kurun waktu belajar. Ketuntasan penguasaan substansi yaitu ketuntasan belajar KD yang merupakan tingkat penguasaan peserta didik atas KD tertentu pada tingkat penguasaan minimal atau di atasnya, sedangkan ketuntasan belajar dalam konteks kurun waktu belajar terdiri atas ketuntasan dalam setiap semester, setiap tahun ajaran, dan tingkat satuan pendidikan.
Tabel Predikat nilai klas VII
Interval
Predikat
Keterangan
89-100
A
Sangat Baik (SB)
78-88
B
Baik (B)
67-77
C
Cukup (C)
< 67
D
Kurang (D)

G.    KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal)  Satuan Pendidikan
  KKM SMP Negeri 2 Kepil adalah sebagai berikut  : 
MATA PELAJARAN
KKM / KELAS

VII
VIII
IX

Kelompok A (Umum)


1.
Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
70
73
75

2.
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
70
73
75

3.
Bahasa Indonesia
70
73
75

4.
Matematika
68
72
73

5.
Ilmu Pengetahuan Alam
68
71
74

6.
Ilmu Pengetahuan Sosial
70
73
74

7.
Bahasa Inggris
68
70
73

Kelompok B (Umum)


1.
Seni Budaya
73
75
76

2.
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
70
73
75

3.
Prakarya dan/atau Informatika
70
73
74

4.
Bahasa Jawa
70
72
74

Kegiatan Ekstrakurikuler
B
B
B

KKM SEKOLAH DITENTUKAN MENGGUNAKAN KKM MAPEL TERENDAH
68
70
73






·       TUGAS PENGENALAN KURUKULUM (KERJAKAN DENGAN MENGGUNAKAN KERTAS FOLIO ATAU YANG LAINNYA)

1.       BUATLAH TABEL NAMA BAPAK/IBU GURU PENGAJAR SMP N 2 KEPIL DENGAN FORMAT SEBAGAI BERIKUT:
NO
NAMA GURU
MATA PELAJARAN YANG DIAMPU
KETERANGAN
1



2



3
… .



2.       APAKAH VISI DARI SMP N 2 KEPIL.
3.       TULISKAN STRUKTUR KURIKULUM SMP N 2 KEPIL.
4.       SEBUTKAN JENIS EKTRAKURIKULER YANG ADA DI SMP N 2 KEPIL.
5.       BERAPAKAH KKM KELAS VII (TUJUH) DI SMP N 2 KEPIL?