text

Selamat Datang di Blog SMP N 2 Kepil Wonosobo ... Sekolah SEJUTA IMPIAN, ... Awali Suksesmu Dari Sini ... Mulailah segala sesuatu dengan BISMILLAH ...
Tampilkan postingan dengan label Wisata - Tour. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata - Tour. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Desember 2021

Tour De Pacitan 2021, Berlibur dan Silaturahmi

Sabtu 11 Desember 2021, menjadi malam bersejarah bagi keluarga besar SMPN 2 Kepil, karena malam itu merupakan edisi pertama kali dalam sejarah sekolah ini berangkat untuk berpergian menuju tempat wisata di tengah malam. Realita tidak mesti sesuai dengan rencana, kuasa manusia membuat rencana tetapi selebihnya apa yang akan terjadi menjadi hak prerogatif Alloh Yang Maha Kuasa. karena yang telah direncanakan bisa saja berubah karena keadaan, dengan berbagai alasan yang melatarbelakangi. Keberangkatan yang rencananya dijadwalkan sekitar pukul 23.00 WIB malam mundur hingga beberapa jam dengan satu penyebab masalah teknis kesiapan kendaraan yang mundur karena perawatan setelah beberapa hari perjalanan non stop.

Sekitar pukul 01.00 WIB malam bis datang, bersandar di pasar Sirandu dan langsung berangkat sambil mengambil penumpang yang menunggu di sepanjang perjalanan menuju beberapa destinasi di Pacitan. Penumpang kloter awal adalah rombongan yang menunggu di basecamp (rumah Bu Ruti) antara lain Bu Ruti, Bu Fajar, Pak Irwan, Bu Isti, Pak Ismain, Bu Prih, Bu Mum. Bergeser sekitar 300 ratus meter ke timur menjemput rombongan Pak Edi, dilanjutkan rombongan Pak Karna, bersama beberapa orang yang mangkal di sekolah yaitu Pak Dwi, Mas Ratno, Bu Laras, Bu Utami dan Bu Siti, lalu bergerak 100 meter menjemput Bu Rini. Selanjutnya melintasi perbatasan kabupaten untuk menjemput rombongan Bu Sri di Kajoran, rombongan Pak Ari di Kaliabu. Setelah menempuh perjalanan sejauh 14 kilometer berhenti di bundaran Salaman untuk menjemput Pak Widodo dan Pak Fauzi. Penulis web ini adalah penumpang terakhir, dijemput di RSUD Sleman setelah perjalanan 53 kilometer. 

Alhamdulillah, malam itu bis melaju dengan kecepatan sedang sehingga perjalanan terasa nyaman, dan qodarulloh diberikan situasi perjalanan yang lancar dan aman. Ketika terdengar kumandang adzan subuh, bis kemudian berhenti di salah satu mushola di wilayah Gunung Kidul untuk melaksanakan sholat subuh secara berjamaah. Perjalanan dilanjutkan lagi dan berhenti di tujuan wisata yang pertama, pemandian air hangat "Banyu Anget", yang berlokasi di desa Karangrejo, Arjosari, Pacitan. Menikmati sajian mandi air panas dari sumber mata air panas yang berasal dari gunung Kelir. Disediakan beberapa kolam besar yang  terbuka untuk digunakan bersama-sama, tersedia juga kolam khusus anak-anak dengan air yang dangkal. Jika menghendaki yang lebih "privacy" disediakan layanan sewa kamar mandi dengan bathup khusus yang tertutup sehingga lebih bebas dan nyaman.

Setelah dirasa cukup di Banyu Anget, acara berikutnya adalah silaturahmi ke kediaman orangtua dari salah satu guru yang berasal dari Pacitan (Pak Irwan SP). Rumah ini berasa di atas awan karena berada di daerah ketinggian (500-1000 mdpl) dan merupakan bagian kawasan pegunungan seribu, tepatnya berada di kecamatan Nawangan. Awalnya bingung ketika bis berhenti di tengah hutan, di lereng pegununung, di jalan sempit, ini bis kok berhenti ada apa, atau mau mampir kemana? Sungguh tidak menyangka ketika semua penumpang diajak turun dan berjalan beberapa meter ke bawah, ternyata ada rumah yang mirip istana, sangat indah, asri dengan taman dan tanaman bunga beraneka warna. Dalam batin mengatakan, pasti ini bukan rumah orang sembarangan. Benar, orangtua Pak Irwan adalah tokoh masyarakat, sang ayah yang telah alamrhum adalah pengawas di dinas pendidikan dan sang ibu adalah kepala sekolah. Acara di rumah ini diisi dengan ramah tamah dilanjut dengan menyantap hidangan makan pagi, menunya luar biasa lengkapnya, seperti di rumah makan padang sederhana yang terkenal itu. Acara ramah tamah dengan keluarga Pak Irwan yang terdiri ibu, adik, istri dan anak serta keponakan. 

Setelah ramah tamah selesai dilanjut sholat Dhuhur berjamaah di masjid Agung Pacitan dan lanjut menuju obyek wisata Sentono Gentong. Sentono Gentong berlokasi di Desa Dadapan, Kecamatan Pringkuku. Jarak dari pusat Kota Pacitan tidak begitu jauh, yakni hanya sekitar 13 kilometer. Waktu tempuhnya kurang-lebih setengah jam karena harus melalui medan perbukitan. Obyek ini berupa tebing yang menjorok keluar dengan kedalaman hingga 200an meter, serasa seperti di ujung burittan kapal. Dari tempat ini akan terlihat pemandangan terbuka ke arah Teluk Pacitan tampak begitu menakjubkan. Terlihat pula pasir putih Pantai Teleng Ria hingga Pantai Pancer Dor bagaikan bulan sabit. Banyak spot instagramable yang sangat indah dan menarik untuk berfoto.

Destinasi terakhir pada wisata Goes To Pacitan ini adalah pantai Klayar yang terkenal dengan  istilah "tanah lot-nya jawa", karena kemiripan bentuk pantai dengan tanah lot di pulau dewata. Luasnya area, indahnya pemandangan dan ketersediaan fasilitas yang cukup memadai membuat pengunjung betah berlama-lama di pantai ini. Permukaan pantai yang landai dengan ombak yang tidak terlalu besar, spot  tanah lot ala pacitan, juga pasirnya yang putih bersih, serta adanya ATV dengan rute yang panjang menjadi daya tarik tersendiri sehingga asyik dan bisa lupa waktu. Stelah hari gelap dan sholat Maghrib selesai ditunaikan bis segera bertolak untuk kembali pulang. Mendekati tengah malam akhirnya bis sampai di basecamp di Kepil Wonosobo.

Tour De Pacitan 2021 walau dalam balutan nuansa kesederhanaan tetapi terasa sangat istimewa. Ada beberapa catatan yang kiranya bisa menjadi bahan renungan dan evaluasi untuk merencanaan kegiatan serupa pada masa yang akan datang. 

  1. Kebersamaan menjadi tujuan utama kegiatan wisata ini. Kebersamaan yang merdeka, yang tidak terkait dengan pekerjaan sekolah. Kebersamaan yang santai dan terlepas dari status, jabatan dan pekerjaan, tidak dibedakan apakah kepala sekolah, guru atau staf. Kebersamaan mengikat erat perasaan sejawat menjadi sahabat di dalam pekerjaan sehari-hari begitupun sepanjang perjalanan dari sekolah ke tempat tujuan wisata hingga kembali ke sekolah.
  2. Silaturahmi menyertai kegiatan wisata ini. Ketika guru dan staf hadir ke rumah keluarga besar Pak Irwan di Nawangan, sangat jelas terlihat aura kebahagiaan dan kebanggaan di wajah mereka. Silaturahmi itu menumbuhkan rasa keakraban, kedekatan dan kebersamaan sebagai satu keluarga. Rasa kekeluargaan itu perlu terus dibangun agar semua anggota keluarga di rumah bisa mengerti, memahami dan menghargai pentingnya kebersamaan. 
  3. Menikmati keindangan dan keagungan alam semesta. MasyaAlloh sudah semestinya menjadi kata pertama yang diucapkan ketika melihat betapa agung, betapa luas, betapa indah dan betapa hebat alam yang Alloh ciptakan. Ombak datang silih berganti dengan gemuruh yang tak pernah berhenti, saat itu kita dapat merasakan betapa dahsyat kuasa Alloh yang menciptakan bumi dan  air sedalam lautan, menebar ombak dan pasir sepanjang pantai.
Demikian sedikit coretan sekedar untuk menuliskan sejarah bahwa pada tanggal 12 Desember 2021 guru dan staf SMP Negeri 2 Kepil pernah hadir dibeberapa spot indah di Pacitan. Walau hanya satu hari berwisata karena keterbatasan waktu dan biaya, kiranya cukuplah menjadi penyegar suasana (refresh) dan pelembut hati menyaksikan keindahan "Pacitan Paradise of Java". Atas nama sekolah kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar Bapak Irwan Susetyo atas semua atensi, akomodasi dan akulturasi (maksudnya oleh-2 berbagai pacit-pacitan, serta banyak karunia lainnya). Alhamdulillah, atas semua rahmat dan karunia-Nya, Nikmat Tuhanmu yang manakah yang engkau dustakan.

Sebagai dokumentasi ala kadarnya, berikut beberapa gambar amatiran yang berhasil dikumpulkan dari beberapa kamera HP (karena tidak membawa kamera khusus). Mohon dimaafkan jika sebagian peserta tidak nampak fotonya di web ini, semua atas keterbasan saya. Semoga yang sederhana ini bisa menjadi pengingat bahwa ada pernah ada kebersamaan di Pacitan, dan berharap semoga menjadi akan menjadi kebersamaan selama-lamanya. -226686-






Senin, 30 Desember 2019

Family Gathering 2019 - SMP N 2 Kepil Goes To Bali

Tour, traveling, refreshing, wisata atau piknik adalah salah satu kegiatan yang tidak hanya disukai oleh siswa, tetapi juga disukai oleh guru dan karyawan. Oleh karena itu SMP N 2 Kepil secara rutin mengadakan kegiatan tour, wisata dan refreshing yang berupa jelajah nusantara. Kegiatan untuk siswa dilaksanakan rutin setiap tahun dan terbagi dalam dua model, untuk siswa kelas 8 dikemas dalam bentuk kegiatan study tour dan untuk kelas 9 dinamakan kegiatan refreshing jelang UN. Sedangkan untuk guru dan karyawan kegiatan wisata dilaksanakan dua tahun sekali dalam bentuk Family Gathering.

Di penghujung tahun 2019 segenap guru dan karyawan SMP N 2 Kepil melaksanakan kegiatan wisata ke pulau Bali dengan tajuk Family Gathering SMP N 2 Kepil Goes To Bali. Dan ada satu agenda terpenting dalam kegiatan tour ini yaitu rapat pembagian tugas semester genap tahun 2019/2020 yang akan dilaksanakan di Istana Presiden yang berada di kawasan Tampak Siring - Bali.

Beberapa lokasi wisata di pulau dewara yang menjadi tujuan wisata (tour destination) dalam acara Family Gathering SMP N 2 Kepil secara urut kunjungan adalah sebagai berikut:
  1. Pantai Pura Tanah Lot
  2. Pantai Pandawa
  3. Pura Luhur Uluwatu
  4. Garuda Wisnu Kencana
  5. Tari Barong
  6. Istana Presiden Tampak Siring
  7. Pasar Seni Joger
  8. Pasar Seni Sukawati
  9. Danau Bedugul
Dalam acara ini kepala sekolah, Bapak Hadi Wiyono membawa lengkap seluruh anggota keluarganya yaitu  Ibu Nur Eka R. (istri) dan Ananda Anggi (putri semata wayang). Adapun bapak/ibu yang pergi bersama pasangannya (istri/suami) adalah Pak Ismain, Bu Ruti, Pak Widodo, Bu Sri Supami, Bu Isti, Bu Mum, Bu Zulaikho, Pak Irwan dan Pak Ari. Selain yang lengkap dan berpasangan seperti di atas, ada juga beberapa bapak/ibu yang bersama putra atau putrinya seperti Bu Prihatin, Bu Laras, Bu Yani dan Pak Fauzi. Kelompok terakhir adalah yang berangkat seorang diri, mbujang alias jomblo, yaitu Pak Eko, Pak Satiyun, Pak Karna, Pak Latif dan Pak Mar. Disamping keluarga besar Spero, peserta tour juga ditambah beberapa orang keluarga dekat sekolah yang sekaligus merupakan perwakilan dari beberapa sekolah sekitar, diantaranya Ibu Fajar Fatimah Winarti sekeluarga. Acara tersebut terlaksana dengan lancar berkat kerja sama dengan biro perjalanan Mulia Tour Wonosobo.

Bali benar-benar pulau dengan 1000 daya tarik, mulai dari puluhan pantai yang eksotik, pasar seni dan pura yang sangat banyak hingga dikenal dengan pulau sejuta pura, hal ini karena hampir setiap rumah penduduk memiliki pura kecil sebagai tempat peribadatan. Ni Putu Lina Funny - sang tour leader, menjelaskan bahwa dalam hal peribadatan di Bali terdiri dari 5 bentuk persembahan, 1) untuk tuhan, 2) untuk resi, 3) untuk leluhur, 4) untuk manusia (sesama) dan 5) untuk alam (termasuk roh halus). Semua itu mengandung filosofi bahwa dalam hidup ini manusia harus menjaga dan melestarikan keseimbangan, menjaga hubungan baik vertikal maupun horisontal. Karma Pala yang senada dengan hukum sebab akibat juga dipegang kuat, bahwa apa yang kita berikan itu yang akan kita terima, baik yang kita buat - baik yang akan kita dapat, buruk yang kita buat - buruk pula yang akan kita terima.

Berikut beberapa capture / gambar unik yang kiranya bisa mewakili ratusan momen yang tak bisa kami pasang keseluruhan di halaman web ini.





Banyak hal, cerita dan pengalaman yang tidak mungkin kami tuliskan secara detil satu demi satu. Namun demikian ada beberapa hal pokok yang bisa diambil sebagai hikmah dalam perjalan 5 hari 4 malam tersebut, seperti yang disampaikan dalam sambutan kepala sekolah dalam bus saat menjelang akhir perjalanan pulang, bahwa nuansa kebersamaan, nuansa keakraban dan nuansa kesolidan harus tetap dijaga saat menjalani tugas dan pekerjaan di sekolah sebagai insan pendidikan. Quote di salah satu restoran "Respect each other" mengisyaratkan agar kita saling menghormati dan saling menjaga satu sama lain. Adanya sedikit perbedaan dalam sebuah komunitas adalah keniscayaan, namun jangan jadikan bibit perpecahan yang akan menjadi sandungan untuk lebih maju dalam menjalankan roda lembaga pendidikan.

Terakhir, salah satu hal utama yang menjadi inspirasi dari kegiatan Goes To Bali ini adalah dimensi ruhaniyah, dimana secara kasat mata dapat disaksikan bahwa nuansa spiritual warga bali sangat kuat, hal ini bisa dilihat dari bangunan pura hampir di setiap rumah. Dari itu, kegiatan doa pagi di sekolah yang sudah berjalan mari kita jadikan tradisi, dijaga dan dilaksanakan dengan penuh kesungguhan, penuh keyakinan bahwa segala sesuatu yang dimulai dengan doa akan menjadi kebaikan dan berbuah kebaikan. Kiranya sangat klop dengan slogan (tag line) SMP N 2 Kepil terbaru yang digagas kepala sekolah (Pak Hadi), "Mulailah segala sesuatu dengan Bismillah".
Selamat beraktifitas, selamat bekerja, selamat berkarya, semoga sukses, insya-Alloh ....

Kamis, 22 Maret 2018

Tour De Malang 2018, Studi Wisata ke Kebun Apel dan Jatim Park 2

Selasa sore 20 Maret 2018, sekitar 30 siswa kelas 9 yang menjadi peserta sesi-3 baru saja keluar dari ruang laboratorium komputer usai mengikuti galdi bersih UNBK (simulasi-3). Sementara itu di halaman depan sekolah sudah nampak ramai siswa kelas 8 yang akan mengikuti acara study tour, mereka telah berkumpul dan bersiap dengan segala perlengkapan mereka. Dua armada bus Mekar Muda yang berwarna hitam telah terparkir di pinggir jalan dan nampak siswa-siswi sibuk menempatkan diri sesuai dengan denah tempat duduk yang telah diatur oleh panitia. Inilah acara tahunan bagi kelas 8 yang berupa study tour, sebagai salah satu bentuk kegiatan wisata siswa yang bisa digunakan sebagai pembelajaran luar sekolah sekaligus memberi kesempatan untuk membuka wawasan dan cakrawala baru serta mencari pengalaman mengunjungi daerah-daerah wisata yang ada di pulau Jawa dan sekitarnya.

Kepanitiaan study tour untuk tahun 2018 ini dikomandani oleh Bapak Drs, M. Abdul Latif, M.Pd (ketua), sekretaris Bpk M. Bagus Panuntun, S.Pd dan Ibu Rini Utami, S.Pd sebagai bendahara. Selanjutnya ditunjuk 5 orang guru lainnya untuk membantu mendampingi siswa, sehingga jumlah guru yang mendampingi siswa sebanyak 8 orang yang dibagi dalam dua kelompok, bus 1 dan bus 2. Guru yang ditunjuk sebagai pendamping tambahan selain panitia adalah Ibu Sri Hartati, Ibu Sayekti Laras, Ibu Zulaekho, Ibu Ngaidatul dan Bpk Maryanto. Semua aganda dan kelengkapan perjalanan di suport oleh agen Bintang Mulia Tour

Lokasi yang menjadi tujuan kegiatan ini adalah kota wisata Batu - Malang Jawa Timur. Berangkat dari sekolah Selasa sore pukul 17.00 WIB, perjalanan malam terasa lancar tanpa kendala, tanpa macet dan sampai di lokasi transit RM Brawijaya sekitar pukul 04.30 pagi. Setalah sholat sbuh, mandi dan makan pagi, sekitar pukul 08.00 siswa berangkat ke obyek wisata pertama yang berupa petik Apel di kebun yang telah ditentukan. Nampak siswa-siswi sangat menikmati suasana kebun apel, mereka makan buah apel yang langsung dipetik dari pohonnya. Setelah dirasa puas di kebun apel, maka sekitar pukul 11.00 rombongan dibawa turun kembali menuju tempat transit untuk  sholat dhuhur,  makan siang dan persiapan menuju obyek wisata selanjutnya.

Masuk obyek wisata yang kedua siswa-siswi sangat semangat dan antusias, dari lokasi parkir mereka langsung berhamburan masuk lokasi Jatim Park 2, yang dikenal dengan nama Batu Secreet Zoo, yang berupa obyek wisata kebun binatang dengan konsep modern. Batu Secreet Zoo tidak seperti kebun binatang pada umumnya, kebun binatang di Jatim Park 2 memiliki keunggulan dan desain arsitektur yang terintegrasi, bersih terawat dengan koleksi yang lengkap. Di rute akhir tersedia wahana permainan yang menantang dan menguji adrenalin antara lain wahana Gurita, Tsunami, Animal Coaster, Animal Bumper dll. Setelah keluar dari lokasi kebun binatang, siswa-siswi diarahkan untuk masuk ke Museum, wahana ilmu pengetahuan tentang berbagaia hewan/binatang yang dirancang sebagai wahana edukasi yang sangat menarik.

Mendekati pukul 16.30 semua berkumpul ke dalam bis masing-masing untuk melanjutkan perjalanan wisata berikutnya di area Alun-alun dan Masjid Agung kota Batu. Berkeliling alun-alun menjelang  Maghrib adalah suasana tersendiri. Banyak siswa-siswi yang berhamburan ke mall dan supermarket untuk belanja oleh-oleh atau buah tangan, kemudian menikmati kerlap-kerlip cahaya dari berbagai lampu hias di alun-alun dilanjut sholat Maghrib di masjid Agung kota Batu. Inilah lokasi terakhir wisata kali ini. Setelah semua kembali ke bis maka kegiatan selanjutnya adalah menikmati istirahat dalam perjalanan pulang menuju Kepil Wonosobo.

Berikut beberapa gambar yang semoga bisa mewakili ratusan momen yang tidak sempat terdokumentasi secara lengkap, selamat beraktifitas, semoga menyenangkan.









Rabu, 26 April 2017

Tour De Surya Yudha Park dan Jatim Park - Paket Wisata Siswa

Kepil Wonosobo, Selasa pagi, 25 April 2017 semua siswa kelas  IX beserta guru pendamping berangkat menuju lokasi wisata dalam acara Refreshing Jelang UN 2017. Kegiatan ini bertujuan untuk memberi penyegaran pikiran dan hati setelah sekian lama dicecar kegiatan les, try out dan pemadatan materi ujian nasional. Harapan utamanya adalah dengan kegiatan ini siswa menjadi fresh/segar dan lebih siap secara mental dan spiritual serta tidak merasa ada beban terkait pelaksanaan UN yang akan dilaksanakan 2-8 Mei mendatang. Ini adalah sebagian dari layanan yang diberikan oleh SMP Negeri 2 Kepil kepada siswa, agar siswa merasa nyaman dalam menjalani kegiatan pembelajaran dari awal hingga akhir selama mengikuti proses pembelajaran di sekolah.

Pagi jam 07.30 WIB empat bus dengan penumpang berjumlah 94 siswa kelas IX dan 10 guru pendamping diberangkatkan menuju tujuan wisata utama yaitu "Surya Yudha Park" yang berada di kawasan kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah. Sebanyak 94 siswa kelas IX dibagi dalam 4 bis sesuai dengan kelas masing-masing yaitu 9A, 9B, 9C dan 9D.
Guru yang bertugas mendampingi siswa kelas IX dalam refreshing UN ini adalah : Bu Dyah (Kepsek), Bu Sri (KaTU), Bu Ruti (Wakasek), P. Ismain, P. Edi, P. Eko, P. Latif, P. Abdullah, P. Bagus dan P. Ari. Tugas utama pendamping adalah untuk mengawasi dan mengarahkan para siswa agar teratur, tidak liar dan terjaga dari hal-hal yang membahayakan diri dan orang lain.

Dua minggu sebelumnya,  kelas VIII juga melaksanakan studi wisata, yang pelaksanaannya tepat saat kelas IX melaksanakan ujian sekolah. Senin sore, 10 April siswa kelas VIII diberangkatkan ke tujuan wisata kota malang yang terkenal dengan berbagai tempat wisata edukasi yang sangat cocok untuk siswa. Tujuan wisata kelas VIII ini adalah 1) Petik Apel di kebun Apel yang memang diperuntukkan untuk kegiatan wisata petik Apel bagi para siswa yang berwisata agro. 2) Jatim Park 1, yang menyediakan berbagai wahana uji nyali dan uji keberanian dengan peralatan permainan yang menantang namun telah terstandar dan aman bagi para siswa / wisatawan. Berbagai gaya dan pose siswa layaknya artis yang sedang beraksi didepan kamera RCTI. Banyak HP dan iPAD beralih fungsi menjadi kamera untuk mengabadikan gaya mereka yang sedang berperan sebagai artis photogenic mulai dari awal perjalanan hingga perjalanan pulang.

Sabtu, 09 April 2016

Studi Wisata 2016 - K-1 ke Jatim Park-1 dan Petik Apel di Kota Batu Malang Jawa Timur, K-2 ke Pantai Goa Cemara, Malioboro dan Taman Pelangi Yogyakarta

Ujian sekolah bagi kelas IX dilaksanakan Senin - Sabtu, 4 - 9 April 2016. Sebanyak 11 mata pelajaran diujikan dengan 2 mata pelajaran setiap harinya, kecuali pada hari terakhir yang hanya 1 mata pelajaran yang dilanjutkan untuk koreksi bersama bagi guru yang ditunjuk sebagai korektor ujian sekolah. Di saat kelas IX melaksanakan ujian sekolah (US) siswa kelas VII dan VIII diliburkan, agar tidak mengganggu ketenangan pada saat ujian sekolah berlangsung.

Nah untuk memanfaatkan waktu libur, pada saat yang sama dilaksanakan kegiatan wisata / study tour bagi kelas VIII. Kegiatan studi wisata tahun ini di-komandan-i oleh Bpk Eko Sutomas, S.Pd dan Ibu Ruti Sumarni, M.Pd selaku sekretaris. Untuk tahun ini kelompok wisata kelas VIII terbagi dalam dua kelompok, yaitu kelompok Malang dan Yogyakarta. Pembagian kelompok ini berdasarkan pada minat dan kemampuan yang menjadi latar belakang pemilihan tujuan wisata. Studi wisata dengan tujuan Malang dijadwalkan hari Selasa - Kamis, 5 - 7 April 2016 dengan tujuan obyek wisata Jatim Park-1 dan petik apel di kawasan lereng gunung Arjuna, sedangkan untuk tujuan Yogyakarta dijadwalkan Jum'at, 8 April 2016 dengan  tujuan obyek wisata pantai Baru / Kuwaru, pantai Goa Cemara, Malioboro dan Taman Pelangi di kawasan Monjali.

Studi wisata ke Malang diberangkatkan Selasa malam jam 09.00 dengan 2 armada yang terdiri 1 bus besar dan 1 bus kecil. Peserta Studi Wisata Malang adalah siswa sebanyak 76 orang dengan 6 guru pendamping. Guru yang bertugas mendampingi siswa tujuan Malang adalah Bpk Eko Sutomas, Ibu Ruti Sumarni, Bpk. Maryanto, Bpk Ismain, Bpk Abdullah dan Ibu Ratna Yuli. Rombongan sampai di kota Batu Malang pada pukul 06.30, langsung transit di rumah makan Brawijaya Malang dengan agenda kegiatan berupa mandi dan sarapan pagi. Mendekati pukul 10.00 siang rombongan masuk area Jatim Park-1, selanjutnya semua siswa menikmati berbagai wahana yang ada dari yang santai hingga yang wahana uji adrenalin antara lain, Volcano Coaster, Flying Tornado, Spinning Coaster hingga Pendulum 360. Agenda acara di Jatim Park-1 dijadwalkan hingga pukul 13.00, maka selanjutnya rombongan pindah ke tujuan obyek wisata Petik Apel di lereng pegunungan Arjuna. Di wahana petik apel rombongan disambut dengan hiburan Live Music ala Batu yang mengiringi acara santap siang di kebun Apel. Makan siang di kebun Apel adalah sensasi istimewa, dilanjutkan makan buah Apel dari hasil metik sendiri langsung dari pohonnya adalah pengalaman tersendiri.

Berikut kami tampilkan beberapa gambar yang mungkin bisa mewakili momen indah ketika rombongan menikmati indahnya wisata di kota Batu - Malang - Jawa Timur.



 

 

Adapun studi wisata dengan tujuan Yogyakarta berangkat dari sekolah Jum'at pagi, 8 April 2016 dengan 1 armada bus kecil, diikuti 18 siswa dan 3 guru pendamping, yaitu : Bpk Eko Sutomas, Ibu Ruti Sumarni dan Ibu Isti Supriyanti. Dimulai dari pantai Baru, pantai Goa Cemara, Malioboro dan terakhir di Taman Pelangi yang berada di dalam komplek Monumen Jogja Kembali (Monjali). Rombongan tiba kembali ke sekolah sekitar pukul 21.00 waktu Sirandu.

Dari segi persiapan dan pelaksaan kegiatan studi wisata tahun ini bisa dibilang SUKSES BESAR. Yang pertama karena dari seluruh siswa kelas VIII semua ikut berangkat studi wisata, tanpa satupun yang tercecer. Yang kedua, baru tahun ini bisa memberangkatkan rombongan siswa ke tujuan wisata utama (jauh) dengan jumlah terbesar - mencapai 2 armada, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya 1 bus saja.. Oleh karena itu penghargaan dan jempol untuk Bpk Eko Sutomas yang telah berhasil dan sukses dalam kegiatan studi wisata tahun 2016 kali ini. Banyak cerita baik suka maupun duka dalam perjalanan wisata ini, namun secara detil tidak bisa kami ceritakan di sini. Demikian tulisan yang bersisi informasi hiburan kali ini, semoga bermanfaat.

Minggu, 27 April 2014

Tour de Indrayanti Beach - Refreshing Jelang UN 2014

Kepil Wonosobo, Minggu pagi, 27 April 2014 semua siswa kelas  IX beserta guru pendamping berangkat menuju lokasi wisata dalam acara Refreshing Jelang UN 2014. Kegiatan ini bertujuan untuk memberi penyegaran pikiran dan hati setelah sekian lama dicecar kegiatan les, try out dan pemadatan materi ujian nasional. Harapannya dengan kegiatan ini siswa menjadi fresh/segar dan lebih siap secara mental dan spiritual serta tidak merasa ada beban terkait pelaksanaan UN yang akan dilaksanakan 5-8 Mei mendatang.

Pagi jam 07.00 WIB empat bus dengan penumpang berjumlah 100 siswa kelas IX dan 15 guru pendamping diberangkatkan menuju tujuan wisata utama yaitu "Pantai Indrayanti" yang berada di kawasan Wonosari Gunung Kidul - DIY dan dilanjutkan ke "Malioboro" yang berada di kota Yogyakarta. Sebanyak 100 siswa kelas IX dibagi dalam 4 bis sesuai dengan kelas masing-masing yaitu 9A, 9B, 9C dan 9D.
Guru dan pejabat pimpinan yang mendampingi siswa kelas IX dalam refreshing UN ini adalah : P. Kardan (Kepsek), Bu Sri (KaTU), Bu Ruti (Wakasek), Bu Prih, P. Edi, P. Eko, P. Aris, P. Widodo, P. Karna, P. Maryanto (wali 9C), P. Fauzi, Bu Yuli (wali 9A), Bu Suratimah, Bu Neni, Bu Tatik.

Tepat jam 11.30 rombongan Refreshing UN 2014 SMP Negeri 2 Kepil sampai di lokasi wisata pantai Indrayanti. Suasana pantai sudah sangat ramai dengan pengunjung yang jumlahnya ribuan dari berbagai penjuru kota di Indonesia. Semua siswa dan pendamping langsung terjun / ambyur ke pantai dan bersentuhan dengan air laut untuk meluapkan rasa gembira dan melepaskan segala tekanan dan beban selama ini. Berbagai gaya dan pose siswa layaknya artis yang sedang beraksi didepan kamera RCTI. Banyak HP dan iPAD beralih fungsi menjadi kamera untuk mengabadikan gaya mereka yang sedang berperan sebagai artis photogenic di pantai yang sangat indah itu.

Sekitar jam 14.30 semua siswa dan pendamping berkemas untuk perjalanan selanjutnya menuju lokasi ke dua yaitu di "Malioboro" yang sangat fenomenal dan sayang kalau tidak mampir dan singgah di kawasan belanja di Jogja tersebut. Setelah singgah makan bakso dan belanja oleh-oleh di Gapura Kota Wonosari akhirnya sekitar jam 17.00 rombongan sampai di kawasan Malioboro. Siswa langsung masuk dan sibuk bergerilya di kawasan wisata belanja di jantung kota Jogja tersebut. Hingga sekitar jam 19.00 semua rombongan kembali ke bus untuk perjalanan pulang menuju kampus SMP Negeri 2 Kepil di Wonosobo.

Berikut beberapa gambar yang mewakili suasana keceriaan dan kegembiraan peserta rombongan refreshing UN 2014, selamat menikmati.