text

Selamat Datang di Blog SMP N 2 Kepil Wonosobo ... Sekolah SEJUTA IMPIAN, ... Awali Suksesmu Dari Sini ... Mulailah segala sesuatu dengan BISMILLAH ...
Tampilkan postingan dengan label Manajemen - HRD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manajemen - HRD. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Juli 2020

Perpisahan Dengan Pak Eko Sutomas Yang Memasuki Masa Pensiun

Hari ini, Selasa 28 Juli 2020 adalah hari bahagia tetapi sekaligus sedih. Bahagia karena semua guru dan karyawan bisa berkumpul dalam acara pertemuan resmi sekolah. Sedih karena pada acara itu sekaligus ada acara perpisahan dengan salah satu guru terbaik yang juga menjadi suluh dan sosok teladan di SMPN 2 Kepil.

Yah, pagi ini ada acara perpisahan dengan Pak Eko Sutomas, S.Pd. yang sudah memasuki masa pensiun (purna tugas). Dalam kata sambutannya Pak Eko menyampaikan bahwa dalam 12 tahun pengabdiannya merasa banyak kekurangan.  Pak Eko juga menyampaikan bahwa dirinya banyak merepotkan teman-teman, semenjak hari pertama bertugas 8 Januari 2008 - hingga akhir Juni 2020, dengan berbagai hal terkait diri dan keluarganya. Pak Eko menyampaikan bahwa selama ini dirinya yang tidak banyak berperan dengan kata-kata "keberadaan saya hanyalah laksana pengganjal meja", itu adalah bentuk dari kerendahan hati yang luar biasa. Ungkapan itu seakan meniadakan peran beliau selama ini yang sebenarnya sangat besar, dengan kearifan dan kebijaksanaannya yang menjadi pelajaran bagi semua guru, khususnya yang muda.

Sementara itu Bapak Hadi Wiyono, SH, M.Pd. selaku kepala SMPN 2 Kepil dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas segala pengabdian yang dicurahkan selama ini. Banyak hal yang dicontohkan oleh Pak Eko selaku guru BK dalam menyelesaikan berbagai masalah dengan baik tanpa keributan dan tidak menimbulkan masalah baru, persis sama dengan  slogan Pegadaian "Menyelesaikan Masalah Tanpa Masalah". Salah satu kata hikmah yang bisa disematkan dari sosok Pak Eko untuk diambil sebagai teladan adalah bahwa untuk kebaikan dan keutamaan kita harus bisa mengalah. Ada saatnya kita harus mengalah bukan berarti kalah, ada saatnya kita menyingkir bukan berarti tersingkir. Inilah yang harus kita petik sebagai pelajaran, bahwa untuk kebaikan yang lebih banyak, maka dibutuhkan sikap kedewasaan, kearifan dan kebijaksanaan.

Kata sambutan juga diberikan oleh Pak Ismain dan Pak Satiyun sebagai guru dan pejabat pembantu pimpinan yang intinya memberikan ucapan selamat jalan dan ucapan terima kasih atas pengabdian selama ini. Sambutan dan kata perpisahan juga diberikan oleh perwakilan siswa yang disampaikan oleh ketua OSIS SMPN 2 Kepil dan persembahan puisi oleh Ananda Pita,  salah satu siswa terbaik yang saat ini sudah lulus dan sekolah di SMAN 1 Salaman.

Selamat menikmati masa purna tugas Pak Eko, kami semua mengucakan terima kasih atas semua kebaikan, pelajaran, ilmu, motivasi dan inspirasi selama ini. Semoga senantiasa dikaruniakan kesehatan dan kebahagian bersama keluarga tercinta.

Sabtu, 19 Oktober 2019

Pimpinan dan Pembantu Pimpinan SMPN 2 Kepil Tahun 2019

Sekolah sebagai institusi memiliki pemimpin yang disebut dengan kepala sekolah, dimana segala kewenangan dan kebijakan berada dalam kendalinya. Arah kebijakan kepala sekolah akan menjadi visi dan misi sekolah yang akan sangat menentukan situasi dan kondisi sekolah, yang bukan hanya untuk saat ini saja, tetapi jangka panjang untuk beberapa tahun mendatang. Di saat seperti inilah terasa bahwa dibutuhkan kehadiran kepala sekolah yang visioner, yang diantara cirinya adalah berani tampil beda, berani mengambil keputusan bahkan pada saat sulit sekalipun,  dan punya jiwa optimis yang tinggi. Sikapnya yang berani tampil beda dan optimisnya bukan asal-asalan, tapi karena luasnya wawasan, manajerial yang kuat, perhitungan yang tepat, dasar pengalaman yang panjang dan memiliki jaringan serta link yang kuat. 

Untuk mewujudkan lembaga yang profesional, kepala sekolah membutuhkan beberapa pembantu pimpinan untuk menunjang segala kebijakan yang dibuat oleh sekolah. Distruktur organisasi sekolah setelah posisi kepala sekolah adalah wakil kepala sekolah, dan beberapa pembantu pimpinan yang diperlukan. Masing-masing jabatan ini harus bisa saling bersinergi untuk kelangsungan segala kegiatan disekolah. Tugas dari wakil kepala sekolah dan para pembantu pimpinan lainnya tidaklah ringan, diperlukan integritas, loyalitas, kredibilitas dan jiwa ikhlas yang tinggi.

Di bawah ini kami tuliskan susunan pimpinan dan pembantu pimpinan SMP Negeri 2 Kepil Tahun Pelajaran 2019/2020, secara singkatnya sebagai berikut;

Pimpinan
Kepala Sekolah Hadi Wiyono, S.H., M.Pd.
Wakil Kepala Sekolah I Ismain, S.Pd.
Wakil Kepala Sekolah II Satiyun, S.Pd.
Pembantu Pimpinan (Standar Pendidikan)
Standar SKL Ruti Sumarni, M.Pd.
Standar ISI Prihatin Handayani, M.Pd.
Standar Proses M. Bagus Panuntun, S.Pd.
Standar Pendidik & Tenaga Kependidikan Sukarna, S.Pd.
Standar Sarana Prasarana Eko Sutomas, S.Pd.
Standar Pengelolaan Edi Wineto, S.Pd.
Standar Pembiayaan Pendidikan Zulaekho Wahyu Utami, S.Pd.
Standar Penilaian Pendidikan M. I. Isti Supriyanti, S.Pd.
Standar Budaya dan Lingkungan Sehat M. Abdul Latif, M.Pd.
Pembina OSIS / Kesiswaan Irwan Susetyo Putro, S.Pd.
Kepala Urusan Strategis & Operasional
Kepala Urusan Tata Usaha Sri Supami, S.Pd.
Kepala Urusan Laboratorium IPA Rini Utami, S.Pd.
Kepala Urusan Perpustakaan Sayekti Laras S., S.Pd.
Kepala Urusan Rohani dan Keagamaan Ngaidatul Fitriyah, S.Ag.
Kepala Urusan Laboratorium Komputer Maryanto, S.Kom.
Kepala Urusan Dapodik dan Verifikasi Data Suronto

Semoga yang sederhana ini bisa menjadi tambahan informasi, selamat berkerja, selamat beraktifitas, semoga sukses selalu, insya-Alloh.

Kamis, 01 Agustus 2019

Struktur Organisasi SMP Negeri Kepil Tahun 2019

Struktur organisasi bagi sebuah lembaga adalah manifestasi sistem managerial sebuah lembaga dalam rangka penataan sumber daya manusia yang ada di dalamnya (Managemen SDM). Tata urutan dalam struktur organisasi disusun secara hirarki berdasarkan posisi dan tingkat kewenangan. Hal ini berlaku secara umum dalam semua lembaga, tidak terkecuali dalam dunia pendidikan. Bagi sekolah susunan yang muncul dalam struktur organisasi adalah gambaran pemetaan berjenjang sumber daya manusia menunjukkan tingkat kepentingan dalam proses pengambilan keputusan. Pemetaan dan penataan manajemen adalah hal yang krusial bagi tumbuh kembang sebuah sekolah.

Hal ini juga dirasakan oleh SMP Negeri 2 Kepil yang sudah beroperasi selama 35 tahun (berdiri tahun 1984). Kepala sekolah, Bapak Hadi Wiyono, S.H., M.Pd., merasa perlu untuk membuat struktur organisasi yang bisa mengakomodir semua kepentingan dalam rangka pengembangan manajemen. Maka pihak manajeman sekolah merasa perlu untuk selalu berbenah dan berubah dalam penataan manajemen dengan tujuan dinamisasi organisasi.
Berikut ini adalah struktur organisasi yang dirilis di tahun ajaran 2019/2020.


Model struktur organisasi ini memang sengaja dibuat berbeda dengan tampilan struktur organisasi pada umumnya, dimana foto para personil nampak pose santai dengan mengenakan pakaian yang bebas dan nuansa yang open. Hal ini sejalan dengan konsep kepala sekolah yang diusung dengan tajuk "Berani Tampil Beda". Sementara di seberang sana banyak orang yang takut berbeda, karena takut dengan predikat negatif, padahal tidak semua yang berbeda harus dinilai negatif.

Jika kita mau membuka diri, membuka wawasan dan sedikit keluar dari "kotak harus sama", di luar sana justru banyak ditemukan sosok dan sekolah hebat yang diawali dengan sesuatu yang dianggap berbeda. Jadi, jangan takut berbeda selama dalam koridor yang benar, karena berbeda bukan berarti salah, apalagi jika bisa menjadi pemicu dan pemacu untuk maju dan berprestasi.
Selamat beraktifitas, selamata berkarya, smeoga sukses.

Senin, 08 Juli 2019

Sambutan Kepala Sekolah SMPN 2 Kepil 2019

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah, marilah senantiasa kita panjatkan puji syukur kehadlirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat, taufik, hidayah serta inayah-Nya kepada kita semua, sehingga sampai tahun 2019 ini kita masih diberi kesempatan untuk ikut berpartisipasi secara aktif dalam dunia pendidikan. Dalam era globalisasi seperti sekarang ini, kecepatan memperoleh informasi akan menjadi modal utama dalam rangka menentukan langkah ke depan, sehingga kebahagiaan hidup yang menjadi dambaan setiap insan dapat terwujud. 

Tanggal 5 Juli 2019 adalah hari dimana secara resmi saya menjadi pemimpin di SMP Negeri 2 Kepil, sekolah yang juga pernah menjadi almamater saya. Sekolah kami adalah SMP Negeri yang berada ujung paling timur Wonosobo, berada di wilayah perbatasan kabupaten Wonosobo dan kabupaten Magelang. Sekolah kecil dengan jumlah siswa kisaran 330-an siswa yang diampu oleh guru dan karyawan yang berjumlah 35-an orang. Karena sekolah kami berada di pintu gerbang kabupaten, kami ingin menjadi sekolah model yang bisa mewakili wajah dan watak sekolah-sekolah lain di Wonosobo, itulah harapan besar kami.

Kehadiran website SMPN 2 Kepil ini benar-benar diharapkan bisa membawa perubahan dalam era keterbukaan informasi, sehingga setiap kegiatan, setiap kemajuan dan setiap perkembangan sekolah ini dapat disebarkan secara luas. Dengan adanya internet, saat ini informasi tentang SMPN 2 Kepil bisa diakses dari seluruh kota maupun pelosok negeri. Kami akan selalu berusaha mencoba menyampaikan berbagai hal; ide, gagasan, wawasan dan pengalaman dengan satu harapan semoga bisa bermanfaat dan bisa turut andil dalam pendidikan generasi bangsa pada umumnya, dan khususnya sekitar Wonosobo dan Magelang.

Akhir kata, dengan slogan Mulailah segala sesuatu dengan "Bismillah", mari kita manfaatkan setiap waktu kita, setiap anggota tubuh kita untuk pengabdian dalam memberikan layanan pendidikan yang terbaik. Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi setiap langkah kita. Amin....

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Kepala SMP Negeri 2 Kepil Wonosobo
Hadi Wiyono, S.H., M.Pd.

Rabu, 02 Januari 2019

Berpisah karena Tugas -Bu Dyah-, Selamat Bertugas di Tempat Yang Baru

Tahun baru, kepala sekolah baru. Situasi hari pertama masuk sekolah -setelah libur semester ganjil- yang sekaligus mengawali tahun baru 2019 nampak berbeda. Tidak ada upacara bendera karena memang tidak bertepatan dengan hari Senin atau hari besar nasional. Pagi itu, Rabu 2 Januari 2019 jam 08.00 WIB bertempat di lapangan upacara sekolah tampak barisan siswa kelas VII, VIII dan IX di sebelah selatan berhadapan dengan barisan guru-staf di sebelah utara. Pagi itu dilaksanakan acara perpisahan antara siswa dengan kepala sekolah Ibu Dra. Dyah Nuryani Praptiningsih, MM.Pd. yang selama ini telah membersamai mereka. Bapak Ismain menjelaskan bahwa hari ini ada beberapa rangkaian acara, yaitu perpisahan Bu Dyah dengan siswa, serah terima jabatan kepala sekolah dan mengantar kepergian Bu Dyah ke tempat tugas baru.

Dalam acara perpisahan dengan siswa itu, Ibu Rini Utami, S.Pd selaku pembawa acara membacakan dan mengatur rangkaian acara, dimulai dengan sambutan perpisahan dari Ibu Dra. Dyah Nuryani Praptiningsih, MM.Pd. selaku kepala sekolah yang telah habis masa jabatannya dan akan mengajar (mutasi) ke SMPN 4 Kepil. Dilanjutkan dengan kata sambutan perpisahan dari perwakilan guru dan karyawan yang disampaikan oleh Pak Eko Sutomas, S.Pd., sedangkan kata sambutan perpisahan dari perwakilan siswa disampaikan oleh ananda Fadlika Putri Pitayani siswa kelas 8A selaku ketua OSIS SMPN 2 Kepil. Acara ditutup dengan salam-salam semua siswa dengan Bu Dyah yang telah berakhir masa jabatannya.

Siangnya, sekitar jam 10.00 WIB acara lepas sambut (serah terima jabatan) dimulai, bertempat di ruang Laboratorium IPA dilakukan acara serah terima jabatan kepala sekolah, dalam tajuk acara "Lepas Sambut Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Kepil". Acara ini dihadiri guru-karyawan SMPN 2 Kepil selaku tuan rumah, nampak juga hadir beberapa guru-karyawan SMPN 3 Kepil selaku tamu pengombyong kepala sekolah yang akan menggantikan kepala sekolah lama, dan juga dihadiri pengurus Komite SMPN 2 Kepil.

Bapak Eko Sutomas,  S. Pd. bertindak sebagai pembawa acara, sang Maestro yang senior dan piawai dalam meracik bahasa dan suasana. Acara inti berupa serah terima jabatan Kepala SMPN 2 Kepil dari Ibu Dra. Dyah Nuryani Praptiningsih, MM.Pd. kepada pelaksana tugas kepala sekolah yang baru Bapak Hadi Wiyono. SH, M.Pd. Di antara sambutan-sambutan dari pejabat lama, pejabat baru, perwakilan guru, dan komite sekolah. Acara diselingi penampilan kreasi tari dan lagu siswa-siswi SMPN 2 Kepil. Menjelang akhir acara diserahkan tanda kasih / cindera mata kepada Ibu Dyah yang diberikan oleh Bapak Ismain mewakili rekan-rekan guru/karyawan dan Bapak Haryanto mewakili pengurus komite sekolah.

Sehari sebelumnya, bertepatan dengan hari pertama di tahun baru 2019 - Senin 1 Januari 2019, telah dilaksanakan acara perpisahan kepala sekolah dalam nuansa yang santai, akrab dan penuh rasa kekeluargaan. Acara perpisahan itu dilangsungkan di taman wisata Candi Gedung Songo, Bandungan Ambarawa Jawa Tengah. Satu armada bus yang mengangkut guru, karyawan dan kepala sekolah berangkat dari kampus SMPN 2 Kepil pukul 07.00 dan sampai di lokasi wisata sekitar pukul 10.30. Beberapa sambutan, ramah tamah dilanjut dengan wisata belanja cukup membuat lupa waktu, hingga perjalanan pulang dan kembali ke sekolah sekitar pukul 21.00 malam. Berikut beberapa foto rangkaian kegiatan perpisahan dari hari Senin hingga Selasa baik di sekolah hingga mengantar ke rumah di Gading Rejo Residen.


Kepada Bu Dyah yang sudah kami anggap orangtua kami, kami mengucapkan selamat berpisah, selamat jalan dan selamat bertugas di tempat baru. Kita hanya berpisah secara kedinasan, kita hanya berpisah secara fisik karena berbeda tempat kerja, namun persaudaraan, kekeluargaan dan perasaan kita tetap dekat dan akan selalu terjalin. Penulis khususnya, dan juga atas nama teman-teman mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya  atas bimbingan, arahan, motivasi dan berbagai pembelajaran yang telah diberikan kepada kami selama ini. 

Di antara pernak-pernik kejadian ada satu kesan yang mendalam, seperti apa yang Bu Dyah katakan, setiap kita punya kelebihan dan juga kekurangan, dan yang terbaik adalah mengapresiasi dan mengoptimalkan kelebihan seseorang, bukan mencari dan mengkorek-korek kekurangan dan kesalahan. Terakhir, kami mohon maaf atas semua kesalahan, kekhilafan dan kekurangan yang kami lakukan. Selamat bertugas di tempat yang baru, semoga diberikan kemudahan dan kelancaran dalam melaksankan tugas mendidik generasi muda calon-calon pemimpin bangsa. 

Rabu, 17 Mei 2017

Akreditasi Sekolah, Semangat Memperbaiki Kualitas Diri

Beberapa pekan ini kegiatan sekolah nampak sibuk, baik di pagi hari saat KBM berlangsung maupun menjelang sore selepas KBM. Kesibukan ini nampak pada semua guru, karyawan dan pejabat terkait yang mendapat tugas tambahan sesuai standar nasional pendidikan (SNP) yang terbagi dalam 8 standar, berusaha mengumpulkan data pendukung yang diperlukan untuk kelengkapan administrasi sesuai bidangnya, yang merupakan konsekuensi dari tugas tambahan yang diberikan sekolah. Yah, hampir semua pihak sibuk melakukan berbagai pekerjaan dalam rangka persiapan menyambut visitasi akreditasi.

Akreditasi sekolah adalah kegiatan penilaian oleh pemerintah dan/atau lembaga mandiri yang berwenang untuk menentukan kelayakan program dan/atau satuan pendidikan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan sebagai bentuk akuntabilitas publik yang penilaiannya dilakukan secara obyektf, adil, transparan dan komprehensif dengan menggunakan instrumen & kriteria yang menacu kepada Standar Nasional Pendidikan (SNP).

Agar diperoleh hasil yang maksimal, sekolah yang akan diakreditasi sebaiknya melakukan persiapan jauh-jauh hari dan mengumpulan semua bahan dan perangkat administrasi yang akan dilihat dan dinilai oleh tim asesor. Jika tidak dipersiapkan dengan baik, maka hampir bisa dipastikan akan mendapatkan nilai yang jauh dari harapan. Maka yang banyak terjadi adalah usaha maksimal, berbagai upaya dilakukan untuk melengkapi dokumen dan menyulap wajah dan isi sekolah untuk menyambut visitasi akreditasi yang umumnya dilakukan selama 2 hari.

Akreditasi adalah agenda tahunan yang dijadwalkan secara periodik setiap lima tahun sekali. Ada empat kategori nilai untuk status akreditasi suatu sekolah, dari level tertinggi dengan nilai A untuk kategori Amat Baik, selanjutnya satu level di bawahnya nilai B untuk kategori Baik dan level terbawah adalah grade minimal dengan nilai C untuk kategori Cukup, sedangkan yang terendah D bila nilai di bawah standar dengan status tidak terakreditasi. Status akreditasi juga sering disebut strata, kelas dan harkat suatu sekolah,  yang di beberapa sekolah bisa menjadi predikat dan gengsi suatu lembaga pendidikan. Akreditasi berlaku sama untuk sekolah negeri maupun swasta.  Ada sekolah negeri dengan akreditasi A, namun tidak sedikit juga yang akreditasinya B atau C. Demikian juga ada sekolah swasta yang terakreditasi A, biasanya sekolah yang memang sudah tertata dengan baik, sistem sudah terbentuk dan manajemen sudah kuat.

Visitasi Akreditasi SMP Negeri 2 Kepil sesuai jadwal dilaksanakan selama 2 hari yaitu Senin - Selasa, 15-16 Mei 2017. Bertindak sebagai  penilai, atau yang sering disebut dengan nama asesor adalah Bapak Chairun dan Bapak Martoyo, keduanya berasal Dinas Pendidikan Kabupaten Kebumen yang ditugaskan oleh Badan Akreditasi Propinsi (BAP) Jawa Tengah. Keduanya sangat piawai dan sangat menguasai hal dan seluk beluk penilaian dan dokumen akreditasi, yang memang berlatar belakan pengawas yang sudah dilatih dan lolos sebagai asesor tingkat propinsi.

Seperti pepatah "Tiada gading yang tak retak", kami semua menyadari kekurangan yang ada, yang kesemuanya adalah kaca penggala bagi kami warga sekolah. Banyak temuan dalam visitasi akreditasi ini, yang intinya bukan kekurangan atau kelemahan, namun adalah masukan perlu dicatat, dievaluasi dan ditindak-lanjuti, agar proses mutu lulusan, proses KBM dan layanan kepada siswa dan masyarakat lebih optimal. Semoga diperoleh nilai yang optimal sesuai yang diharapkan dan bermanfaat bagi kemajuan pendidikan di SMP Negeri 2 Kepil tercinta, insya-Alloh. <22-6-62700>

Sabtu, 18 Februari 2017

Setelah Rampungkan Toilet dan Dapur Ruang Guru, Kini Garap Lantai 2 Sisi Barat

Rencana pembuatan toilet dan dapur di ruang guru sudah dicanangkan lebih dari setahun yang lalu dalam sosialisasi Rencana Pembangunan Toilet Guru April 2015. Sosialisasi dilakukan melalui presentasi kepada para dewan guru dan karyawan berupa paparan alasan dan rancangan desain disertai perkiraan biaya. Sosialisasi ini dilatarbelakangi oleh kenyataan jarak antara ruang guru ke toilet yang di kantor depan cukup jauh, terutama dalam kondisi mendesak dan darurat, belum lagi jika saat hujan karena harus memutar. Namun, memang susah dan cukup sulit untuk meyakin orang lain, apalagi sesuatu yang baru dan menyangkut dana. Benar kata salah satu tokoh pendidikan, bahwa setiap ide/gagasan baru memang tidak serta merta dapat diterima dan bahkan mungkin hanya dipandang sebelah mata. Artinya sosialisasi pertama belum mendapat respon yang berarti, karena baru sekitar 6 orang yang mendukung dan siap memberikan donasi. Mungkin saja karena yang melakukan sosialisasi hanya guru yunior, bukan dari kalangan senior. 

Merasakan betapa kebutuhan toilet di ruang guru, maka desain paket toilet ruang guru yang dipadu dengan dapur dan ruang istirahat di desain ulang, kemudian di presentasikan ulang tepat setahun kemudian. Alhamdulillah, atas ijin dan petunjuk kepala sekolah Bu Dyah Nuryani Praptiningsih, M.MPd. pada sosialisasi yang kedua ini respon sangat bagus, dan langsung bisa dikumpulkan dana secara swadaya dari para guru dan karyawan SMP Negeri 2 Kepil. Di bawah kendali langsung Bapak Satiyun, S.Pd selaku wakil kepala sekolah sekaligu penanggung jawab program, proses pengerjaan toilet ruang guru berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Ruang toilet dan dapur yang terletak di sebelah timur ruang guru kini telah siap pakai dengan kualifikasi yang memadai, terdiri 2 ruang toilet, 1 dapur, 1 ruang sholat dan wastafel di bagian paling depan.

Toilet ruang guru ini sangat dirasakan manfaatnya, tidak perlu repot jauh ke kantor depan dan privasi guru terasa lebih terjaga. Ruang dapur juga sangat dirasakan manfaatnya, dengan tersedianya kompor, rak piring yang lengkap dengan sajian dapur kejujuran swalayan berupa mie instan dan minuman siap seduh, menambah kreatifitas ibu-ibu guru menyajikan berbagai masakan di sela-sela jam kosong. Terasa sekali keakraban dengan berbagai masakan sederhana yang dibuat untuk dinikmati bersama-sama. Beberapa ibu guru menjadi rajin memasak, diantaranya Bu Laras, Bu Utami dan Bu Prih. Walau sekedar masak lompong, daun singkong atau kangkung yang dipadu dengan sambel dan ikan asin rasanya begitu nikmat, apalagi ketika lapar dan dalam suasana kebersamaan.

Dari laporan penanggung jawab, total donasi yang telah terkumpul untuk pembangunan toilet dan dapur ruang guru ini berjumlah 14.5 juta rupiah. Beberapa menyumbangkan dana hingga besaran 1 juta, beberapa berupa bahan bangunan, dan beberapa berupa kelengkapan ruangan dan kebutuhan peralatan dapur. Satu hal yang istimewa dan perlu dicatat bahwa donatur pertama pembuatan toilet ruang guru ini justru dari pihak luar, yaitu salah satu alumni sekolah ini dengan inisial NR yang saat ini bekerja di luar negeri. Alumni ini saking ingin berbaktinya pada guru dan ingin berpartisipasi pada sekolah, begitu kami sampaikan gagasan lewat internet (FB) ia langsung merespon memberikan dukungan dan langsung menyanggupi dana yang cukup besar bila diukur rata-rata donasi yang masuk.

Adapun pembangunan gedung di lantai atas, ruang yang sebelah barat saat ini baru mencapai 75 persen, tinggal pekerjaan finishing berupa penghalusan (acian) dan pengecatan. Secara keseluruhan banguan lantai atas terdiri dari 3 ruang kelas, namun saat ini yang sudah siap pakai ada satu ruang, satu ruang dalam proses (75%) dan satu ruang paling timur menunggu kebijakan berikutnya. Dana pembangunan ruang sebelah barat ini berasal dari dana SSM atau swadaya sekolah. Bila seluruh bangunan ruang kelas lantai 2, maka akan menambah ruang kelas yang bisa digunakan sebagai ruang tambahan dan ruang serba guna, dan pasti akan menambah gagah wajah sekolah.

 Atas semua bantuan - baik yang berupa ide, gagasan dan dana - dari para donatur kami atas nama sekolah menyampaikan ucapan terima kasih. Semua donasi insya-Alloh sudah tersampaikan dan digunakan untuk pembangunan fasilitas toilet dan dapur di ruang guru ini. Walau mungkin para donatur tidak tinggal dan ikut menikmati fasilitas ini, namun yang pasti bantuan ikhlas akan menjadi pahala amal jariyah yang tiada putus-putusnya, insya-Alloh. <61691-720>




Kamis, 14 Juli 2016

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H / 2016 M, Taqobalallohu Minna Waminkum - Minal Aidin Wal Faidzin - Mohon Maaf Lahir & Batin

Selasa sore, selepas dikumandangkan adzan magrib pertanda buka puasa pada hari terakhir yang tahun ini genap 30 hari, semua masjid langsung mengumandangkan takbir pertanda ramadhan tahun 1437 H / 2016 M sudah berakhir. Syukur  alhamdulilah, tanpa terasa puasa telah berakhir, semoga berakhir dengan penuh makna.

Sejenak berfikir dan merenung, bermacam rasa berkecamuk mengakhiri ramadhan tahun ini. Beberapa hari sebelum ramadhan berakhir tertegun dan tersadar ketika  membaca tulisan seorang istri ulama kondang di Bandung. Beliau menuliskan amalan puasa yang telah dijalani hampir sebulan baru tersadar ketika waktu akan berakhir, ibarat orang sholat yang lalai dan baru tersadar ketika tahiyat akhir menjelang salam pertanda sholat telah selesai. Tak banyak yang bisa dilakukan kecuali menyempurnakan yang akhir dan menguatkan tekad untuk memperbaiki dan menjaga agar sholat berikutnya lebih baik, lebih khusuk dan lebih menjaga hati hanya untuk Alloh semata. Demikian juga dengan puasa kita yang terkadang berlalu begitu saja, sekedar dijalani tanpa esensi, sekedar dilaksanakan karena kewajiban dan masih banyak yang jauh dari yang seharusnya. Satu harapan, semoga tahun depan kita bisa siapkan diri agar bisa diupayakan hasil ayng lebih baik sesuai yang diharapkan. Namun jika ada salah satu dari kita yang merasa sudah baik dan sudah maksimal hal itu perlu disyukuri karena itulah yang diharapkan, sellanjutnya perlu dijaga dari berbagai rasa yang bisa merusak makna.  Bagi yang merasa belum baik dan belum maksimal, inilah saatnya muhasabah diri, bahwa perjuangan kita belum berakhir, belum berhasil dan masih membutuhkan kerja keras, kesabaran dan berserah diri.


Dengan berakhirnya puasa dan melangkahkan kaki dalam lingkungan Syawal, maka langkah terbaik adalah menapaki hari dengan bekal ilmu dan amal selama bulan ramadhan yang telah berlalu.  Di satu sisi kita merasa bahagia bahwa puasa telah tuntas dilaksanakan 1 bulan penuh, bahagia bahwa hari raya Idul Fitri telah datang, di mana akan menjadi hari dan situasi yang baru, yang penuh suka cita dan dipenuhi rasa bahagia, saat yang tepat untuk bersilaturahmi kepada keluarga, kerabat, teman sejawat, tetangga dan sahabat. Namun di sisi lain sebenarnya merasa kehilangan momen ramadhan yang seakan terlewat begitu saja dengan meninggalkan banyak kekurangan dan kekhilafan. Kesempatan baik itu tidak termanfaatkan secara maksimal untuk beribadah, berbenah, bersilaturahmi, bermuamalah dan berbagai kebaikan lainnya.

Setelah bersilaturahmi dengan keluarga terdekat, maka berikutnya adalah melangkah untuk tetangga, kerabat dan juga berkunjung pada keluarga yang lebih jauh. Inilah yang dirasakan  oleh segenap guru dan karyawan SMPN 2 Kepil di tahun ini. Kebahagian lebaran akan terasa lebih lengkap dengan adanya silaturahmi keluarga besar guru dan karyawan SMPN 2 Kepil yang rutin diadakan setiap tahunnya. Untuk acara Syawalan (Halal bil halal) tahun ini akan dilangsungkan di kediaman Bapak Satiyun, S.Pd (wakil kepala sekolah / guru senior) yang beralamat di dusun Margosari Randusari Kepil Wonosobo.  Sesuai rencana yang telah direvisi dan divalidasi  acara syawalan digelar pada hari Kamis 14 Juli 2016,  pukul 12.00 - selesai.

Acara syawalan dan halal bihalal keluarga besar SMPN 2 Kepil yang dilaksanakan di "Pendopo Baru" Pak Satiyun yang baru saja selesai dibangun, yang dirancang lantai 2 yang berhadapan langsung dengan jalan dan dapat dengan mudah melihat kondisi sekitar. Situasi syawalan nampak meriah dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini terjadi karena pada syawalan ini dihadiri hampir 90% guru karyawan sekolah, di samping itu nampak dihadiri para mantan kepala sekolah, komite yang diantaranya juga menjabat kepala desa Randusari. Mantan kepala sekolah yang hadir di antaranya Bapak Budi Setyo Wahyono, Bapak Wachid Asrori, Bapak Kardan dan Bapak Bambang Nuryanto serta Bapak Muh. Kosim - mantan guru PAI pada tahun 90-an yang diundang sebagai pemberi tausyiah tentang syawalan.

Dalam kesempatan yang mulia ini dengan penuh kesungguhan dan segala kerendahan hati kami atas nama pribadi dan rekan-rekan guru dan karyawan SMPN 2 Kepil menyampaikan ...

"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H, Taqobalallohu Minna Waminkum - Minal Aidin Wal Faidzin - Mohon Maaf Lahir & Batin." 
  1. Kepada Ibu Dra. Dyah Nuryani Praptiningsih, MM.Pd selaku kepala sekolah
  2. Kepada Ibu Ruti Sumarni, M.Pd selaku pejabat WKS1 dan Satiyun, S.Pd selaku WKS2.
  3. Kepada Bpk Edi Wineto, S.Pd, Ibu Prihatin Handayani, S.Pd, Bpk Drs. H. Muh Abdul Latif, M.Pd, Ibu M Isti Supriyanti, S.Pd dan segenap pejabat pembantu kepala sekolah lainnya - mohon maaf yang setulus-tulusnya atas tingkah laku kami yang kurang sopan dan kurang berkenan.
  4. Kepada segenap senior, teman sebaya dan seperjuangan, kami juga mohon maaf atas sikap dan perilaku kami yang kurang sopan dan kurang terkontrol selama ini.
Semoga di hari-hari mendatang kita bisa menjadi lebih baik, lebih mudah berkomunikasi dan berkoordinasi, lebih mudah memotivasi diri untuk terus berkarya dan melakukan inovasi demi mewujudkan sekolah yang maju, lebih sukses dan lebih berkualitas. Satu harapan akhir, semoga ke depan kita bisa bersatu kembali dalam satu visi, satu misi dan satu cita-cita untuk kemajuan dan kebahagian semua, Amin. <202>

Kamis, 28 April 2016

Lepas Sambut Kepala Sekolah SMPN 2 Kepil, Pergantian Kepemimpinan Spero - Optimis Menjemput Sukses Berikutnya

Siapa sosok yang akan memimpin "SPERO" akhirnya terjawab sudah dengan dilakukannya serah terima jabatan (sertijab) kepala sekolah yang dilaksanakan di kantor Dinas Dikbudpora Wonosobo pada hari Selasa, 26 April 2016. Sosok pengganti kepala sekolah yang secara definitif menggantikan PLT kepala sekolah sebelumnya Bpk Bambang Nuryanto, S.Pd, MM.Pd adalah seorang Ibu yang sebelumnya menjabat kepala SMPN 4 Kepil, yaitu Ibu Dra. Diyah Nuryani Praptiningsih, MM.Pd. Ibu Diyah - begitu panggilan akrabnya, akan menjabat kepala SMP Negeri 2 Kepil untuk 2 tahun 8 bulan ke depan, hingga habis masa jabatan beliau sebagai kepala sekolah.

Pelaksanaan lepas sambut kepala SMPN 2 Kepil dilaksanakan Kamis, 28 April 2016. Acara dilaksanakan dari pukul 09.00 - 11.30 WIB, bertempat di lantai 2 gedung utama, kantor tata usaha yang sekaligus merupakan aula pertemuan. Dihadiri pejabat dinas Dikbudpora yang diwakili pengawas SMP, Bpk Drs. H. Abdul Hadi, MM. Nampak juga dihadiri tamu undangan meliputi kepala SDN Randusari dan kepala SDN Rejosari, Kepala Desa Randusari, Komite SMPN 2 Kepil, Rombongan pengantar dari SMPN 4 Kepil yang terdiri dari guru, karyawan dan komite, serta dihadiri  oleh segenap guru karyawan SMPN 2 Kepil.

Bertindak sebagai pembawa acara adalah pakar MC yang alumnus "Permadani" Bpk. Eko Sutomas, S.Pd dan Ibu Rini Utami, S.Pd, menggunakan bahasa jawa yang sangat fasih dengan bahasa kawi yang adiluhung. Beberapa kata sambutan mulai dari kepala sekolah lama (PLT), kepala sekolah baru, wakil kepala sekolah, komite dan pengawas SMP mengisi acara demi acara yang diselingi dengan beberapa penampilan pentas seni kreatif hasil bimbingan dari guru-guru senior SMPN 2 Kepil, Bu Ruti dan Bu Isti. Acara diakhiri dengan ramah tamah dan photo bersama segenap guru karyawan mengapit kepala sekolah lama dan kepala sekolah yang baru.

Akhirnya, mari kita lanjutkan perjuangan bersama dalam membangun sistem, membangun manajemen pengelolaan sekolah ini untuk mewujudkan sekolah yang menjunjung tinggi profesionalitas dan sportifitas demi kemajuan pendidikan di sekolah ini. Selamat beraktifitas, semoga bermanfaat.

Sabtu, 12 Maret 2016

Pelatihan Pengisian SPT Guru dan Karyawan SMPN 2 Kepil

Berhubung sudah memasuki tahun 2016 maka diingatkan kepada seluruh wajib pajak untuk melaporkan Surat Pemberitahuan ( SPT ) Tahunan untuk tahun pajak 2015 paling lambat 31 Maret 2016 untuk wajib pajak orang pribadi dan 30 April 2016 untuk wajib pajak badan. Agar Tidak terjadi Kesalahan Pelaporan, Wajib Pajak Orang Pribadi harus mengetahui Formulir SPT Tahunan orang pribadi mana yang harus dipakai untuk pelaporan SPT tahunan 2016 untuk tahun pajak 2015. Pelaporan pajak atau SPT tahunan orang pribadi dapat dilakukan dengan datang langsung ke kantor pelayanan pajak terdekat , mengirimkan via kantor pos, JNE atau TIKI , atau pelaporan dapat dilakukan secara online melalui DJPOnline di menu e-filing.

Oleh karena itu guru dan karyawan SMPN 2 Kepil merasa perlu untuk mengadakan pelatihan cara pengisian SPT Tahunan. Sabtu, 12 Maret 2016, siang hari pukul 11.30 WIB selepas kegiatan ulangan tengah semester para guru dan karyawan nampak sibuk dan serius  di depan laptop masing-masing mengikuti kegiatan pelatihan pengisian SPT  Tahunan.  Kegiatan pelatihan pengisian SPT Tahunan dengan sistem on-line untuk Pajak 2015 bagi guru dan karyawan SMP Negeri 2 Kepil ini merupakan pelatihan yang pertama pengisian SPT yang pertama kali. Kegiatan dilaksanakan di Laboratorium Komputer SMP Negeri 2 Kepil dengan pemandu Bapak Suronto – staf Tata Usaha yang cukup piawai dalam bidang IT dan telah mendapat pelatihan terkait dengan pengisian SPT pajak dengan aplikasi on-line ini. Untuk kegiatan pelatihan yang bersifat on-line ini telah disiapkan laboratorium dengan bandwidth khusus (jalur paket data) sebesar 2 mbps, sehingga akses internet terasa sangat cepat dan lancar,. Para peserta pelatihan adalah guru atau karyawan yang telah mendapatkan nomor EFIN dari kantor pajak setelah sebelumnya mendaftarkan diri secara kolektif dengan mengisi blangko pendaftaran disertai foto copy KTP dan foto copy kartu NPWP.

Apa itu EFIN, efin adalah kepanjangannya dari Electronic Filing Identification Number. Sebuah kombinasi angka dan huruf yang unik, yah semacam kode akses yang berbeda bagi setiap wajib pajak sehingga dijamin hanya Anda yang punya dan data transaksi elektronik tidak akan tertukar dengan wajib pajak yang lain. Setelah memiliki nomor EFIN, maka peserta (wajib pajak) di bimbing untuk membuka website aplikasi pajak on-line dengan alamat http://www.djponline.pajak.go.id. Langkah awal setelah membuka alamat website tersebut adalah melakukan registrasi berdasarkan NPWP dan Nomor EFIN masing-masing. Sebelum melakukan langkah registrasi, lebih dianjurkan untuk setiap wajib pajak sebaiknya lebih dahulu membuka  email masing-masing untuk memastikan bahwa email masih aktif dan bisa login (masuk) dengan baik, karena nantinya kode aktivasi setelah proses registrasi akan dikirimkan melalui email yang digunakan pada saat registrasi awal.

Setelah yakin email aktif dan bisa dibuka, maka peserta melakukan registrasi dengan klik menu register, selanjutnya akan muncul jendela aplikasi pendaftaran, masukkan data nama, NPWP, alamat email dan no HP / telepon. Setelah semua isian lengkap termasuk kode keamanan dan klik kirim, maka akan ada pemberitahuan berupa status pengiriman dan perintah untuk membuka kode aktivasi melalui alamat email. Buka email untuk melakukan aktivasi dengan cara klik link aktivasi yang tersedia pada email masing-masing, bila berhasil akan ada pemberitahuan sukses dan anjuran untuk login ke website djponline untuk memulai pelaporan SPT Tahunan masing-masing.

Secara garis besar wajib pajak dibagi menjadi dua yaitu yang penghasilan di bawah 60 juta setahun dan yang lebih dari 60 juta setahun. Untuk wajib pajak dengan penghasilan kurang dari 60 juta oleh sistem (server) akan diarahkan untuk membuka form pajak 1770 SS, yang merupakan aplikasi pajak kategori sangat sederhana (ss), untuk warga sekolah umunya diperuntukkan untuk guru non TPG sertifikasi dan staf tata usaha non remunerasi. Adapun bagi wajib pajak dengan penghasilan lebih dari 60 juta maka disediakan form 1770 s, dengan isian yang lebih banyak sesuai dengan penghasilan yang  jumlahnya juga banyak, ini umumnya untuk guru senior yang telah mendapatkan tambahan tunjangan penghasilan guru (TPG) yang sudah bersertifikasi.

Setiap peserta yang telah menyelesaikan rangkaian pendaftaran, pengisian dan pelaporan SPT hingga proses kirim, maka wajib pajak akan mendapatkan notifikasi (pemberitahuan) bahwa pelaporan pajak telah berhasil, pemberitahuan ini langsung bisa dilihat dan dicetak, baik dalam bentuk file pdf maupun print langsung dalam media kertas. Peserta pelatihan pengisian SPT Tahunan yang pertama kali selesai hingga status kirim dan sukses untuk kategori wajib pajak dengan penghasilan lebih dari 60 juta adalah Ibu Rini Utami, sedangkan urutan kedua adalah Bpk Bagus Panuntun untuk kategori SPT 1770 ss, namun ternyata data belum terisi lengkap sudah terlanjur dikirim. Wajib pajak yang telah menyelesaikan rangkaian pelaporan SPT, baik yang pengisian dan pelaporannya sudah lengkap atau belum masih bisa melakukan perbaikan data pelaporan.

Beberapa hal berikut yang menjadi fokus utama dari dilaksanakannya kegiatan pelatihan ini dan sangat perlu diberikan apresiasi, secara sederhana dapat diuraikan sebagai berikut;
  1. Kebersamaan, betapa dengan kebersamaan akan terasa bahwa kita berada dalam lingkungan kerja yang sama, punya tanggung jawab yang sama, maka apapun adanya sebaiknya dilakukan bersama,  senasib sepenanggungan.
  2. Merasakan belajar, betapa belajar itu tidak mudah, apalagi sesuatu yang baru dan berbau teknologi. Namun dengan belajar bersama, merelakan diri menjadi peserta maka hal yang semula dianggap sulit ternyata bisa diselesaikan secara bersama, perkara cepat atau lambat bukan masalah utama – sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas masing-masing. Yang utama adalah kemauan untuk belajar, untuk bisa dan untuk kepentingan bersama.
  3. Melatih  jiwa besar, betapa kita bukan “superman”, betapa setiap kita memiliki kekurangan dan kelemahan yang tidak bisa diselesaikan sendiri tanpa bantuan orang lain. Untuk  bersikap jujur, lapang dada dan mengakui kelemahan dan kekurangan diri adalah bukan perkara mudah, sungguh berat bahkan teramat berat. Untuk hal tertentu bukan masalah oleh siapanya atau kedudukannya apa, namun lebih kepada kapasitas dan kapabilitasnya. Di sinilah akan muncul toleransi dan implikasinya untuk saling mengisi, saling menghargai dan saling melengkapi.
  4. Susah senang bersama, betapa indahnya bila saat senang dirasakan bersama, pun begitu saat ada kesulitan juga dipikul bersama. Akan terlihat sangat tidak harmonis, tidak manis dan tidak etis bila saat ada enaknya diborong sendiri, dinikmati sendiri, hingga menanggalkan kehormatan dan jati diri.  Sebaliknya giliran dirasa ada susahnya berlepas diri, tak mau ambil peduli dan melimpahkan beban pada orang lain. Kebersamaan dan solidaritas   dalam sebuah komunitas adalah segala-galanya. Setiap diri harus ikut andil dan ikut terlibat, tidak hanya terima bersih, tidak hanya pasrah dan membebankan pada orang lain atau dalam bahasa jerman disebut  “tidak menjagak-kan”.
Semoga kegiatan pelatihan sejenis yang sifatnya untuk kepentingan bersama bisa dilaksanakan secara kompak dengan suasana penuh kekeluargaan agar situasi dan kondisi semakin mendukung untuk mewujudkan sekolah yang maju dan unggul sejalan dengan visi dan misi yang telah dicanangkan, selamat berkarya, selamat beraktifitas semoga sukses. <39360>

Senin, 04 Januari 2016

ESQ Guru & Karyawan, Lepas Sambut Kepala Sekolah - Menyongsong Era Baru SMPN 2 Kepil di Tahun 2016

Senin, 4 Januari 2016 merupakan hari yang bersejarah dan sangat spesial bagi segenap jajaran guru dan karyawan SMPN 2 Kepil. Sejak awal berdirinya sekolah hingga hari ini dan setelah melewati perjalanan waktu bertahun-tahun baru kali ini guru dan karyawan SMPN 2 Kepil mendapat materi motivasi berupa penguatan Emotional Spiritual Quetion (ESQ). Dengan adanya ESQ ini diharapkan guru dan karyawan bisa mendapatkan suntikan suplemen serta mendapat kekuatan dan semangat baru dalam menjalankan tugas mulia sebagai guru. Bertindak sebagai pemberi motivasi adalah Bapak Saeful Bahri dari Mertoyudan Magelang. Menurut sang motivator, idealnya untuk tahap awal butuh durasi waktu sekitar 2 x 60 menit (2 jam), sedang untuk penekanan lebih lanjut dengan kasus tertentu membutuhkan waktu yang lebih lama sekitar 3 x 60 menit (3 jam). Adapun pelaksanaan ESQ kemarin hanya dilakukan selama kurang lebih 90 menit dikarenakan padatnya acara pada hari yang bersangkutan.

Pelatihan ESQ bukan diartikan bahwa guru dan karyawan di sekolah kurang baik atau sudah tidak layak, namun lebih diartikan sebagai kebutuhan penyegaran dan penyiraman kembali agar ruh sebagai pejuang pendidikan kembali tumbuh subur dan semangat pengabdian menyala berkobar untuk memajukan pendidikan di wilayah kepil dan sekitarnya. Beberapa hal penting yang bisa menjadi kata kunci untuk menjadi pribadi yang unggul, baik sebagai guru, karyawan dan seluruh elemen di sekolah haruslah mampu berperan sebagai seorang pemberi hadiah.Pribadi dengan jiwa pemberi hadiah adalah mereka yang senantiasa memberi tanpa berharap kembalian, tulus, los dan tanpa pamrih. Oleh karena itu ada hal penting yang harus dipegang kuat yaitu kebenaran niat dalam melakukan tugas mendidik siswa, yaitu niat karena ibadah. Tidak usah berfikir bagaimana dengan gaji, upah atau bayaran, karena untuk gaji adalah komitmen dan urusan pemerintah. Bila kerja dan tugas dilaksanakan dengan baik, beres dan tuntas maka insya-Alloh rejeki yang diterima juga akan beres dan penuh barokah.

Ada dua hormon pada tubuh manusia yang berpengaruh kuat dalam membentuk pribadi / kejiwaan serta mempengaruhi cara kerja (kinerja) seseorang dalam menjalankan tugas dam pekerjaannya. Pertama hormon Endorfin, yang merupakan hormon pemacu kebahagiaan. Beberapa hal yang bisa memicu keluarnya -menetes- hormon endorfin diantaranya adalah : bersyukur (sujud), berfikir positif, tertawa, murah hati (dermawan), menghindari perilaku negatif, dan berolah raga. Kedua hormon Kortisol,  adalah hormon yang keluar jika seseorang stress dan hal-hal buruk lainnya. Banyak hal yang memicu keluarnya hormon kortisol (= hormon pembongkar) antara lain : stress, kecewa, sedih, prasangka buruk, berkata kotor, malas dan berfikir jahat. Kelebihan hormon kortisol akan memicu tekanan darah, gula darah, obesitas dan menurunnya sistem kekbalan tubuh. Oleh karena itu sebagai insan pendidikan yang bertugas memberi hadiah pada siswa maka sebaiknya kita memperbanyak hal-hal yang memicu keluarnya hormon endorfin, yaitu segala sesuatu yang bersifat baik.

Hal lain yang tak kalah penting adalah bahwa kita bekerja dalam sebuah tim, maka sangat dibutuhkan sinergi dan harmoni. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri namun lebih mengutamakan sinergi dan kerja sama dalam kebersamaan, oleh karena itu jauhi sifat egois dan mementingkan diri sendiri. Sejalan dengan slogan "1 langkah yang dikerjakan 100 orang dalam tim itu jauh lebih baik dari 100 langkah yang dikerjakan sendiri-sendiri". Harus siap berubah dan bisa beradaptasi dengan perubahan yang terjadi, siap mendukung dan bekerja sama dalam tim. Jika tidak bisa berubah dan tidak mampu beradaptasi maka jangan kaget bila suatu saat tim yang akan menggeser kita -karena dianggap tidak bisa bekerja sama-. Satu lagi, ada istilah yang baru kami kenal EBA, Emotional Bank Account yang secara bebas bisa diartikan sebagai tabungan baik, yang semakna dengan tulisan kami sebelumnya "menabung kebaikan sebanyak-banyaknya, kebaikan di mana saja dan kebaikan pada siapa saja". Bahwa berbuat kebaikan tidak akan pernah rugi, yang menanam kebaikan pasti akan memanen kebaikan. Itulah beberapa hal mendasar yang dapat kami tangkap dan kami tulis kembali dalam tajuk ini, mungkin masih ada beberapa hal penting yang terlewatkan karena keterbatasan kami.

Selepas acara ESQ selesai, sejenak kemudian acara diteruskan dengan agenda Lepas Sambut / Serah Terima Jabatan Kepala Sekolah SMPN 2 Kepil. Seiring dengan berakhirnya masa jabatan Bpk Drs. Kardan sebagai kepala sekolah, maka untuk sementara waktu jabatan kepala sekolah diserah terimakan kepada Bpk Bambang Nuryanto, S.Pd., M.M.Pd. selaku pelaksana tugas (PLT) hingga ditunjuk kepala sekolah definitif yang menurut wacana akan dilaksanakan pada bulan Maret 2016. Dengan begitu untuk kurang lebih 3 bulan ke depan kepemimpinan manajemen di SMPN 2 Kepil akan dikendalikan dan dikelola oleh Bpk Bambang Nuryanto disamping tugas utama sebagai kepala sekolah di SMPN 1 Kepil. Namapk hadir dalam acara serah terima jabatan antara lain Pengawas SMP Dinas Dikbudpora, 5 kepala SMP Negeri Kepil 1, 2, 3, 4, 5, perwakilan SD Negeri sekitar, kepala desa Randusari, pengurus komite SMPN 2 Kepil dan seluruh guru dan karyawan SMPN 2 Kepil.

Segenap guru dan karyawan sekolah ini sangat menyambut baik dan selalu siap dengan perubahan, baik terkait dengan sistem pendidikan, sistem managemen dan sistem rotasi kepemimpinan yang terjadi, karena sudah menjadi aturan kebijakan yang harus dilakukan. Siapapun yang ditunjuk menjadi pemimpin, maka kami akan senantiasa mendukung untuk memberikan pelayanan dan pengabdian terbaik bagi siswa-siswi yang menjadi amanah bagi kami. Kepemimpinan bukan diukur siapa yang paling tua, senior atau siapa yang paling pandai, namun lebih kepada kemampuan mengatur, me-manage dan menggerakkan seluruh aspek dan komponen sekolah untuk bisa bekerja secara optimal. Laki-laki atau wanita, senior atau yunior selama dia mampu dan ditunjuk secara legal  maka sudah selayaknya kami dukung dengan sepenuh syukur. Selamat menyongsong tahun baru dengan semangat baru untuk berkarya, semoga lebih baik, insya-Alloh.<36076>

Jumat, 17 Juli 2015

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H / 2015 M, Taqobalallohu Minna Waminkum - Minal Aidin Wal Faidzin - Mohon Maaf Lahir & Batin.

Kamis sore, selepas dikumandangkan adzan magrib pertanda buka puasa, sebagian masjid langsung mengumandangkan takbir pertanda ramadhan tahun 1436 H / 2015 M sudah berakhir. Namun beberapa masid masih memilih diam sambil menunggu kepastian dari hasil sidang isbat penentuan  hari raya oleh Kementerian Agama RI. Beberapa waktu kemudian, pada jam 19.00 WIB diumumkan bahwa hilal terlihat di beberapa tempat dengan tinggi hilal sebesar 3,11 derajat, dan kemudian diputuskan bahwa lebaran tahun 1436 H jatuh pada hari Jum'at 17 Juli 2015, yang artinya lebaran tahun ini dirayakan bersama-sama, syukur Alhamdulilah. Tanpa terasa puasa telah berakhir, semoga berakhir dengan penuh makna.

Sejenak berfikir dan merenung, bermacam rasa berkecamuk mengakhiri ramadhan tahun ini. Di satu sisi kami merasa bahagia bahwa puasa telah tuntas dilaksanakan 1 bulan penuh, bahagia bahwa hari raya Idul Fitri telah datang, dimana akan menjadi hari yang baru dan berbahagia, diisi dengan silaturahmi kepada keluarga, kerabat, teman sejawat, tetangga dan sahabat. Namun di sisi lain sebenarnya merasa kehilangan momen ramadhan yang seakan terlewat begitu saja dengan meninggalkan banyak kekurangan dan kekhilafan. Kesempatan baik itu tidak termanfaatkan secara maksimal untuk beribadah, berbenah, bersilaturahmi, bermuamalah dan berbagai kebaikan lainnya.

Setelah bersilaturahmi dengan keluarga terdekat, maka berikutnya adalah melangkah untuk tetangga, kerabat dan juga berkunjung pada keluarga yang lebih jauh. Kebahagian lebaran akan terasa lebih lengkap dengan adanya silaturahmi keluarga besar guru dan karyawan SMPN 2 Kepil yang rutin diadakan setiap tahunnya. Untuk acara Syawalan (Halal bil halal) tahun ini akan dilangsungkan di kediaman Bpk Suronto (Staf TU Senior) yang beralamat di dusun Sirandu Randusari Kepil Wonosobo. Sesuai rencana acara digelar pada hari Sabtu 25 Juli 2015, pukul 09.00 - selesai.

Dalam kesempatan yang mulia ini dengan penuh kesungguhan dan segala kerendahan hati kami atas nama pribadi dan rekan-rekan guru dan karyawan SMPN 2 Kepil menyampaikan ...

"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H, Taqobalallohu Minna Waminkum - Minal Aidin Wal Faidzin - Mohon Maaf Lahir & Batin." 
  1. Kepada Bpk Drs. Kardan selaku kepala sekolah
  2. Kepada Satiyun, S.Pd selaku pejabat WKS1 dan Bpk Edi Wineto, S.Pd selaku WKS2.
  3. Kepada Ibu Ruti Sumarni, S.Pd, Ibu Prihatin Handayani, S.Pd, Bpk Drs. H. Muh Abdul Latif, M.Pd, S.Pd, Ibu M Isti Supriyanti, S.Pd dan segenap pejabat pembantu kepala sekolah lainnya - mohon maaf yang setulus-tulusnya atas tingkah laku kami yang kurang sopan dan kurang berkenan.
  4. Kepada segenap senior, teman sebaya dan seperjuangan, kami juga mohon maaf atas sikap dan perilaku kami yang kurang sopan dan kurang terkontrol selama ini.
Semoga ke depan kita bisa bersatu kembali dalam satu visi, satu misi dan satu cita-cita untuk kemajuan dan kebahagian semua, Amin.<31880>

Rabu, 10 Juni 2015

Wisuda, Perpisahan dan Pengumuman Kelulusan UN 2015 - Terbesar dan Terhebat Sepanjang Sejarah SMPN 2 Kepil

Penampilan siswa kelas IX hari ini sangat berbeda, nampak mereka berpakaian hitam putih dilengkapi jas hitam dan berdasi. Siswa putra nampak gagah-gagah sekali, demikian juga yang putri nampak cantik-cantik sekali hari ini. Rabu 10 Juni 2015 adalah hari yang ditunggu-tunggu siswa kelas IX. Yah, hari Rabu ini mereka akan melangsungkan hajad besar berupa Wisuda sebagai puncak kebahagiaan mereka selama 3 tahun sekolah di kampus tercinta.

Komandan kegiatan wisuda tahun ini adalah Bpk Widodo, S.Pd. Bertempat di halaman utama SMPN 2 Kepil ajang wisuda akan dilaksanakan. Setelah dipasang tenda, ditata set panggung dan dekorasi yang digarap oleh Bpk Suronto (staf TU) maka tampak suasana yang sangat hidup dan asri. Tampak seperangkat gamelan dan alat musik band dan sound system terpasang rapi menambah hidup suasana akan meriahnya acara. Panggung terdiri dari 3 setel, panggung besar berada ditengah yang merupakan panggung utama, panggung sayap kanan berisi penuh seperangkat gamelan milik SMPN 2 Kepil yang akan pentas perdana di depan publik pagi ini, sayap kiri berisi perangkat musik band. Secara fisik, acara dan kemeriahan, acara wisuda untuk tahun ini adalah yang terbesar dan teristimewa.

Tepat pukul 09.00 acara dimulai dengan pra-acara berupa penampilan beberapa lagu sumbangan dari alumni siswa SMPN 2 Kepil berupa band SMAN Kepil. Dilanjutkan dengan pembukaan acara oleh pembawa acara Mr. Eko Sutomas, S.Pd dengan berbahasa jawa yang sangat kental layaknya acara temanten, maklum beliaunya dalah lulusan kursus pranoto hadicoro dari Permadani. Berbagai pentas seni dari siswa-siswa kelas 7, 8 dan 9 ditampilkan dalam acara wisuda kali ini. Diawali pra-acara dengan Band SMP 2 Kepil, dilanjutkan dengan penampilan Tari NDOLALAK yang dibawakan siswa kelas 7 dan 8. Tari Ndolalak ini dilatih langsung oleh Maestro Ndolalak Kepil yang beliau-nya adalah kepala sekolah SMPN 2 Kepil - Bpk Drs, Kardan. Aplaus dan jempol dobel empat untuk koreografi dan bimbingan beliau, tari ndolalak tampil maksimal dan sempurna. Pra-acara ditambah penampilan spontan/sisipan yang merupakan sumbangan dari SMKN 2 Kepil berupa rampak bambu yang juga sangat meriah dan membuat kagum.

Masuk ke acara utama, diawali dengan sambutan kepala sekolah, Bapak Drs. Kardan yang menguraikan banyak hal terkait istimewanya penampilan wisuda tahun ini yang beda dari tahun sebelumnya. Setelah sambutan kepala sekolah dialnjutkan penampilan karya terbaik SMPN 2 Kepil tahun berupa Tari Gambyong yang sangat spesial, spesial karena penampilan yang luar biasa istimewa dengan iringan suara gamelan yang live (langsung) dari grup gamelan yang terdiri dari siswa kelas 7 dan 8. Sungguh karya yang luar biasa tari gambyong ini yang dipadu dengan musik gamelan milik sendiri. Tari gambyong diasuh oleh pelatih Ibu M. Isti Supriyanti, S.Pd (guru PKn SMPN 2 Kepil) sedangkan gamelan dilatih langsung oleh Bpk Drs. Kardan.
Aacar selanjutnya berupa sambutan dari perwakilan SMKN 2 Kepil, sambutan dari Ketua Komite SMPN 2 Kepil dan Sambutan dari Kepala Desa Randusari. Penampilan hiburan selanjutnya berupa kolaborasi dari beberapa seni : tari, lawak dan menyanyi.

Acara prosesi wisuda dimulai dengan diberikan penghargaan kepada 3 siswa terbaik (peringkat 1-3) dilanjutkan peringkat 4 - 10 (peringkat 10 besar) oleh bapak kepala sekolah. Peringkat 1 diraih ananda Yudistira Indra Prasta (9A) dengan nilai istimewa, nilai UN mendapat 2 nilai 100 (sempurna) untuk mapel Matematika dan IPA dan rata-rata 95,0. Peringkat 2 diraih oleh Anida Inganatul Magfuroh (9B) dengan nilai rata UN 87,5 dan peringkat 3 diraih Lailatul Khoriyah (9D) dengan nilai rata UN 86,9. Adapun urutan 4 sampai 10 adalah 4) Agus Riswanto, 5) Yayah Wulandari, 6) M Ediwi Candratama, 7) Violita Handayani, 8) Singgih Susilowati, 9) Nor Halifah, 10) Iqbal Rizqi Kusuma.

Setelah pemberian penghargaan 10 siswa terbaik dilanjutkan prosesi inti wisuda perkelas, dimulai dengan wisuda kelas 9A yang diswiuda oleh Dra Ratna Yuli Sungkayati (walas 9A), kelas 9B oleh Bpk Agus Yuswantoro, S.Pd (walas 9B), kelas 9C oleh Bpk Yosep Luhvendi, S.Pd (walas 9C) dan kelas 9D oleh Bpk Kardan - mewakili Bpk. Sukarno, S.Pd (walas 9D) yang berhalangan hadir. Dalam prosesi wisuda tersebut sekalian dibagikan pengumuman yang dikemas dalam amplop tertutup.

Setelah semua menerima akhirnya diketahui bahwa semua siswa kelas 9 sebanyak 96 lulus semua alias lulus 100 %. Alhamdulillah, ternyata tidak sia-sia perjuangan selama 3 tahun ini. Kami ucapkan "Selamat" atas prestasi yang telah kalian raih, Lulus dan Sukses. Selamat mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Berikut beberapa gambar yang semoga dapat mewakili kemeriahan acara tersebut.








Selamat menikmati, selamat beraktifitas - semoga sukses <31160>