text

Selamat Datang di Blog SMP N 2 Kepil Wonosobo ...(untuk mengakses berita terbaru, ... klik Beranda atau klik saja cover di atas)

Sabtu, 30 Juli 2016

Web Sekolah, Satu Media Untuk Banyak Wahana (1)

Hari itu, Rabu 20 Juli 2016 bertempat di Aula A Kantor Dinas Pendidikan, Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Wonosobo dilaksanakan rapat yang diperuntukkan bagi kepala sekolah, guru BK dan pengelola web SMPN 1 dan SMPN 2 se-kabupaten Wonosobo. Dalam acara tersebut disampaikan sosialisasi pendataan siswa miskin / siswa kurang mampu dan penguatan web sekolah. Bertindak sebagai nara sumber umum Bapak Drs. Musofa, M.Pd selaku pejabat dinas yang membawahi bidang SMP didampingi beberapa pengawas SMP.

Pokok bahasan utama adalah pendataan "sikupu" dan transparasi kegiatan sekolah melalui website sekolah. Setiap siswa baik yang mampu maupun yang kurang mampu harus difasilitasi untuk mendapatkan pendidikan yang selayaknya, terlebih bagi mereka yang kurang mampu. Untuk membahas lebih lanjut, maka peserta rapat dari kalangan guru BK dan kepala sekolah diarahkan menjadi kelompok B dengan agenda kegiatan Pendataan Sikupu yang bertempat di Aula B.  Adapun kelompok A dengan agenda kegiatan penguatan web sekolah bertempat di Aula A, dengan materi membuat web sekolah berbasis blog, yang untuk kali ini menggunakan basis blogger.com (blogspot.com).  

Manfaat Web Sekolah
Bagi sekolah yang sudah maju, berfikir maju dan ingin maju maka keberadaan website bagi sekolah adalah kebutuhan dan keniscayaan yang harus dipenuhi. Banyak hal yang bisa disampaikan melalui website, banyak keuntungan yang diperoleh dengan memiliki website. Ini beberapa diantara manfaat website bagi sekolah;
  1. Sebagai sarana informasi bagi siswa dan wali murid.
  2. Sebagai tempat untuk memaparkan prestasi-prestasi yang sudah pernah diraih oleh sekolah.
  3. Sebagai gallery foto sekolah.
  4. Sebagai media yang memberikan informasi tentang kegiatan-kegiatan sekolah.
  5. Tempat untuk menjelaskan fasilitas-fasilitas apa saja yang ada di sekolah, contohnya : Laboratorium, Perpustakaan, Band, Gamelan, Pensi, UKS dan Unit Kegiatan Ekstrakurikuler lainnya yang ada di sekolah.
  6. Tempat untuk memasang struktur organisasi yang ada di sekolah.
  7. Sebagai pengganti brosur untuk ajang promosi sekolah dalam mencari calon siswa-siswi baru.
  8. Memasang pengumuman / informasi kelulusan siswa.
  9. Menampilkan video company profile sekolah jika ada.
  10. Forum komunikasi bagi alumni dan sebagainya.
Berbagai Jenis Website
Bicara masalah website, ada banyak macam dan jenisnya. Banyak tulisan yang membahas tentang ini, beberapa diantaranya ada yang menjelaskan webiste dibagi menjadi 12-15 kategori, mulai dari search engine, portal, wiki, archive, social media, forum, berita, bookmarking, share, cloud, company profile, corporate web, branding web, online store, katalog dan blog. Nah dilihat dari segi pembuatan website untuk sekolah bisa dibagi menjadi beberapa kategori yaitu membangun sendiri dengan program pembuat web, memesan pada jasa pembuatan web (web developer) dan membuat sendiri dengan web instan yang tersedia di internet.

Untuk bisa membuat web yang sesuai dengan harapan dan kebutuhan pastilah sangat memuaskan, namun masalahnya untuk bisa membuat web sendiri dibutuhkan ilmu pemrograman web yang berbasis bahasa pemrograman web mulai dari HTML, PHP, CSS, ASP, XML, WML, JAVASCRIPT, jQUERY, PERL, CFM dan lain-lain yang terbaru. Bagi orang yang baru mengenal IT sebatas aplikasi office semacam kami tentu akan banyak kesulitan, apalagi bagi orang awam. Jasa pembuatan web adalah solusi bagi sekolah yang ingin mudah dan terima beres, asalkan bisa menyediakan dana yang cukup banyak mulai dari pembuatan, sewa domain hingga tempat penyimpanan (hosting) di internet.

Bila menghendaki website dengan cara memesan pada developer web, sebagai gambaran, biaya pembuatan web yang baik berkisar 3-4 juta (tergantung content dan modelnya), biaya domain sekitar 200-300 rb per tahun dan biaya hosting  50 - 100 rb pertahun. Jadi untuk biaya pembuatan web hingga tayang di tahun pertama berkisar 3-4 juta, dan untuk tetap bisa tayang di tahun berikutnya maka dibutuhkan biaya perawatan sewa domain dan hosting sekitar 300 pertahun. Inilah yang menyebabkan kenapa banyak web sekolah yang tidak aktif dan beritanya tidak up to date

Maka alternatif membuat web sendiri dengan fasilitas web gratis adalah solusi terbaik, termudah dan tersimple karena tidak perlu ribet dengan berbagai prosedur yang banyak memakan waktu dan biaya. Aplikasi on-line pembuat web gratis sudah banyak tersedia di internet. yang yang disediakan beberapa server online layak untuk dipelajari. Salah satu penyedia layanan web gratis siap pakai adalah web yang berbentuk blog. Dua yang terkenal dan terbesar diantara sekian layanan yang tersedia di internet adalah blogger.com dan wordpress.com. Dengan blog ini para pengguna diberikan kemudahan dari awal hingga menjadi blog (web) yang siap pakai. Nah, untuk blogger.com yang merupakan salah satu produk dari Google Incorporation.Web berbasis blog ini bisa dibuat, dimiliki dan digunakan oleh siapa saja baik pribadi, organisasi, instansi, bisnis atau lembaga besar lainnya.

Sudahkah sekolah anda mempunyai fasilitas website?
Dengan adanya website sekolah juga tentu akan menambah nilai plus dan menambah gengsi suatu sekolah dibandingkan sekolah lain yang tidak mempunyai website sekolah. Masih banyak lagi manfaat lainnya yang akan dirasakan oleh pihak sekolah, guru, siswa serta calon siswa yang ingin mengetahui dan berminat untuk masuk di sekolah tersebut.

Banyak kelebihan dan keuntungan menggunakan blog sebagai web sekolah, khususnya yang berbasis blogger.com sebagai pilihan dalam pembuatan web berbasis blog. Secara lebih rinci akan kami bahas pada tulisan Web Sekolah - seri 2, yang akan mengulas manfaat web / blog bagi guru dalam menunjang tugas pembelajaran disekolah. Selamat beraktifitas, semoga sukses. <41610-730>

Kamis, 14 Juli 2016

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H / 2016 M, Taqobalallohu Minna Waminkum - Minal Aidin Wal Faidzin - Mohon Maaf Lahir & Batin

Selasa sore, selepas dikumandangkan adzan magrib pertanda buka puasa pada hari terakhir yang tahun ini genap 30 hari, semua masjid langsung mengumandangkan takbir pertanda ramadhan tahun 1437 H / 2016 M sudah berakhir. Syukur  alhamdulilah, tanpa terasa puasa telah berakhir, semoga berakhir dengan penuh makna.

Sejenak berfikir dan merenung, bermacam rasa berkecamuk mengakhiri ramadhan tahun ini. Beberapa hari sebelum ramadhan berakhir tertegun dan tersadar ketika  membaca tulisan seorang istri ulama kondang di Bandung. Beliau menuliskan amalan puasa yang telah dijalani hampir sebulan baru tersadar ketika waktu akan berakhir, ibarat orang sholat yang lalai dan baru tersadar ketika tahiyat akhir menjelang salam pertanda sholat telah selesai. Tak banyak yang bisa dilakukan kecuali menyempurnakan yang akhir dan menguatkan tekad untuk memperbaiki dan menjaga agar sholat berikutnya lebih baik, lebih khusuk dan lebih menjaga hati hanya untuk Alloh semata. Demikian juga dengan puasa kita yang terkadang berlalu begitu saja, sekedar dijalani tanpa esensi, sekedar dilaksanakan karena kewajiban dan masih banyak yang jauh dari yang seharusnya. Satu harapan, semoga tahun depan kita bisa siapkan diri agar bisa diupayakan hasil ayng lebih baik sesuai yang diharapkan. Namun jika ada salah satu dari kita yang merasa sudah baik dan sudah maksimal hal itu perlu disyukuri karena itulah yang diharapkan, sellanjutnya perlu dijaga dari berbagai rasa yang bisa merusak makna.  Bagi yang merasa belum baik dan belum maksimal, inilah saatnya muhasabah diri, bahwa perjuangan kita belum berakhir, belum berhasil dan masih membutuhkan kerja keras, kesabaran dan berserah diri.


Dengan berakhirnya puasa dan melangkahkan kaki dalam lingkungan Syawal, maka langkah terbaik adalah menapaki hari dengan bekal ilmu dan amal selama bulan ramadhan yang telah berlalu.  Di satu sisi kita merasa bahagia bahwa puasa telah tuntas dilaksanakan 1 bulan penuh, bahagia bahwa hari raya Idul Fitri telah datang, di mana akan menjadi hari dan situasi yang baru, yang penuh suka cita dan dipenuhi rasa bahagia, saat yang tepat untuk bersilaturahmi kepada keluarga, kerabat, teman sejawat, tetangga dan sahabat. Namun di sisi lain sebenarnya merasa kehilangan momen ramadhan yang seakan terlewat begitu saja dengan meninggalkan banyak kekurangan dan kekhilafan. Kesempatan baik itu tidak termanfaatkan secara maksimal untuk beribadah, berbenah, bersilaturahmi, bermuamalah dan berbagai kebaikan lainnya.

Setelah bersilaturahmi dengan keluarga terdekat, maka berikutnya adalah melangkah untuk tetangga, kerabat dan juga berkunjung pada keluarga yang lebih jauh. Inilah yang dirasakan  oleh segenap guru dan karyawan SMPN 2 Kepil di tahun ini. Kebahagian lebaran akan terasa lebih lengkap dengan adanya silaturahmi keluarga besar guru dan karyawan SMPN 2 Kepil yang rutin diadakan setiap tahunnya. Untuk acara Syawalan (Halal bil halal) tahun ini akan dilangsungkan di kediaman Bapak Satiyun, S.Pd (wakil kepala sekolah / guru senior) yang beralamat di dusun Margosari Randusari Kepil Wonosobo.  Sesuai rencana yang telah direvisi dan divalidasi  acara syawalan digelar pada hari Kamis 14 Juli 2016,  pukul 12.00 - selesai.

Acara syawalan dan halal bihalal keluarga besar SMPN 2 Kepil yang dilaksanakan di "Pendopo Baru" Pak Satiyun yang baru saja selesai dibangun, yang dirancang lantai 2 yang berhadapan langsung dengan jalan dan dapat dengan mudah melihat kondisi sekitar. Situasi syawalan nampak meriah dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini terjadi karena pada syawalan ini dihadiri hampir 90% guru karyawan sekolah, di samping itu nampak dihadiri para mantan kepala sekolah, komite yang diantaranya juga menjabat kepala desa Randusari. Mantan kepala sekolah yang hadir di antaranya Bapak Budi Setyo Wahyono, Bapak Wachid Asrori, Bapak Kardan dan Bapak Bambang Nuryanto serta Bapak Muh. Kosim - mantan guru PAI pada tahun 90-an yang diundang sebagai pemberi tausyiah tentang syawalan.

Dalam kesempatan yang mulia ini dengan penuh kesungguhan dan segala kerendahan hati kami atas nama pribadi dan rekan-rekan guru dan karyawan SMPN 2 Kepil menyampaikan ...

"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H, Taqobalallohu Minna Waminkum - Minal Aidin Wal Faidzin - Mohon Maaf Lahir & Batin." 
  1. Kepada Ibu Dra. Dyah Nuryani Praptiningsih, MM.Pd selaku kepala sekolah
  2. Kepada Ibu Ruti Sumarni, M.Pd selaku pejabat WKS1 dan Satiyun, S.Pd selaku WKS2.
  3. Kepada Bpk Edi Wineto, S.Pd, Ibu Prihatin Handayani, S.Pd, Bpk Drs. H. Muh Abdul Latif, M.Pd, Ibu M Isti Supriyanti, S.Pd dan segenap pejabat pembantu kepala sekolah lainnya - mohon maaf yang setulus-tulusnya atas tingkah laku kami yang kurang sopan dan kurang berkenan.
  4. Kepada segenap senior, teman sebaya dan seperjuangan, kami juga mohon maaf atas sikap dan perilaku kami yang kurang sopan dan kurang terkontrol selama ini.
Semoga di hari-hari mendatang kita bisa menjadi lebih baik, lebih mudah berkomunikasi dan berkoordinasi, lebih mudah memotivasi diri untuk terus berkarya dan melakukan inovasi demi mewujudkan sekolah yang maju, lebih sukses dan lebih berkualitas. Satu harapan akhir, semoga ke depan kita bisa bersatu kembali dalam satu visi, satu misi dan satu cita-cita untuk kemajuan dan kebahagian semua, Amin. <202>

Sabtu, 25 Juni 2016

Oase Ramadhan : Menulis Ceritera Tentang Diri Sendiri, Inilah Saatnya Memulai

Ramadhan hari ke-20. Sungguh, hari-hari di bulan suci ini adalah kesempatan untuk melakukan introspeksi diri, untuk mengaca dan membaca diri, untuk muhasabah dan selanjutnya untuk memperbaiki diri menjadi insan yang lebih baik, sebagai mana salah satu ganjaran yang diharapkan bagi orang yang berpuasa akan kembali menjadi suci pada hari raya idul fitri, yang segera akan datang, tinggal menunggu sebentar lagi.. Alhamdulillah, di bulan ramadhan ini, di hari ke-20 puasa, di bulan yang penuh berkah ini kami berusaha untuk bisa kembali menuliskan satu tema yang sudah lama ingin kami tuliskan namun belum kesampaian karena kondisi dan berbagai hal membuat tulisan ini belum bisa tayang di web sekolah yang sederhana ini. Oase -8, Menulis Ceritera Tentang Diri, inilah tema kita kali ini, semoga bisa menambah wawasan dan semangat dalam menjemput hari yang fitri.

Mengawali tema oase ini kami ingin sedikit berbagi cerita hal yang mungkin bisa terjadi di mana saja. Beberapa waktu lalu kami menulis sebuah status di media sosial terbesar di Indonesia, yang terjadi berikutnya muncul banyak komentar dan beragam yang umumnya bersifat positif. Dari sekian banyak komentar tersebut ada satu komentar istimewa yang kemudian menjadi inspirasi dan selanjutnya menjadi bahan utama tulisan Oase 8  kali ini. Komentar tersebut secara lengkap berbunyi demikian "Begitulah kehidupan pak... kita ini sedang menulis ceritera... untuk di ceritakan lagi dialam lain". Beliau membuat komentar tersebut atas tulisan status kami yang mengungkapkan rasa terhadap kerendahan hati seseorang, demikian tulisan status kami tersebut : "Harapan dan doa teman guru yang tawadhu' - Jika sudah baik, jadikan saya istiqomah dan semoga bisa memberi manfaat kepada yang lain - Jika belum baik, bukakan hati dan pikiran saya untuk bisa belajar dan mengambil hikmah atas segala kejadian - Jika di tempat ini tidak bisa menjadi baik, berikanlah tempat baru yang bisa membuat diri lebih mendidik, lebih baik dan lebih mendewasakan".

Sekuel kehidupan bisa berubah-ubah, tergantung pada rekaman peristiwa. Benar adanya bahwa apa yang ada dan terjadi saat ini adalah hasil dari cerita yang pernah kita tulis pada tahun-tahun yang telah berlalu. Ketika ada seorang guru yang kemudian menjadi guru pavorit (paling disukai) bagi siswa karena baik, ramah, santun atau pandai, cerdas, terampil - tentukan bukanlah hasil sulapan atau trik sesaat, namun hasil rekam jejak yang ada pada memori siswa. Demikian pun yang terjadi ketika ada siswa yang saat itu duduk di kelas 9A (Rini) yang bisa menirukan beberapa guru dengan secara spesifik dan sangat mirip, tentu bukan pula sebuah rekayasa tanpa ada ujung pangkalnya. Lebih lanjut, dan ini yang lebih parah adalah ketika dari sebuah survei diperoleh data yang merujuk kepada status seseorang menjadi figur yang tidak disukai karena dianggap buruk atau tidak semestinya. Hal itu mungkin saja terjadi karena siswa menilai ia galak, pemarah, acuh dan kurang perhatian,  - dan tentu saja tidak ada hipnotis yang dilakukan agar siswa menilai buruk pada gurunya. Dan inilah yang kami maksud dengan sekuel kehidupan, segala sesuatu bisa saja terjadi. Semua bisa terjadi, kapan saja, dimana saja dan pada siapa saja. Bahwa bisa saja kali ini kita dinilai buruk, namun di lain waktu bisa berubah menjadi baik, demikian sebaliknya dari baik bisa menjadi buruk.

Prof. Dr. Khoirul Anwar pemilik paten di Jepang atas sistem telekomunikasi 4G berbasis OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing) yang kini bekerja di Nara Institute of Science and Technology, Jepang. Dia mengurangi daya transmisi pada orthogonal frequency division multiplexing. Hasilnya, kecepatan data yang dikirim bukan menurun seperti lazimnya, melainkan malah meningkat. Hasil penelitiannya tersebut mampu menurunkan power sampai 5dB=100 ribu kali lebih kecil dari yang diperlukan sebelumnya.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/ella_zulaeha/ilmuwan-indonesia-mendunia-lebih-terkenal-di-negeri-orang_550fdf39813311d334bc613d
Prof. Dr. Khoirul Anwar pemilik paten di Jepang atas sistem telekomunikasi 4G berbasis OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing) yang kini bekerja di Nara Institute of Science and Technology, Jepang. Dia mengurangi daya transmisi pada orthogonal frequency division multiplexing. Hasilnya, kecepatan data yang dikirim bukan menurun seperti lazimnya, melainkan malah meningkat. Hasil penelitiannya tersebut mampu menurunkan power sampai 5dB=100 ribu kali lebih kecil dari yang diperlukan sebelumnya.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/ella_zulaeha/ilmuwan-indonesia-mendunia-lebih-terkenal-di-negeri-orang_550fdf39813311d334bc613d
Tak seorangpun dapat menerima apalagi bangga jika dianggap, di-cap, di-stempel buruk. Dan faktanya yang terjadi adalah kebanyakan mereka tidak sadar jika cap itu ada dan menempel pada dirinya, bisa jadi memang tidak tahu namun mungkin juga karena tidak mau tahu. Kita tetap harus berfikir positif, bahwa bukan berarti sesorang yang buruk akan selalu buruk dan tidak bisa merubahnya menjadi yang sebaliknya baik. Hal ini karena sebenarnya setiap kita sudah diberi dan dilengkapi dengan berbagai kehebatan dan kelebihan untuk menutupi kelemahan dan kekurangan. Kalau kemudian seseorang menjadi sangat baik dan menghasilkan berbagai karya hebat, spektakuler dan monumental itu karena dia menjaga dan memposisikan diri untuk selalu berada dalam kehidupan yang baik, yang produktif, yang berdaya guna dan yang bermanfaat bagi banyak orang. Mungkin terlalu tinggi jika harus berkaca pada Prof. Dr. Ing. BJ. Habibie, M.Eng dengan desainnya yang dipakai dan diadopsi perusahaan Boeng dan industri pesawat terbang sedunia, atau juga Prof. Dr. Eng. Khoiril Anwar assisten profesor di Jepang, aslinya dari Kediri yang kemudian dikenal dengan penemu teknologi 4G - LTE. Mereka terlalu hebat, terlalu baik dan terlalu tinggi untuk dibandingkan dengan diri kita.

Kita tetap harus mengukur baju pada badan sendiri, artinya kita mengukur kemampuan diri sendiri, yang sesungguhnya dan pasti kita mempunyai berbagai kelebihan. Kita tinggal menggali potensi diri, memompa semangat untuk berkarya, berprestasi dengan penuh integritas diri. Menjadi yang terbaik ? Syukur kalau bisa, namun sejatinya tidak harus. menjadi yang terbaik. Sebaiknya tidak usah berfikir untuk menjadi yang terbaik, karena tak akan pernah bisa dan akan membuat kita kecewa. Seperti pepatah "Di atas langit masih ada langit", di luar sana yang baik atau yang lebih baik itu banyak - bahkan sangat banyak. Tugas kita adalah melakukan hal terbaik yang bisa kita lakukan, melakukan sesuatu dengan penuh dedikasi, penuh totalitas dan penuh integritas diri. Kenapa harus ada integritas diri (kejujuran), .... ya karena jika kebaikan atau prestasi yang diperoleh tanpa integritas diri, diperoleh karena mengakali atau tidak jujur justru akan menjadi bumerang yang akan menyusahkan diri sendiri.

Mapan, Aman, Nyaman
Inilah hal kebanyakan menjadi kendala sesorang untuk berkarya dengan optimal sehingga bisa berkarya sesuatu yang hebat dan istimewa. Tidak ada salahnya jika orang berharap hidup mapan, aman dan nyaman, dan ini adalah wajar (sunatulloh), namun tetap harus pada fase dan koridor yang semestinya. Menjadi salah dan semakin parah ketika orientasi hidup mapan, aman dan nyaman namun mengabaikan kebenaran, etika dan mengabaikan perasaan orang-orang di sekitarnya. Ketika hanya berorientasi mapan, maka segala daya upaya dilakukan untuk sebuah kemapanan yang bahkan mungkin bisa dengan cara dibeli. Demikian juga dengan aman, yang malas sekalipun bisa mudah mendapatnya, apalagi jika merasa bisa membayar berapapun demi status yang penting aman. Idaman. Terlebih orang yang berorientasi nyaman, mereka tak mau susah-susah mikir, mau susah payah bekerja, dan tak mau tahu bagaimana orang lain pada saat yang sama susah, menderita atau bahagia. Jika kita hanya berfikir untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri, kemapanan diri sendiri, aman untuk diri sendiri dan kenyamanan yang dinikmati sendiri, maka akan banyak membuat masalah bagi yang lain dan bahkan mungkin menyusahkan dan menyengsarakan orang lain.

Di sinilah dibutuhkan kepekaan diri, kepedulian diri dan kehalusan nurani, bahwa kita tidak hanya hidup sendiri, bahwa kita tidak hanya berpikir untuk kepentingan diri sendiri. Momen ramadhan adalah waktu terbaik untuk memulai menuliskan ceritera diri, ceritera tentang diri kita sendiri. "Laallakum tattakun", menjadikan kamu sekalian bertaqwa. Puasa bukan sekedar menahan lapar dan haus dari subuh hingga maghrib. Pada hakikatnya puasa lebih melatih kita peka pada lingkungan, bagaimana rasanya mereka yang tak punya sesuatu untuk sekedar makan, bagaimana rasanya orang susah yang serba kekurangan. Kita dilatih untuk lebih halus perasaannya, lebih lembut hatinya dan lebih murah hati untuk memberi. Puasa berhasil akan menjadikan diri jauh dari egois, tamak/serakah serta menjadi pribadi yang punya empati dan mudah peduli.

Momentum Ramadhan ini adalah awal yang tepat untuk memulai ceritera baru tentang kita, tentang diri kita, sikap kita, kedewasaan kita, moral dan spiritual kita, lengkap dengala hal baik dan hal buruknya dan kita sendiri yang akan menuliskannya. Inilah yang akan menjadi awal ceritera diri kita ke depan, setiap hari kita akan menulis ceritera tentang diri kita, sehingga setahun ke depan kita akan mempunyai catatan baru, lembaran baru yang akan dibaca oleh siswa-siswa kita, oleh teman-teman kita, oleh tetangga kita dan oleh saudara-saudara kita bahwa kita telah berubah, kita menjadi bertambah baik dari tahun sebelumnya. Jika ini terjadi terus menerus dari tahun ke tahun, dari waktu ke waktu, maka bukan tidak mungkin kita akan menjadi pribadi idaman yang sangat didambakan setiap insan. Puasa yang sejatinya untuk menjadikan seseorang naik keimanannya hingga derajat taqwa pada implikasinya bukan hanya taqwa sendirian, bukan sukses sendiri, bukan hebat sendiri, namun taqwa bersama, sukses bersama dan hebat bersama. Mari kita sambut hari-hari ke depan dengan berbagai karya dan prestasi yang lebih baik. Selamat berpuasa, selamat berkarya semoga sukses. <985>

Senin, 20 Juni 2016

Terbaru, Aplikasi Penilaian Kurtilas - Mengacu Pada Permendikbud No 53 / 2015, Siap Digunakan di Berbagai Sekolah SMP yang Membutuhkan

Dunia selalu berubah seiring waktu yang terus berjalan, itu pula yang terjadi di dunia pendidikan yang memang harus tanggap dan selalu up to date seiring perkembangan teknologi yang tak pernah berhenti melakukan inovasi. Sebagai salah satu sekolah pilot K-13 maka SMPN 2 Kepil diharapkan selalu aktif, kreatif dan inovatif dalam menjalankan semua sistem pelaksanaan K-13, termasuk dalam sistem penilaian. Terdorong rasa untuk maju dan selalu berusaha memberikan yang terbaik, maka SMPN 2 Kepil merasa terpanggil untuk berbuat sesuatu terkait masalah ini, salah satunya membuat aplikasi penilaian, karena mau tidak mau semua guru harus dan akan menggunakan. Alangkah lebih baiknya jika sekolah mampu menyediakan aplikasi yang sesuai dengan Permendikbud terbaru No. 53/2015 tentang penilaian.

Memang perlu banyak waktu dan pemikiran untuk memahami dan menterjemahkan peraturan menjadi sebuah aplikasi yang siap pakai dan sesuai dengan format terbaru. Hal yang lebih sulit adalah membuat file aplikasi yang terintegrasi dan saling terkoneksi, dan bisa digunakan secara multiunit. Hal ini dimaksudkan untuk kemudahan, efektif dan efisien bagi para pengguna khususnya guru mapel, guru BK dan wali kelas. Banyak waktu yang tersita, untuk mencerna, mempelajari dan menuangkan konsep serta ide agar terwujud aplikasi yang sederhana namun bisa dijalankan dengan mudah oleh para pengguna. Banyak ilmu dan pelajaran dalam proses pembuatan yang seringkali harus terhenti karena keterbatasan nara sumber dan contoh yang bisa diambil - karena memang belum banyak contoh yang beredar yang sesuai dengan peraturan penilaian terbaru. Belajar dari kesalahan dan masukan teman-teman yang paham tentang aturan penilaian dan berguru pada berbagai pihak, termasuk para master aplikasi yang banyak menghasilkan karya yang luar biasa.

Mengalami beberapa kali revisi dan perbaikan yang didasarkan pada masalah yang muncul dalam penerapan di lapangan membuat pembuatan aplikasi harus dilakukan berulang-ulang, dan ini adalah hal yang mesti terjadi. Walau dalam segala keterbatasan akhirnya jadi dan siap dipakai untuk penilaian yang sesuai dengan permendikbud terbaru tentang penilaian. Inilah Aplikasi Penilaian karya mandiri dari guru SMPN 2 Kepil, salah satu aplikasi yang baru  saja dirilis yang mengacu pada peraturan terbaru tentang penilaian di kurikulum 2013 (kurtilas). Permendikbud terbaru terkait penilaian ini adalah Permendikbud No 53/2015 yang diundangkan pada tanggal 15 Desember 2015. Dengan permen 53/2015 ini berarti semua administrasi peniliaian untuk tahun ajaran 2015/2016 harus sudah menggunakan format rapot dengan tampilan terbaru, artinya semua rapot semester 1 harus juga diganti dengan format terbaru.

Seiring dengan adanya Permendikbud No 53.2015 yang baru ini, kami mulai menyiapkan aplikasi yang multiguna, artinya aplikasi yang bisa dipakai semua sekolah SMP di berbagai penjuru tempat, karena sudah kami seting dengan mode yang lebih terbuka dan tidak khusus untuk satu sekolah saja. Setiap sekolah yang hendak menggunakan hanya tinggal mengganti (entri) nama guru dan nama siswa yang menjadi sumber utama database. Entri / input data guru dan data siswa dapat dilakukan masing-masing sekolah (admin) yang ditunjuk sekolah. Pihak sekolah calon pengguna tinggal mengusulkan nama sekolah untuk dimasukkan ke dalam master induk data, dan khusus Input (registrasi) sekolah adalah kewenangan pembuat aplikasi. Aplikasi penilaian terbaru ini berbasis Ms. Excel yang ditunjang dan diperkuat program VBA untuk pembuatan alat bantu dan penambahan pengamanan (security).

Aplikasi ini bertajuk Aplikasi P-53-2015, yang keseluruhannya terdiri 36 file mapel termasuk BK, 1 file induk siswa dan 1 file rapot. Masing-masing file ini saling terhubung membentuk link (jaringan) mulai dari guru mapel, guru BK hingga aplikasi rapot yang merupakan tugas wali kelas. File Aplikasi Rapot hanya 1 namun bisa digunakan untuk semua kelas dan semua rombel, dengan batasan jumlah kelas maksimal 6 kelas. Artinya kelas 7, 8 dan 9 semuanya menggunakan 1 file yang sama, hanya berbeda cara masuknya karena telah disiapkan menu login dengan user passwordnya yang berbeda-beda. Begitu juga dengan aplikasi untuk tiap mapel diberi login user guru yang berbeda-beda yang telah dibuat otomatis oleh sistem. Nilai yang dimasukkan guru pada tiap mapel secara otomatis akan tersedot ke file Rapot, sehingga wali kelas tidak perlu entri nilai tiap-tiap mapel berikut deskripsinya. Selanjutnya wali kelas tinggal menambahkan data ekstrakurikuler, presensi dan keterangan tentang data diri siswa di kelasnya, selanjutnya Rapot sudah siap cetak dengan format yang sesuai dengan permen terbaru. 

Walau aplikasi ini tergolong sederhana, namun diharapkan bisa membantu para guru mapel, guru BK dan terutama guru wali kelas dalam pengolahan nilai hingga siap cetak secara otomatis. Barangkali masih terdapat beberapa kekurangan karena berbagai keterbatasan, kesediaan waktu, konsentrasi dan berbagai urusan yang juga harus dikerjakan. Harapan kami semoga bisa membantu dan semoga bermanfaat. Selamat beraktifitas, semoga sukses<960>

Jumat, 06 Mei 2016

Paket PPDB-2016, Try-Out Ujian Nasional SD/MI - Lancar dan Meriah (1)

Pagi ini dengan segenap kebahagiaan dan harapan yang membuncah kami menyapa pembaca semuanya dan mengajak untuk memulai aktifitas pagi ini dengan optimis dan penuh semangat. Terlebih dahulu, mari kita panjatkan syukur -Alhamdulillah, atas segala nikmat dan limpahan karunia yang tak terhitung jumlahnya, kesehatan, kesempatan, kemudahan, kebahagiaan dan kedamaian.

Demikian adanya SMPN 2 Kepil telah memulai babak baru dalam menyongsong tahun ajaran 2016/2017 dengan kegiatan Try-Out (TO) Ujian Nasional bagi siswa SD/MI telah terlaksana dengan baik, lancar dan sangat meriah. Kegiatan ini adalah salah satu bagian dari paket kegiatan panitia penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2016. Tujuan utamanya adalah sosialisasi (publishing) profil sekolah kepada masyarakat umum dan lebih khusus kepada siswa SD/MI tentang banyak hal tentang sekolah ini. Paket kegiatan yang dikemas dalam bentuk TO ini adalah model baru / inovasi yang dterapkan oleh SMPN 2 Kepil, baru mulai dilaksanakan tahun 2016 ini.

Beberapa manfaat, keuntungan dan keunggulan yang kami rasakan dalam melakukan proses sosialisasi dengan model TO ini diantara adalah ;
  • Bisa memberikan sumbangsih sesuatu yang bermanfaat dan menarik bagi siswa kelas VI, yaitu salah satu media untuk mengukur kesiapan diri menghadapi ujian nasional dan sekaligus refreshing dan membuka wawasan baru ketika bertemu dengan banyak siswa dari sekolah lain.
  • Bisa menghadirkan siswa SD/MI dan orangtua/masyarakat untuk datang ke lokasi sekolah sehingga mereka bisa melihat langsung berbagai hal yang merupakan keunggulan sekolah, dengan begitu mereka bisa merekam dan mendapat banyak hal yang tidak bisa diperoleh secara lengkap ketika sosialisasi hanya disampaikan secara verbal, visual atau brosur.
  • Wahana bagi sekolah untuk bisa menampilkan berbagai keunggulan sekolah, kreatifitas siswa dan inovasi dari guru. SMPN 2 Kepil memiliki grup karawitan gamelan yang hebat, grup tari pensi yang oke, grup silat yang piawai, grup theater yang memukau, grup band yang keren, grup paskibra dan pramuka yang kompak, grup stand-up comedy yang lucu abis dan grup ekstra lainnya dengan berbagai prestasi dan juara.
Terima Kasih Sponsor
Untuk kegiatan TO ini panitia membuat dan mengajukan proposal kerjasama (sponsorship) kepada beberapa stake holder, usaha/badan usaha serta masyarakat sekitar. Alhamdulillah proposal kerjasama itu mendapat sambutan baik dan mendapat dukungan penuh dengan diperoleh banyak sponsor untuk kegiatan ini, bak untuk doorprize maupun dana untuk operasional. Bantuan untuk doorprize ada yang berwujud barang, uang dan voucher belanja di Indomart, Alfamat dan Matahari. Khusus doorprize yang berwujud voucher belanja berjumlah 24 dengan total harga sekitar 1,2 juta rupiah. Beberapa berupa barang mulai dari kalender, buku, dosgrip, alat sekolah, hingga payung. Ada juga yang memberikan berupa uang untuk juara harapan 1-3 (rangking 4, 5, 6) dan banyak yang berupa uang mulai dari 25 ribu hingga 200 ribu. Ada beberapa orang / usaha dagang yang meberikan bantuan beruapa paket makanan (snack) dan minuman kemasan kaleng. Ada lagi yang memberikan bantuan berupa paket banner/spanduk selamat datang. Satu lagi ada yang memberikan bantuan berupa  paket tenda dan kelengkapannya.

Secara khsusus kami sampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para sponsor baik perusahaan, badan usaha ataupun perorangan yang telah memberikan bantuan untuk pelaksanaan TO UN SD/MI tahun 2016 ini. Berikut daftar sponsor dalam kegiatan TO ini :
  1. Alim Lam FC – Randusari
  2. IDA Foto Copy - Kwaderan, Salaman
  3. TB. JAYA LESTARI – Randusari
  4. TB. MAJU JAYA - Kaliabu, Salaman
  5. TB. LANCAR – Kaliabu, Salaman
  6. KSPPS MELATI – Randusari
  7. BALQIS MOTOR – Bonjok, Kajoran
  8. Toko  PUTRA SAWIT - Randusari
  9. Toko  SIGMA MAT  - Randusari
  10. Toko  MULYA TANI – Rejosari
  11. Citra Selaras TERABIT - Randusari
  12. L J SALON – Randusari
  13. ELZA ROTI & SNACK - Kaliabu, Sslaman
  14. Bakso SURAOS SICANGGAH - Kagungan
  15. Bakso-Rames “MBAK SUTI” – Tunggangan, Kajoran
  16. Warung “NYAH-YEM” - Randusari
  17. Kantin "Mamake" - SMP 2 Kepil
  18. BPR Surya Yudha - Randusari
  19. Ratna FC - Wonosobo
  20. Abdullah, Ratna Yuli, Rini Utami - Guru spero
Penghargaan setinggi-tingginya dan terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada semua guru dan karyawan SMPN 2 Kepil yang telah mencurahkan pikiran, waktu dan tenaga - yang tak ternilai harganya, semua ini tak mungkin berjalan sukses tanpa bantuan Bpk / Ibu semuanya. Atas bantuan dari semua pihak ini kami tak dapat memberikan balasan apapun - apalagi yang bersifat materi. Hanya untaian doa yang dapat kami panjatkan "Semoga semua bantuan, kebaikan dan ketulusan Bpk/Ibu menjadi catatan kebaikan, menjadi amal shalih, menjadi pembuka rejeki, menjadi pengobat sakit, menjadi pendamai jiwa dan penentram hati, sehingga kehidupan Bpk / Ibu sekeluarga senantiasa dilimpahi dengan kesejahteraan dan kebahagiaan", Amin.

Terlepas dari keberhasilan TO ini, tentunya banyak kesalahan dan kekurangan kami dalam menjalankan acara, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan dengan waktu yang hanya berkisar 20 hari. Acara ini juga merupakan acara TO yang pertama dalam rangka PPDB selama ini, pasti banyak hal yang terlewat, banyak hal yang tercecer dan terlupakan. Oleh karena itu dengan segala kerendahan hati kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Semoga untuk kedepan pelaksanaan hal serupa bisa lebih baik dan lebih sukses. Terima kasih, selamat beraktifitas, semoga sukses. Bersambung ke tulisan (2) tentang Daftar peserta, Nilai TO dan Pemenang <202>

Kamis, 28 April 2016

Lepas Sambut Kepala Sekolah SMPN 2 Kepil, Pergantian Kepemimpinan Spero - Optimis Menjemput Sukses Berikutnya

Siapa sosok yang akan memimpin "SPERO" akhirnya terjawab sudah dengan dilakukannya serah terima jabatan (sertijab) kepala sekolah yang dilaksanakan di kantor Dinas Dikbudpora Wonosobo pada hari Selasa, 26 April 2016. Sosok pengganti kepala sekolah yang secara definitif menggantikan PLT kepala sekolah sebelumnya Bpk Bambang Nuryanto, S.Pd, MM.Pd adalah seorang Ibu yang sebelumnya menjabat kepala SMPN 4 Kepil, yaitu Ibu Dra. Diyah Nuryani Praptiningsih, MM.Pd. Ibu Diyah - begitu panggilan akrabnya, akan menjabat kepala SMP Negeri 2 Kepil untuk 2 tahun 8 bulan ke depan, hingga habis masa jabatan beliau sebagai kepala sekolah.

Pelaksanaan lepas sambut kepala SMPN 2 Kepil dilaksanakan Kamis, 28 April 2016. Acara dilaksanakan dari pukul 09.00 - 11.30 WIB, bertempat di lantai 2 gedung utama, kantor tata usaha yang sekaligus merupakan aula pertemuan. Dihadiri pejabat dinas Dikbudpora yang diwakili pengawas SMP, Bpk Drs. H. Abdul Hadi, MM. Nampak juga dihadiri tamu undangan meliputi kepala SDN Randusari dan kepala SDN Rejosari, Kepala Desa Randusari, Komite SMPN 2 Kepil, Rombongan pengantar dari SMPN 4 Kepil yang terdiri dari guru, karyawan dan komite, serta dihadiri  oleh segenap guru karyawan SMPN 2 Kepil.

Bertindak sebagai pembawa acara adalah pakar MC yang alumnus "Permadani" Bpk. Eko Sutomas, S.Pd dan Ibu Rini Utami, S.Pd, menggunakan bahasa jawa yang sangat fasih dengan bahasa kawi yang adiluhung. Beberapa kata sambutan mulai dari kepala sekolah lama (PLT), kepala sekolah baru, wakil kepala sekolah, komite dan pengawas SMP mengisi acara demi acara yang diselingi dengan beberapa penampilan pentas seni kreatif hasil bimbingan dari guru-guru senior SMPN 2 Kepil, Bu Ruti dan Bu Isti. Acara diakhiri dengan ramah tamah dan photo bersama segenap guru karyawan mengapit kepala sekolah lama dan kepala sekolah yang baru.

Akhirnya, mari kita lanjutkan perjuangan bersama dalam membangun sistem, membangun manajemen pengelolaan sekolah ini untuk mewujudkan sekolah yang menjunjung tinggi profesionalitas dan sportifitas demi kemajuan pendidikan di sekolah ini. Selamat beraktifitas, semoga bermanfaat.

Selasa, 19 April 2016

Sambut PPDB - 2016, SMPN 2 Kepil Akan Adakan Try-Out Ujian Nasional SD/MI

Ujian Nasional SD/MI akan dilaksanakan tanggal 16-18 Mei 2016, selang 1 minggu dengan UN SMP yang akan dilaksanakan 9-12 Mei 2016. Harapan dari setiap siswa, guru dan juga orang tua bahwa kegiatan Ujian Nasional berjalan lancar dan memperoleh hasil yang optimal, bagus dan meningkat. Untuk itu segala daya dan upaya perlu dilakukan, termasuk doa kepada Allloh sebagai penguasa tunggal seluruh jagat raya, semua ada dalam pengetahuan-Nya, semua ada dalam kekuasaan-Nya.

Menyongsong kegiatan UN untuk SD tersebut, Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Negeri 2 Kepil akan menyelenggarakan TRY-OUT Ujian Nasional untuk SD/MI, khususnya bagi siswa kelas VI SD/MI. Dengan acara ini diharapkan siswa kelas VI SD/MI bisa belajar berbagai model soal, bisa menambah wawasan dan bisa sebagai media refreshing agar lebih siap menghadapi ujian nasional pada minggu ke-3 bulan Mei mendatang. Acara TO ini merupakan metode baru yang diterapkan SMPN 2 Kepil dalam paket kegiatan PPDB-2016, diharapkan dengan metode baru ini calon siswa yang menjadi tujuan promosi bisa melihat langsung di lokasi, bukan hanya dari brosur atau dari cerita tim promosi. Dengan melihat langsung dimungkinkan akan tahu lebih banyak tentang berbagai keunggulan yang dimiliki oleh sekolah baik dari fasilitas sarana-prasarana, berbagai karya siswa, berbagai bentuk kegiatan ekstra dan berbagai media yang ada di sekolah.

Acara TO dilaksanakan dengan soal yang dipilih dan dibuat oleh guru-guru SD sekitar yang ditunjuk. Try Out akan dilaksanakan Kamis, 5 Mei 2016 yang bertepatan dengan hari libur nasional (tanggal merah), dengan begitu diharapkan bisa dihadiri banyak peserta karena tidak mengganggu aktifitas sekolah atau aktifitas libur akhir pekan. Acara pokok TO direncanakan akan dimulai pada jam 08.00 - 09.00, mengerjakan paket soal yang berjumlah 50 soal yang terdiri dari 3 mapel UN SD. Setelah TO selesai, sambil menunggu hasil yang akan diumumkan pada jam 11.00 peserta TO akan dipersilahkan untuk menikmati sajian pentas seni, pameran karya siswa dan bazar murah. Di sela-sela pameran dan pentas akan diumumkan hadiah-hadiah doorprize yang disediakan sekolah dan sumbangan dari para sponsor. Sekitar jam 11.00 akan diumumkan pemenang TO dengan hadiah sebagai berikut :
  1. Juara 1, uang Rp. 150.000,-
  2. Juara 2, uang Rp. 100.000,-
  3. Juara 3, uang Rp. 50.000,-
Untuk mengikuti acara TO ini peserta dipersilahkan mendaftar kepada panitia di sekolah, atau bisa juga mendaftar secara kolektif di sekolah masing-masing kepada guru kelas. Biaya pendaftaran sangat terjangkau hanya Rp. 2000,- (dua ribu rupiah), karena merupakan paket TO pertama yang dilakukan sekolah. Semoga kegiatan ini  bisa berjalan lancar dan bermanfaat, amin.<864>`

Sabtu, 09 April 2016

Studi Wisata 2016 - K-1 ke Jatim Park-1 dan Petik Apel di Kota Batu Malang Jawa Timur, K-2 ke Pantai Goa Cemara, Malioboro dan Taman Pelangi Yogyakarta

Ujian sekolah bagi kelas IX dilaksanakan Senin - Sabtu, 4 - 9 April 2016. Sebanyak 11 mata pelajaran diujikan dengan 2 mata pelajaran setiap harinya, kecuali pada hari terakhir yang hanya 1 mata pelajaran yang dilanjutkan untuk koreksi bersama bagi guru yang ditunjuk sebagai korektor ujian sekolah. Di saat kelas IX melaksanakan ujian sekolah (US) siswa kelas VII dan VIII diliburkan, agar tidak mengganggu ketenangan pada saat ujian sekolah berlangsung.

Nah untuk memanfaatkan waktu libur, pada saat yang sama dilaksanakan kegiatan wisata / study tour bagi kelas VIII. Kegiatan studi wisata tahun ini di-komandan-i oleh Bpk Eko Sutomas, S.Pd dan Ibu Ruti Sumarni, M.Pd selaku sekretaris. Untuk tahun ini kelompok wisata kelas VIII terbagi dalam dua kelompok, yaitu kelompok Malang dan Yogyakarta. Pembagian kelompok ini berdasarkan pada minat dan kemampuan yang menjadi latar belakang pemilihan tujuan wisata. Studi wisata dengan tujuan Malang dijadwalkan hari Selasa - Kamis, 5 - 7 April 2016 dengan tujuan obyek wisata Jatim Park-1 dan petik apel di kawasan lereng gunung Arjuna, sedangkan untuk tujuan Yogyakarta dijadwalkan Jum'at, 8 April 2016 dengan  tujuan obyek wisata pantai Baru / Kuwaru, pantai Goa Cemara, Malioboro dan Taman Pelangi di kawasan Monjali.

Studi wisata ke Malang diberangkatkan Selasa malam jam 09.00 dengan 2 armada yang terdiri 1 bus besar dan 1 bus kecil. Peserta Studi Wisata Malang adalah siswa sebanyak 76 orang dengan 6 guru pendamping. Guru yang bertugas mendampingi siswa tujuan Malang adalah Bpk Eko Sutomas, Ibu Ruti Sumarni, Bpk. Maryanto, Bpk Ismain, Bpk Abdullah dan Ibu Ratna Yuli. Rombongan sampai di kota Batu Malang pada pukul 06.30, langsung transit di rumah makan Brawijaya Malang dengan agenda kegiatan berupa mandi dan sarapan pagi. Mendekati pukul 10.00 siang rombongan masuk area Jatim Park-1, selanjutnya semua siswa menikmati berbagai wahana yang ada dari yang santai hingga yang wahana uji adrenalin antara lain, Volcano Coaster, Flying Tornado, Spinning Coaster hingga Pendulum 360. Agenda acara di Jatim Park-1 dijadwalkan hingga pukul 13.00, maka selanjutnya rombongan pindah ke tujuan obyek wisata Petik Apel di lereng pegunungan Arjuna. Di wahana petik apel rombongan disambut dengan hiburan Live Music ala Batu yang mengiringi acara santap siang di kebun Apel. Makan siang di kebun Apel adalah sensasi istimewa, dilanjutkan makan buah Apel dari hasil metik sendiri langsung dari pohonnya adalah pengalaman tersendiri.

Berikut kami tampilkan beberapa gambar yang mungkin bisa mewakili momen indah ketika rombongan menikmati indahnya wisata di kota Batu - Malang - Jawa Timur.



 

 

Adapun studi wisata dengan tujuan Yogyakarta berangkat dari sekolah Jum'at pagi, 8 April 2016 dengan 1 armada bus kecil, diikuti 18 siswa dan 3 guru pendamping, yaitu : Bpk Eko Sutomas, Ibu Ruti Sumarni dan Ibu Isti Supriyanti. Dimulai dari pantai Baru, pantai Goa Cemara, Malioboro dan terakhir di Taman Pelangi yang berada di dalam komplek Monumen Jogja Kembali (Monjali). Rombongan tiba kembali ke sekolah sekitar pukul 21.00 waktu Sirandu.

Dari segi persiapan dan pelaksaan kegiatan studi wisata tahun ini bisa dibilang SUKSES BESAR. Yang pertama karena dari seluruh siswa kelas VIII semua ikut berangkat studi wisata, tanpa satupun yang tercecer. Yang kedua, baru tahun ini bisa memberangkatkan rombongan siswa ke tujuan wisata utama (jauh) dengan jumlah terbesar - mencapai 2 armada, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya 1 bus saja.. Oleh karena itu penghargaan dan jempol untuk Bpk Eko Sutomas yang telah berhasil dan sukses dalam kegiatan studi wisata tahun 2016 kali ini. Banyak cerita baik suka maupun duka dalam perjalanan wisata ini, namun secara detil tidak bisa kami ceritakan di sini. Demikian tulisan yang bersisi informasi hiburan kali ini, semoga bermanfaat.

Sabtu, 19 Maret 2016

Oase ; Pioner, Bukan Ahli Namun Inilah Langkah Tepat Menjemput Sukses

Seri tulisan Inovasi baru sampai pada edisi ke-4 dan masih tertahan sekitar 5 tulisan, namun terpaksa kami tunda karena situasi dan kondisi yang belum memungkinkan untuk menyelesaikannya. Sekedar untuk review seri inovasi yang telah terbit, berikut kami tampilkan kembali link 4 seri yang sudah kami tayangkan; Inovasi-1, Inovasi-2, Inovasi-3 dan Inovasi-4. Terinspirasi figur guru besar fakultas kedokteran UGM - Prof. drg. Etty Indriyati, Ph.D, sosok hebat yang pakar dan ahli dalam bidang antropologi forensik dan paleoantropologi, kami membuat tulisan Oase-7 yang mengangkat tema seluk beluk perjuangan menjadi pioner walau dalam kondisi kekurangan dan keterbatasan. Terlepas dari masa-masa  sulit untuk mewujudkan sebuah hal yang terlihat langka itu, namun ternyata yang terjadi selanjutnya sungguh di luar dugaan dan bahkan sama sekali tidak terbayangkan sebelumnya. Sebelum masuk ke prolognya, ijinkan saya untuk bercerita perjalanan, sebagian berbau pribadi – bukan untuk unjuk diri yang tak seberapa ini, hanya satu harapan semoga bisa menginspirasi dan menambah semangat menapaki episode pengabdian ini.

Tahun 2005 saya diberi tugas oleh kepala sekolah untuk membuat konsep dan desain site plant sekolah SMK Maarif ke depan, tugas itu bertajuk Desain Site Plant Maarif Tahun 2010. Konsep site plant itu berupa bangunan yang terintegrasi, bangunan berlantai dua yang lengkap dan futuristik mulai dari ruang kantor tata usaha, ruang tamu dan ruang kepala, 1 ruang guru, 15 ruang kelas, 2 lab komputer, 1 aula besar,  3 bengkel permesinan lengkap dengan tata letak mesin dan kelengkapannya, ruang security hingga lapangan tenis indoor. Alhamdulilah, setelah sekitar 2-3 minggu akhirnya desain  itu terwujud secara sederhana dengan menggunakan program Autocad 2000, dengan komputer “jangkrik” yang berbasis sistem operasi Windows 98. Saat itu belum ada aplikasi grafis 3 dimensi seperti yang marak saat ini semisal 3D Max, Revit Architecture, Archicad, Tekla, Rhinoceros atau Google SketchUp. Tidak banyak, bahkan masih sangat jarang (asing) orang yang mampu dan menguasai program Autocad 2000 yang membutuhkan imajinasi geometri, perhitungan dimensi dan berbagai bentuk tampilan proyeksi, karena memang belum lazim digunakan serta berbagai keterbatasan teknis lainnya. .

Gambar desain site plant yang kami kerjakan tersebut dapat dilihat secara 3 dimensi, dapat dilihat per bagian, per ruang, per tingkat/lantai bahkan dapat dilihat secara "peritilan", artinya dapat dilepas perbagian dan dapat dirangkai kembali. Pada perjalanan berikutnya desain itu lalu dijadikan acuan pembangunan gedung dan sarana prasarana kampus stemakid yang dapat dilihat seperti sekarang ini. Pada akhir tahun 2006, desain site plant tersebut dipamerkan oleh kepala sekolah kepada direktorat SMK yang waktu itu menyempatkan diri berkunjung ke kampus stemakid. Sungguh tak terbayangkan sebelumnya bahwa desain itu akan dilihat pejabat direktorat, bahkan kemudian mendapat respon positif dengan akan digulirkannya bantuan untuk realisasi rencana pembangunan gedung tersebut. Saat bersamaan juga disaksikan oleh beberapa pejabat dinas pendidikan Kab. Magelang, dan salah satu dari mereka menyatakan bahwa pada desain site plant tersebut adalah satu-satunya desain sekolah dengan tampilan 3 dimensi yang ada di kabupaten Magelang. Alhamdulillah, semua yang terjadi adalah karunia Alloh semata dan merupakan berkah yang tiada terkira.

Kepala sekolah yang visioner dan piawai dalam komunikasi adalah salah satu keunggulan sekolah kami. Tidak berselang lama, maka tahun berikutnya (2006) sekolah kami mendapat undangan ke Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan Jakarta (Dikmenjur, sekarang berubah menjadi Direktorat Pembinaan SMK). Maka kemudian kami bertiga (kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan diri saya)  berangkat ke Direktorat Jakarta untuk presentasi best practice dan rencana ke depan. Untuk kepentingan ini saya kembali ditugasi untuk membuat profil dan bahan tayang yang mengusung tema “Berani Tampil Beda”, yang kemudian kami presentasikan di depan pejabat dewan penilai di Direktorat Jakarta. Terus terang sebenarnya saat itu saya merasa pesimis dengan apa yang kami miliki, dengan apa yang kami buat dan kami presentasikan, apalagi jika dibanding dengan 30-an sekolah lain se Indonesia yang melakukan presentasi pada hari yang sama.

Apa yang terjadi kemudian sungguh di luar bayangan saya yang sama sekali tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Beberapa bulan kemudian SMK ini dinyatakan layak dan ditunjuk menjadi sekolah penerima paket Program Jardiknas yang berarti menjadi pusat pengembangan IT (ICT Center) di Kabupaten Magelang dalam program Jaringan Pendidikan Nasional (Jardiknas). Dampak berikutnya, saya ditunjuk menjadi koordinator ICT Center Kab. Magelang, dan konskuensinya harus wira-wiri di wilayah Jawa Tengah, hingga forum yang berskala nasional di Malang Jawa Timur. Tahun berikutnya saya harus siap ditunjuk untuk bertugas menjadi Ketua Jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ), hal ini karena sekolah membuka jurusan baru, sementara belum ada guru yang spesialis bergelar sarjana komputer. Bak pepatah  tiada rotan akar pun jadi, maka saya yang tidak memiliki latar belakang pendidikan jurusan komputer dengan segala apa adanya siap tidak siap - mau tidak mau harus menjalani.

Sejak saat itu perkembangan SMK Maarif Kota Mungkid maju pesat dan semakin dikenal luas. Terlebih lagi sebagai ICT Center diberi kewenangan mengelola/mengendalikan jaringan internet dari program jardiknas, membagi koneksi internet serta menyalurkan ke sekolah-sekolah dan kantor pemerintah yang menjadi klien. Konskuensi berikutnya sebagai ICT Center berperan dan bertugas mengadakan pelatihan pemanfaatan ICT bagi sekolah-sekolah di wilayah Kab. Magelang.  Maka mulai tahun 2007 secara marathon kami mengadakan pelatihan ICT bagi guru, pustakawan, dan TU dari beberapa sekolah SD, SMP dan SMU. Beberapa sekolah bahkan "bedol sekolah" selama satu minggu membawa seluruh guru dan karyawan untuk belajar pemanfaatan ICT ke sekolah kami. Kami dibantu beberapa teman kami dipaksa keadaan untuk menjadi nara sumber dan memberikan pelatihan ICT bagi sekian jumlah guru, pustakwan dan TU.

Inilah episode perjalanan manusia yang ternyata bisa terjadi di luar nalar dan di luar bayangan. Saat ini, ketiga orang pernah meretas jalan ke Direktorat Jakarta sudah tidak aktif lagi di sekolah ini. Kepala sekolah saat itu (Bapak Drs Sugeng Riyadi, M.S.T) sekarang sudah menjadi pejabat di Disdikpora Kab. Magelang sebagai kepala bagian ketenagaan, adapun wakil kepala sekolah saat itu (Ibu Mustikawati, S.Pd) sekarang bertugas menjadi guru senior (PNS) di SMKN Windusari Magelang, dan saya (Pak Mar) hijrah menjadi guru yunior di SMPN 2 Kepil Wonosobo. Satu pesan kepala sekolah saat itu adalah "Bekerja ikhlas sajalah, maka yang berikutnya adalah kewenangan sing ngecet lombok", yang tidak pernah tidur dan selalu membalas setiap kebaikan dengan kebaikan yang lebih banyak.

SMK Maarif Kota Mungkid yang beralamat di jalan Mayor Unus Kota Mungkid, Desa Deyangan Kec. Mertoyudan saat ini telah menjadi sekolah besar dan cukup bergengsi. Jumlah murid hampir mencapai 900 siswa yang tersebar dalam 24 kelas adalah jumlah yang besar untuk sekolah swasta di wilayah pedesaan. Pada saat PSB sementara sekolah swasta lain sibuk mencari murid baru, sekolah ini bisa memilih calon murid baru, dan sebagian lainnya terpaksa ditolak karena kuota sudah terpenuhi. Bangunan gedung yang megah, kelengkapan peralatan praktik dan bengkel yang memadai adalah salah satu daya tarik sekolah ini. Data terakhir di tahun ajaran 2015/2016 membuka jurusan baru dengan struktrur kelas sebagai berikut :
  • Kelas 10 terdiri lima jurusan ;  TKI (1), TKR (2), TSM (1), TKJ (3) dan TPM (4)
  • Kelas 11 terdiri tiga jurusan ; TKR (1), TKJ (2) dan TPM (4)
  • Kelas 12 terdiri dua jurusan ; TKJ (2) dan TPM (4)
Sekolah yang mempunyai peran lain sebagai ICT Center semakin melekat kuat pada sekolah ini dan saat ini menjadi rujukan untuk pembelajaran terkait teknologi IT serta menjadi langganan tempat pelatihan dan ujian berbasis internet. Inilah episode perjalanan dan perputaran waktu yang bisa membuat sebuah lembaga maju dan berkembang pesat sesuai dengan usaha dan karya yang diupayakan untuk memperoleh hasil yang optimal.

Benang merah yang ingin saya tarik sebagai kesimpulan dan untuk selanjutnya dapat diterapkan di setiap sekolah lainnya – terutama sekolah kami saat ini (SMPN 2 Kepil) adalah sebagai berikut :
  1. Jangan remehkan visi. Sekolah yang mayoritas guru-stafnya yang visioner sangat berpeluang untuk menjadi sekolah maju dan besar. Mereka fokus pada kemajuan sekolah dan berorientasi pada layanan prima (kepuasan siswa) salah satu bentuk pribadi yang visioner.
  2. Jangan takut menjadi pioner, tidak ada ruginya menjadi pendahulu. Memang resikonya adalah ribet dan harus banyak mencoba, namun ilmu dan pengalaman yang diperoleh adalah sesuatu yang sangat mahal harganya bagi sebuah kesuksesan. Menjemput Sukses adalah prinsip yang lebih tepat dari pada menunggu sukses. Inilah yang terjadi dengan SMPN 2 Kepil sebagai pilot project K-13, banyak hal baru yang dilakukan, banyak kesulitan yang dialami, namun demikian banyak manfaat yang diperoleh dan menjadikan sekolah ini
  3. Jangan takut berbeda, karena sejatinya kita memang tidak sama. Yang sama itu sudah biasa, yang baru dan berbeda itu yang luar biasa. Di sinilah kata INOVASI ditekankan, betapa peradaban bertambah maju karena adanya inovasi, kita menikmati berbagai kemudahan di berbagai bidang karena proses inovasi. Oleh karena itu sebagai guru yang berperan sebagai fasilitator dalam proses transfer ilmu dan keteladanan, maka inovasi sangat diperlukan untuk membuat situasi pembelajaran menjadi lebih aktual dan menarik. Demikian selanjutnya maka hasilnya akan lebih terasa dampaknya pada peserta didik. Inovasi sebuah keniscayaan yang harus kita upayakan masing-masing diri dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan kita, tentu saja bertahap sedikit demi sedikit mengikuti tahapan yang kita mampu dan yang kita bisa.
  4. Jangan lupakan niat untuk ikhlas dan tulus dalam pekerjaan. Memang berat dan bukan perkara mudah untuk memiliki pribadi yang hebat ini, namun sebenarnya mudah bila memahami hakekat dan tujuan dalam bekerja. Hiduplah untuk memberi sebanyak-banyaknya ; bukan untuk menerima sebanyak-banyaknya. (Laskar Pelangi : Andrea Hirata). Prinsip berkarya yang tulus dan ikhlas, tanpa menghitung untung berapa, berapa kali hadir dan berapa besar honor. Bagi merekan yang suka itung-itungan maka berat untuk menerima falsafah adiluhung ini, karena lebih suka yang instan dan hasilnya langsung dan nyata.
SMP Negeri 2 Kepil termasuk pionir dalam beberapa hal, oleh karenanya sekolah ini mempunyai khans untuk maju lebih cepat, untuk sukses lebih hebat. Beberapa personil guru dan staf yang memiliki pandangan maju serta visoner adalah bekal kuat untuk siap melaju pesat menjemput sukses bagi sekolah ini. Ada Bu Ruti Sumarni, M.Pd, yang giat membuat terobosan kegiatan di saat sekolah lain belum memulai, ada Pak Suronto staf TU yang piawai di bidang IT dan selalu update informasi yang bermanfaat bagi guru, siswa dan sekolah, ada Bu Isti Supriyanti, S.Pd yang aktif dalam kegiatan Pilot Project K-13 sekaligus nara sumber nasional bersama Bu Ruti, ada Pak Bambang Nuryanto, S.Pd, M.M.Pd (Plt Kepsek) yang aktif dan update segala hal terkait kebijakan baru, serta rekan-rekan guru lain yang aktif dan respek untuk belajar dan berinovasi dalam pembelajaran, yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu. Mungkin slogan "Berani Mencoba dan Tampil Lebih Dahulu" bisa menjadi tag line tambahan untuk membuat suasana sekolah ini bertambah hidup, kreatif dan inovatif.

Demikian tulisan Oase-7 ini, semoga panjangnya tulisan ini tidak membuat pembaca bosan dan jengah untuk bisa mengambil makna utamanya. Di luar sana sangat banyak pengalaman dan hkmah yang belum kita ketahui karena kedangkalan pengetahuan kita, atau kerendah-hatian mereka yang pandai menyimpan selaksa kehebatan. Jangan terlalu risau dengan komentar dan pendapat orang lain, karena betapapun baik yang Anda lakukan untuk orang lain, akan selalu ada orang yang mencela, tetaplah upayakan yang terbaik. Tulisan atas dasar pengalaman yang kami bagikan ini mungkin kecil dan tidak berarti, namun kami berharap semoga bisa memberikan penguatan motivasi dan inspirasi untuk bisa meraih kemajuan dan kesuksesan bersama. Siapkan diri untuk menjadi pionir di bidang kita masing-masing demi kemajuan pendidikan. Selamat beraktifitas, semoga sukses. <39455>

Sabtu, 12 Maret 2016

Pelatihan Pengisian SPT Guru dan Karyawan SMPN 2 Kepil

Berhubung sudah memasuki tahun 2016 maka diingatkan kepada seluruh wajib pajak untuk melaporkan Surat Pemberitahuan ( SPT ) Tahunan untuk tahun pajak 2015 paling lambat 31 Maret 2016 untuk wajib pajak orang pribadi dan 30 April 2016 untuk wajib pajak badan. Agar Tidak terjadi Kesalahan Pelaporan, Wajib Pajak Orang Pribadi harus mengetahui Formulir SPT Tahunan orang pribadi mana yang harus dipakai untuk pelaporan SPT tahunan 2016 untuk tahun pajak 2015. Pelaporan pajak atau SPT tahunan orang pribadi dapat dilakukan dengan datang langsung ke kantor pelayanan pajak terdekat , mengirimkan via kantor pos, JNE atau TIKI , atau pelaporan dapat dilakukan secara online melalui DJPOnline di menu e-filing.

Oleh karena itu guru dan karyawan SMPN 2 Kepil merasa perlu untuk mengadakan pelatihan cara pengisian SPT Tahunan. Sabtu, 12 Maret 2016, siang hari pukul 11.30 WIB selepas kegiatan ulangan tengah semester para guru dan karyawan nampak sibuk dan serius  di depan laptop masing-masing mengikuti kegiatan pelatihan pengisian SPT  Tahunan.  Kegiatan pelatihan pengisian SPT Tahunan dengan sistem on-line untuk Pajak 2015 bagi guru dan karyawan SMP Negeri 2 Kepil ini merupakan pelatihan yang pertama pengisian SPT yang pertama kali. Kegiatan dilaksanakan di Laboratorium Komputer SMP Negeri 2 Kepil dengan pemandu Bapak Suronto – staf Tata Usaha yang cukup piawai dalam bidang IT dan telah mendapat pelatihan terkait dengan pengisian SPT pajak dengan aplikasi on-line ini. Untuk kegiatan pelatihan yang bersifat on-line ini telah disiapkan laboratorium dengan bandwidth khusus (jalur paket data) sebesar 2 mbps, sehingga akses internet terasa sangat cepat dan lancar,. Para peserta pelatihan adalah guru atau karyawan yang telah mendapatkan nomor EFIN dari kantor pajak setelah sebelumnya mendaftarkan diri secara kolektif dengan mengisi blangko pendaftaran disertai foto copy KTP dan foto copy kartu NPWP.

Apa itu EFIN, efin adalah kepanjangannya dari Electronic Filing Identification Number. Sebuah kombinasi angka dan huruf yang unik, yah semacam kode akses yang berbeda bagi setiap wajib pajak sehingga dijamin hanya Anda yang punya dan data transaksi elektronik tidak akan tertukar dengan wajib pajak yang lain. Setelah memiliki nomor EFIN, maka peserta (wajib pajak) di bimbing untuk membuka website aplikasi pajak on-line dengan alamat http://www.djponline.pajak.go.id. Langkah awal setelah membuka alamat website tersebut adalah melakukan registrasi berdasarkan NPWP dan Nomor EFIN masing-masing. Sebelum melakukan langkah registrasi, lebih dianjurkan untuk setiap wajib pajak sebaiknya lebih dahulu membuka  email masing-masing untuk memastikan bahwa email masih aktif dan bisa login (masuk) dengan baik, karena nantinya kode aktivasi setelah proses registrasi akan dikirimkan melalui email yang digunakan pada saat registrasi awal.

Setelah yakin email aktif dan bisa dibuka, maka peserta melakukan registrasi dengan klik menu register, selanjutnya akan muncul jendela aplikasi pendaftaran, masukkan data nama, NPWP, alamat email dan no HP / telepon. Setelah semua isian lengkap termasuk kode keamanan dan klik kirim, maka akan ada pemberitahuan berupa status pengiriman dan perintah untuk membuka kode aktivasi melalui alamat email. Buka email untuk melakukan aktivasi dengan cara klik link aktivasi yang tersedia pada email masing-masing, bila berhasil akan ada pemberitahuan sukses dan anjuran untuk login ke website djponline untuk memulai pelaporan SPT Tahunan masing-masing.

Secara garis besar wajib pajak dibagi menjadi dua yaitu yang penghasilan di bawah 60 juta setahun dan yang lebih dari 60 juta setahun. Untuk wajib pajak dengan penghasilan kurang dari 60 juta oleh sistem (server) akan diarahkan untuk membuka form pajak 1770 SS, yang merupakan aplikasi pajak kategori sangat sederhana (ss), untuk warga sekolah umunya diperuntukkan untuk guru non TPG sertifikasi dan staf tata usaha non remunerasi. Adapun bagi wajib pajak dengan penghasilan lebih dari 60 juta maka disediakan form 1770 s, dengan isian yang lebih banyak sesuai dengan penghasilan yang  jumlahnya juga banyak, ini umumnya untuk guru senior yang telah mendapatkan tambahan tunjangan penghasilan guru (TPG) yang sudah bersertifikasi.

Setiap peserta yang telah menyelesaikan rangkaian pendaftaran, pengisian dan pelaporan SPT hingga proses kirim, maka wajib pajak akan mendapatkan notifikasi (pemberitahuan) bahwa pelaporan pajak telah berhasil, pemberitahuan ini langsung bisa dilihat dan dicetak, baik dalam bentuk file pdf maupun print langsung dalam media kertas. Peserta pelatihan pengisian SPT Tahunan yang pertama kali selesai hingga status kirim dan sukses untuk kategori wajib pajak dengan penghasilan lebih dari 60 juta adalah Ibu Rini Utami, sedangkan urutan kedua adalah Bpk Bagus Panuntun untuk kategori SPT 1770 ss, namun ternyata data belum terisi lengkap sudah terlanjur dikirim. Wajib pajak yang telah menyelesaikan rangkaian pelaporan SPT, baik yang pengisian dan pelaporannya sudah lengkap atau belum masih bisa melakukan perbaikan data pelaporan.

Beberapa hal berikut yang menjadi fokus utama dari dilaksanakannya kegiatan pelatihan ini dan sangat perlu diberikan apresiasi, secara sederhana dapat diuraikan sebagai berikut;
  1. Kebersamaan, betapa dengan kebersamaan akan terasa bahwa kita berada dalam lingkungan kerja yang sama, punya tanggung jawab yang sama, maka apapun adanya sebaiknya dilakukan bersama,  senasib sepenanggungan.
  2. Merasakan belajar, betapa belajar itu tidak mudah, apalagi sesuatu yang baru dan berbau teknologi. Namun dengan belajar bersama, merelakan diri menjadi peserta maka hal yang semula dianggap sulit ternyata bisa diselesaikan secara bersama, perkara cepat atau lambat bukan masalah utama – sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas masing-masing. Yang utama adalah kemauan untuk belajar, untuk bisa dan untuk kepentingan bersama.
  3. Melatih  jiwa besar, betapa kita bukan “superman”, betapa setiap kita memiliki kekurangan dan kelemahan yang tidak bisa diselesaikan sendiri tanpa bantuan orang lain. Untuk  bersikap jujur, lapang dada dan mengakui kelemahan dan kekurangan diri adalah bukan perkara mudah, sungguh berat bahkan teramat berat. Untuk hal tertentu bukan masalah oleh siapanya atau kedudukannya apa, namun lebih kepada kapasitas dan kapabilitasnya. Di sinilah akan muncul toleransi dan implikasinya untuk saling mengisi, saling menghargai dan saling melengkapi.
  4. Susah senang bersama, betapa indahnya bila saat senang dirasakan bersama, pun begitu saat ada kesulitan juga dipikul bersama. Akan terlihat sangat tidak harmonis, tidak manis dan tidak etis bila saat ada enaknya diborong sendiri, dinikmati sendiri, hingga menanggalkan kehormatan dan jati diri.  Sebaliknya giliran dirasa ada susahnya berlepas diri, tak mau ambil peduli dan melimpahkan beban pada orang lain. Kebersamaan dan solidaritas   dalam sebuah komunitas adalah segala-galanya. Setiap diri harus ikut andil dan ikut terlibat, tidak hanya terima bersih, tidak hanya pasrah dan membebankan pada orang lain atau dalam bahasa jerman disebut  “tidak menjagak-kan”.
Semoga kegiatan pelatihan sejenis yang sifatnya untuk kepentingan bersama bisa dilaksanakan secara kompak dengan suasana penuh kekeluargaan agar situasi dan kondisi semakin mendukung untuk mewujudkan sekolah yang maju dan unggul sejalan dengan visi dan misi yang telah dicanangkan, selamat berkarya, selamat beraktifitas semoga sukses. <39360>