text

Selamat Datang di Blog SMP N 2 Kepil Wonosobo ... Sekolah SEJUTA IMPIAN, ... Awali Suksesmu Dari Sini ... Mulailah segala sesuatu dengan BISMILLAH ...

Rabu, 18 Juni 2014

Wisuda dan Pelepasan Siswa Kelas IX SMPN 2 Kepil Tahun 2014

Rabu 18 Juni 2014 adalah hari yang ditunggu-tunggu siswa kelas IX yang baru saja berbahagia menerima hasil pengumuman UN mereka yang diumumkan hari Sabtu 14 Juni dan menyatakan mereka lulus semuanya alias LULUS 100 %. Yah, hari Rabu ini mereka akan melangsungkan hajad besar berupa Wisuda sebagai puncak kebahagiaan mereka selama 3 tahun sekolah di kampus tercinta.

Bertempat di halaman utama SMPN 2 Kepil ajang wisuda akan dilaksanakan. Setelah dipasang tenda, ditata set panggung dan dekorasi yang digarap oleh Bpk Suronto (staf TU) maka tampak suasana yang sangat hidup dan asri. Tampak seperangkat alat musik band dan sound system terpasang rapi menambah hidup suasana akan meriahnya acara..

Tepat pukul 09.00 acara dimulai dengan pra-acara berupa penampilan beberapa lagu sumbangan dari alumni siswa SMPN 2 Kepil berupa band SMAN Kepil. Dilanjutkan dengan pembukaan acara oleh pembawa acara Duet Mr. Eko dan Mrs. Neni yang menghantarkan acara demi acara hingga paripurna acara pada pukul 13.00 WIB. Berbagai pentas seni dari siswa-siswa kelas 7, 8 dan 9 ditampilkan dalam acara wisuda kali ini. Salah satu suguhan istemewa adalah penampilan Tari NDOLALAK yang dibawakan siswa kelas 7. Tari Ndolalak ini dialtih langsung oleh Maestro Ndolalak Kepil yang beliau-nya adalah kepala sekolah SMPN 2 Kepil - Bpk Drs, Kardan. Aplaus dan jempol dobel empat untuk koreografi dan bimbingan beliau, tari ndolalak tampil maksimal dan sempurna.

Acara wisuda dimulai dengan diwisudanya 10 siswa terbaik (peringkat 10 besar) oleh bapak kepala sekolah.  Ke-10 siswa terbaik tersebut adalah Reni, Wahyu, Ayu, Amilia, Husaini, Adi, Ella dan Rudi.
Setelah wisuda 10 siswa terbaik dilanjutkan wisuda perkelas, dimulai dengan wisuda kelas 9A yang diswiuda oleh Ibu Ruti Sumarni dan Bpk Eko Sutomas, kelas 9B oleh Bpk Abdullah dan Ibu ...., kelas 9C oleh Bpk Edi Wineto dan Bpk Maryanto dan kelas 9D oleh Bpk Sukarno dan Bu Laras.

Berikur beberapa gambar yang semoga dapat mewakili kemeriahan acara tersebut.



Senin, 16 Juni 2014

PPDB 2014 - SMP Negeri 2 Kepil Siap Menerima Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2014-2015


Drs. Muh. Abdul Latif, M.Pd, beliau tahun ini didaulat untuk memegang tongkat komando PPDB-2014 di SMP Negeri 2 Kepil.Wonosobo. Besar harapan seluruh keluarga besar SMPN 2 Kepil untuk suksesnya penerimaan peserta didik baru (siswa baru) tahun ini, yaitu jumlah pendaftar calon siswa bisa memenuhi kuota / jumlah yang diharapkan, syukur lebih banyak dari tahun sebelumnya.
Kuota yang disediakan adalah sejumalh 5 (lima) kelas. Bila diasumsikan 1 kelas 25-30 siswa maka jumlah kuota yang diharapkan adalah sebanyak 125-150 calon siswa baru.

Dari jajaran pimpinan SMP N 2 Kepil yang saat ini diampu oleh Bapak Drs. Kardan sebagai kepala sekolah, Ibu Ruti Sumarni, S.Pd sebagai wakil kepala sekolah dibantu beberapa pembantu pimpinan yang lain ; Ibu Prihatin Handayani, Bpk Edi Wineto, Ibu Isti Supriyanti, Bpk Eko Sutomas dan pejabat lainnya merasa optimis untuk keberhasilan dan kesuksesan PPDB tahun 2014 ini. Hal ini karena secara defacto dan secara deyure SMPN 2 Kepil telah memiliki modal yang sangat besar dan kuat untuk bisa mendapatkan simpati dan kepercayaan masyarakat.

Brosur PPDB-2014 SMPN 2 Kepil, klik gambar .... untuk memperbesar.

Berbagai Keunggulan SMP N 2 Kepil.
Banyak bidang yang menjadi keunggulan dan kekuatan sekolah untuk menang dalam persaingan PPDB tahun 2014 ini, baik itu dari segi infrastruktur maupun dari segi kualitas (mutu). Dua hal inilah yang utama dan pertama akan dijadikan patokan untuk menilai kualitas dan nilai jual sebuah lembaga pendidikan yang bermutu Berikut ini akan kami paparkan beberapa kelebihan yang menjadi nilai lebih SMPN 2 Kepil yang merupakan.sekolah unggulan di Wonosobo.

A. Mutu Sekolah.
Banyak indikator yang telah berhasil dijalankan dan dilaksanakan SMPN 2 Kepil, namun tak akan kami paparkan semuanya. Beberapa hal yang pokok dan mendasar ini adalah indikator yang benar-benar hanya ada pada sekolah yang bermutu dan berkualitas yang bisa memperoleh predikat ini, diantaranya ;
  1. Sekolah Standar Nasional (SSN). Sekolah Standar Nasional disingkat SSN adalah sekolah yang memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP) yaitu standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar sarana dan prasarana, standar tenaga pendidik dan kependidikan, standar manajemen, standar pembiayaan, dan standar penilaian. Sangat banyak syarat dan kriteria sebuah sekolah untuk diberi gelar sebagai sekolah SSN. Tidak sembarang sekolah bisa mendapatkan predikat ini. Perlu diketahui di kecamatan Kepil hanya ada 2 (dua) sekolah SMP yang sudah berpredikat SSN ini yaitu SMPN 2 Kepil dan SMPN 1 Kepil.
  2. Status Akreditasi 'A". Akreditasi sekolah adalah kegiatan penilaian (asesmen) sekolah secara sistematis dan komprehensif melalui kegiatan evaluasi diri dan evaluasi eksternal (visitasi) untuk menentukan kelayakan dan kinerja sekolah. Nilai A adalah nilai tertinggi dengan rentang perolehan nilai dari 86 - 100.dimana hanya sekolah yang sudah benar lengkap dan memadai dari segi administrasi dan pengelolaan manajemen yang bisa mendapatkan Nilai A tersebut.
  3. Peringkat Nilai UN. SMP Negeri 2 Kepil menempati Peringkat 10 se-Kabupaten Wonosobo untuk sekolah negeri pada tahun 2011. Untuk tahun ini peringkat Nilai UN berada pada posisi 22 dari 133 SMP/MTs di Wonosobo.
  4. Pilot Project Kurikulum 2013. Sejak pertama diuji-cobakan kurikulum 2013, SMPN 2 Kepil ditunjuk sebagai Pilot Project / Percontohan. SMPN 2 Kepil adalah salah satu sekolah yang ditunjuk dari Kementrian Pendidikan Nasional Jakarta untuk menjadi sekolah percontohan yang menerapkan (implementasi) kurikulum 2013. Tentu hal ini adalah nilai tersendiri dan pengalaman luar biasa yang menjadi kekayaan sekolah untuk berkembang menjadi sekolah yang lebih maju.
B. Infrastruktur - Sarana.
Sarana dan Prasarana adalah perangkat berikutnya yang menjadi daya tarik calon siswa baru, yang juga menjdai pertimbangan orangtua calon siswa untuk menentukan pilihan terakhir dan pilihan terbaik bagi anak mereka dalam menempuh pendidikan. Oleh karena itu pihak managemen SMPN 2 Kepil terus berupaya berbenah diri dan melengkapi diri untuk bisa tampil prima dalam memberikan pelayanan kepada siswa dalam melaksanakan pendidikan dan pembelajaran.
Beberapa sarana-prasarana utama yang menjadi keunggulan sekolah adalah ;
  1. Lokasi Strategis. Lokasi berada di pinggir jalan utama Magelang - Wonosobo, sangat strategis dan menarik, karena akses transportasi sangat mudah bila dibandingkan dengan beberapa sekolah negeri/swasta di kecamatan Kepil lainnya.
  2. Gedung dan Ruang Kelas Memadai. Jumlah ruang kelas dan bangunan gedung sangat cukup di dukung dengan pekarangan yang sangat luas yang hampir mencapai luas 2 hektar.
  3. Sarana Laboratorium. Ketersediaan Laboratorium IPA dan Laborotorium Komputer menjadi wahana tersendiri bagi siswa untuk semakin memperdalam wawasan dan kreatifitas mereka. Laboratorium Komputer yang dilengkapi dengan jaringan LAN untuk akses internet menjadikan siswa mampu berpikir dan berkomunikasi secara global melalui media on-line serta mampu mengakses berbagai informasi yang positif untuk kemajuan mereka.
  4. Pembelajaran berbasis IT. Laptop dan komputer menjadi sangat vital dan dibutuhkan. Hal ini dapat dilihat pada proses pembelajaran yang sebagian besar sudah menggunakan media pembelajaran berbasis IT dengan menggunakan Laptop dan LCD Proyektor sesuai dengan KD yang sedang dibahas dalam pembelajaran.
  5. Dan berbagai sarana lain. Banyak hal lain yang menjadikan SMPN 2 Kepil siap menyongsong kurikulum 2013 untuk menjadi sekolah pilihan dan pavorit di Kepil khususnya dan Wonosobo pada umumnya, semoga.
Demikian sekelumit tentang SMPN 2 Kepil dalam hubungannya dengan PPDB-2014 yang dengan sekuat tenaga harus diupayakan untuk SUKSES agar diperoleh siswa-siswi terbaik yang siap menyongsong era moern dan global, selamat bergabung bersama kami, melangkah pasti meraih prestasi.

Jumat, 13 Juni 2014

Pengumuman Kelulusan SMPN 2 Kepil - Alhamdulilah Lulus 100 Persen

Hari ini Sabtu, 14 Juni 2014 situasi di sekolah SMP Negeri 2 Kepil akan tampak ramai. Siswa kelas IX dan orangtua siswa tampak harap-harap cemas dan penuh harap akan hasil kelulusan yang akan diumumkan di sekolah hari ini.  Pengambilan pengumuman akan dilaksanakan sekitar pukul 10.00 WIB dan diterimakan kepada orangtua siswa. Semua pihak, baik kepala sekolah, pembantu kepala dan seluruh jajaran guru dan karyawan berdoa semoga semua siswa kelas IX lulus. Terlebih siswa dan orangtua siswa benar-benar berharap setelah berjuang dengan segenap jiwa raga disertai doa untuk keberhasilan dan kelulusan UN mereka, semoga lulus 100%. Dan alhamdulilah kenyataannya SMPN 2 Kepil Wonosobo untuk UN Tahun 2014 ini LULUS 100 %.

UN tahun 2014 ini pada SMP Negeri 2 Kepil diikuti oleh peserta ujian sebanyak 100 siswa. Siswa sebanyak itu dibagi dalam 4 (empat) kelas dengan masing-masing kelas sebanyak 25 siswa. Siswa unggulan masing-masing kelas diharapkan benar-benar bisa menjadi cahaya dalam proses pembelajaran sehingga bisa menjadi motivasi dan salah satu sumber belajar menuju SUKSES UN 2014. Siswa unggulan tersebut antara lain Reni Fatmayani - 9A, Rudi Alam Formas - 9B, Wahyu Dwi Utami - 9C dan Adi Susanto 9D.

Berikut berita terkait kelulusan di wilayah Jawa Tengah yang dikutip dari Solopos.com.

Sementara siswa SMP peraih nilai UN tertinggi adalah Revi Alvin Razaqi dari SMP Negeri 1 Semarang yakni 39,20. Untuk MTs, diraih Beni Safrudin dari MTs Padureso, Kebumen dengan nilai 39.

Kepala Dinas Pendidikan Jateng Nur Hadi Amiyanto mengatakan tingkat kelulusan UN 2014 tingkat SMP/MTs, SMP Luar Biasa (SMPLB) dan SMP terbuka mengalami kenaikan 0,207 persen dibandingkan UN 2013.

“Pada UN 2014 tingkat kelulusan sebesar 99,98 persen naik 0,207 persen dibandingkan UN 2013 sebesar 99,77 persen,” katanya kepada wartawan di Kantor Dinas Pendidikan Jateng Jl. Pemuda, Kota Semarang, Jumat (13/6/2014).

Menurut Nur Hadi, dari 501.508 siswa SMP/MTs, SMPLB, dan SMP terbuka yang mengikuti UN 2014 yang dinyatakan lulus sebanyak 501.410 siswa, sedang yang tidak lulus 98 siswa.

Perinciannya SMP dari 369.025 siswa yang lulus 368.965 siswa tidak lulus 60 siswa (99,98 persen). MTs dari 129.029 siswa yang lulus 129.010 siswa tidak lulus 19 siswa (99,98 persen).

Untuk SMPLB dari 213 siswa yang mengikuti UN semua lulus atau 100 persen. Sedang SMP terbuka dari 3.241 siswa yang lulus 3.222 siswa tidak lulus 19 siswa (99,41 persen).

”Bagi siswa yang berhasil lulus UN kami ucapan selamat dan sukses, bagi siswa belum berhasil jangan berkecil hati karena masih ada program UN kesetraan dan mengulang tahun depan,” ungkapnya.

Nur Hadi menambahkan pengumuman kelulusan UN SMP akan dilakukan secara serentak di masing-masing sekolah pada pukul 15.00 WIB Sabtu (14/6).

”Kami mengimbau kepada Dinas Pendidikan kabupaten/kota beserta seluruh jajarannya dapat mengendalikan para siswa supaya mencegah merayakan kelulusan dengan konvoi kendaraan di jalan raya,” harapnya.

Untuk itu, imbuh dia, Dinas Pendidikan kabupaten/kota serta pihak sekolah melakukan koordinasi dengan aparat keamanan setempat, serta orang tua/wali siswa.

”Para siswa juga tidak perlu melakukan coret-coret baju seragam sekolah. Lebih baik baju seragam disumbangkan kepada saudara-saudara yang membutuhkan,” katanya.

Sementara, dari data Dinas Pendidikan Jateng tercatat SMP Negeri 1 Magelang menempati peringkat I UN 2014 dengan rata-rata nilai 37,01, disusul SMP Negeri 2 Purworejo (36,71), dan SMP Negeri 1 Wonosobo (36,15). Sedang SMP Negeri 1 Solo menempati peringkat 15 dengan rata-rata nilai 35.44.

Alhamdulillah, ternyata lulus 100 %. Selamat dan sukses anak-anakku kelas IX, terlebih kelas IX-C ; Asep, Etik, Reni, Restu dan Vendi kamu juga bisa sukses. Songsong masa depan pada tingkatan selanjutnya - semoga sukses selalu.

Kamis, 12 Juni 2014

Penilaian Kurikulum 2013 - Semester 2 Kelas VII Telah Berakhir, Software Aplikasi Pengolah Nilai Mutlak Diperlukan, SMPN 2 Kepil Sudah Siapkan Diri

SMP Negeri 2 Kepil minggu ini sedang dilaksanakan ulangan kenaikan kelas. Maka pekerjaan guru sangat padat terkait koreksi hasil ulangan, pengolahan nilai dan persiapan menampilkan nilai akhir dalam bentuk rapot.

Bagi kelas 8 yang masih menerapkan kurikulum KTSP maka pengisian rapot masih menggunakan rapot manual dan tinggal meneruskan yang telah dilakukan selama ini. Lain lagi dengan kelas 7 yang sudah menggunakan kurikulum 2013 dimana belum tersedia rapot dari pusat, maka mau tidak mau sekolah harus mengupayakan aplikasi untuk pengolahan nilai dan pembuatan rapotnya secara komputerisasi.

Untuk hal ini SMP Negeri 2 Kepil sudah mempersiapkan diri jauh-jauh hari dengan dibuatnya aplikasi penilaian dan rapot yang dikerjakan secara komputerisasi / digital. Aplikasi yang dibuat merupakan tahap permulaan, percobaan dan masih sederhana sesuai kemampuan SDM yang ada di sekolah. Walaupun demikian setidaknya bisa menjadi acuan dan langkah awal untuk berkreasi, berinovasi dan berkarya untuk menjadi sekolah yang siap untuk maju, semoga.

Aplikasi ini dibuat dengan software Microsoft Excel dengan pola link antar sel, link antar file. Aplikasi awal berupa file pengisian nilai untuk masing-masing guru mata pelajaran. Selanjutnya file aplikasi yang sudah diisi nilai oleh guru mapel kemudian dikumpulkan dalam komputer / laptop induk untuk disatukan dalam folder penilaian. Dalam folder penilaian telah terdapat aplikasi pengolahan nilai yang siap menyedot (telah di-link-kan) nilai dari aplikasi tiap mapel. Aplikasi rapot ini akan langsung siap ditambahkan data tambahan antara lain absensi, pengembangan diri dll, oleh tiap wali kelas masing-maing. Selanjutnya setelah oleh wali kelas bisa langsung cetak untuk tiap anak dalam bentuk kertas masing-masing anak 2 lembar, lembar nilai dan lembar deskripsi. Selamat mencoba dan berkreasi untuk lebih baik lagi.

Walau sangat sederhana dan ala kadarnya, namun satu hal yang cukup menggembirakan adalah aplikasi penilaian yang digunakan SMP N 2 Kepil ini telah ditayangkan dan didemokan sebagai model / contoh aplikasi penilaian dalam ajang pelatihan instruktur nasional guru prakarya di LPPKS Indonesia di Solo - Jawa Tengah. Setelah ditayangkan sebagai model, kemudian banyak peserta / calon instruktur yang meminta copy soft file sebagai acuan aplikasi di sekolah mereka. Walau masih sangat sederhana dan kecil nilainya semoga bisa berbagi dan semoga bermanfaat.