text

Selamat Datang di Blog SMP N 2 Kepil Wonosobo ... Sekolah SEJUTA IMPIAN, ... Awali Suksesmu Dari Sini ... Mulailah segala sesuatu dengan BISMILLAH ...

Sabtu, 25 Juni 2022

Kuota Zonasi Tak Terpenuhi - Kuota Prestasi Tak Mencukupi, Sekelumit Histori PPDB Online 2022

Kegiatan PPDB bagi sekolah kecil dan sekolah pinggiran seperti SMPN 2 Kepil menyisakan cerita tersendiri, yang banyak menyita waktu dan menguras energi sehingga perjuangan di PPDB terasa sangat panjang. Hal ini benar adanya, sejak beberapa bulan sebelum awal tahun ajaran baru dimulai, kegiatan PPDB sudah harus dipersiapkan dengan berbagai model dan inovasi. Walau PPDB sudah rutin dilaksanakan tiap tahunnya, tetapi bagi SMPN 2 Kepil, sekolah kecil di perbatasan pula adalah sesuatu yang berbeda, yang menyisakan cerita unik dan heroik. Dalam luasan wilayah yang kecil, dimana terdapat 4 sekolah negeri yang saling berdekatan ditambah adanya beberapa sekolah swasta lama maupun baru, maka mau tidak mau harus rela berbagi calon siswa yang stoknya terbatas dan  diperebutkan oleh sekolah dari berbagai posisi.

Posisi sekolah yang berada di wilayah perbatasan antara dua kabupaten memiliki resiko tersendiri dalam hal PPDB dengan sistem Zonasi. Jalur zonasi dengan kuota paling besar tidak bisa terisi penuh karena terbentur regulasi terkait zonasi yang tidak berlaku bagi calon siswa dari kabupaten seberang walau secara jarak radius masuk kategori yang diijinkan dalam aturan batas zonasi. Akhirnya calon siswa dari kabupaten seberang hanya bisa diproses menggunakan jalur prestasi yang kuotanya terbatas.  Hal menjadi sesuatu yang kontradiksi dan kontraproduktif bagi SMPN 2 Kepil yang notabene separuh lebih siswanya berasal dari kabupaten seberang, maka PPDB sistem zonasi ini sungguh-sungguh merupakan tantangan yang penuh perjuangan. 

Sangat berbeda bagi sekolah besar, perjuangan seperti ini mungkin tidak terjadi di sekolah besar dan pavorit atau sekolah negeri di kota. PPDB bagi mereka merupakan waktu mengibarkan bendera setinggi-tingginya, semakin banyak peminat maka semakin tinggi bendera mereka, semakin diperebutkan oleh banyak orang, tak pelak semakin banyak yang terbuang oleh sistem yang diterapkan. Inilah kenyaannya, bukan menilai siapa yang baik dan siapa yang buruk juga bukan untuk menyalahkan keadaaan, tetapi untuk diambil pelajaran agar bisa saling memahami tentang situasi yang sebenarnya terjadi. Mau sekolah besar ataupun sekolah kecil tetaplah kita syukuri, semua karunia Alloh semata, bukan siapa kepala sekolahnya, juga bukan karena siapa panitianya.

Adapun kepanitiaan PPDB di tingkat kabupaten masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun 2022 adalah tahun keempat dilaksanakannya PPDB dengan sistem online di lingkungan Pemkab Wonosobo, meneruskan sistem yang sudah dimulai sejak tahun 2019 pada kali pertamanya. Sistem PPDB Online 2022 yang diberlakukan untuk semua SMP Negeri di Kabupaten Wonosobo berada di bawah komando Ibu Lintang Esti Pramanasari, S.Psi, MAP, M.Si, (sosok ibu muda yang terlihat smart dan energik) yang menjabat sebagai Kepala Bidang Bina Program dan Pengembangan (BPP) Dinas Dikpora Kab Wonosobo. 

PPDB 2022 di SMP Negeri 2 Kepil ini dikomandani oleh Bapak Aris Winarna, S,.Pd., yang dibantu oleh beberapa guru yunior. Ada Pak Irwan Susetyo Putro, S.Pd (Sekretaris), Ibu Rini Utami, S.Pd (Bendahara), Pak Suronto (Verifikator) dan Pak Maryanto (Pembantu Umum). Dari pantauan selama pelaksanaan PPDB Online, secara operasional kepanitiaan ini berjalan lancar dan sukses. Untuk mendukung pekerjaan dibentuk Tim Sosialisasi yang bertugas ke sekolah-sekolah SD/MI sekitar. Kinerja dan semangat mereka bisa dibilang luar biasa dalam menyikapi permasalahan yang terjadi, semuanya terasa all-in dan all-out.

Tokoh sentral kegiatan PPDB SMP Negeri 2 Kepil di tahun 2022 ini adalah Pak Irwan selaku sekretaris terlihat sangat lincah, gesit dan mumpuni, berbekal wawasan dan pengalaman yang banyak maka benar-benar bisa diandalkan. Ditambah dua sosok hebat lainnya yang menjadi kunci sukses tim PPDB, yaitu ; 1) Bu Rini yang all-out memback-up semua kegiatan dari awal hingga akhir dan nyaris tidak pernah libur di saat teman-teman lainnya berlibur, 2) Pak Ronto yang ahli IT dan kiprahnya sebagai salah satu admin dinas membuat pekerjaan yang terkait dengan aplikasi yang berhubungan dengan jaringan dinas pendidikan menjadi jauh lebih mudah dan cepat. 

Dari laporan hasil pengumuman PPDB Online, untuk SMP Negeri 2 Kepil terbaca data bahwa jumlah calon peserta didik (pendaftar) yang berhasil mendaftar secara online di SMPN 2 Kepil berjumlah 117 anak dari total pengajuan berkas pendaftaran sebanyak 120 anak. Jumlah tersebut relatif sama untuk setiap tahun ajaran baru, dan jika ditelisik berdasar asal tempat tinggalnya juga relatif sama untuk tiap tahunnya. Perbandingan calon peserta didik yang berasal dari dalam kabupaten dan luar kabupaten, yaitu berkisar 50%, artinya sekitar separuh siswa SMPN 2 Kepil berasal dari kabupaten lain, terutama kabupaten Magelang sisi barat, untuk wilayah Salaman adalah desa Kaliabu, dan untuk wilayah Kajoran meliputi Kuwaderan, Pandanretno dan Wuwuharjo.

Akhir kata, mengutip apa yang disampaikan Ibu Fajar Fatimah Winarti, S.Pd., M.Or. selaku kepala sekolah menyampaikan apresiasi dan perhargaan setinggi-tingginya kepada panitia dan semua pihak yang terlibat dsemi suksesnya PPDB 2022 ini. Demikian juga kami, atas nama panitia PPDB 2022 menyampaikan terima kasih atas segala bantuan dan kerjasama semua pihak selama proses PPDB berlangsung. Tak lupa juga menyampaikan permohonan maaf atas segala khilaf, kesalahan dan kekurangan yang kami lakukan dari awal hingga akhir. 
Selamat beraktifitas, selamat berkarya, semoga sukses.

Rabu, 15 Juni 2022

Pengumuman Kelulusan SMPN 2 Kepil Tahun 2022

Pengumuman Online
Pengumuman kelulusan secara online merupakan kebijakan atas rekomendasi dari Dinas Pendidikan (pemerintah) yang tujuannya untuk menghindari kerumunan. Oleh karena itu pengumuman kelulusan 
tahun ini mengacu pada model yang diterapkan pada tahun kemarin, dilakukan dengan cara daring (online). Nah, hari Rabu, 15 Juni 2022 adalah hari yang sudah ditentukan oleh Kementerian Pendidikan bagi siswa SMP/MTs kelas IX untuk menerima pengumuman kelulusan atas rangkaian ujian sekolah dan pembelajaran yang telah dilaksanakan selama kurun waktu 3 tahun, yang sekitar 30 persen dilakukan secara daring (online) akibat adanya pandemi.

Pandemi Covid-19 memang berdampak pada sekolah, dimana pembelajaran yang terpaksa dilakukan dengan jarak jauh menggunakan media internet. Banyak kekurangan itu pasti, baik dari segi kualitas maupun kuantitas materi pembelajaran. Ada satu hal utama tidak banyak disadari terkait pembelajaran daring, yaitu hilangnya "wahana pembinaan karakter" yang menjadi ruh utama dalam pembelajaran. Yah, tapi bagaimana lagi, guru hanya pelaku yang harus patuh melaksanakan tugas di lapangan. Terlepas dari kehilangan momentum pembinaan karakter, pandemi ini ada baiknya juga untuk menjadi bahan renungan dan evaluasi, bahwa dalam bidang pendidikan anak bangsa di negeri ini ke depannya semua harus lebih siap, untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi. Semua elemen sivitas akademika, stakeholder, semua lini dan semua pihak harus mempersiapkan pola pendidikan yang adaptable pada era Industri 4.0 dimana keterbukaan teknologi informasi dan komunikasi menjadi fokus perhatian utama.

Terkait dengan itu, maka proses teknologi informasi dan komunikasi yang berbasis cloud dan bersifat online menjadi pilihan tepat untuk mengintegrasikan dalam pendidikan di sekolah.  Menjadi sangat urgen bagi sekolah dan subyek pendidikan di dalamnya untuk mau dan mampu belajar dan terus belajar agar transformasi ilmu bisa dikolaborasikan dengan menggunakan teknologi. Banyak aspek yang bisa dilakukan oleh sekolah, mulai dari informasi umum sekolah, proses pembelajaran, evaluasi hingga publikasi hasil pembelajaran. Salah satu diantaranya adalah pengumuman hasil kelulusan secara online.

Terkait dengan pengumuman kelulusan secara online ini, SMPN 2 Kepil yang mengusung tagline Sekolah Sejuta Impian (SSI) tentu saja tidak ingin ketinggalan. Sekolah menyiapkan sistem pengumuman kelulusan menggunakan aplikasi WA yang dikolaborasi dengan layanan google drive. Sistem ini memberikan layanan bersifat personal, simple, mudah namun tetap nampak elegan. Secara mudah polanya dapat dijelaskan seperti petunjuk penggunaan pengumuman online yang disampaikan kepada orangtua siswa sebagai berikut.

Petunjuk Pengumuman Kelulusan SMPN 2 Kepil

     1.     Pengumuman kelulusan dilakukan secara Online

·     Hari          : Rabu, 15 Juni 2021

·     Waktu      : Mulai pukul 09.00 – 21.00 WIB

·     Media       : Aplikasi WhatsApp (WA)

      2.     Persiapan Teknis

·     Siswa menyiapkan NIS (4 digit) sebagai kode Login

·     Siswa menambahkan Nomor Kontak HP Server 0823-2794-2395, selanjutnya disimpan dengan nama SERVER KELULUSAN

      3.     Prosedur dan petunjuk penggunaan aplikasi kelulusan

·     Sistem bersifat SANGAT PERSONAL, satu kode NIS hanya dapat akan membuka satu Lembar Pengumuman

·     Siswa mengetikkan kata SMP, lalu kirim ke SERVER, maka SERVER akan menjawab secara otomatis berisi ucapan selamat datang dan petunjuk selanjutnya untuk memasukkan kode NIS (4 digit)

·     Siswa mengetikkan kode NIS, lalu kirim ke SERVER, maka SERVER akan menjawab secara otomatis berupa klarifikasi yang berisi data Nama, Kelas dan NISN (10 digit). Kode NISN itulah yang akan digunakan untuk membuka lembar pengumuman kelulusan

·     Siswa mengetikkan kode NISN, lalu kirim ke SERVER, maka SERVER akan memberikan jawaban secara otomatis berupa LINK alamat (tautan web) Google Drive yang berisi lembar pengumuman kelulusan, selanjutnya dapat di-klik untuk membukanya

·     Siswa meng-klik LINK yang muncul, maka SERVER akan mengirimkan file PDF ke perangkat siswa dan langsung terbuka Lembar Pengumuman Kelulusan

·     Catatan :

                            i.      Jika perangkat belum login ke akun email, maka sistem akan meminta siswa untuk login, pilih satu email -> oke

                          ii.      Jika perangkat tidak suport dengan file PDF, silahkan untuk ganti/pinjam perangkat lain (HP Android teman atau saudara) yang suport untuk membuka file PDF

                          iii.      Server hanya dapat diakses sesuai jadwal yang ditentukan, Rabu 15 Juni 2022 – Pukul 09.00 – 21.00 WIB

Perangkat yang digunakan cukup menggunakan aplikasi WA (WhatsApp) yang dapat diakses menggunakan HP Android dan melakukan akses dengan nomor WA yang telah dikonfigurasi sebagai Server. Untuk informasi dan penjelasan lebih lanjut, siswa dan orangtua wali dipersilahkan untuk konsultasi dan berkoordinasi dengan guru wali kelas masing-masing. 

Demikian tulisan terkait dengan pengumuman kelulusan online, semoga yang sederhana ini bisa menambah wawasan dan semoga bermanfaat. Selamat beraktifitas, selamat berkarya, semoga sukses.


Sabtu, 11 Juni 2022

Pelepasan & Perpisahan Siswa 2022 - Download Foto Wisuda

Wisuda Spesial 2022 - Edisi Corona
Hari ini, Sabtu 11 Juni 2022 dilaksanakan acara spesial bagi siswa kelas 9 .... bertempat di Aula Lantai 2 SMPN 2 Kepil

dst ... selanjutkan akan disunting kemudian

Foto-foto semua rangkaian kegiatan sangat banyak dan tidak mungkin dipasang semua di sini,
Oleh karena itu, bagi yang bermaksud melihat atau memiliki bisa langsung download di link yang kami sediakan di bawah ini.


Untuk download/melihat silahkan klik link ini 

Lihat Foto / Download

Senin, 14 Maret 2022

Ujian Praktik Informatika 2022 - Download Soal

Assalamu'alaikum Wr. WB.

Selamat pagi anak-anak kelas 9 SMP Negeri 2 Kepil yang pekan ini sedang melaksanakan Ujian Praktik untuk 11 mata pelajaran, semoga kalian semua diberikan kesehatan dan kekuatan. Untuk itu jangan lupa jaga kesehatan dengan makan, minum dan olahraga secukupnya, serta selalu gunakan protokol kesehatan pada area yang ditentukan.

Oke, langsung saja untuk mata pelajaran INFORMATIKA adalah tahun pertama diadakan ujian praktik untuk kelas 9. Untuk ujian praktik di SMP Negeri 2 Kepil menggunakan pola online (akses internet) yang meliputi mengunduh soal (download) dan mengirim hasil pekerjaan (upload), adapun pola offline berupa pengerjaan soal (praktikum) di laboratorium komputer, hasilnya disimpan dalam format .doc dan/atau .jpg untuk selanjutnya dikirimkan lagi secara online menggunakan email atau aplikasi WhatsApp.

Untuk gambaran ujian praktik dapat dipelajari ALGORITMA Ujian Praktik Informatika (langkah-langkah) sebagai berikutt;

  1. Mulai
  2. Buka soal dan petunjuknya di website sekolah, http://smp2kepil.blogspot.com/
  3. Untuk mengunduh (download) soal ujian praktik silahkan klik DOWNLOAD SOAL UJIAN PRAKTIK pada bagian bawah halaman ini.
  4. Simpan di HP atau Laptop kalian, untuk bahan praktik di labkom.
  5. Masuk Labkom sesuai jadwal dan pembagian tempat duduk yang telah ditentukan.
  6. Buka aplikasi Microsoft Word, buat halaman kosong (baru).
  7. Kerjakan halaman 1 dan halaman 2 seperti contoh dengan cermat.
  8. Simpan hasil pekerjaan dengan nama File : nama-kelas-no.absen (contoh : Nadia H-9B-14)
  9. Screenshoot / foto hasil pekerjaan kalian, lalu kirim ke email atau no WA guru penguji
  10. Isi daftar hadir dan tandatangan.
  11. Selesai
Oke, selamat ujian, semoga lancar dan sukses (@22-93-00)

Jumat, 21 Januari 2022

Download Perangkat Bimbingan TIK Terbaru

Selamat datang di web/blog SMPN 2 Kepil, web sederhana yang awalnya hanya bertujuan untuk sekedar share informasi tentang berita sekolah. Seiring waktu berjalan admin mencoba menambahkan beberapa tulisan singkat (semacam esay atau artikel), share ulang materi dari kementerian dan juga  perangkat pembelajaran seadanya yang meliputi silabus, minggu efektif, kkm, rpp hingga aplikasi penilaian buatan kami. Alhamdulillah, sungguh tidak disangka-sangka respon pembaca cukup bagus dan luar biasa tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Salah satu contohnya adalah postingan yang akan kami bagikan ulang kali ini yaitu tentang Download Perangkat Bimbingan TIK - Kurikulum 2013 ternyata telah diakses lebih dari 18.000 kali. Bahkan ada satu postingan lagi yang lebih fantastis, yaitu Download Silabus K-13 Edisi Revisi yang diakses lebih dari 66.000 kali. Satu kata yang tepat hanyalah Alhamdulillah, bahwa semua dari Alloh, syukur jika bermanfaat.

Postingan kali ini untuk mengakomodir banyaknya notifikasi email (pemberitahuan) yang masuk ke beranda Android kami (penulis) beberapa bulan terakhir, yang intinya permintaan untuk diberikan ijin agar bisa mengakses file/folder di google drive kami. File/folder yang kebanyakan diminta untuk bisa dibagikan kembali terkait dengan judul postingan di paragraf satu di atas, mereka mengajukan ijin untuk bisa membaca dan mendownload Perangkat Bimbingan TIK. Berkaitan dengan itu, perkenankan sebelumnya kami mohon maaf atas tertutupnya akses berbagi file di google drive tersebut. Salah satu alasan kami tutup sementara adalah karena sedang kami memindah dan menata ulang file/folder kami di google drive yang sudah hampir penuh, sudah diberi warning oleh google. Nah, di awal tahun 2022 ini akses itu akan kembali kami share kepada pembaca, khususnya guru TIK yang membutuhkan  perangkat Bimbingan TIK ala kami. 

Perangkat Bimbingan TIK yang kami bagikan sebenarnya hanyalah sekedar contoh, formatnya masih sederhana dan sangat ala kadarnya, tentunya masih banyak kekurangan. Sekedar menambahkan sedikit penjelasan ulang, bahwa sebenarnya Bimbingan TIK termasuk kebijakan/program lama yang terkait pelajaran TIK yang dikeluarkan oleh Kemendikbud untuk menggantikan mata pelajaran TIK yang hilang dari struktur Kurikulum 2013. Bimbingan TIK yang rilis perdana pada tahun 2015 merupakan kebijakan Kemendikbud menyusul banyaknya tuntutan dan harapan untuk dikembalikannya mata pelajaran TIK pada Kurikulum 2013. Kebetulan kami adalah salah satu dari lima guru di Jawa Tengah yang dipilih untuk belajar tentang Bimbingan TIK di LPMP Jateng dan selanjutnya ditugaskan untuk membagikannya kepada teman-teman guru dalam workshop di Solo dan Kudus.

Saat ini Kurikulum 2013 masil berlaku dan diterapkan di semua sekolah di seluruh Indonesia, walau di beberapa sekolah penggerak (pilot) sudah mulai menggunakan kurikulum baru. Nah pada Kurikulum 2013 yang terbaru, guru yang sebelumnya mengajar TIK saat ini diberikan keleluasaan untuk memilih untuk mengajar mata pelajaran Informatika dan/atau Bimbingan TIK. Jika dihitung sampai hari ini (khususnya bagi sekolah pilot), maka penerapan (implementasi) mata pelajaran Informatika sudah memasuki tahun ke-3, sementara untuk Bimbingan TIK sudah memasuki tahun ke-7 sejak pertama kali dilaksanakan. Kesulitan, tantangan, kendala serta hambatan pasti ada yang mau tidak mau harus dihadapi. Sekian tahun sudah berlalu, kiranya banyak hal sudah dipelajari, beberapa diantaranya sudah dipahami, beberapa lagi sudah dicoba, tetapi rasanya masih banyak hal yang juga belum dimengerti,  yang pasti masih butuh waktu untuk terus belajar dan beradaptasi.

Dari sedikit gambaran di atas juga banyaknya permintaan terkait dengan perangkat Bimbingan TIK, maka dengan ini kami share dan buka kembali file/folder di google drive kami. Kami yang kebetulan pernah diberi kesempatan belajar (pelatihan) tentang BTIK dan pernah menjalankan program BTIK di sekolah, maka walau hanya ala-kadarnya kami akan berbagi materi terkait BTIK. Semua hal yang ada di dalamnya hanyalah contoh, baik silabus, prota, promes dan kelengkapan lain bersifat fleksibel dan tidak mengikat, boleh dikembangkan atau dikurangi sesuai dengan kebutuhan dan kondisi sekolah masing-masing. Selamat mengunduh, semoga bermanfaat dan bisa membantu.
  1. Download Silabus Umum BTIK
  2. Download Minggu Efektif BTIK
  3. Download Prota 8 BTIK
  4. Download Prota 9 BTIK
  5. Download Promes 8.1 BTIK
  6. Download Promes 8.2 BTIK
  7. Download Promes 9.1 BTIK
  8. Download Promes 9.2 BTIK
  9. Download Materi BTIK Siswa
  10. Download Materi BTIK Guru
  11. Download Materi BTIK Tendik
  12. Download Kartu Bimbingan TIK
  13. Download RPB - Bab Download
  14. Download RPB - Bab Email
Selamat beraktifitas, selamat belajar, selamat berkarya, semoga sukses.

Senin, 13 Desember 2021

Tour De Pacitan 2021, Berlibur dan Silaturahmi

Sabtu 11 Desember 2021, menjadi malam bersejarah bagi keluarga besar SMPN 2 Kepil, karena malam itu merupakan edisi pertama kali dalam sejarah sekolah ini berangkat untuk berpergian menuju tempat wisata di tengah malam. Realita tidak mesti sesuai dengan rencana, kuasa manusia membuat rencana tetapi selebihnya apa yang akan terjadi menjadi hak prerogatif Alloh Yang Maha Kuasa. karena yang telah direncanakan bisa saja berubah karena keadaan, dengan berbagai alasan yang melatarbelakangi. Keberangkatan yang rencananya dijadwalkan sekitar pukul 23.00 WIB malam mundur hingga beberapa jam dengan satu penyebab masalah teknis kesiapan kendaraan yang mundur karena perawatan setelah beberapa hari perjalanan non stop.

Sekitar pukul 01.00 WIB malam bis datang, bersandar di pasar Sirandu dan langsung berangkat sambil mengambil penumpang yang menunggu di sepanjang perjalanan menuju beberapa destinasi di Pacitan. Penumpang kloter awal adalah rombongan yang menunggu di basecamp (rumah Bu Ruti) antara lain Bu Ruti, Bu Fajar, Pak Irwan, Bu Isti, Pak Ismain, Bu Prih, Bu Mum. Bergeser sekitar 300 ratus meter ke timur menjemput rombongan Pak Edi, dilanjutkan rombongan Pak Karna, bersama beberapa orang yang mangkal di sekolah yaitu Pak Dwi, Mas Ratno, Bu Laras, Bu Utami dan Bu Siti, lalu bergerak 100 meter menjemput Bu Rini. Selanjutnya melintasi perbatasan kabupaten untuk menjemput rombongan Bu Sri di Kajoran, rombongan Pak Ari di Kaliabu. Setelah menempuh perjalanan sejauh 14 kilometer berhenti di bundaran Salaman untuk menjemput Pak Widodo dan Pak Fauzi. Penulis web ini adalah penumpang terakhir, dijemput di RSUD Sleman setelah perjalanan 53 kilometer. 

Alhamdulillah, malam itu bis melaju dengan kecepatan sedang sehingga perjalanan terasa nyaman, dan qodarulloh diberikan situasi perjalanan yang lancar dan aman. Ketika terdengar kumandang adzan subuh, bis kemudian berhenti di salah satu mushola di wilayah Gunung Kidul untuk melaksanakan sholat subuh secara berjamaah. Perjalanan dilanjutkan lagi dan berhenti di tujuan wisata yang pertama, pemandian air hangat "Banyu Anget", yang berlokasi di desa Karangrejo, Arjosari, Pacitan. Menikmati sajian mandi air panas dari sumber mata air panas yang berasal dari gunung Kelir. Disediakan beberapa kolam besar yang  terbuka untuk digunakan bersama-sama, tersedia juga kolam khusus anak-anak dengan air yang dangkal. Jika menghendaki yang lebih "privacy" disediakan layanan sewa kamar mandi dengan bathup khusus yang tertutup sehingga lebih bebas dan nyaman.

Setelah dirasa cukup di Banyu Anget, acara berikutnya adalah silaturahmi ke kediaman orangtua dari salah satu guru yang berasal dari Pacitan (Pak Irwan SP). Rumah ini berasa di atas awan karena berada di daerah ketinggian (500-1000 mdpl) dan merupakan bagian kawasan pegunungan seribu, tepatnya berada di kecamatan Nawangan. Awalnya bingung ketika bis berhenti di tengah hutan, di lereng pegununung, di jalan sempit, ini bis kok berhenti ada apa, atau mau mampir kemana? Sungguh tidak menyangka ketika semua penumpang diajak turun dan berjalan beberapa meter ke bawah, ternyata ada rumah yang mirip istana, sangat indah, asri dengan taman dan tanaman bunga beraneka warna. Dalam batin mengatakan, pasti ini bukan rumah orang sembarangan. Benar, orangtua Pak Irwan adalah tokoh masyarakat, sang ayah yang telah alamrhum adalah pengawas di dinas pendidikan dan sang ibu adalah kepala sekolah. Acara di rumah ini diisi dengan ramah tamah dilanjut dengan menyantap hidangan makan pagi, menunya luar biasa lengkapnya, seperti di rumah makan padang sederhana yang terkenal itu. Acara ramah tamah dengan keluarga Pak Irwan yang terdiri ibu, adik, istri dan anak serta keponakan. 

Setelah ramah tamah selesai dilanjut sholat Dhuhur berjamaah di masjid Agung Pacitan dan lanjut menuju obyek wisata Sentono Gentong. Sentono Gentong berlokasi di Desa Dadapan, Kecamatan Pringkuku. Jarak dari pusat Kota Pacitan tidak begitu jauh, yakni hanya sekitar 13 kilometer. Waktu tempuhnya kurang-lebih setengah jam karena harus melalui medan perbukitan. Obyek ini berupa tebing yang menjorok keluar dengan kedalaman hingga 200an meter, serasa seperti di ujung burittan kapal. Dari tempat ini akan terlihat pemandangan terbuka ke arah Teluk Pacitan tampak begitu menakjubkan. Terlihat pula pasir putih Pantai Teleng Ria hingga Pantai Pancer Dor bagaikan bulan sabit. Banyak spot instagramable yang sangat indah dan menarik untuk berfoto.

Destinasi terakhir pada wisata Goes To Pacitan ini adalah pantai Klayar yang terkenal dengan  istilah "tanah lot-nya jawa", karena kemiripan bentuk pantai dengan tanah lot di pulau dewata. Luasnya area, indahnya pemandangan dan ketersediaan fasilitas yang cukup memadai membuat pengunjung betah berlama-lama di pantai ini. Permukaan pantai yang landai dengan ombak yang tidak terlalu besar, spot  tanah lot ala pacitan, juga pasirnya yang putih bersih, serta adanya ATV dengan rute yang panjang menjadi daya tarik tersendiri sehingga asyik dan bisa lupa waktu. Stelah hari gelap dan sholat Maghrib selesai ditunaikan bis segera bertolak untuk kembali pulang. Mendekati tengah malam akhirnya bis sampai di basecamp di Kepil Wonosobo.

Tour De Pacitan 2021 walau dalam balutan nuansa kesederhanaan tetapi terasa sangat istimewa. Ada beberapa catatan yang kiranya bisa menjadi bahan renungan dan evaluasi untuk merencanaan kegiatan serupa pada masa yang akan datang. 

  1. Kebersamaan menjadi tujuan utama kegiatan wisata ini. Kebersamaan yang merdeka, yang tidak terkait dengan pekerjaan sekolah. Kebersamaan yang santai dan terlepas dari status, jabatan dan pekerjaan, tidak dibedakan apakah kepala sekolah, guru atau staf. Kebersamaan mengikat erat perasaan sejawat menjadi sahabat di dalam pekerjaan sehari-hari begitupun sepanjang perjalanan dari sekolah ke tempat tujuan wisata hingga kembali ke sekolah.
  2. Silaturahmi menyertai kegiatan wisata ini. Ketika guru dan staf hadir ke rumah keluarga besar Pak Irwan di Nawangan, sangat jelas terlihat aura kebahagiaan dan kebanggaan di wajah mereka. Silaturahmi itu menumbuhkan rasa keakraban, kedekatan dan kebersamaan sebagai satu keluarga. Rasa kekeluargaan itu perlu terus dibangun agar semua anggota keluarga di rumah bisa mengerti, memahami dan menghargai pentingnya kebersamaan. 
  3. Menikmati keindangan dan keagungan alam semesta. MasyaAlloh sudah semestinya menjadi kata pertama yang diucapkan ketika melihat betapa agung, betapa luas, betapa indah dan betapa hebat alam yang Alloh ciptakan. Ombak datang silih berganti dengan gemuruh yang tak pernah berhenti, saat itu kita dapat merasakan betapa dahsyat kuasa Alloh yang menciptakan bumi dan  air sedalam lautan, menebar ombak dan pasir sepanjang pantai.
Demikian sedikit coretan sekedar untuk menuliskan sejarah bahwa pada tanggal 12 Desember 2021 guru dan staf SMP Negeri 2 Kepil pernah hadir dibeberapa spot indah di Pacitan. Walau hanya satu hari berwisata karena keterbatasan waktu dan biaya, kiranya cukuplah menjadi penyegar suasana (refresh) dan pelembut hati menyaksikan keindahan "Pacitan Paradise of Java". Atas nama sekolah kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar Bapak Irwan Susetyo atas semua atensi, akomodasi dan akulturasi (maksudnya oleh-2 berbagai pacit-pacitan, serta banyak karunia lainnya). Alhamdulillah, atas semua rahmat dan karunia-Nya, Nikmat Tuhanmu yang manakah yang engkau dustakan.

Sebagai dokumentasi ala kadarnya, berikut beberapa gambar amatiran yang berhasil dikumpulkan dari beberapa kamera HP (karena tidak membawa kamera khusus). Mohon dimaafkan jika sebagian peserta tidak nampak fotonya di web ini, semua atas keterbasan saya. Semoga yang sederhana ini bisa menjadi pengingat bahwa ada pernah ada kebersamaan di Pacitan, dan berharap semoga menjadi akan menjadi kebersamaan selama-lamanya. -226686-






Jumat, 26 November 2021

Download Foto ANBK SD, Prosesi Unjuk Kompetensi 7 SDN di SMPN 2 Kepil

Alhamdulillah, ANBK SMP yang dijadwalkan tanggal 4 - 7 Oktober 2021 telah sukses dilaksanakan. Setelah ANBK untuk SMP selesai, telah dijadwalkan kegiatan yang sama untuk tingkat SD. UPTD Dikpora Kecamatan Kepil selaku yang berwenang terhadap sekolah dasar di kecamatan Kepil telah membagi kelompok dengan rinci pelaksanaan ANBK tersebut agar dapat berjalan optimal. Pembagian kelompok ini antaralain memetakan SD mana saja akan menginduk (menumpang) di SMP mana saja, dengan mempertimbangkan ketersediaan sarana prasarana sekolah induk, daya tampung, jumlah siswa dan juga pertimbangan jarak ke lokasi ANBK akan dilaksanakan. 

Laboratorium komputer (Labkom) memiliki spesifikasi standar menjadikan SMP Negeri 2 Kepil layak mendapat amanah memfasilitasi tujuh sekolah dasar sekitar (7 SD) untuk melaksanakan ANBK SD. Ketujuh sekolah itu adalah SDN Randusari, SDN Rejosari, SDN Ngalian, SDN Kagungan 2, SDN Tanjunganom 1, SDN Tanjunganom 2 dan SDN Tanjunganom 3. Sarana prasarana yang ada di Labkom SMP Negeri 2 Kepil  meliputi ruang laboratorium komputer yang luas dengan 36 meja komputer, dengan client (PC dan Laptop) yang terkoneksi ke server lokal menggunakan jaringan kabel UTP dan/atau wireless, serta tersedia akses internet yang memadai. 

Rangkaian kegiatan ANBK SD yang dijadwalkan oleh Pusat Asesmen dan Pembelajaran (Pusmenjar) Kemendikbud memakan waktu yang cukup panjang mulai dari persiapan hingga hari H pelaksanaan.  Pelaksanaan ANBK SD dijadwalkan dalam 4 kelompok waktu yang terbagi menjadi gelombang I - IV. Gelombang I dan II : Senin-Kamis, 15-18 November 2021, dilanjutkan dengan Gelombang III dan IV : Senin - Kamis, 22-25 November 2021. Adapun jadwal lengkapnya adalah sebagai berikut:

  • 15 - 17 Oktober 2021, Sinkronisasi Simulasi
  • 18 - 22 Oktober 2021, Simulasi AN
  • 23 - 24 Oktober 2021, Sinkronisasi Gladi Bersih Gel. I dan II
  • 25 - 28 Oktober 2021, Gladi Bersih AN Gel. I dan II
  • 29 - 31 Oktober 2021, Sinkronisasi Gladi Bersih Gel. III dan IV
  • 1 - 4 Nopember 2021, Gladi Bersih AN Gel. III dan IV
  • 12 - 14 Nopember 2021, Sinkronisasi AN Gel. I dan II
  • 15 - 18 Nopember 2021, Pelaksanaan AN Gel. I dan II
  • 19 - 21 Nopember 2021, Sinkronisasi AN Gel. III dan IV
  • 22 - 25 Nopember 2021, Pelaksanaan AN Gel. III dan IV

Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan ANBK SD telah selesai dilaksanakan dengan sukses dan tanpa kendala yang berarti. Kesuksesan pastinya karena kemudahan dan pertolongan dari Alloh, baru yang berikutnya atas kerja keras dan kerjasama dari semua pihak yang terlibat. Pihak yang pertama adalah kepala sekolah dan guru pendamping dari masing-masing SD beserta murid-muridnya di bawah koordinator Bapak Tugimin, S.Pd. Yang berikutnya adalah Ibu Fajar Fatimah Winarti, S.Pd., M.Or.  (Kepala SMP Negeri 2 Kepil) selaku penanggung jawab kegiatan, didukung penuh oleh Tim ANBK dibawah koordinator Ibu Ruti (ketua), guru pengawas dan dibantu teman-teman guru pendamping serta tim teknis yang terdiri dari proktor dan teknisi.

Dalam kegiatan ANBK yang berlangsung dalam 7 waktu yang berbeda tersebut Tim Teknis berusaha mendokumentasikan dalam bentuk gambar/foto. Dikarenakan jumlah foto yang diambil cukup banyak maka tidak semua bisa ditampilkan di halaman web sekolah ini, tetapi jangan khawatir karena sudah disimpan di server google drive. Dan untuk mengakomodir permintaan gambar/foto tersebut kami telah membuka akses (sharing) agar para pembaca dapat melihat semua foto tersebut atau mengunduhnya (download) langsung dari google drive tersebut. 

Berikut ini beberapa cuplikan gambar selama kegiatan ANBK SD berlangsung, untuk melihat yang lebih lengkap dapat di-klik link DOWNLOAD FOTO ANBK SD di bawah paragraf ini dan juga  pada bagian paling bawah. Atas nama sekolah, kami memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dan kami sampaikan terima kasih yang sebesarnya, dan mohon maaf atas semua kekurangan kami <227102>.









Sabtu, 09 Oktober 2021

ANBK SMP "Done", Secuil Cerita ANBK Sekolah Kita

Tahun 2020 merupakan tahun terakhir dilaksanakannya sistem penilaian (ujian) berskala nasional menggunakan moda online yang biasa disebut dengan UNBK. Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.

Penilaian yang bersifat nasional yang pada tahun sebelumnya bernama UNBK, tahun ini diganti dengan model yang baru dan berbeda dengan nama ANBK. ANBK atau Asesmen Nasional Berbasis Komputer adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Melansir laman resmi Kemdikbud, mutu satuan pendidikan akan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter), kualitas proses belajar-mengajar, dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran.

Ruang Lingkup ANBK

ANBK dilakukan di setiap jenjang sekolah, mulai dari SD, SMP, SMA/SMK dan sederajat.  Berbeda dengan UNBK yang dilaksanakan pada akhir tahun sekolah, ANBK dikerjakan di kelas 5 SD, 8 SMP, dan 11 SMA.  Program ANBK tidak akan mengevaluasi capaian murid secara individu, tetapi mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan berupa input, proses, dan hasil. 

ANBK terdiri dari tiga bagian, yakni:

  1. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) :  Mengukur literasi membaca dan numerasi sebagai hasil belajar kognitif.
  2. Survei Karakter :  Mengukur sikap, kebiasaan, nilai-nilai (values) sebagai hasil belajar nonkognitif.
  3. Survei Lingkungan Belajar :  Mengukur kualitas pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang pembelajaran.

ANBK SMP Negeri 2 Kepil

Menyemai cita-cita, menanam harapan dan memupuk impian untuk meraih sukses di masa depan adalah rangkaian kata motivasi bagi sekolah kami, SMP Negeri 2 Kepil, sekolah yang berslogan "Sekolah Sejuta Impian". SMP Negeri 2 Kepil Wonosobo, sekolah kecil yang ditunjuk sebagai Sekolah Pilot Kurikulum 2013  menyambut baik program ANBK. Ibu Fajar Fatimah Winarti, S.Pd., M.Or. selaku kepala sekolah memberikan arahan agar pelaksanaan ANBK bisa berjalan sukses, sukses pelaksanaan dan sukses hasil. Sebanyak 45 siswa ditambah 5 siswa cadangan dibimbing secara intensif terkait program ANBK mulai dari pemahaman, materi hingga teknis pelaksanaan. 

Tim Sukses ANBK dibawah koordinator Bu Ruti Sumarni, M.Pd. dibantu guru-guru bahasa dan sains bergerak cepat mempersiapkan materi dan melaksanakan pembimbingan serta memberikan motivasi agar siswa lebih siap. Sekolah juga mempersiapkan Tim IT yang terdiri dari proktor dan teknisi membantu dari segi teknis dan peralatan berkaitan dengan  sarana prasarana untuk ujian online, yang diantara tugasnya meliputi seting komputer client, server, jaringan komputer serta akses internet untuk sincronisasi dan proses ujian online.

Alhamdulillah, proses ANBK SMP Negeri 2 Kepil yang dilaksanakan pada tanggal 6 - 7 Oktober 2021 berjalan lancar dan sukses. Sebanyak 45 siswa yang dibagi dalam 3 sesi (masing-masing sesi 15 siswa) nampak antusias dan semangat melaksanakan ANBK. Semoga hasil pekerjan (jawaban) para siswa sesuai dengan yang diharapkan. Jawaban siswa adalah cerminan, potret atau gambaran kondisi sekolah yang sesungguhnya, dimana dari potret itu akan menjadi bahan masukan untuk menentukan kebijakan dan langkah untuk perbaikan mutu pendidikan.

Setelah selesainya ANBK tingkat SMP ini telah dijadwalkan oleh kemendikbud (kira-kira satu bulan) bahwa akan dilaksanakan ANBK tingkat SD. Prinsipnya kami siap menerima dengan senang hati dan siap membantu untuk terlaksanya ANBK SD. Kami juga merasa bangga jika kami dipercaya sebagai sekolah yang akan menjadi tempat induk pelaksanaan ANBK SD, semoga diberikan kemudahan dan kelancaran.

Berikut ini gambar hasil jepretan tim dokumentasi selama kegiatan ANBK berlangsung, semoga dapat menjadi kenangan dan semoga bermanfaat.











Kamis, 09 September 2021

Selamat Mengemban Amanat, Dengan Cinta Kami Sambut Yang Datang dan Kami Antar Yang Pergi

Roda waktu terus berputar detik demi detik, jam demi jam hingga merubah siang menjadi malam, begitu seterusnya sehingga hari berganti bulan dan bulan berganti tahun. Sebagaimana perubahan siang menjadi malam, maka kehidupan manusia juga terus berjalan seiring waktu yang tak bisa ditahan walau sedetik, semua berjalan sesuai yang telah digariskan. Perjalanan waktu membawa perubahan hampir pada semua aspek kehidupan, semuanya berubah. Begitu juga dalam sebuah kebersamaan yang terjalin pelan, tapi pasti semua akan berubah, berlalu dan berganti episode. Kaidah "ketika ada pertemuan maka akan ada perpisahan", kiranya cocok dengan kenyataan ini. Inilah tema tulisan kali ini, perpisahan dan perubahan yang  tentu saja menyisakan banyak hal, yang pasti ada sisi baik dan sisi kurang baik. Kekurangan, kekecewaan dan penyesalan berada dalam satu paket diantara harapan, impian dan kebahagiaan. Ada rasa takut, cemas, kecewa, marah, dan hal-hal yang tidak sesuai dengan keinginan, di sinilah dibutuhkan kebesaran hati untuk lebih siap dalam menapaki jalan kehidupan.

Jalan kehidupan mulus, lapang, mudah dan semua fasilitas tersedia adalah impian dan harapan semua orang. Kenyataannya tidak selalu demikian, segala sesuatu bisa terjadi, tidak diharapkan, menyebabkan kesedihan, kekecewaan dan penyesalan. Untuk menggambarkan rasa itu penulis akan menukil secuil kisah dari Tiongkok, tepatnya cerita epik pada masa dinasti (Kaisar) Wei Utara yang diangkat dalam film berseri  berjudul Princess Agents yang fenomenal dan luar biasa sukses di tahun 2017. Dikisahkan tokoh pertama seorang pemuda bernama Yuwen Yue yang sangat ahli dalam ilmu beladiri tetapi nampak biasa, rendah hati dan cenderung bersikap dingin, pendiam dan suka menyendiri. Keahliannya itu membuat ia dipercaya sebagai agen (inteligen) sekaligus penasehat raja, dan juga sebagai pelatih ilmu beladiri (perang) kepada prajurit kerajaan. Tokoh yang kedua seorang gadis bernama Xing'er yang awalnya dipekerjakan sebagai pelayan di keluarga Yuwen Yue yang seorang bangsawan. Xing'er yang ternyata berbakat istimewa hingga kemudian dipilih untuk mendapat kesempatan untuk belajar tentang inteligen, beladiri, strategi peperangan dan berbagai hal tentang kebaikan. 

Kebaikan yang diberikan Yuwen Yue kepada Xing'er tidak terukur banyaknya, berbagai macam bantuan diberikan, tidak tanggung-tanggung, walau ia cuma seorang pelayan tapi diperlakukan bak seorang ratu. Tetapi sebaliknya yang dilakukan oleh Xing'er, kebaikan itu tidak diimbangi dengan kebaikan yang sama. Wajar kiranya jika Yuwen Yue sempat memendam rasa kecewa pada Xing'er, ia merasa dilupakan begitu saja, merasa tidak dianggap, merasa diabaikan dan merasa ditinggalkan. Sementara itu Xing'er tertutup hatinya oleh prasangka buruk dan dendam, sehingga walau mendapat banyak kebaikan masih saja tidak bisa membuka hati untuk mengakui kebaikan Yuwen Yue, bahkan menyimpan rencana jahat padanya. Yuwen Yue yang low profile nampak sabar dan menerima semua yang terjadi dengan ikhlas.  Ia tidak sakit hati, bahkan ketika ia menawarkan tumpangan pada Xing'er untuk naik kuda bersamanya (boncengan) tetapi ditolak oleh Xing'er dan ia hanya pasrah ketika tak lama kemudian Xing'er justru terlihat naik seekor kuda bersama pemuda lain yang juga teman dekat Yuwen Yue. Pemuda itu bernama Yan Xun, sosok yang pandai, tampan, berbakat dan merupakan calon (kandidat) penguasa di negeri Yan yang merupakan negeri bawahan Kaisar Wei. 

Singkat cerita, di episode terakhir (episode 58) Xing'er baru menyadari bahwa selama ini dirinya salah, ia  hanya mengikuti emosi, sakit hati dan rasa percaya diri bahwa ia lebih baik, hingga pada akhirnya semua harapan dan impian yang disemainya justru berubah menjadi kekecewaan dan penyesalan. Ia menyaksikan sendiri dan ikut merasakan berbagai kerusakan dan kehancuran yang diakibatkan oleh ambisi kekuasaan, akibat amarah dan dendam kesumat yang ada di hati Yan Xun yang dipujanya. Saat itulah ia baru menyadari bahwa sesungguhnya ia merasa banyak berhutang kebaikan pada Yuwen Yue, bahwa ia telah banyak dibantu tetapi ia justru berburuk sangka, mencurigai dan memusuhi Yuwen Yue. Ia sangat menyesal telah meninggalkan dan mengabaikan ketulusan Yuwen Yue, akhirnya ia berjanji tidak akan pernah meninggalkannya lagi. Sayangnya semua sudah sangat terlambat, Yan Xun yang hatinya dikuasai emosi, cemburu, amarah, ambisi dan dendam melakukan pembantaian yang menyebabkan kekacauan yang nyaris memisahkan Yuwen Yue dan Xing'er untuk waktu yang belum jelas sampai kapan. Inilah akhir cerita season-1 dari serial Princess Agents yang ditutup dengan  hadirnya kesadaran dan penyesalan.

Kesadaran dan penyesalan memang biasanya datang belakangan, sangat jarang dan tidak lazim orang merasa menyesal sebelum berbuat sebuah kesalahan. Ketika sudah ditinggal pergi baru merasakan betapa berharganya seseorang, betapa banyak hal yang belum dilakuan dan betapa banyak kesalahan yang dilakukan, hingga kemudian timbul rasa sangat menyesal. Seperti halnya ketika sebuah kebersamaan  yang sudah seperti keluarga dekat, yang situasinya sudah sangat akrab, tetapi kemudian dipisahkan oleh keadaan. Rasa itulah yang dirasakan oleh sebagian besar warga SMP Negeri 2 Kepil ketika dalam beberapa hari terakhir akibat adanya regulasi tentang rotasi dan mutasi terkait pimpinan sekolah. Beberapa hari pekan ini segenap jajaran pimpinan, dewan guru dan karyawan SMP Negeri 2 Kepil nampak sibuk dengan kegiatan terkait adanya rotasi dan mutasi pejabat kepala sekolah di lingkungan Dinas Dikpora Kabupaten Wonosobo. Qodarulloh dua orang penting di SMP Negeri 2 Kepil termasuk yang ikut dalam rotasi dan mutasi tersebut. Yang pertama adalah kepala sekolah, Bapak Hadi Wiyono, S.H., M.Pd., dipindah-tugaskan (rotasi) menjadi kepala sekolah di SMP Negeri 1 Kepil. Yang kedua sosok senior yang juga WKS, Bapak Ismain, S.Pd., mendapat amanah baru, dimutasi ke SMPN Satu Atap 5 Sapuran sebagai kepala sekolah.

Proses serah terima kepala sekolah dilaksanakan secara maraton, tanggal 2-9-2021 serah terima di SMP Negeri 1 Kepil, tanggal 6-9-2021 di SMP Negeri 5 Sapuran, dan tanggal 7-9-2021 di SMP Negeri 2 Kepil. Kepala sekolah SMP Negeri 2 Kepil yang baru adalah Bu Fajar Fatimah Winarti, S.Pd., M.Or. Bu Fajar, bukanlah orang baru di sekolah ini, karena sebenarnya jauh hari sebelumnya (8 tahun lalu) beliau pernah menjadi guru SMPN 2 Kepil hingga kemudian pada Maret 2013 beliau diberi amanat dan diangkat sebagai kepala sekolah di SMPN 4 Sapuran. Selain itu beliau juga pernah duduk dan belajar di bangku sekolah ini, yang artinya beliau alumni SMPN 2 Kepil. Dari rangkaian perjalanan itu bisa diartikan bahwa amanah baru untuk memimpin sekolah ini seakan hanya tugas untuk kembali pulang ke rumah, apalagi rumah tempat tinggal hanya berjarak kurang dari dua kilometer. Secara organisasi, kultur, bahasa, iklim dan budaya lokal semua sudah dikuasai, sehingga tugas beratnya adalah bagaimana mengatur sisi managerial untuk menciptakan iklim sekolah yang memiliki tagline sekolah sejuta impian.

Sekolah sejuta impian, bukanlah slogan asal-asalan, slogan yang kaya makna. Harapannya menjadikan sekolah sebagai taman belajar bagi banyak siswa dengan latar belakang yang berbeda-beda. Belajar hal-hal mendasar untuk menyemai asa, mengobarkan semangat dan menguatkan motivasi meraih cita-cita  untuk menggapai mimpi. Mimpi-mimpi tentang keberhasilan dan kesuksesan itulah yang ingin kami fasilitasi. Karena pada hakikatnya keberhasilan dan kesuksesan siswa-siswi alumni kami adalah kebahagiaan dan kebanggaan bagi kami. Kami mengadopsi dan mengkolaborasi slogan BRI menjadi prinsip pelayanan kami, "Senang Bisa Membantu dan Melayani dengan Setulus Hati". Selain itu kami juga menggunakan "aji mumpung", mumpung masih kuat, masih sehat, masih mampu, masih dipercaya dan masih bisa. Aji mumpung ini merupakan intisari dari pesan dari mereka-mereka yang sudah purna tugas, pesan kebaikan dan rasa penyesalan.

Penyesalan, ada kalanya perlu dibangun untuk melahirkan sikap positif, penyesalan yang muncul ketika tidak bisa melayani dengan optimal saat kesempatan masih ada, saat wewenang ada di tangan dan hak untuk mengakses masih terbuka. Jabatan, posisi dan wewenang di sekolah baik sebagai kepala sekolah, wakil kepala, koordinator standar, guru mapel, guru bimbingan konseling, wali kelas, tata usaha hingga karyawan pastilah memiliki kewenangan dan akses spesial, yang hanya bisa digunakan saat masih aktif dan pada suatu saat akan berakhir. Jika telah berakhir masa jabatan, tergantikan posisinya atau telah dicabut wewenangnya, maka kesempatan untuk melakukan banyak kebaikan melalui jabatan dan posisi itu tertutup sudah, tertutup karena tidak memiliki kewenangan atau hak akses telah dialih-tangankan. Itulah kudratnya, karena sejatinya semua adalah pemberian atau bahkan hanya titipan, pastinya tidak akan lama dan tidak akan selamanya.

Karena tidak akan selamanya, maka pemberian atau titipan itu harus digunakan dengan sebaik-baiknya. Kedewasaan, kebijaksanaan, kepekaan, kelapangan dan kerendahhatian akan sangat menentukan apa, dimana dan sebagai apa peran yang akan dijalankan. Disinilah letak benang merah antara kisah tiongkok di atas dengan realita kehidupan, dimana kita bisa bercermin dan melihat diri kita berada pada peran yang mana. Apakah seperti Yuwen Yue, yang hati dan fikirannya hanya ingin memberikan yang terbaik, yang walau sempat muncul rasa kecewa tetapi dendam atau tidak sakit hati,  serta tidak mau melakukan kecurangan. Atau seperti Xing'er yang belum bisa membuka mata hati dan menyimpan prasangka buruk, sehingga tidak bisa melihat kebaikan orang lain dan menimpakan kesalahan pada orang lain. Atau justru seperti Yan Xun yang bertangan dingin, yang tega menginjak, menyikut dan menjatuhkan orang lain untuk mencapai ambisi kekuasaannya. Sebagai insan pendidikan yang merupakan publik figur di masyarakat sudah tentu akan memilih peran yang baik dan berusaha untuk memantaskan diri untuk menjadi sosok yang baik.

Menjadi sosok yang baik tentu bukan hal yang mudah, bukan hal sepele, akan ada banyak tantangan, akan ditemui banyak godaan dan pastinya penuh perjuangan. Diperlukan usaha yang sungguh-sungguh untuk terus menerus belajar mengasah dan menempa diri agar mata menjadi lebih jeli dalam melihat, telinga menjadi lebih peka dalam mendengar, hati menjadi lebih sensitif dalam mengolah rasa serta otak menjadi lebih luas dalam berinovasi. Fokusnya bukan untuk menjadi yang terbaik, tetapi lebih pada berusaha melakukan yang terbaik, yang lebih baik dari sebelumnya. Adapun setelah berusaha secara optimal melakukan yang terbaik tetapi masih ditemukan beberapa kekurangan atau kesalahan, maka  ada toleransi atas sifat kodrat manusia yang tidak terlepas dari kesalahan dan kekurangan. Peribahasa "Tak ada gading yang tak retak" menunjukkan bahwa semua gading pasti retak, dan retak itulah tanda gading itu asli. Maka tak seorangpun berani mengklaim diri sempurna tanpa cacat dan cela, kelemahan dan kekurangan pasti ada, dosa dan salah juga tak mungkin dinafikkan. Dari sini seseorang bisa belajar untuk memahami, mengerti dan menerima kekurangan orang lain.

Selain memiliki kekurangan setiap orang pasti dikarunia kelebihan yang berbeda antara satu orang dengan yang lainnya. Kekurangan, kelebihan dan perbedaan jika disatu-padukan sesungguhnya adalah sumber daya yang hebat dalam membangun sebuah kebersamaan. Pertanyaanya, kekuatan apa yang bisa menyatupadukan semua itu? Jawabannya adalah kekuatan cinta. Benar, cinta yang digambarkan dalam bentuk hati itu memiliki kekuatan yang luar biasa dan mampu merubah segalanya. Cinta bisa menggerakkan hati seseorang bisa menjadi sangat baik perilakunya, tetapi sebaliknya jika salah dalam menyikapi bisa memporak-porandakan hati seseorang. Untuk menggambarkan kekuatan cinta kiranya bisa disimak nukilan puisi dalam sesi film Ketika Cinta Bertasbih 2, yang isinya sebagai berikut; 

"cinta adalah kekuatan, yang mampu mengubah duri jadi mawar, mengubah cuka jadi anggur, mengubah malang menjadi untung, mengubah sedih jadi riang, mengubah setan menjadi nabi, mengubah iblis menjadi malaikat, mengubah sakit jadi sehat, mengubah bakhil menjadi dermawan, mengubah kandang menjadi taman, mengubah penjara menjadi istana, mengubah amarah jadi ramah, mengubah musibah jadi muhibbah, itulah cinta".

Itulah cinta yang memiliki kekuatan luar biasa. Karena itulah kami segenap warga SMP Negeri 2 Kepil  akan selalu berusaha menyemai cinta di sekolah kami. Cinta yang bisa menerima perbedaan, bisa memaafkan kesalahan, bisa menerima kekurangan. Dan bukti dari semua cinta adalah berani berjuang dan berkorban untuk meraih cintanya. Berjuang dan berkorban, inilah intisari dari cinta yang sesungguhnya. Cinta adalah memberi bukan menerima, cinta adalah membahagiakan bukan menyakiti, dan cinta adalah menjaga bukan mengabaikan. Cinta yang diwujudkan dalam perjuangan dan pengorbanan inilah yang membuat SMPN 2 Kepil memiliki nama besar (walau hanya sekolah kecil), sekolah yang dikenal luas di tingkat kabupaten hingga propinsi, termasuk juga ditunjuk sebagai sekolah piloting dalam berbagai program dari kemendikbud. Kami (pimpinan, guru dan staf) menyadari, bahwa kami bukan siapa-siapa dan tidak mempunyai kemampuan apa-apa. Sungguh, semua prestasi dan nama besar sekolah ini adalah semata-mata karunia Alloh. Amanah ini akan kami jaga dengan segenap kemampuan dengan berkhidmat kepada jajaran pimpinan sekolah. 

Pimpinan sekolah yang lama telah pergi (Pak Hadi), ditambah lagi satu wakil pimpinan juga pergi mengemban amanah baru menjadi kepala sekolah baru (Pak Ismain), dan sekarang telah datang kepala sekolah baru (Bu Fajar). Perubahan pimpinan pasti akan merubah suasana, iklim dan ritme kerja  yang baru dan berbeda. Dengan berpegang teguh kepada prinsip positif thinking, positif feeling serta positif motivation, insyaAlloh kami yakin dan optimis untuk menyongsong era baru di SMP Negeri 2 Kepil. Dengan tangan terbuka kami seluruh warga SMP Negeri 2 Kepil menyambut Bu Fajar dengan cinta, dengan cinta pula kami antar Pak Hadi dan Pak Ismain yang pergi meninggalkan kami menuju ke tempat tugas baru. Kepada beliau bertiga kami segenap warga SMP Negeri 2 Kepil mengucapkan "Selamat bertugas, selamat bekerja, selamat berjuang dan selamat mengemban amanat baru, semoga diberikan kemudahan, kelancaran dan kesuksesan". (226020)

Selasa, 17 Agustus 2021

HUT RI Ke-76, Satu Episode Metamorfose bagi Sekolah Kami

Jika HUT RI tahun yang lalu terasa istimewa dengan angka 75 yang sering disebut dengan istilah HUT Intan, menjadi agak sedikit berbeda di HUT RI kali ini yang berangka 76. HUT RI ke 76 menjadi istimewa, bukan karena angkanya terasa sangat akrab karena sama dengan merek rokok yang sangat terkenal dalam beberapa dekade itu, tetapi karena pelaksanaannya yang terasa lebih penuh makna walaupun dilaksanakan dalam masa pandemi. Menjadi lebih berasa bagi sekolah negeri atau kantor pemerintah di wilayah Wonosobo, karena ada edaran yang menjadikan kewajiban untuk melaksanakan upacara di tempat kerja. Maka pagi itu banyak orang berseragam Korpri nampak sibuk melaksanakan aktifitas upacara bendera di halaman sekolah / kantor tempat dimana mereka bekerja. 

Situasi itu juga membuat nuansa yang berbeda dari tahun lalu saat mengikuti Detik-detik Proklamasi, dimana jika tahun lalu masing-masing guru/staf mengikuti secara virtual di depan TV dari rumah masing-masing, untuk tahun ini dilaksanakan di depan layar besar  bersama-sama di salah satu ruangan di sekolah. Situasi itulah yang terlihat di Laboratorium Komputer SMP N 2 Kepil dimana segenap guru dan staf SMP N 2 Kepil serempak mengikuti upacara Detik-Detik Proklamasi secara virtual dari tayangan Live TV Nasional yang ditayangkan dengan LCD Proyektor. Dari kegiatan ini terkandung makna bahwa perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan sampai kapanpun tetap akan bernilai sebagai perjuangan. Maka upacara HUT RI sebagai penghormatan dan wujud syukur itu sampai kapanpun juga harus dilaksanakan walau dalam masa Pandemi Covid-19.

Pandemi Covid-19 bukan menjadikan alasan bagi jajaran pimpinan, guru dan staf di SMP N 2 Kepil untuk hanya berdiam diri berpangku tangan, atau malah menikmati "hari-hari libur", tetapi sebaliknya selalu berusaha melakukan sesuatu yang berbeda di masa pandemi. Jika ada sekolah lain yang lingkungannya serasa menjadi lebih belukar, kotor dan tak terawat, hal ini berbeda dengan yang terjadi di SMP N 2 Kepil. Dibawah komando Bapak Hadi Wiyono, SH, M.Pd, banyak terobosan program dan perubahan yang dilakukan. Di bidang pembinaan SDM guru sudah pasti dengan breefing rutin pekanan dan pembinaan dari pengawas dalam rangka penguatan motivasi dan hal terbaru terkait tugas pokok abdi pendidikan, juga pelatihan-pelatihan bagi terkait konten pendidikan berbasis internet yang sangat dibutuhkan sebagai variasi dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ) di masa pandemi, mulai dari google form, google classroom, google meet, hingga pembuatan video pembelajaran yang siap upload di youtube. Di bidang fisik dan lingkungan sekolah juga sangat terasa banyak perubahan, beberapa yang sudah dilakukan antara lain, pembuatan taman sekolah, perluasan pintu gerbang, pemasangan rail pengaman tangga, pembuatan green house, penebangan pohon penutup spot jalan raya, penambahan pengaman luapan air hujan di jalur sentral, penambahan tempat parkir sepeda siswa, blok cor jalur sepeda siswa, pembuatan kolam ikan, serta halte bus (menunggu proses pihak ketiga). 

Bagaikan seekor ulat kecil yang tak berdaya, jika ia ikhlas dalam menjalani perannya, maka ia akan terus istiqomah membangun kepompong, dan proses puasa dalam kepompong itulah yang kelak akan  merubahnya menjadi kupu-kupu. Itulah metamorfose, jika semua proses berhasil dilaksanakan secara sempurna maka akan terbentuklah kupu-kupu, sebuah proses alami yang mengandung filosofi dan sangat kaya makna yang mendalam. Ada usaha, ada ikhlas, ada istiqomah, ada prihatin, ada keyakinan dan ada kepasrahan. Sangat terasa ketika hasil PPDB tahun ini diumumkan, ditengah kondisi yang upnormal dimana banyak sekolah negeri yang kecil di pelosok perbatasan yang hasilnya jauh menurun, Alhamdulillah, proses metamorfose semua unsur sekolah menunjukkan keberhasilan yang dibuktikan dari hasil PPDB masih mampu meraih kuota yang sama dengan tahun sebelumnya.

Kami segenap warga SMPN 2 Kepil mengadopsi filosofi tersebut, melakukan metamorfose dengan berbagai usaha dan terobosan yang sekiranya bisa dilaksanakan. Berusaha yang bukan berorientasi pada hasil, tapi berorientasi kepada proses, terus berproses dan selalu berproses menuju keadaan baru yang berbeda yang lebih baik, sejengkal demi sejengkal, setapak demi setapak, selangkah demi selangkah dalam berbagai hal walau dalam keterbatasan. Adapun hasil bukanlah menjadi kewenangan kami, karena kami menyadari sebagai manusia tidak punya kuasa, tapi manusia punya kuasa untuk terus berusaha, terus berkarya, terus memperbaiki diri menuju keadaan yang lebih baik.

Menuju keadaan yang lebih baik, itulah goal dari metamorfose kami, bukan menuju sempurna seperti halnya ulat menjadi kupu-kupu. Kami sadar, kami hanya sekolah kecil di kampung di wilayah perbatasan yang segala sesuatunya tidak bisa dibandingkan dengan sekolah besar, apalagi sekolah besar yang ada di kota, tetapi kami punya keyakinan tetap bisa melakukan sesuatu. Dengan metamorfose ala kami, kami berharap ada hal-hal positif yang baru yang bisa kami adopsi dari metamorfose ini, semoga usaha kami, keikhlasan kami, keistiqomahan kami, keprihatinan kami serta kepasrahan kami dalam menjalankan peran sebagai abdi pendidikan akan berdampak positif dan membawa manfaat bagi bangsa dan negara. Selamat berjuang, tetap berjuang, tetap merdeka.