text

Selamat Datang di Blog SMP N 2 Kepil Wonosobo ... Sekolah SEJUTA IMPIAN, ... Awali Suksesmu Dari Sini ... Mulailah segala sesuatu dengan BISMILLAH ...
Tampilkan postingan dengan label Gamelan / Karawitan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gamelan / Karawitan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Juli 2018

Musibah - Tiga Ruang Kelas SMP Negeri 2 Kepil Terbakar

Beberapa hari ini nama SMP Negeri 2 Kepil menjadi semakin terkenal karena pemberitaan di koran maupun di laman internet, terbukti ketika di ketikkan kata SMPN 2 Kepil pada tab mesin pencari google, maka akan tampil rentetan link dari laman website yang memberitakan tentang sekolah ini, baik yang berupa berita seperti ; news.detik.com, suaramerdeka.com, wonosobozone.com, tribratanews.jateng.polri.go.id dan laman berita  lainnya, maupun yang berupa video di laman Youtube. Benar, memang semenjak Jumat malam sekolah ini ramai menjadi topik pembicaraan publik karena adanya musibah yang berupa kebakaran yang menimpa salah satu bangunan lokal / gedung yang terdiri dari tiga ruang kelas.

Di halaman website detik.com dituliskan bahwa Gedung SMP Negeri 2 Kepil, Wonosobo dilalap si jago merah pada Jumat (27/7/2018) malam. Meski tidak ada korban jiwa, namun sedikitnya tiga ruang kelas ludes terbakar. Satu lokal gedung yang terdiri dari 3 ruang kelas SMP 2 Kepil hangus terbakar, Jumat (27/7) sekitar pukul 18.30. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun sekolah yang berada di Jalan Magelang Km 29, Desa Randusari, Kecamatan Kepil, Wonosobo itu mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta.

"Api melalap sejumlah bangunan di SMP 2 Kepil itu sangat cepat," ujar Wahyu Cahyono, seorang sopir yang melintas di depan sekolah tersebut. Melihat kepulan asap hitam dan kobaran api yang membakar sejumlah atap bangunan ruang kelas tersebut, Wahyu berupaya meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pemadaman seadanya, sembari melaporkan kepada petugas pemadam kebakaran. Warga berupaya melakukan pemadaman menggunakan ember dan selang air, namun karena angin berhembus sangat cepat menyebabkan api terus melalap sejumlah bangunan di sekitarnya.

Komandan Koramil 09/Kepil, Kapten Infanteri Sugeng Hariyanto yang juga pejabat di Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonosobo menyebutkan, api memang begitu mudah melalap bangunan gedung satu blok, terdiri dari tiga ruang kelas, antara lain ruang kelas 8A, 9D dan ruang kesenian yang berisi seperangkat lengkap alat karawitan berupa gamelan. "Seperangkat alat kesenian berupa gamelan serta beberapa kursi dan meja belajar di ruang kelas itu juga hangus terbakar," beber dia.

Menurutnya, pihaknya menerjunkan sejumlah anggotanya membantu pihak Polsek, BPBD, SAR Kepil, PLN Sapuran dan masyarakat. Mereka beramai ramai memadamkan api agar tidak menjalar ke gedung yang lain. Selain itu, dengan dibantu lima unit mobil pemadam kebakaran. Antara lain dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar), satu tangki BPBD Wonosobo dan dua unit Damkar milik PT Mekar Abadi. "Atas kerja sama seluruh komponen, api bisa dipadamkan sekitar pukul 20.30," tutur dia. Dengan waktu kurang lebih dua jam, api bisa dipadamkan karena koordinasi yang baik. Tanpa koordinasi yang baik, mungkin api belum bisa dipadamkan dalam waktu seperti itu. Terlebih, keberadaan unit Damkar yang berada di pusat kota, membutuhkan waktu lama untuk mencapai lokasi kebakaran. "Kami sangat mengapresiasi kesigapan aparat dan masyarakat, sehingga kebakaran tidak sampai merembet ke gedung lain," tutur dia.

Atas kejadian tersebut, menurut pihak sekolah kerugian seperangkat gamelan diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 100 juta. Sedangkan kerugian dari bangunan tiga ruang kelas, diprediksi mencapai lebih dari Rp 400 juta. Untuk gedung sekolah tersebut baru selesai direhab pada tahun 2016. "Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Namun, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kebakaran," ujar Kapolsek Kepil Iptu Muji Darmaji. Saat  berita ini dilansir garis pengaman polisi telah dilepas, artinya seluruh proses identifikasi dan investigasi sudah dinyatakan selesai.

Dra. Dyah Nuryani Praptiningsih, MM.Pd selaku kepala SMP Negeri 2 Kepil dengan ini memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan dan pertolongan pada saat kejadian kebakaran. Dengan adanya bantuan dan peran serta dari masyarakat sekitar, Kepolisian Kepil, Koramil Kepil, bantuan unit mobil pemadaman kebakaran Kab. Wonosobo, BPDB dan mobil pemadam PT Mekar Abadi menjadi hal baik yang membuat kebakaran tidak merembet dan menjalar ke gedung lainnya. Terima kasih juga kami sampaikan kepada jajaran pejabat teras kabupaten Wonosobo, Dinas Pendidikan baik di tingkat UPT kecamatan Kepil hingga tingkat kabupaten Wonosobo, para kepala sekolah, para guru dan tokoh masyarakat yang datang memberikan ungkapan bela sungkawa dan suport semangat, motivasi dan doanya kepada sekolah kami.

Akhirnya kami atas nama sekolah menerima dan meyakini bahwa kejadian ini adalah musibah yang diberikan oleh Alloh SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa yang pasti memiliki rencana yang jauh lebih baik dan lebih indah dari musibah ini. Banyak hikmah dan pelajaran berharga yang bisa diambil dari kejadian ini, dan kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan, tenaga, pikiran dan suport motivasi serta doanya semoga menjadi amal kebaikan yang dicatat sebagai jariyah di sisi Alloh dan diberikan balasan yang jauh lebih baik. Selanjutnya kami berharap pemerintah dalam hal ini kementerian pendidikan dapat segera memberikan bantuan guna pembangunan kembali ruang kelas beserta perabotan dan alat penunjang lainnya guna kelancaran proses pembelajaran.

Senin, 05 Maret 2018

Pesta Siaga Kwartir Ranting Kepil - Ajang SD/MI Unjuk Bakat dan Prestasi

Sabtu pagi, 3 Maret 2018 suasana di SMPN 2 Kepil nampak sangat ramai, ratusan sepeda motor dan puluhan mobil pribadi maupun mobil angkutan terparkir di depan dan sekitaran sekolah, Hari itu ada acara perhelatan yang meriah dalam kategori cukup besar yang diselenggarakan oleh Pengurus Kwartir Ranting Kepil Wonosobo. Acara bertajuk Pesta Siaga Kwartir Ranting Kepil Tahun 2018 ini mengusung tema "Gembira, Kreatif dan Bersahabat", dengan motto utama Pramuka yaitu "Satya ku-dharmakan, dharma ku-baktikan". Ajang ini merupakan wahana unjuk prestasi dan mengasah bakat siswa-siswi SD dalam berbagai pengetahuan, keterampilan dan ketangkasan dalam pendidikan pramukaan.

Menurut panitia peserta berjumlah sekitar 600 siswa dari Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-kecamatan Kepil. Tempat kegiatan dipilih dan ditetapkan di komplek kampus SMPN 2 Kepil, setelah beberapa hari sebelumnya dilakukan peninjauan lokasi dan cek kelayakan untuk kegiatan Pesta Siaga ini. Lokasi yang strategis dan mudah dijangkau, area lapangan yang luas dan ketersedian ruangan yang cukup serta kelengkapan lain menjadi dasar dipilihnya kampus SMPN 2 Kepil sebagai lokasi kegiatan. Bertindak sebagai panitia utama; 1. Ketua umum = Teguh Edi Wirogo, S.Pd, 2. Sekretaris 1= Riyani dan Bendahara 1 = Prihatiningsih, dengan Pelindung = Singgih Kuncoro, SE dan Drs. Supardjo, M.Pd serta Penasehat = Bambang Ismoyo Aji, S.Pd dan Praptadi, S.Pd.

Pesta siaga ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 3 Maret 2018, sesuai jadwal yang telah dibuat acara dimulai pukul 07.30 WIB dan akan berakhir pukul 14.30 WIB. Jenis kegiatan pada pesta siaga ini terdiri dari beberapa kelompok; 1. Kegiatan Umum, 2. Kegiatan Keagamaan dan Kepribadian, 3. Kegiatan Ketangkasan dan Keterampilan, 4. Kegiatan Seni Budaya dan 5. Kegiatan Kepedulian Pramuka Siaga dengan masing-masing kelompok yang dibagi menjadi bentuk yang lebih spesifik dengan nama Taman Baris-Berbaris, Taman Toleransi Beragama dan sebagainya. Sekitar 11 jenis kegiaatan yang dilombakan pada acara ini membuat situasi di kampus sekolah ini nampak sangat meriah. Berikut beberapa gambar yang mungkin bisa menggambarkan meriahnya acara pesta siaga tersebut.





Pihak manajemen SMPN 2 Kepil yang terdiri dari unsur pimpinan, dewan guru dan karyawan menyambut baik dan sangat antusias mendukung kegiatan ini. Ibu Dra. Dyah Nuryani Praptiningsih, MM.Pd. selaku kepala sekolah memberikan arahan langsung kepada jajaran guru da karyawan untuk terlibat langsung dalam mempersiapkan tempat dan kelengkapan untuk suksesnya acara ini. Untuk menyambut dan ikut memeriahkan acara ini pihak sekolah menampilkan beberapa pentas seni kreasi berupa beberapa jenis Pentas Tari siswa kelas 7 dan 8 dibawah asuhan Ibu Ruti dan Ibu Isti.

Salah satu anadalan yang tak kalah hebat adalah sajian Gamelan seni karawitan asuhan Bpk Eko Sutomas dan Bpk Widodo, suara gamelan yang ditabuh langsung oleh siswa-siswi kelas 7 dan 8 memberikan nuansa tersendiri menyapa kehadiran Bapak/Ibu Guru baik yang bertindak sebagai panitia maupun pendamping beserta siswa-siswi peserta Pesta Siaga. Secara singkat penampilan siswa dalam menabuh gamelan ini dapat dilihat dalam bentuk video yang dapat disaksikan setiap saat melalui saluran internet di situs Youtube.com, alamatnya dapat di-klik pada link di bawah ini.


Sebagai penutup tulisan ini, mari kita dampingi siswa-siswi kita di SD/MI, SMP/MTs dan juga di tingkat SMA/MA/SMK agar mereka dapat mengasah bakat dan kemampuan mereka yang terpendam untuk menh=ghasilkan karya dan kreasi yang istimewa. Semoga kegiatan pesta siaga ini bermanfaat dan dapat memberikan dampak positif ke semua pihak untuk kemajuan pendidikan di nusantara, insya-Alloh, selamat berkarya semoga sukses.