text

Selamat Datang di Blog SMP N 2 Kepil Wonosobo ... Sekolah SEJUTA IMPIAN, ... Awali Suksesmu Dari Sini ... Mulailah segala sesuatu dengan BISMILLAH ...

Rabu, 27 Agustus 2014

Yang Wajib dan Harus Dilakukan Pada Kurikulum 2013 - Perubahan Paling Nampak Pada Kurikulum 2013

Implementasi kurikulum 2013 pada semua sekolah pada seluruh jenjang telah berjalan lebih kurang 1 bulan. Banyak ditemukan fakta di lapangan (sekolah red) sebagian besar sudah melaksanakan - walau dengan tertatih-tatih, karena dari segi persiapan yang belum memadai.

Sebenarnya perubahan tidak harus drastis, tidak harus semua berubah, dan tidak harus pada semua lini/aspek. Beberapa perubahan yang paling nampak dan bersifat aplikatif pada kurikulum 2013 ada 3 hal. Dan ke-tiga hal inilah yang merupakan ruh dan nyawa pada pelaksanaan kurikulum di tiap satuan pendidikan. Untuk lebih jelasnya kami uraikan secara sederhana sebagi berikut :

  1. Proses. Proses belajar mengajar yang harus menggunakan pendekatan saintifik (ilmiah), dimana dalam pelaksanaan KBM harus melewati proses 5 M ; mengamati, menanya, menalar, mencoba dan mengkomunikasikan / menyajikan. Pada kondisi khusus bisa ditambah menjadi 6 M yaitu dengan mencipta.
  2. Penilaian. Penilaian pada kurikulum 2013 menggunakan istilah penilaian autentik yang berarti asli, nyata, valid dan reliabel. Secara mudahnya penilaian disini berarti pengukuran yang signifikan dan menyeluruh pada aspek sikap, pengetahuan dan ketrampilan. Untuk itu pada pelaksanaannya harus disediakan lembar penilaian untuk ketiga aspek tersebut dalam bentuk format dan rubrik penilaian.
  3. RPP. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang merupakan skenario memuat proses dan penilaian sekaligus. Pada RPP terangkum semuanya, mulai dari perencanaan, proses dalam KBM hingga akhirnya berupa panduan untuk melakukan penilaian. Intinya RPP yang benar merupakan kerangka paling penting untuk melaksanakan semua kegiatan pembelajaran yang benar sesuai harapan pada kurikulum 2013. Oleh karena itu menjadi MUTLAK untuk memiliki RPP yang BENAR.
Memang akan terasa berat kalau semuanya langsung BENAR, dan untuk menjadi baik dan benar tentu butuh proses dan butuh belajar. Dan dari yang salah pun kita bisa belajar, oleh karena itu jangan takut salah.
Tetaplah berbuat dan berkarya, sembari terus belajar dan menimba pengalaman dari mereka yang sudah berpengalaman. Bertanya adalah salah satu pintunya.
Mari kita sukseskan PENDIDIKAN, apapun kurikulumnya, selama kita mau belajar dan berusaha - KITA PASTI BISA - Insya-Alloh.

Jumat, 08 Agustus 2014

Bintek Pendampingan Kurikulum 2013 Pada Tahun 2014 - Semua Sekolah Harus Siap Implementasikan Kurikulum 2013

Implementasi kurikulum 2013 di pendidikan dasar secara konsep kurikulumnya sudah digaungkan sejak tahun 2012. Ruang lingkup implementasi mencakup penyusunan dokumen (penyusunan dan pembuatan buku untuk siswa), penyediaan buku, pelatihan guru (5 hari), pendampingan guru yang dilakukan oleh pemerintah, serta pelaksanaan pembelajaran.

“Yang harus kita utamakan dalam implementasi kurikulum 2013 adalah pertama, kesiapan sekolah, kedua memberikan pelatihan kepada guru. Implementasi Kurikulum 2013 pada tahun 2013 baru tergarap 2.598 sekolah dasar, di sekolah menengah pertama tergarap 1.436 sekolah, untuk tahun 2014 dan 2015 diharapkan telah mencapai 100% dalam melaksanakan kurikulum 2013, untuk SD mencapai 147.487 sekolah, sementara untuk smp mencapai 35.597”, ujar Sri Rejeki saat memaparkan implementasi kurikulum 2013 di tahun 2014.

Sri Rejeki yang hadir sebagai narasumber Forum Dialog Pendidikan dengan tema Implementasi Kurikulum 2013, menggantikan Hamid Muhammad, M.Sc., Ph.D Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Kemdikbud mengatakan, pemahaman guru dalam  kurikulum 2013 harus paham tentang kompetensi yaitu pemahaman tentang capaian pembelajaran, kedua harus memiliki pemahaman mengenai materi pembelajaran, lalu menguasai proses pembelajaran, serta mempunyai pemahaman penilaian pembelajaran, penilaiannya otentik, tidak boleh ditunda, hal tersebut bermuara pada pemahaman terhadap buku siswa, pemahaman terhadap buku guru, pemahaman konteks dan sumber lain.

Terkait dengan hal di atas, Wonosobo mengirimkan guru-guru kurikulum 2013 untuk mengikuti Diklat Bintek Pendampingan Kurikulum 2013 yang dilaksanakan dalam 3 gelombang. Gelombang 1 sudah dilaksanakan pada tanggal 2-8 Juli 2014, bertempat di Hotel Lorin Solo. Dilanjutkan dengan pengiriman guru untuk Bintek gelombang 2 yang dilaksanakan tanggal 7-12 Agustus 2014, bertempat di Hotel Syariah Solo. Untuk gelombang 3 akan dilaksanakan tanggal 15-20 Agustus di Yogyakarta.

Selanjutnya, masing-masing guru yang telah mendapat Bintek harus menularkan pengetahuannya kepada sesama guru mapel yang terbagi dalam 19 kluster di kabupaten Wonosobo.Bentuk pelaksanaan imbas bintek ini adalah dalam forum MGMP, nah ... disini ketiga guru yang telah mendapatkan bintek pendamping berperan sebagai nara sumber -sharing- penularan materi kepada koordinator kluster yang berjumlah 19 sekolah tersebut.

Tujuan akhir adalah untuk pendampingan implementasi kurikulum 2013 di tahun 2014. Pada aplikasinya guru pendamping yang berjumlah 19 orang untuk tiap mapel tersebut dalam bentuk pendampingan kepada guru sasaran anggota kluster yang berjumlah 4-5 sekolah untuk tiap kluster.

Selasa, 05 Agustus 2014

Kemdikbud Buka Klinik Guru, Solusi Bagi Guru Yang Belum Paham Kurikulum 2013

Pada tahun ajaran baru ini, pemerintah menjadwalkan penerapan kurikulum 2013 secara menyeluruh. Tetapi, masih banyak guru belum memahami kurikulum baru tersebut.

Sebagai solusi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pun membuka klinik khusus untuk guru. Di wadah ini, para guru bisa berkonsultasi dengan Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK) sebagai pengelola klinik.

"Kita sekarang membuka klinik dan konsultasi pembelajaran sehingga para guru yang belum mengerti Kurikulum 2013 bisa nanya ke klinik," ucap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh seperti dilansir laman Kemendikbud, Senin (4/8/2014).

Konsultasi di klinik tersebut bisa dilakukan secara dalam jaringan (daring) alias online; baik di Kemendikbud maupun di daerah melalui pemerintah provinsi (pemprov) dan kabupaten/kota. Menurut mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya itu, pendirian klinik guru tersebut menjadi penting karena guru adalah kunci suksesnya pelaksanaan pendidikan dengan kurikulum 2013. Secara bersama-sama, guru dan kurikulum menentukan kualitas pendidikan.

Selain klinik, Kemendikbud juga akan terus mendampingi guru saat proses belajar mengajar. Nuh berharap, upaya tersebut dapat meningkatkan pemahaman guru terhadap Kurikulum 2013.

"Guru harus memahami kurikulum 2013 agar bisa mengajarkan materi dengan baik kepada siswa. Selain menguasai materi dengan baik, guru juga harus bisa menyajikan materi dengan metodologi yang baik juga," imbuhnya.

Mantan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) itu memaparkan, sebagai persiapan penerapan Kurikulum 2013, hingga saat ini Kemendikbud telah melatih 1,3 juta guru. Pelatihan ini bertujuan agar pelaksanaan kurikulum memiliki standar yang sama.

Nuh mengakui, terkait persiapan penerapan kurikulum 2013, belum ada pelatihan masif dengan standar yang ditetapkan pemerintah. Hal lain yang juga belum ada adalah pencetakan serentak sekira 250 juta buku untuk dibagikan secara gratis ke siswa.

Minggu, 27 Juli 2014

Keluarga Besar SMPN 2 Kepil : Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijrah, Taqobalallohu Minna Waminkum - Minal Aidin Wal Faidzin - Mohon Maaf Lahir & Batin.

Bedug dan adzan magrib hari Minggu terdengar di televisi, radio dan masjid-masjid yang kemudian diikuti rentetan gema takbir pertanda ramadhan tahun 1435 H / 2014 M sudah berakhir. Tanpa terasa puasa telah berakhir. Berkecamuk rasa di dalam hati kami.

Sejenak berfikir dan merenung, tanpa terasa menetes air mata ini, bukan cengeng tapi ada segudang bahkan segunung rasa yang berkecamuk mengakhiri ramadhan tahun ini. Kami (penulis red), di satu sisi merasa bahagia bahwa puasa telah tuntas dilaksanakan 1 bulan penuh, bahagia bahwa esok pagi adalah hari raya Idul Fitri dimana akan menjadi hari yang baru dan berbahagia dengan silaturahmi ke keluarga, kerabat, teman sejawat, tetangga dan sahabat dan banyak kebahagian lainnya.

Namun sebenarnya tetes air mata itu bukan karena rasa bahagia itu, namun merasa kehilangan momen ramadhan yang lewat begitu saja dengan meninggalkan banyak kekurangan dan kekhilafan. Diri ini merasa kesempatan baik yang tidak termanfaat secara maksimal untuk berbenah, bersilaturahmi, bermuamalah dan berkarya positif pada sesama teman sejawat di sekolah. Malah kami terbawa suasana sehingga mengotori hati, pikiran, ucapan dan perilaku kami. Kedewasaan berfikir sangat kurang kami utamakan, demikian pula tak tampak adanya kejernihan hati, kelembutan budi, kehalusan tutur kata yang seharusnya kami lakukan.

Oleh karena itu, dalam kesempatan yang mulia ini dengan penuh kesungguhan dan segala kerendahan hati kami atas nama pribadi dan rekan-rekan guru dan karyawan SMPN 2 Kepil menyampaikan ...

"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 H, Taqobalallohu Minna Waminkum - Minal Aidin Wal Faidzin - Mohon Maaf Lahir & Batin." 
  1. Kepada Bpk Drs. Kardan selaku kepala sekolah ... secara khusus kami mohon maaf yang sebesar-besarnya, kami bawahan yang tidak bisa patuh dan mengabdi secara maksimal
  2. Kepada Ibu Suratimah Sesanti, S.Pd selaku pejabat WKS yang baru, banyak ganjalan yang membuat kami kurang dewasa dan tidak adil dalam bersikap dan berperilaku, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya, semoga ke depan kami bisa lebih bijak, lebih realistis dan bisa bertindak lebih dewasa dan lebih baik.
  3. Kepada Ibu Ruti Sumarni, S.Pd, Ibu Prihatin Handayani, S.Pd, Bpk Eko Sutomas, S.Pd, Bpk Drs. Muh Abdul Latif, M.Pd, Bpk Edi Wineto, S.Pd, Ibu M Isti Supriyanti, S.Pd dan segenap pejabat pembantu kepala sekolah lainnya - mohon maaf yang setulus-tulusnya atas tingkah laku kami yang kurang sopan dan kurang berkenan.
  4. Kepada segenap senior, teman sebaya dan seperjuangan, kami juga mohon maaf atas sikap dan perilaku kami yang kurang sopan dan kurang terkontrol selama ini.
Semoga ke depan kita bisa bersatu kembali dalam satu visi, satu misi dan satu cita-cita untuk kemajuan dan kebahagian semua, Amin.

Senin, 14 Juli 2014

Peran Guru TIK Dan Guru KKPI Dalam Implementasi Kurikulum 2013 - Terjawab Oleh Permendikbud Nomor 68 Tahun 2014

Pada tahun pelajaran 2014/2015 ini Kurikulum 2013 sudah mulai diberlakukan secara menyeluruh di semua sekolah. Di antara sekian permasalahan yang mendera kurikulum 2013, salah satunya adalah keberadaan guru TIK dan KKPI yang tiba-tiba saja menghilang dikarenakan tidak 'diakuinya' TIK sebagai mata pelajaran di kurikulum 2013. Setelah sempat bergulir berita disana sini, kini pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan Permendikbud Nomor 68 Tahun 2014 Tentang Peran Guru Teknologi Informasi Dan Komunikasi (Tik) Dan Guru Keterampilan Komputer Dan Pengelolaan Informasi (Kkpi) Dalam Implementasi Kurikulum 2013. Yang tentu saja bertujuan untuk memberikan arahan tentang peran guru TIK dalam kurikulum 2013 ini.
Berdasarkan yang saya kutip dari permendikbud tersebut disebutkan bahwa peran Guru TIK sebagai berikut:
  • Membimbing peserta didik pada SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, atau yang sederajat untuk mencapai standar kompetensi lulusan pendidikan dasar dan menengah.
  • Memfasilitasi sesama guru pada SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, atau yang sederajat dalam menggunakan TIK untuk persiapan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran pada pendidikan dasar dan menengah; dan
  • Memfasilitasi tenaga kependidikan pada SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, atau yang sederajat dalam mengembangkan sistem manajemen sekolah berbasis TIK.
Selain itu Guru TIK berkewajiban :
  • Membimbing peserta didik SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, atau yang sederajat untuk mencari, mengolah, menyimpan, menyajikan, serta menyebarkan data dan informasi dalam berbagai cara untuk mendukung kelancaran proses pembelajaran;
  • Memfasilitasi sesama guru SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, atau yang sederajat untuk mencari, mengolah, menyimpan, menyajikan, serta menyebarkan data dan informasi dalam berbagai cara untuk persiapan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran; dan
  • Memfasilitasi tenaga kependidikan SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, atau yang sederajat untuk mengembangkan sistem manajemen sekolah berbasis TIK.
Lalu bagaimana dengan beban kerja guru TIK, berdasarkan permendikbud disebutkan guru TIK melakukan pembimbingan paling sedikit 150 (seratus lima puluh) peserta didik per tahun pada 1 (satu) atau lebih satuan pendidikan. Jadi bebannya mirip dengan mata pelajaran BK.
Bagi yang ingin membaca lebih lanjut bagaimana isi Permendikbud Nomor 68 Tahun 2014 ini, silakan unduh melalui banner di bawah ini
http://www.4shared.com/office/qnmRtFPQba/Permendikbud_No_68_th_2014_Ten.html

Jumat, 11 Juli 2014

Download Buku Guru dan Buku Siswa Mapel Prakarya Terbaru 2014

Website yang merupakan cabang dari induk (sub induk) SMPN 2 Kepil yang terkait Kurikulum 2013 - khususnya mapel Prakarya SMP yang diluncurkan sekitar 3 bulan lalu sangat banyak dikunjungi / dibanjiri pengunjung. Hal ini dapat dilihat pada saat searching di google, dengan cara ketik kata kunci "PRAKARYA SMP", maka alamat website http://prakaryasmp2kepil.blogspot.com akan muncul di baris paling atas. Hal ini menunjukkan bahwa Website Prakarya SMP Negeri 2 Kepil menduduki RATING TERTINGGI di internet terkait penelusuran dan pencarian materi Prakarya SMP Kurikulum 2013. .

Hal di atas terjadi karena di website tersebut kami upayakan agar sebisa mungkin memfasilitasi para pembaca dan pencari dokumen terkait kurikulum 2013 - khususnya mapel Prakarya SMP. Disana kami sediakan link download materi terkait kurikulum 2013. Ada RPP Prakarya, Silabus Prakarya, Buku Guru Prakarya dan Buku Siswa Prakarya, Makalah dan artikel kurikulum 2013, Administrasi Penilaian Kurikulum 2013 dan kelengkapan presentasi powerpoint lainnya.
Inilah alamat websitenya http://prakaryasmp2kepil.blogspot.com/ - coba lihat saja klik Prakarya SMP

Proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tahun ajaran baru 2014/2015 akan segera dimulai tanggal 14 Juli 2014 mendatang, namun di beberapa sekolah belum ada (belum datang) buku pegangan yang akan dijadikan buku bahan ajar, baik buku siswa maupun buku guru.

Buku pegangan siswa dan buku pegangan buku guru untuk tahun ajaran 2014/2015 berbeda dengan buku yang dipakai pada tahun sebelumnya. Buku pegangan tahun 2013/2014 sudah tidak berlaku lagi. Ceritanya setelah direvisi dan ditinjau kembali kemudian diadakan perbaikan, maka terbitlah buku pegangan yang akan dipakai pada tahun 2014 ini.

Berangkat dari permasalahan di atas, kali ini akan kami sediakan link download untuk buku guru dan buku siswa yang dapat Anda download secara gratis ... tis. Untuk sementara kami sediakan buku siswa semester 1 dan buku guru yang bisa dipakai baik semester 1 maupun semester 2. Monggo .... silahkan download.



Demikian, semoga bisa membantu dan semoga bermanfaat. Bila berkenan .... berikan komentar dan masukan kepada kami. 

Sabtu, 05 Juli 2014

Susunan Baru Pejabat SMP Negeri 2 Kepil Tahun Pelajaran 2014-2015


Mengawali tahun ajaran baru 2014-2015 terjadi perubahan struktur organisasi pembantu kepala sekolah. Hal ini dilatarbelakangi kondisi dan situasi yang berkaitan dengan regulasi yang terjadi dan berdampak pada pemenuhan jumlah dan beban tugas untuk administrasi sesuai tuntutan regulasi yang terjadi.

Ada senior yang turun beralih posisi dan fungsi, ada yunior yang memimpin senior dan berbagai perubahan lainnya yang pada sebagian orang terasa berat karena beratnya tanggung jawab yang tidak sesuai dengan bekal kemampuan dan pengalaman.

Benar adanya pepatah, "Tidak ada yang abadi di dunia ini kecuali PERUBAHAN". Artinya perubahan adalah sebuah keniscayaan, apapun sebabnya dan apapun akibatnya. Dan setiap perubahan pasti akan memberi dampak, dimana akan membawa dampak yang baik bila sistem dan lingkungan mendukung, namun akan terjadi sebaliknya bila tidak bisa mengkondisikan sistem dan lingkungan yang positif. Namun satu hal yang pasti adalah bahwa kita harus menerima perubahan itu dengan berfikir positif dan siap dengan segala kondisi, segera beradaptasi dalam satu visi dan misi untuk membawa institusi menjadi lebih baik lagi.
Kuncinya, pada benar tidaknya MOTIVASI dan ORIENTASI. Semoga dengan semangat maju, niat yang ikhlas untuk mengabdi, berbagi dan berbakti semua akan bisa berjalan dengan baik dan lancar.

Berikut struktur organisasi sekolah yang baru :
  1. Kepala sekolah       : Drs. Kardan
  2. Wakil Kepsek 1      : Suratimah Sesanti, S.Pd
  3. Wakil Kepsek 2      : Eko Sutomas, S.Pd
  4. Standar SKL           : Prihatin Handayani, S.Pd
  5. Standar Isi               : M. Isti Supriyanti, S.Pd
  6. Standar Proses        : Drs. M. Abdul Latif, M.Pd
  7. Standar PTK           : Sri Supami, S.Pd
  8. Standar Sarana        : Edi Wineto, S.Pd
  9. Standar Pengelolaan : Maryanto, S.Kom
  10. Standar Pembiayaan : Ismain, S.Pd
  11. Standar Penilaian     : Ruti Sumarni, S.Pd
  12. Standar Lingkungan : Eko Sutomas, S.Pd
  13. Standar Karakter    : Agus Yuswantoro, S.Pd
  14. Kagudep                : Aris Winarno, S.Pd
  15. Pembina OSIS       : Sukarna, S.Pd
Selamat bekerja bersama-sama dan bersama-sama bekerja. Selamat belajar lagi dan belajar lebih banyak lagi untuk bisa berkarya secara maksimal. Semoga Alloh senantiasa memberi kemudahan pada kita semua untuk mengelola sekolah ini menjadi lebih maju dengan lebih ikhlas dan lebih baik untuk melayani dan memberi arti bagi keberlangsungan pendidikan siswa-siswi yang telah diamanatkan kepada kita semua dengan pelayan prima dan paripurna, Amin.

Selasa, 01 Juli 2014

Pelatihan Kurikulum 2013 Guru Sasaran Jenjang SMP di Kabupaten Wonosobo

Kementrian Pendidikan Nasional sangat sibuk menjelang akan diimplementasikannya kurikulum 2013 bagi semua sekolah jenjang SD, SMP dan SMA  Kesibukan sangat terlihat pada serangkaian kegiatan diklat dan pelatihan kurikulum 2013. Diklat dan pelatihan dilaksanakan dalam berbagai bentuk muali dari diklat instruktur nasional, diklat guru sasaran, diklat guru pendamping dan diklat lainnya.


Demikian juga yang terjadi di Wonosobo, serangkaian kegiatan pelatihan dilakukan dalam bulan Juni - Juli 2014 ini. Untuk jenjang SMP dilaksanakan pada 2 tempat yaitu di SMPN 1 Wonosobo dan SMPN 2 Selomerto yang dianggap memadai dari tempat, sarana dan kemdahan akses transportasi.

Kegiatan pelatihan sepenuhnya dibawah kendali dan koordinasi dari P4TK Seni Budaya Yogyakarta yang beralamat di Mbesi - Jalan Kaliurang Yogyakarta. Adapun instruktur pelatihan menurut rencana awal diambil dari Widya Iswara P4TK dan guru yang telah dipersiapkan dalam bentuk diklat instruktur nasional yang dilaksanakan di LPPKS Solo dan LPMP Yogyakarta.

Secara lebih rinci kenyataan di lapangan, karena kebutuhan, kuota/jumlah kelas dan waktu, maka INAS untuk wilayah se-Jawa tengah pada akhirnya diambilkan dari :

  1. Widya Iswara / Dosen dari P4TK SB
  2. Guru INAS yang telah memperoleh diklat sebagai instruktur nasional di LPPKS Solo atau LPMP Jogjakarta
  3. Guru INAS yang diambil dari guru sasaran yang baru saja mengikuti diklat guru sasaran yang dianggap baik / peringkat terbaik untuk memenuhi jumlah kebutuhan instruktur nasional untuk pelatihan kurikulum 2013.
Berita selengkapnya untuk mapel PRAKARYA, Download RPP Prakarya, Silabus Prakarya dan berbagai dokumen terkait pembelajaran dan pelatihan kurikulum 2013 dapat dilihat / klik saja link ini  web PRAKARYA SMP 2 KEPIL

Selamat belajar dan berlatih, semoga sukses dan siap untuk mengimplementasikan pada tahun ajaran 2014/2015 yang akan segera dimulai pada tanggal 14 Juli 2014 mendatang.

Rabu, 18 Juni 2014

Wisuda dan Pelepasan Siswa Kelas IX SMPN 2 Kepil Tahun 2014

Rabu 18 Juni 2014 adalah hari yang ditunggu-tunggu siswa kelas IX yang baru saja berbahagia menerima hasil pengumuman UN mereka yang diumumkan hari Sabtu 14 Juni dan menyatakan mereka lulus semuanya alias LULUS 100 %. Yah, hari Rabu ini mereka akan melangsungkan hajad besar berupa Wisuda sebagai puncak kebahagiaan mereka selama 3 tahun sekolah di kampus tercinta.

Bertempat di halaman utama SMPN 2 Kepil ajang wisuda akan dilaksanakan. Setelah dipasang tenda, ditata set panggung dan dekorasi yang digarap oleh Bpk Suronto (staf TU) maka tampak suasana yang sangat hidup dan asri. Tampak seperangkat alat musik band dan sound system terpasang rapi menambah hidup suasana akan meriahnya acara..

Tepat pukul 09.00 acara dimulai dengan pra-acara berupa penampilan beberapa lagu sumbangan dari alumni siswa SMPN 2 Kepil berupa band SMAN Kepil. Dilanjutkan dengan pembukaan acara oleh pembawa acara Duet Mr. Eko dan Mrs. Neni yang menghantarkan acara demi acara hingga paripurna acara pada pukul 13.00 WIB. Berbagai pentas seni dari siswa-siswa kelas 7, 8 dan 9 ditampilkan dalam acara wisuda kali ini. Salah satu suguhan istemewa adalah penampilan Tari NDOLALAK yang dibawakan siswa kelas 7. Tari Ndolalak ini dialtih langsung oleh Maestro Ndolalak Kepil yang beliau-nya adalah kepala sekolah SMPN 2 Kepil - Bpk Drs, Kardan. Aplaus dan jempol dobel empat untuk koreografi dan bimbingan beliau, tari ndolalak tampil maksimal dan sempurna.

Acara wisuda dimulai dengan diwisudanya 10 siswa terbaik (peringkat 10 besar) oleh bapak kepala sekolah.  Ke-10 siswa terbaik tersebut adalah Reni, Wahyu, Ayu, Amilia, Husaini, Adi, Ella dan Rudi.
Setelah wisuda 10 siswa terbaik dilanjutkan wisuda perkelas, dimulai dengan wisuda kelas 9A yang diswiuda oleh Ibu Ruti Sumarni dan Bpk Eko Sutomas, kelas 9B oleh Bpk Abdullah dan Ibu ...., kelas 9C oleh Bpk Edi Wineto dan Bpk Maryanto dan kelas 9D oleh Bpk Sukarno dan Bu Laras.

Berikur beberapa gambar yang semoga dapat mewakili kemeriahan acara tersebut.



Senin, 16 Juni 2014

PPDB 2014 - SMP Negeri 2 Kepil Siap Menerima Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2014-2015


Drs. Muh. Abdul Latif, M.Pd, beliau tahun ini didaulat untuk memegang tongkat komando PPDB-2014 di SMP Negeri 2 Kepil.Wonosobo. Besar harapan seluruh keluarga besar SMPN 2 Kepil untuk suksesnya penerimaan peserta didik baru (siswa baru) tahun ini, yaitu jumlah pendaftar calon siswa bisa memenuhi kuota / jumlah yang diharapkan, syukur lebih banyak dari tahun sebelumnya.
Kuota yang disediakan adalah sejumalh 5 (lima) kelas. Bila diasumsikan 1 kelas 25-30 siswa maka jumlah kuota yang diharapkan adalah sebanyak 125-150 calon siswa baru.

Dari jajaran pimpinan SMP N 2 Kepil yang saat ini diampu oleh Bapak Drs. Kardan sebagai kepala sekolah, Ibu Ruti Sumarni, S.Pd sebagai wakil kepala sekolah dibantu beberapa pembantu pimpinan yang lain ; Ibu Prihatin Handayani, Bpk Edi Wineto, Ibu Isti Supriyanti, Bpk Eko Sutomas dan pejabat lainnya merasa optimis untuk keberhasilan dan kesuksesan PPDB tahun 2014 ini. Hal ini karena secara defacto dan secara deyure SMPN 2 Kepil telah memiliki modal yang sangat besar dan kuat untuk bisa mendapatkan simpati dan kepercayaan masyarakat.

Brosur PPDB-2014 SMPN 2 Kepil, klik gambar .... untuk memperbesar.

Berbagai Keunggulan SMP N 2 Kepil.
Banyak bidang yang menjadi keunggulan dan kekuatan sekolah untuk menang dalam persaingan PPDB tahun 2014 ini, baik itu dari segi infrastruktur maupun dari segi kualitas (mutu). Dua hal inilah yang utama dan pertama akan dijadikan patokan untuk menilai kualitas dan nilai jual sebuah lembaga pendidikan yang bermutu Berikut ini akan kami paparkan beberapa kelebihan yang menjadi nilai lebih SMPN 2 Kepil yang merupakan.sekolah unggulan di Wonosobo.

A. Mutu Sekolah.
Banyak indikator yang telah berhasil dijalankan dan dilaksanakan SMPN 2 Kepil, namun tak akan kami paparkan semuanya. Beberapa hal yang pokok dan mendasar ini adalah indikator yang benar-benar hanya ada pada sekolah yang bermutu dan berkualitas yang bisa memperoleh predikat ini, diantaranya ;
  1. Sekolah Standar Nasional (SSN). Sekolah Standar Nasional disingkat SSN adalah sekolah yang memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP) yaitu standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar sarana dan prasarana, standar tenaga pendidik dan kependidikan, standar manajemen, standar pembiayaan, dan standar penilaian. Sangat banyak syarat dan kriteria sebuah sekolah untuk diberi gelar sebagai sekolah SSN. Tidak sembarang sekolah bisa mendapatkan predikat ini. Perlu diketahui di kecamatan Kepil hanya ada 2 (dua) sekolah SMP yang sudah berpredikat SSN ini yaitu SMPN 2 Kepil dan SMPN 1 Kepil.
  2. Status Akreditasi 'A". Akreditasi sekolah adalah kegiatan penilaian (asesmen) sekolah secara sistematis dan komprehensif melalui kegiatan evaluasi diri dan evaluasi eksternal (visitasi) untuk menentukan kelayakan dan kinerja sekolah. Nilai A adalah nilai tertinggi dengan rentang perolehan nilai dari 86 - 100.dimana hanya sekolah yang sudah benar lengkap dan memadai dari segi administrasi dan pengelolaan manajemen yang bisa mendapatkan Nilai A tersebut.
  3. Peringkat Nilai UN. SMP Negeri 2 Kepil menempati Peringkat 10 se-Kabupaten Wonosobo untuk sekolah negeri pada tahun 2011. Untuk tahun ini peringkat Nilai UN berada pada posisi 22 dari 133 SMP/MTs di Wonosobo.
  4. Pilot Project Kurikulum 2013. Sejak pertama diuji-cobakan kurikulum 2013, SMPN 2 Kepil ditunjuk sebagai Pilot Project / Percontohan. SMPN 2 Kepil adalah salah satu sekolah yang ditunjuk dari Kementrian Pendidikan Nasional Jakarta untuk menjadi sekolah percontohan yang menerapkan (implementasi) kurikulum 2013. Tentu hal ini adalah nilai tersendiri dan pengalaman luar biasa yang menjadi kekayaan sekolah untuk berkembang menjadi sekolah yang lebih maju.
B. Infrastruktur - Sarana.
Sarana dan Prasarana adalah perangkat berikutnya yang menjadi daya tarik calon siswa baru, yang juga menjdai pertimbangan orangtua calon siswa untuk menentukan pilihan terakhir dan pilihan terbaik bagi anak mereka dalam menempuh pendidikan. Oleh karena itu pihak managemen SMPN 2 Kepil terus berupaya berbenah diri dan melengkapi diri untuk bisa tampil prima dalam memberikan pelayanan kepada siswa dalam melaksanakan pendidikan dan pembelajaran.
Beberapa sarana-prasarana utama yang menjadi keunggulan sekolah adalah ;
  1. Lokasi Strategis. Lokasi berada di pinggir jalan utama Magelang - Wonosobo, sangat strategis dan menarik, karena akses transportasi sangat mudah bila dibandingkan dengan beberapa sekolah negeri/swasta di kecamatan Kepil lainnya.
  2. Gedung dan Ruang Kelas Memadai. Jumlah ruang kelas dan bangunan gedung sangat cukup di dukung dengan pekarangan yang sangat luas yang hampir mencapai luas 2 hektar.
  3. Sarana Laboratorium. Ketersediaan Laboratorium IPA dan Laborotorium Komputer menjadi wahana tersendiri bagi siswa untuk semakin memperdalam wawasan dan kreatifitas mereka. Laboratorium Komputer yang dilengkapi dengan jaringan LAN untuk akses internet menjadikan siswa mampu berpikir dan berkomunikasi secara global melalui media on-line serta mampu mengakses berbagai informasi yang positif untuk kemajuan mereka.
  4. Pembelajaran berbasis IT. Laptop dan komputer menjadi sangat vital dan dibutuhkan. Hal ini dapat dilihat pada proses pembelajaran yang sebagian besar sudah menggunakan media pembelajaran berbasis IT dengan menggunakan Laptop dan LCD Proyektor sesuai dengan KD yang sedang dibahas dalam pembelajaran.
  5. Dan berbagai sarana lain. Banyak hal lain yang menjadikan SMPN 2 Kepil siap menyongsong kurikulum 2013 untuk menjadi sekolah pilihan dan pavorit di Kepil khususnya dan Wonosobo pada umumnya, semoga.
Demikian sekelumit tentang SMPN 2 Kepil dalam hubungannya dengan PPDB-2014 yang dengan sekuat tenaga harus diupayakan untuk SUKSES agar diperoleh siswa-siswi terbaik yang siap menyongsong era moern dan global, selamat bergabung bersama kami, melangkah pasti meraih prestasi.