text

Selamat Datang di Blog SMP N 2 Kepil Wonosobo ... Sekolah SEJUTA IMPIAN, ... Awali Suksesmu Dari Sini ... Mulailah segala sesuatu dengan BISMILLAH ...

Senin, 24 Juni 2013

Jasmine, Remaja Indonesia yang Memukau Dunia

Tak pernah terbayang di benak gadis berusia 13 tahun ini berpidato langsung di depan Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono dan di hadapan khalayak internasional pada kegiatan Millenium Development Goals (MDGs) di Bali pada akhir Maret lalu.
Penampilan gadis bernama lengkap Jasmine Mutia Salsabila pada malam itu mampu membuat orang nomor satu Indonesia tersebut terpukau menatap kemahirannya menyampaikan masalah kemiskinan dalam bahasa Inggris tanpa gugup di hadapan delegasi internasional. "Ya pasti grogi awalnya tapi setelah mulai bicara semuanya berjalan saja karena kan niatnya memang ingin membantu anak-anak miskin," ujar Jasmine saat dijumpai di rumahnya di Semarang, Sabtu (30/3/2013).
Masalah kemiskinan biasanya dinilai sebagai topik yang terlalu berat untuk anak seusia Jasmine. Namun, bagi gadis yang kini duduk di bangku kelas VII SMP Negeri 2 Semarang ini, hal itu justru penting untuk dibicarakan oleh banyak kalangan, termasuk anak-anak seusianya agar segera menemukan solusi.
"Kemiskinan terjadi karena adanya kesenjangan sosial akibat ketidakadilan dan banyaknya bantuan dari pemerintah yang disalahgunakan oknum," ungkap Jasmine.
"Untuk mengatasi kemiskinan juga harus dimulai dari masyarakat sendiri. Terutama bagi si miskin, ya harus bekerja keras dan berusaha mendapatkan pendidikan dan terus kreatif," imbuhnya.
Kondisi ekonomi yang kurang mencukupi sebenarnya cukup akrab dengan Jasmine. Sejak usia dua tahun, ayahnya meninggal dunia karena serangan jantung dan empat tahun kemudian ibundanya juga meninggal dunia.
Selanjutnya, Jasmine tinggal bersama neneknya dan harus hidup seadanya. Meski hidup dalam kondisi pas-pasan, ia tak mau menyerah dan bertekad mengubah nasib dengan belajar keras.
Usaha dan kerja kerasnya berbuah manis. Sejak duduk di bangku taman kanak-kanak (TK), Jasmine terus mengukir prestasi.
Bahkan sejak bangku SD hingga saat ini ia selalu berhasil menyabet peringkat pertama di sekolah.
"Alhamdulillah rankingsatu terus. Jadi sekarang bisa sekolah benar-benar gratis," ujar anak bungsu dari dua bersaudara tersebut.
Kemampuan bahasa Inggrisnya yang mumpuni dan ditunjukkan pada saat kegiatan MDGs tersebut tak lepas dari kerja keras sang nenek yang selalu menemaninya belajar bahasa Inggris.
Sementara itu, penguasaan isu yang dibahas, selain dari pengalamannya, juga dari mencari tambahan bahan melalui internet dan menonton berita di televisi.
"Belajar bahasa Inggrisnya otodidak sama oma. Terus belajar di sekolah juga dan dengerin lagu," tutur gadis yang mengaku menyukai Bruno Mars dan Katy Perry ini.
Terpilihnya Jasmine untuk berpidato pada waktu itu tak lepas dari prestasinya yang membanggakan meski hidup seadanya.
Awalnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meminta tiap-tiap daerah mencari anak berprestasi. Kemudian saat Pemerintah Kota Semarang mengajukan nama Jasmine, Kementerian langsung memeriksa dan menyetujuinya.
"Nggak tau gimana awalnya. Langsung ditunjuk sekolah saja. Setelah itu latihan dan buat naskah. Naskahnya aku buat sendiri dibantu orang dari kepresidenan," pungkas gadis yang bercita-cita menjadi arkeolog ini.

Sabtu, 22 Juni 2013

Kenaikan Kelas dan Siap Menyambut Tahun Ajaran Baru 2013 - 2014.

Sabtu, 22 Juni adalah hari yang ditunggu-tunggu oleh segenap siswa dan orang tua/wali siswa kelas VII dan VIII. Karena pada hari ini ditentukan hasil belajar para siswa, apakah hasilnya baik atau tidak, dan yang terpenting NAIK KELAS / TIDAK.

Sesuai undangan yang diberikan kepada wali siswa, maka mulai jam 08.30 para orang tua/ wali siswa sudah mulai berkumpul di kelas yang sudah ditentukan, yaitu di kelas masing-masing siswa. Sebanyak 10 ruang kelas telah disiapkan oleh panitia dan sekolah untuk pembagian rapot yang dibagiikan kepada orang tua / wali siswa.

Pembagian rapot dilakukan oleh wali kelas masing-masing, dengan rincian sebagai berikut :
  1. Kelas 8 A : Bpk Agus Yuswantoro, S.Pd
  2. Kelas 8 B : Ibu Dra. Ratna Yuli Sungkayati.
  3. Kelas 8 C : Bpk Maryanto, S.Kom
  4. Kelas 8 D : Bpk M. Fauzi, S.Ag
  5. Kelas 8 E : Ibu Nuraeni Dwi Hastuti, S.Pd
  6. Kelas 7 A : Bpk Drs M. Abdullah
  7. Kelas 7 B : Ibu Sri Hartati, S.Pd
  8. Kelas 7 C : Ibu Ngaidatul Fitriyah, S.Ag
  9. Kelas 7 D : Ibu Sayekti Laras S., S.Pd
  10. Kelas 7 E : Bpk Satiyun, S.Pd
Dari rekapitulasi nilai dan rapat penegas, maka dinyatakan seluruh siswa kelas 7 naik ke kelas 8, dan semua siswa kelas 8 naik ke kelas 9. Artinya prosentase kenaikan adalah 100 %.

Kepada semua siswa kelas 8 (baru) dan kelas 9 (baru) kami ucapkan selamat. Yang lebih penting lagi adalah belajarlah lebih baik, lebih semangat untuk memperoleh prestasi yang lebih baik untuk meraih masa depan.

Jumat, 07 Juni 2013

Pemutakhiran Data NUPTK, Verifikasi Ulang - Situs Wajib Bagi PTK

Verifikasi Ulang NUPTK di Padamu.kemdikbud.go.id -
Kemdikbud telah meluncurkan website baru yang secara khusus untuk kepentingan verifikasi dan melayani database bagi tenaga kependidikan, baik guru maupun tenaga pendidikan.

Untuk para tenaga pengajar khususnya guru selain untuk meverifikasi data guru melalui p2tk dikdas kemdikbud, anda juga diharuskan untuk memverifikasi ulang NUPTK anda yang akan dilaksanakan mulai tanggal 3 Juni 2013 besok sesuai dengan jenis Formulir VerVal Ulang ke Admin Dinas Kab/Kota atau Admin Sekolah Induk masing-masing.

Langkah untuk memverifikasi ulang NUPTK (Nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan) dikarenakan data yang dikelola oleh BPSDMPK-PMP ini akan digunakan sebagai sumber acuan untuk program peningkatan mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang akan dilakuksanakan melalui Direktorat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di padamu.kemdikbud.go.id

Anda diharuskan mengunduh formulir yang telah disediakan dan mengikuti prosedur yang ada pada website, bila anda tidak melakukan pemutakhiran data NUPTK anda, status NUPTK anda akan dinyatakn tidak aktif yang berarti anda tidak akan bisa mengikuti program-program yang akan di selenggarakan oleh Kemdikbud. Untuk mendapatkan formulir,

  • silakan masukkan Nama/NUPTK
  • masukkan Kota Lokasi Sekolah Induk yang tertera pada form di padamu.kemdikbud.go.id.
  • kemudikan klik Cari data.

Kegiatan ini akan diadakan diwilayah masing-masing kota/kabupaten, kecamatan yang ada di seluruh penjuru negeri.Surat Login PADAMU NEGERI Admin Dinas dapat diambil di LPMP setempat. Anda juga dapat membaca mengenai Jadwal UKG 2013 sehingga anda tidak lupa kapan anda harus melakukan tes Uji Kompetensi. Surat Aktifasi Akun Login PADAMU NEGERI setiap sekolah dapat diambil dari Admin Dinas masing-masing. Segera lakukan pemutakhiran data NUPTK anda.

Selamat menikmati ...

Selasa, 04 Juni 2013

Wisuda dan Pelepasan Siswa Kelas IX - TP 2012/2013

Hari ini Selasa 4 Juni 2013 adalah puncak acara bagi kelas IX yang baru saja dinyatakan lulus pada hari Sabtu 1 Juni 2013 beberapa hari yang lalu. Kembali disampaikan bahwa untuk UN tahun 2013 ini, sebanyak 91 siswa kelas IX semuanya dinyatakan LULUS ( 100 % ).

Pagi-pagi terlihat kesibukan yang luarbiasa terjadi di sekolah, di depan pintu masuk dan di Balaidesa Randusari. Siswa kelas IX yang akan diwisuda tampak sangat cantik-cantik dan gagah-gagah dengan busana kemeja dan jas hitam, menambah kesan intelek dan pinter. Ya, karena sesuai jadwal hari ini pada jam 09.00 acara wisuda dan pelepasan siswa kelas IX akan dilaksanakan, bertempat di Aula Balaidesa Randusari yang berjarak 50 meter dari kampus SMPN 2 Kepil.

Jam 08.30 para orang tua / wali murid tampak mulai hadir memasuki ruangan wisuda, disambut senyum nan menawan oleh segenap panitia, kemudian masuk aula yang telah di sulap menjadi ruang pertemuan yang sangat megah, indah dan asri dengan gemerlap cahaya yang didesain oleh Pak Suronto dan kawan-kawan yang tergabung dalam tim kreatif dan tata ruang.

Sebelum acara inti dimulai, ditampilkan pentas vokal grup / band siswa SMPN 2 Kepil, lagu-lagu dan pentas seni tari SRI PANGANTI. Masuk acara inti, dengan pembawa acara / MC Bpk Eko Sutomas, S.Pd dan Ibu Nuraeni Dwi Astuti, S.Pd memandu acara demi acara, sambutan-sambutan dan selingan berbagai pentas seni baik dari SMPN 2 Kepil maupun sumbangan pentas dari sekolah lain ;  SDN Randusari dengan lagu oleh Ubai dan pentas tari MERAK oleh 2 siswa SDN Kagungan 1.

Masuk ke acara PROSESI WISUDA, dipandu oleh Bpk Maryanto, S.Kom dan Ibu Suratimah Sesanti, S.Pd. Dimulai dari pemberian hadiah kepada 3 siswa terbaik 1,2,3. Dilanjutkan dengan wisuda dan pemberian piagam kepada 10 siswa terbaik oleh kepala sekolah Bpk Drs. Kardan dan wakil kepala sekolah.Ibu Ruti Sumarni, S.Pd. Masing-masing orang tua 10 siswa terbaik dihadirkan untuk tamil di atas panggung untuk mendampingi putra-putranya menerima ucapan selamat dari kepala sekolah.
Selanjutnya dilanjutkan wisuda kepada seluruh siswa oleh wali kelas masing-masing dimulai dari kelas 9A oleh Bpk Suakrna, S.Pd, 9B oleh Ibu Yani Widiyati, S.Pd, 9C oleh Bpk M. Bagus Panuntun, S.Pd dan 9D oleh Bpk Widodo, S.Pd.

Rangkaian acara selesai ditutup dengan doa oleh Bpk M. Fauzi, S.Ag. Setelah ditutup doa dan penutupan oleh pembawa acara dilanjutkan acara foto bersama masing-masing kelas dan segenap guru dan karyawan sebagai kenang-kenangan.

Sabtu, 01 Juni 2013

Pengumuman Kelulusan SMP Negeri 2 Kepil

Hari ini, secara serentak pengumuman kelulusan Ujian Nasional bagi SMP / MTs, tidak terkecuali untuk Kabupaten Wonosobo.Sejak pagi, puluhan anak siswa kelas IX sudah banyak yaang berada di sekitar sekolah, tidak sabar ingin segera tahu hasil ujian mereka, LULUS / TIDAK.

Tanpa bermaksud mendahului waktu yang ditentukan untuk pengumuman jam 13.00 WIB, sedikit memberi bocoran bahwa untuk tahun ini, ALHAMDULILLAH, tahun ini SMPN 2 Kepil mendapat peringkat 13 untuk SMP / MTs se-kabupaten Wonosobo.
Dan Alhamdulilah sekolah kita LULUS = 100 % (SERATUS PERSEN)

Peringkat Terbaik 1-5
Nilai tertinggi UN diperoleh 35.05 atas nama Bayu Indra Hermawan, dengan rincian nilai Bahasa Indonesia = 9.2, Bahasa Inggris = 7.6, Matematika = 9.0 dan IPA = 9.25.
Secara lengkap urutan 5 besar (terbaik) adalah sebagai berikut :
  1. 35.05 = Bayu Inrda Hermawan (9C)
  2. 34.85 = Riko Armada Putra (9D)
  3. 34.35 = Ari Ramdani (9B)
  4. 34.05 = Riska Khoirunnisa (9B)
  5. 33.80 = Lolita Era Dwi Setiayati (9A)
Selamat, kepada para juara / peraih prestasi terbaik, Selamat juga kepada seluruh siswa kelas IX SMPN 2 Kepil yang dinyatakan LULUS 100 %, kalian semua hebat.

Kabar nasional, KABAR24.COM, JAKARTA
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh memaparkan hasil UN tingkat SMP 2013, Jumat (3/5).
Menurutnya, dari sebanyak 3.667.241 siswa SMP sederajat yang mengikuti UN Tahun Ajaran 2012-2013 sebanyak 3.650.625 siswa atau 99,55 persen dinyatakan lulus.
Sementara 16.616 siswa lainnya atau 0,45 persen dinyatakan tak lulus.
Dikatakan, kriteria kelulusan peserta didik pada UN SMP tahun ini ditentukan berdasarkan nilai akhir untuk kelulusan, yang komposisinya terdiri dari 60 persen nilai UN murni dan 40 persen nilai sekolah.
“Peserta didik SMP dan sederajat itu dinyatakan lulus UN, jika nilai akhir rata-rata lebih dari sama dengan (minimal) 5,5 dan nilai tiap mata pelajaran paling rendah empat,” ungkap M Nuh.
Menurut Mendikbud, nilai rata-rata UN murni SMP sederajat tahun ini adalah 6,1 atau turun 1,37 poin dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 7,47.
Penurunan nilai rata-rata ini dinilai Mendikbud M. Nuh tergolong wajar karena dari sisi tingkat kelulusan yang juga turun 0,02 persen.
“Penurunan nilai rata-rata UN murni SMP sederajat ini disebabkan oleh komposisi soal UN yang lebih sulit dengan tingkat kesulitan meningkat 10 persen dari soal UN SMP tahun ajaran 2011-2012,” papar Mendikbud. (Antara/nj)

Senin, 20 Mei 2013

Ulangan Umum Kenaikan Kelas TP 2012 / 2013

Berikut ini adalah pengumuman pemberitahuan terkait UAS / semester yang akan segera dilaksanakan.

Menurut jadwal yang dibuat berdasarkan kalender pendidikan, telah ditentukan bahwa UUKK - UAS akan dilaksanakan serempak untuk SMP/MTs se Kabupaten Wonosobo.

UUKK - UAS akan dilaksanakan mulai hari Senin, 10 Juni - 15 Juni 2013. Adapun jadwal dapat dilihat pada papan pengumuman atau pada masing-masing kelas.
Untuk UUKK tahun ini, seluruh kegiatan dilaksanakan atas komando dari Panitia yang telah dibentuk oleh sekolah dengan personalia sebagai berikut :
  • Penanggung Jawab : Drs. Kardan (Kepala Sekolah)
  • Ketua                    : Drs. M Abdul Latif
  • Sekretaris              : Sayekti Laras S., S.Pd
  • Bendahara             : Dra. Ratna Yuli Sungkayati
  • Anggota-2             : Aris Winarno, S.Pd                
Selamat belajar dan berusaha untuk mempersiapkan diri agar diperoleh hasil yang maksimal.

Jumat, 17 Mei 2013

Struktur Kurikulum 2013 SMP/MT’s

A. Organisasi Kompetensi 

Mata pelajaran adalah unit organisasi terkecil dari Kompetensi Dasar. Untuk kurikulum SMP/MTs, organisasi Kompetensi Dasar dilakukan dengan cara mempertimbangkan kesinambungan antarkelas dan keharmonisan antarmata pelajaran yang diikat dengan Kompetensi Inti. Berdasarkan pendekatan ini maka terjadi reorganisasi Kompetensi Dasar mata pelajaran sehingga Struktur Kurikulum SMP/MTs menjadi lebih sederhana karena jumlah mata pelajaran dan jumlah materi berkurang. .... 
Substansi muatan lokal termasuk bahasa daerah diintegrasikan ke dalam mata pelajaran Seni Budaya. Substansi muatan lokal yang berkenaan dengan olahraga serta permainan daerah diintegrasikan ke dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan. Sedangkan Prakarya merupakan mata pelajaran yang berdiri sendiri. ....

B. Tujuan Satuan Pendidikan   

Penyelenggaraan pendidikan dasar dan menengah sebagaimana yang dinyatakan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan bertujuan membangun landasan bagi berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang: a. beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, dan berkepribadian luhur; b. berilmu, cakap, kritis, kreatif, dan inovatif; c. sehat, mandiri, dan percaya diri; dan d. toleran, peka sosial, demokratis, dan bertanggung jawab. 

C. Struktur Kurikulum dan Beban Belajar 

1. Struktur Kurikulum 
Struktur kurikulum menggambarkan konseptualisasi konten kurikulum dalam bentuk mata pelajaran, posisi konten/mata pelajaran dalam kurikulum, dostribusi konten/mata pelajaran dalam semester atau tahun, beban belajar untuk mata pelajaran dan beban belajar per minggu untuk setiap siswa. Struktur kurikulum adalah juga merupakan aplikasi konsep pengorganisasian konten dalam sistem belajar dan pengorganisasian beban belajar dalam sistem pembelajaran. Pengorganisasian konten dalam sistem belajar yang digunakan untuk kurikulum yang akan datang adalah sistem semester sedangkan pengorganisasian beban belajar dalam sistem pembelajaran berdasarkan jam pelajaran per semester. 

Struktur kurikulum juga gambaran mengenai penerapan prinsip kurikulum mengenai posisi seorang siswa dalam menyelesaikan pembelajaran di suatu satuan atau jenjang pendidikan. Dalam struktur kurikulum menggambarkan ide kurikulum mengenai posisi belajar seorang siswa yaitu apakah mereka harus menyelesaikan seluruh mata pelajaran yang tercantum dalam struktur ataukah kurikulum memberi kesempatan kepada siswa untuk menentukan berbagai pilihan. 
Struktur Kurikulum SMP/MTs adalah sebagai berikut:....
Keterangan: Mata pelajaran Seni Budaya dapat memuat Bahasa Daerah. Selain kegiatan intrakurikuler seperti yang tercantum di dalam struktur kurikulum diatas, terdapat pula kegiatan ekstrakurikuler SMP/MTs antara lain Pramuka (Wajib), Organisasi Siswa Intrasekolah, Usaha Kesehatan Sekolah, dan Palang Merah Remaja. Mata pelajaran Kelompok A adalah kelompok mata pelajaran yang kontennya dikembangkan oleh pusat. Mata pelajaran Kelompok B yang terdiri atas mata pelajaran Seni Budaya, Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, dan Prakarya adalah kelompok mata pelajaran yang kontennya dikembangkan oleh pusat dan dilengkapi dengan konten lokal yang dikembangkan oleh pemerintah daerah. Satuan pendidikan dapat menambah jam pelajaran per minggu sesuai dengan kebutuhan peserta didik pada satuan pendidikan tersebut. Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial dikembangkan sebagai mata pelajaran integrative science dan integrative social studies, bukan sebagai pendidikan disiplin ilmu. Keduanya sebagai pendidikan berorientasi aplikatif, pengembangan kemampuan berpikir, kemampuan belajar, rasa ingin tahu, dan pengembangan sikap peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sosial dan alam. 

Disamping itu, tujuan pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial menekankan pada pengetahuan tentang bangsanya, semangat kebangsaan, patriotisme, serta aktivitas masyarakat di bidang ekonomi dalam ruang atau space wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ilmu Pengetahuan Alam juga ditujukan untuk pengenalan lingkungan biologi dan alam sekitarnya, serta pengenalan berbagai keunggulan wilayah nusantara. Seni Budaya terdiri atas empat aspek, yakni seni rupa, seni musik, seni tari, dan seni teater. Masing-masing aspek diajarkan secara terpisah dan setiap satuan pendidikan dapat memilih aspek yang diajarkan sesuai dengan kemampuan (guru dan fasilitas) pada satuan pendidikan itu. Prakarya terdiri atas empat aspek, yakni kerajinan, rekayasa, budidaya, dan pengolahan. Masing-masing aspek diajarkan secara terpisah dan setiap satuan pendidikan menyelenggarakan pembelajaran prakarya paling sedikit dua aspek prakarya sesuai dengan kemampuan dan potensi daerah pada satuan pendidikan itu. 

2. Beban Belajar 

Beban belajar di SMP/MTs untuk kelas VII, VIII, dan IX masing-masing 38 jam per minggu. Jam belajar SMP/MTs adalah 40 menit. Dalam struktur kurikulum SMP/MTs ada penambahan jam belajar per minggu dari semula 32, 32, dan 32 menjadi 38, 38 dan 38 untuk masing-masing kelas VII, VIII, dan IX. Sedangkan lama belajar untuk setiap jam belajar di SMP/MTs tetap yaitu 40 menit. Dengan adanya tambahan jam belajar ini dan pengurangan jumlah Kompetensi Dasar, guru memiliki keleluasaan waktu untuk mengembangkan proses pembelajaran yang berorientasi siswa aktif belajar. Proses pembelajaran siswa aktif memerlukan waktu yang lebih panjang dari proses pembelajaran penyampaian informasi karena peserta didik perlu latihan untuk melakukan pengamatan, menanya, asosiasi, menyaji, dan komunikasi. Proses pembelajaran yang dikembangkan guru menghendaki kesabaran dalam menunggu respon peserta didik karena mereka belum terbiasa.Selain itu, bertambahnya jam belajar memungkinkan guru melakukan penilaian proses dan hasil belajar. .... 
B. Tujuan Satuan Pendidikan .... Baca Selengkapnya di : http://www.m-edukasi.web.id/2013/05/struktur-kurikulum-2013-smpmts.html
Copyright www.m-edukasi.web.id Media Pendidikan Indonesia

A. Organisasi Kompetensi Mata pelajaran adalah unit organisasi terkecil dari Kompetensi Dasar. Untuk kurikulum SMP/MTs, organisasi Kompetensi Dasar dilakukan dengan cara mempertimbangkan kesinambungan antarkelas dan keharmonisan antarmata pelajaran yang diikat dengan Kompetensi Inti. Berdasarkan pendekatan ini maka terjadi reorganisasi Kompetensi Dasar mata pelajaran sehingga Struktur Kurikulum SMP/MTs menjadi lebih sederhana karena jumlah mata pelajaran dan jumlah materi berkurang. .... Baca Selengkapnya di : http://www.m-edukasi.web.id/2013/05/struktur-kurikulum-2013-smpmts.html
Copyright www.m-edukasi.web.id Media Pendidikan Indonesia
A. Organisasi Kompetensi Mata pelajaran adalah unit organisasi terkecil dari Kompetensi Dasar. Untuk kurikulum SMP/MTs, organisasi Kompetensi Dasar dilakukan dengan cara mempertimbangkan kesinambungan antarkelas dan keharmonisan antarmata pelajaran yang diikat dengan Kompetensi Inti. Berdasarkan pendekatan ini maka terjadi reorganisasi Kompetensi Dasar mata pelajaran sehingga Struktur Kurikulum SMP/MTs menjadi lebih sederhana karena jumlah mata pelajaran dan jumlah materi berkurang. clip_image002%25255B4%25255D_thumb Substansi muatan lokal termasuk bahasa daerah diintegrasikan ke dalam mata pelajaran Seni Budaya. Substansi muatan lokal yang berkenaan dengan olahraga serta permainan daerah diintegrasikan ke dalam mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan. Sedangkan Prakarya merupakan mata pelajaran yang berdiri sendiri. B. Tujuan Satuan Pendidikan Penyelenggaraan pendidikan dasar dan menengah sebagaimana yang dinyatakan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan bertujuan membangun landasan bagi berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang: a. beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, dan berkepribadian luhur; b. berilmu, cakap, kritis, kreatif, dan inovatif; c. sehat, mandiri, dan percaya diri; dan d. toleran, peka sosial, demokratis, dan bertanggung jawab. C. Struktur Kurikulum dan Beban Belajar 1. Struktur Kurikulum Struktur kurikulum menggambarkan konseptualisasi konten kurikulum dalam bentuk mata pelajaran, posisi konten/mata pelajaran dalam kurikulum, dostribusi konten/mata pelajaran dalam semester atau tahun, beban belajar untuk mata clip_image004%25255B4%25255D_thumb pelajaran dan beban belajar per minggu untuk setiap siswa. Struktur kurikulum adalah juga merupakan aplikasi konsep pengorganisasian konten dalam sistem belajar dan pengorganisasian beban belajar dalam sistem pembelajaran. Pengorganisasian konten dalam sistem belajar yang digunakan untuk kurikulum yang akan datang adalah sistem semester sedangkan pengorganisasian beban belajar dalam sistem pembelajaran berdasarkan jam pelajaran per semester. Struktur kurikulum juga gambaran mengenai penerapan prinsip kurikulum mengenai posisi seorang siswa dalam menyelesaikan pembelajaran di suatu satuan atau jenjang pendidikan. Dalam struktur kurikulum menggambarkan ide kurikulum mengenai posisi belajar seorang siswa yaitu apakah mereka harus menyelesaikan seluruh mata pelajaran yang tercantum dalam struktur ataukah kurikulum memberi kesempatan kepada siswa untuk menentukan berbagai pilihan. Struktur Kurikulum SMP/MTs adalah sebagai berikut: clip_image006%25255B4%25255D_thumb Keterangan: Mata pelajaran Seni Budaya dapat memuat Bahasa Daerah. Selain kegiatan intrakurikuler seperti yang tercantum di dalam struktur kurikulum diatas, terdapat pula kegiatan ekstrakurikuler SMP/MTs antara lain Pramuka (Wajib), Organisasi Siswa Intrasekolah, Usaha Kesehatan Sekolah, dan Palang Merah Remaja. Mata pelajaran Kelompok A adalah kelompok mata pelajaran yang kontennya dikembangkan oleh pusat. Mata pelajaran Kelompok B yang terdiri atas mata pelajaran Seni Budaya, Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, dan Prakarya adalah kelompok mata pelajaran yang kontennya dikembangkan oleh pusat dan dilengkapi dengan konten lokal yang dikembangkan oleh pemerintah daerah. Satuan pendidikan dapat menambah jam pelajaran per minggu sesuai dengan kebutuhan peserta didik pada satuan pendidikan tersebut. Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial dikembangkan sebagai mata pelajaran integrative science dan integrative social studies, bukan sebagai pendidikan disiplin ilmu. Keduanya sebagai pendidikan berorientasi aplikatif, pengembangan kemampuan berpikir, kemampuan belajar, rasa ingin tahu, dan pengembangan sikap peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sosial dan alam. Disamping itu, tujuan pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial menekankan pada pengetahuan tentang bangsanya, semangat kebangsaan, patriotisme, serta aktivitas masyarakat di bidang ekonomi dalam ruang atau space wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ilmu Pengetahuan Alam juga ditujukan untuk pengenalan lingkungan biologi dan alam sekitarnya, serta pengenalan berbagai keunggulan wilayah nusantara. Seni Budaya terdiri atas empat aspek, yakni seni rupa, seni musik, seni tari, dan seni teater. Masing-masing aspek diajarkan secara terpisah dan setiap satuan pendidikan dapat memilih aspek yang diajarkan sesuai dengan kemampuan (guru dan fasilitas) pada satuan pendidikan itu. Prakarya terdiri atas empat aspek, yakni kerajinan, rekayasa, budidaya, dan pengolahan. Masing-masing aspek diajarkan secara terpisah dan setiap satuan pendidikan menyelenggarakan pembelajaran prakarya paling sedikit dua aspek prakarya sesuai dengan kemampuan dan potensi daerah pada satuan pendidikan itu. 2. Beban Belajar Beban belajar di SMP/MTs untuk kelas VII, VIII, dan IX masing-masing 38 jam per minggu. Jam belajar SMP/MTs adalah 40 menit. Dalam struktur kurikulum SMP/MTs ada penambahan jam belajar per minggu dari semula 32, 32, dan 32 menjadi 38, 38 dan 38 untuk masing-masing kelas VII, VIII, dan IX. Sedangkan lama belajar untuk setiap jam belajar di SMP/MTs tetap yaitu 40 menit. Dengan adanya tambahan jam belajar ini dan pengurangan jumlah Kompetensi Dasar, guru memiliki keleluasaan waktu untuk mengembangkan proses pembelajaran yang berorientasi siswa aktif belajar. Proses pembelajaran siswa aktif memerlukan waktu yang lebih panjang dari proses pembelajaran penyampaian informasi karena peserta didik perlu latihan untuk melakukan pengamatan, menanya, asosiasi, menyaji, dan komunikasi. Proses pembelajaran yang dikembangkan guru menghendaki kesabaran dalam menunggu respon peserta didik karena mereka belum terbiasa.Selain itu, bertambahnya jam belajar memungkinkan guru melakukan penilaian proses dan hasil belajar. Untuk lebih jelasnya, silahkan baca juga, artikel yang berhubungan dengan Artikel Struktur Kurikulum 2013 SMP/MT’s, antara lain : Buku Pelajaran SMA Kurikulum 2013 download untuk guru Buku SMP Pegangan Guru Kurikulum 2013 Buku Kurikulum 2013 SMP untuk siswa download gratis Daftar Nama Narasumber dan Instruktur Nasional Kurikulum 2013 PERLUNYA PENGEMBANGAN KURIKULUM 2013 RASIONAL PENGEMBANGAN KURIKULUM 2013 Kompetensi Inti SMP Kurikulum 2013 Struktur Kurikulum 2013 SMP/MT’s Buku SD Kurikulum 2013 Download untuk Guru.... Baca Selengkapnya di : http://www.m-edukasi.web.id/2013/05/struktur-kurikulum-2013-smpmts.html
Copyright www.m-edukasi.web.id Media Pendidikan Indonesia

Selasa, 14 Mei 2013

Seputar Kurikulum 2013, Kurikulum 2013 perlu dimatangkan dulu


Jakarta (ANTARA News) - Kurikulum 2013 dinilai tidak disiapkan dengan baik sehingga perlu dimatangkan dulu sebelum dilaksanakan agar memperoleh hasil yang baik.

"Kalau prosesnya tergesa-gesa maka akan jadi prematur," kata Dekan Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta Komarudin dalam Seminar Nasional dan Temu Forum Komunikasi Program Studi Pendidika Sosiologi-Antropologi Indonesia di Universitas Negeri Jakarta, Rabu.

Jika kurikulum itu dilaksanakan saat ini, katanya, maka akan banyak kekurangannya sehingga harus dimatangkan terlebih dahulu

Namun Komarudin tidak menolak kurikulum tersebut jika hal itu dalam rangka perbaikan kurikulum, apalagi isi dari kurikulum 2013 belum diuji publik. Ia mengatakan uji publik yang telah dilakukan baru strukturnya saya tapi belum isi kurikulumnya sehingga belum ada tanggapan dari masyarakat.

Sementara itu Dosen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta, Robertus Robert mempertanyakan penyatuan pelajaran Sosiologi dan Antropologi. "Pertanyaannya bagaimana pemahaman mengenai disiplin ilmu dalam kurikulum 2013?,"  tanya dia.

Ia mengatakan jika dilihat dari dokumen kurikulum 2013, kurikulum ini membedakan sosiologi dan antropologi.

Sosiogi di ditempatkan dalam disiplin ilmu sosial sedangkan antropologi dalam ilmu humaniora.

"Sayangnya dalam penyusunan kompetensi inti dan kompetensi dasar kedua disiplin ini dicampuradukan," katanya.

"Pencampuran ini menunjukan bahwa khasanah disiplin ilmu tidak diikuti dalam menyusun dan membedakan mata pelajaran," katanya.


Departemen Agama
 
Sindonews.com - Kementerian Agama (Kemenag) akan menerapkan kurikulum 2013 pada 2014 pada sekolah Madrasah Itidaiyah (MI), Madrasah Sanawiyah (MTS), dan Madrasah Aliyah (MA). Namun, Kemenang terlebih dahulu akan melakukan perbaikan dalam mempersiapkan tenaga guru dan pengajar.

"Nantinya akan kita buat pelatihan-pelatihan untuk guru agar lebih mantap menjalankan kurikulum 2013 di 2014," ujar Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali saat ditemui di Gedung Kemenag dalam Rapat Pimpinan (Rapimnas) di Jakarta, Rabu (1/4/2013).

Ia melanjutkan, dalam mempersiapkan tenaga guru tentunya harus dihitung juga target 100 persen pencapaian untuk sekolah-sekolah Madrasah negeri dan mencapai Madrasah swasta. Menurutnya, secara teknis hal itu sulit dilaksanakan sehingga dikhawatirkan pada saat diterapkan akan mengalami kegagalan dan hal tersebut pasti akan berdampak pada pelaksanaan pendidikan.

"Saya juga sudah melaporkan kepada Wakil Presiden Boediono semalam dalam pertemuan. Khawatir ada yang tidak terpenuhi di awal ajaran baru sehingga berpengaruh pada penerapannya." Ujarnya.

Dia mengatakan, semula perencanaan pelaksanaan kurikulum 2013 akan dilaksanakan secara bertahap. Namun, karena akan diterapkan pada 2014, maka kurikulum 2013 akan diterapkan pada MI kelas 1, 2, 4 dan 5. MTs kelas 7 dan 8 serta MA kelas 10 dan 11.

"Semula pada 2013 akan dilakukan bertahap MI kelas 4, MTs kelas 7 dan MA kelas 10 saja namun kita rubah karena mundur 2014," kata dia.

Lanjut Menag, dirinya telah menekankan kepada Dirjen Pendis. Untuk menghitung secara jelas, tajam dan terperinci untuk melaksanakan sampai 100 persen. Karena hal tersebut dapat disebut suatu prestasi jika Dirjen Pendis bisa melaksakan secara keseluruhan.

Suryadharma mengatakan, terkait hal tersebut dia menekankan dalam penggunaan anggran Pendis tentunya diharapkan ada budgeting yang jelas dan bisa diperhitungkan dengan baik.

"Misalnya dalam penggadaan buku haruslah diperhitungkan kegunaanya. Karena kita akan akan menggunakan buku tersebut di 2014," tegasnya.

Sabtu, 13 April 2013

DATA GURU TERBARU, TAHUN AJARAN 2012/2013


DAFTAR GURU MAPEL - BK SMP NEGERI 2 KEPIL
TAHUN AJARAN 2013 / 2014





No Nama Guru Gol Jabatan Keter.
1 Drs.Kardan IV/A Kep Sek Detil
2 Yosephine Sumarjilah, A.Md.Pd IV/A Guru Detil
3 Satiyun, S.Pd IV/A Guru Detil
4 Widodo, S.Pd IV/A Guru Detil
5 Ruti Sumarni, S.Pd IV/A Guru Detil
6 Ismain, S.Pd IV/A Guru Detil
7 Sukarna, S.Pd IV/A Guru Detil
8 Prihatin Handayani, S.Pd IV/A Guru Detil
9 Suratimah Sesanti, S.Pd IV/A Guru Detil
10 Drs. M.Abdul Latif IV/A Guru Detil
11 Edi Wineto, S.Pd IV/A Guru Detil
12 Eko Sutomas, S.Pd IV/A Guru Detil
13 M.I.Isti Supriyanti, S.Pd IV/A Guru Detil
14 Fajar Fatimah Winarti, S.Pd, M.Or IV/A Guru Detil
15 Yani Widayati, S.Pd IV/A Guru Detil
16 Rini Utami, S.Pd III/D Guru Detil
17 Dra. Ratna Yuli Sungkayati III/D Guru Detil
18 Agus Yuswantoro, S.Pd III/C Guru Detil
19 M.Bagus Panuntun, S.Pd III/C Guru Detil
20 Drs. Muhamad Abdulah III/B Guru Detil
21 Sayekti Laras Supayaningsih, S.Pd III/B Guru Detil
22 Maryanto, S.Kom III/A Guru Detil
23 Aris Winarno, S.Pd II/C Guru Detil
24 Yosep Luhvendi, S.Pd III/A Guru Detil
25 M. Fauzi, S.Ag III/B Guru Detil
26 Ngaidatul Fitriyah, S.Ag - Guru Detil
27 Sri Hartati, S.Pd - Guru Detil
28 Nur Aeni Dwi Hastuti, S.Pd - Guru Detil

Rabu, 10 April 2013

Kepala Sekolah SMPN 2 Kepil Baru, Tahun Ajaran 2013-2014

Selasa, 2 April 2013 dilaksanakan acara lepas sambut dan serah terima jabatan kepala sekolah SMPN 2 Kepil, maka sejak hari tersebut secara definitif kepala sekolah SMPN 2 Kepil dijabat oleh Drs. Kardan yang sebelumnya memimpin di SMPN 3 Kepil.
Untuk sekedar mengenal sosok beliau, berikut ini kami sampaikan sedikit profil beliau (data sementara).

Berikut ini figur / sosok pribadi bapak kepala sekolah SMPN 2 Kepil :
  • Nama             : Drs. Kardan
  • NIP                : 19650901 199702 1001
  • Gol                 : IV/A
  • TTL               : Purworejo, 01 September 1965
  • Agama            : Islam
  • Alamat rumah : Siwedus, Gadingrejo, Kepil, Wonosobo, Jateng
  • Istri                : Hartini (PNS Guru SDN Tanjung Anom 1)
  • Anak             : 1. Yoyok  2, Arga
  • Pendidikan.    : Pendidikan Biologi IKIP Yogyakarta
  • Hobi              : Bulu tangkis, Ndolalak
  • Akun FB       : https://www.facebook.com/pakdhe.kardan
Demikian profil kepala sekolah, semoga bermanfaat.