text

Selamat Datang di Blog SMP N 2 Kepil Wonosobo ... Sekolah SEJUTA IMPIAN, ... Awali Suksesmu Dari Sini ... Mulailah segala sesuatu dengan BISMILLAH ...

Kamis, 01 September 2022

Oase -13 : Merdeka Mengajar di Masa Merdeka Belajar, Perjuangan Guru

Kegiatan penanda-tanganan kesepakatan Anti Perundungan dilaksanakan oleh seluruh warga  SMPN 2 Kepil pada hari Senin, 29 Agustus 2022. Sungguh miris rasanya mendengar cerita perundungan/pembullyian murid kepada gurunya. Kami bisa mengerti dan memahami bagaimana berkecamuknya rasa dalam hati teman-teman guru yang diperlakukan sangat tidak sopan seperti itu. Oleh karena itu kami mohon ijin menuliskan  hal ini menjadi artikel bebas bertema Oase, Perjuangan Guru dalam Era Merdeka Mengajar Di Masa Merdeka Belajar. Kata "merdeka" yang dulu sangat kuat pengaruhnya dalam memotivasi perjuangan, kini banyak disalahgunakan oleh banyak pihak. Sebagian memahami merdeka berarti bebas sebebas-bebasnya, bebas berkata apa saja, bebas melakukan apa saja dan bebas berbuat apa saja tanpa memperdulikan aturan dan norma yang ada. Tak ayal banyak terjadi penyimpangan dalam kehidupan, tak terkecuali di dunia pendidikan. Maka sudah sangat tepat jika pemerintah menggalakkan kesepakatan menolak pembullyian, perundungan dan juga kekerasan seksual di sekolah. Korban perundungan atau pembullyian bukan saja menimpa mereka yang lemah, tetapi bisa juga mereka yang kuat. Bahkan yang lebih parah ketika perundungan bukan hanya antar murid tetapi dilakukan oleh murid kepada guru yang seharusnya sangat dihormati oleh murid-muridnya.

Guru itu manusia biasa yang punya hati yang bisa emosi. Saat sekolah dulu, mungkin kita pernah mendapati guru yang terlihat sedih atau murung, dan kita tidak berani bertanya ada apa, apa yang terjadi, apa penyebabnya. Jika pembaca kebetulan keluarga guru atau punya teman dekat seorang guru, maka sedikit banyak pasti tahu bagaimana sejatinya kehidupan seorang guru, apalagi jika pembaca ternyata seorang guru. Bagaimana kehidupan dan kepribadian guru sesungguhnya bisa diintip aktifitasnya di ruang guru. Di sana akan ditemui berbagai macam karakter guru, ada menikmati rehat dengan santai, bercanda tawa atau berakting lucu, tetapi ada juga masih serius dengan pekerjaannya, ada lagi yang hobi bercerita banyak hal seakan tahu semua seluk kehidupan, tetapi ada juga guru yang sangat pendiam dan enggan bersuara, sementara itu ada juga yang suka mengeluh seakan orang paling susah, tetapi ada juga yang adem-ayem seakan tak pernah punya masalah. Inilah uniknya guru, dibalik penampilan prima, mereka tetaplah manusia biasa yang tak lepas dari masalah, bisa sedih, galau, jengkel, marah atau kecewa.

Lanjut, terkait marah atau kecewa pernahkah pada masa sekolah dulu membuat guru marah, kecewa atau bersikap tidak hormat. Sungguh, sikap tidak hormat kepada guru adalah sikap tercela seorang murid. Merasa tidak dihormati, tidak dihargai dan diremehkan adalah hal paling menyakitkan hati guru, dimana guru merasa seakan dihina oleh muridnya. Berkaitan dengan tema kali ini kita akan sedikit belajar dari seorang teman yang bernama Pak Qomar (nama samaran). Pak Qomar menceritakan secara khusus kepada kami untuk dijadikan inspirasi, diawali dari peristiwa yang dialaminya saat ia duduk di kelas III-A1 SMA swasta di Yogyakarta, sekitar 30 tahun yang lalu. Ia merasa bersalah karena ikut-ikutan mendemo salah satu gurunya yang tidak berkenan masuk di kelasnya karena sesuatu hal, dan kejadian itu justru membuat gurunya marah dan merasa dipermalukan. Sebenarnya ia dan teman-temannya satu kelas sudah meminta maaf kepada beliau (Pak Agus, Guru B. Indonesia), tetapi ia tetap merasa bersalah dan merasa sangat menyesal. Kami bisa merasakan betapa hancur perasaannya, betapa sakit hatinya dan pastinya menjadi peristiwa yang sulit dilupakan.

Cerita berlanjut, Qodarulloh setelah sekitar 12 tahun berlalu kejadian yang sama terulang, tetapi saat itu Pak Qomar adalah guru yang diperlakukan tidak hormat oleh salah satu muridnya di SMK. Sang murid spesial ini berinisial N, nama yang masih saja melekat dalam ingatannya walau ia telah memaafkannya.  Masih terbayang saat murid itu meremehkan, merendahkan dan menghinakan dirinya dihadapan sekitar 30-an murid lainnya. Mungkin anak itu merasa lebih kaya karena anak dari seorang  juragan/peternak ayam petelur yang sukses. Pak Qomar muda yang pernah memegang Ban Hitam Karate itu serasa mendidih darahnya ketika dipermalukan oleh muridnya sendiri. Alhamdulillah, ia bersyukur masih bisa menahan dan mengendalikan emosinya. Tidak terbayang apa yang akan terjadi jika guru muda itu emosi, kiranya cukup dengan 2-3 jurus maka murid itu akan tersungkur berkalang tanah. Ia merenung, beristighfar dan menyesalkan mengapa ini harus terjadi. Ia hanya diam,  dan peristiwa ini belum ia ceritakan kepada siapapun sebelumnya. Ia sempat down dan malu, percaya diri menurun. Katanya, ternyata berat menjadi guru. 

Mengeluh, Ternyata Berat Menjadi Guru

Ternyata memang berat menjadi guru, pekerjaannya banyak, bermacam-macam, berkelanjutan hingga terkadang harus dibawa pulang. Membuat RPP, menyiapkan materi ajar, masuk kelas untuk mengajar, melakukan tes, mengolah nilai dan masih mengerjakan administasi lainnya. Belum lagi jika ada kelas yang susah diatur, butuh energi dan mental ekstra dimana hal itu adalah beban tersendiri, terlebih lagi jika ada murid yang bersikap meremehkan atau berani pada guru seperti pada cerita di atas. Hal begini mungkin tidak terjadi pada sekolah bonafid, sekolah pavorit atau sekolah besar yang berada di kota, yang semuanya sudah terseleksi dan terkondisi dengan baik. Sangat berbeda dengan sekolah kecil di kampung yang level kualitasnya masih di bawah, yang lingkungan kurang kondusif. Di sekolah kecil seperti ini beratnya beban yang dipikul guru sangat terasa, sudah gajinya tak seberapa tidak sebanding dengan besarnya tanggung jawab. Terasa lebih berat lagi apa yang dialami Pak Qomar di atas, muridnya yang waktu itu hanya membayar 150 rupiah untuk 1 jam pelajaran, berani melakukan tindakan keji, tidak berakhlak dan tidak beradab kepada guru yang seharusnya dihormati. Hal-hal seperti inilah yang bisa merusak keikhlasan, menyemai penyesalan, menabur kegalauan hingga menyuburkan iklim bagi guru untuk mengeluhkan keadaan. 

Guru mengeluhkan keadaan sebenarnya bukanlah hal baru, bukan pula hal yang tabu. Mengeluh atau bahasa jawanya ngudoroso adalah hal biasa. Kenyataan seperti ini nyatanya ada di kehidupan guru, mungkin saja sedang ada masalah di sekolah atau di rumah. Hanya saja diantara satu dengan yang lainnya berbeda-beda dalam menyikapi masalahnya. Ada yang mampu menyimpan dengan rapi seakan tidak punya masalah dan tidak pernah mengeluh seakan tidak punya beban sama sekali, tetapi ada juga yang hingga dijuluki tukang mengeluh saking seringnya mengeluh. Tapi kiranya perlu direnungkan jika menghadapi kemungkinan adanya pertanyaan terkait hal guru mengeluh, bolehkah? wangunkah? dan adakah? Pertama, bolehkah guru mengeluh, ya pastinya boleh dan sah-sah saja jika guru mengeluh. Kedua, wangunkah guru mengeluh, ya wangun saja, karena itu manusiawi. Ketiga, adakah guru yang mengeluh, ya tentu saja ada, tidak hanya satu dua, banyak malah. Mungkin fenomena ini sesuai dengan ungkapan "mengeluh membuat perasaan menjadi lega dan plong". Bermacam-macam hal yang menjadi bahan keluhan, mulai dari mengeluhkan tubuh yang capek, mengeluh sakit, mengeluh keuangan, mengeluh keluarga (anak, pasangan atau orangtua), mengeluhkan kondisi alam, mengeluhkan pekerjaan, hingga mengeluhkan beratnya perjalanan. 

Mengeluhkan beratnya perjalanan, inilah yang kami rasakan sebagai guru yang rumahnya paling jauh, jarak tempuh 100 km tiap hari, menyeberang 197 sungai (meliputi sungai besar/kecil, selokan dan got), melintasi 9 kecamatan, 3 kabupaten dan 2 propinsi. Membutuhkan 60-90 menit sekali jalan dengan kecepatan yang tergantung dengan kondisi perjalanan, kondiri kendaraan dan kondisi kesehatan. Jika kondisi normal maka walau jaraknya jauh terasa biasa, tetapi jika kondisi hujan maka akan berbeda ceritanya, dan berbeda lagi jika kondisi ngantuk saat berkendara (hampir setiap hari saat pulang), dan menjadi lebih berat lagi jika kondisi tubuh sedang sakit. Inilah resiko guru pelaju, sakit tidak diakomodir oleh aplikasi Presensi Android berbasis lokasi, harus hadir bersama Androidnya di lokasi bekerja bagaimanapun kondisinya. Itulah yang pernah kami alami ketika Qodarulloh diberi anugerah sakit, dalam kondisi tubuh lemah tetap berangkat karena tidak ingin dicatat membolos (tidak presensi). Suatu saat kondisi tubuh benar-benar tidak mampu lagi untuk dipaksakan untuk berdiri dan naik motor  ke sekolah maka bolos (tidak presensi) menjadi pilihan terakhir (sudah 2 kali bolos). Saat seperti ini kadang muncul perasaan seakan kami adalah guru yang paling susah, paling menderita, paling sengsara, paling berat sehingga paling berhak mengeluh. 

Merasa paling berhak, itulah rasa yang menjebak hati kita, seakan kita satu-satunya, seakan tidak ada orang lain yang juga menderita, padahal di luar sana masih banyak orang lain (guru) mengalami hal serupa, bahkan bisa jadi lebih susah dan perjuangannya lebih berat. Seperti ibu guru SD yang pernah kami tuliskan di edisi terdahulu, ia harus sudah bersiap sejak sebelum subuh, lalu naik motor menuju penitipan sepeda, lanjut menunggu untuk naik bis, turun dari bis masih harus naik ojek ke SD yang berada di lereng gunung di Temanggung. Hal itu dilakukan tiap hari, bertahun-tahun dan itu dijalani dengan baik. Ternyata yang bisa menjadi masalah seseorang ada banyak hal, tidak saja tentang jauh dekatnya perjalanan. Yang rumahnya tidak sejauh kami, bahkan mungkin kurang dari 5 kilometer bukan berarti tanpa masalah, ada saja ujian kesulitan yang menjadi masalah kehidupan. Ada yang diberi sakit, ada yang diberi kesulitan ekonomi akibat bunga yang berbunga, ada juga yang terkait keluarga (anak, pasangan atau orangtua) dan masih banyak lagi. Saat diberikan masalah atau kesulitan, yang perlu diyakini bahwa kita bukanlah satu-satunya orang yang menderita.

Sungguh, kita bukan satu-satunya orang yang menderita, sebagai guru kita tak usah mencari jauh-jauh, coba perhatikan murid-murid kita. Lihat baju, celana/rok, dan sepatu mereka, maka kita akan mengelus dada manakala melihat sepatu yang robek, kumal atau bahkan ujungnya terbuka seperti mulut buaya. Orangtuanya bukan tidak tahu atau tidak mau membelikan, tetapi tidak tau harus bagaimana lagi, hanya sebatas berkata "besok ya jika sudah ada rejeki". Lebih detil lagi jika silaturahmi ke rumahnya (home visit) maka air mata akan mengalir menyaksikan kondisi rumahnya, dimana kamar tamu, kamar tidur dan dapur tanpa sekat berkumpul menjadi satu. Makanan dan pakaian yang penting ada, memang mau menuntut kepada siapa. Jangankan minta dibelikan sepatu, sekedar mau cerita bahwa pensilnya hanya tinggal 2 senti saja sang anak tidak sampai hati. Itulah kenyataan yang ada di sekeliling kita, banyak orang di luar sana yang tidak sedang baik-baik saja. 

Kami tidak akan menuliskan kesimpulan apapun sebagai penutup karena pada dasarnya tulisan ini hanyalah motivasi untuk diri sendiri. Hakekatnya setiap manusia diberikan ujian, ada yang terlihat ringan, ada yang terasa sangat berat, ada yang berulang-ulang dan terkadang datang silih berganti. Sayangnya, datang silih bergantinya ujian membuat seseorang melupakan karunia Alloh yang lain yang sangat banyak, yang bahkan tak terhitung jumlahnya. "Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, Allah benar-benar Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS An-Nahl : 18).  Dan satu hal yang membuat tidak sadar betapa banyaknya nikmat Alloh adalah karena kurangnya rasa syukur. “Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhoi; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.” (QS An-Naml: 19). Dari dua ayat Al-Quran tersebut cukuplah menjadi hujah bahwa tidak ada yang lebih baik dan lebih utama dari bersyukur. 

Bersyukur, hanya itu yang dapat kami (penulis) sampaikan. Bagaimana tidak bersyukur, jika kami yang hanya anak dari petani dan buruh serabutan, yang saat SD-nya tukang mencari rumput dan kayu bakar, yang saat SMP-nya ikut menjadi buruh cangkul dan gali sumur, dan yang saat SMA-nya masih kembali merumput, buruh cangkul dan juga buruh bangunan, akhirnya bisa menyelesaikan kuliah walau sambil terus merumput dan jadi kuli bangunan di saat libur. Bagaimana tidak bersyukur, kami yang sehari setelah wisuda langsung mau diajak bekerja di perumahan elit Tionghoa dengan pangkat  LETU (laden tukang), yang tak lain pembantu tukang, mengaduk semen, membawa material itu - akhirnya diterima bekerja sebagai guru, bagaimana kami tidak bersyukur. Mari kita terus bersyukur, dalam situasi yang sudah merdeka ini kita tetap dituntut harus berjuang, berjuang menjadi pendidik yang berusaha untuk bisa memberi motivasi anak-anak menuju sukses di masa depan, insyaAlloh.

Jumat, 19 Agustus 2022

Upacara HUT RI Ke 77, Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat

Segenap warga sekolah yang terdiri 30-an guru, 5 karyawan dan 320 an siswa hadir dan mengikuti upacara peringatan HUT RI ke 77 di halaman upacara SMP Negeri 2 Kepil. Dalam upacara itu  yang bertindak selaku pembina upacara adalah Ibu Ruti Sumarni, M.Pd. dan pembaca teks Proklamasi Bapak Edi Wineto, S.Pd. dan petugas upacara semuanya diambil dari pengurus OSIS. Guru dan karyawan mengenakan pakaian Korpri, siswa mengenakan seragam OSIS lengkap dan petugas upacara mengenakan setelan putih dan selempang petugas upacara membuat kegiatan upacara pagi itu terasa begitu khidmat.

Peringatan HUT Kemerdekaan RI di tahun 2022 (HUT RI ke 77) ini terasa lebih semangat, lebih semarak dan lebih hikmat karena dilaksanakan secara langsung di halaman sekolah dan diikuti oelh semua siswa, guru dan karyawan. Hal ini sangat berbeda dengan peringatan dua tahun sebelumnya, dimana pada tahun 2020 dan 2021 dilaksanakan secara virtual (daring) dalam rangka social distancing (menjaga jarak) dan menghindari kerumunan karena masih dalam situasi Pandemi Covid-19. Akibatnya peringatan HUT RI pada dua tahun itu rasanya sepi, tidak ada pesta, tidak ada lomba-lomba, tidak nampak adanya kemeriahan yang penuh gegap gempita. 

Upacara peringatan HUT RI sangat penting untuk dilaksanakan oleh segenap warga negara, salah satu tujuannya untuk mengingat, mengenang dan menghargai betapa berharganya hari bersejarah itu bagi kedaulatan bangsa Indonesia. Hari ini 77 tahun lalu, tepatnya 17 Agustus 1945, dengan segala daya upaya Indonesia berusaha memproklamasikan kemerdekaannya. Ada banyak rangkaian perjuangan dan pengorbanan yang tidak terhitung besarnya, baik tenaga, waktu, harta, darah, air mata hingga nyawa. Banyak pejuang yang gugur di medan pertempuran dalam membela, merebut dan memperjuangan kemerdekaan negara Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah merasa perlu memberikan amanat terkait pentingnya peringatan HUT RI. 

Upacara peringatan HUT RI sangat dianjurkan bagi seluruh elemen bangsa, dilaksanakan setahun sekali setiap tanggal 17 Agustus. Oleh karena itu setiap kantor, instansi, lembaga, perusahaan dan organisasi melaksanakannya setiap tahun, yang diikuti oleh seluruh warga negara, mulai dari pejabat di pemerintah pusat / daerah, TNI / Polri, pegawai negeri / swasta, dan semua jenis pekerjaan yang ada di seluruh penjuru nusantara. Hakekat dari peringatan ini adalah untuk pembelajaran baik bagi orang tua, remaja dan khususnya anak-anak agar bisa memahami dan menghormati jasa para pejuang kemerdekaan yang harapannya  menjadi warga negara yang berkarakter. Salah satu karakter itu kini  telah terbentuk menjadi kebiasaan yang sangat baik dalam Budaya Warga Jogja yang dilaksanakan setiap hari tepat pada jam 10.00 pagi (pengalaman penulis saat di mengurus perpanjangan SIM di Polres Sleman). Semua aktifitas di kantor dihentikan, selanjutnya semua orang (pejabat, petugas, pelayan dan warga) berdiri ikut menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Hal ini sangat sesuai dengan anjuran dari pemerintah, "Hentikan semua kegiatan dan aktivitas selama 3 menit saja, ambil sikap sempurna dan berdiri tegak untuk menghormati Peringatan Detik Detik Proklamasi". 

Upaya pembinaan karakter kebangsaan itulah yang sering disampaikan oleh Ibu Fajar Fatimah Winarti, S.Pd., M.Or. selaku kepala SMPN 2 Kepil dalam beberapa kesempatan, saat upacara bendera yang rutin dilaksanakan setiap hari Senin atau saat breefing di ruang guru. Sebagai warga negara Indonesia, adanya nasionalisme, patriotisme dan cinta tanah air menjadi mutlak diperlukan untuk mempertahankan keutuhan negeri yang sudah 77 tahun merdeka ini. Rasa itulah yang akan menjadi pondasi dan kekuatan lapis paling bawah bagi negara untuk bisa mewujudkan persatuan dan kesatuan, yang jika tidak diantisipasi akan terus terjadi perubahan yang semakin hari semakin luntur dan berkurang. Apalagi jika dihubungkan dengan perubahan kehidupan masyarakat yang terjadi akibat adanya pandemi Covid-19, dimana pribadi satu dengan yang lain harus menjaga jarak, hal ini mau tidak mau akan merubah semua pola tata kehidupan manusia dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. 

Dibawah ini kami sediakan LINK FOTO untuk menanggapi banyaknya permintaan foto hasil dokumentasi pada saat dilaksanakan upacara dan lomba terkait dengan peringatan 17-an, berikut beberapa gambar yang mewakili aktifitas Upacara HUT RI ke-77 yang diikuti segenap siswa, guru dan pegawai SMPN 2 Kepil. 
Kemudian kami tambahkan sekaligus link foto dokumentasi acara lomba yang dilaksanakan pada hari-hari berikutnya.

Berikut Link Foto Upacara HUT RI ke 77 dan Kegiatan Lomba 17-an. Untuk melihat atau mendowload langsung, silahkan klik link di bawah ini.


Minggu, 17 Juli 2022

Link Tes Asesmen Diagnostik 2022

Tes Asesmen Diagnostik
Selamat Datang kami ucapkan kepada peserta didik baru (siswa baru) SMP Negeri 2 Kepil tahun pelajaran 2022/2023. Selama seminggu kalian telah disibukkan dengan kegiatan awal di sekolah yang masih terasa baru bagi kalian, tiga hari di MPLS dan tiga hari di Pramuka Blok. Untuk selanjutnya kalian akan mengikuti pembelajaran di kelas tujuh dengan kurikulum terbaru, kurikulum merdeka.

Terkait dengan kurikulum merdeka, pada hari pertama pembelajaran ini kalian diwajibkan untuk mengikuti penilaian awal (tes) yang bertujuan untuk diagnosa / pemetaan kemampuan terkait materi literasi dan numerasi. Tes ini menggunakan mode online yang bisa dilakukan menggunakan HP Android, Laptop atau Komputer yang tersambung ke akses internet.

Silahkan klik LINK di bawah ini untuk memulai Tes Asesmen Diagnostik.

klik link ini >> TES-ASDI-2022

Selamat mengerjakan, semoga diberikan kemudahan dan kelancaran.

Sabtu, 25 Juni 2022

Kuota Zonasi Tak Terpenuhi - Kuota Prestasi Tak Mencukupi, Sekelumit Histori PPDB Online 2022

Kegiatan PPDB bagi sekolah kecil dan sekolah pinggiran seperti SMPN 2 Kepil menyisakan cerita tersendiri, yang banyak menyita waktu dan menguras energi sehingga perjuangan di PPDB terasa sangat panjang. Hal ini benar adanya, sejak beberapa bulan sebelum awal tahun ajaran baru dimulai, kegiatan PPDB sudah harus dipersiapkan dengan berbagai model dan inovasi. Walau PPDB sudah rutin dilaksanakan tiap tahunnya, tetapi bagi SMPN 2 Kepil, sekolah kecil di perbatasan pula adalah sesuatu yang berbeda, yang menyisakan cerita unik dan heroik. Dalam luasan wilayah yang kecil, dimana terdapat 4 sekolah negeri yang saling berdekatan ditambah adanya beberapa sekolah swasta lama maupun baru, maka mau tidak mau harus rela berbagi calon siswa yang stoknya terbatas dan  diperebutkan oleh sekolah dari berbagai posisi.

Posisi sekolah yang berada di wilayah perbatasan antara dua kabupaten memiliki resiko tersendiri dalam hal PPDB dengan sistem Zonasi. Jalur zonasi dengan kuota paling besar tidak bisa terisi penuh karena terbentur regulasi terkait zonasi yang tidak berlaku bagi calon siswa dari kabupaten seberang walau secara jarak radius masuk kategori yang diijinkan dalam aturan batas zonasi. Akhirnya calon siswa dari kabupaten seberang hanya bisa diproses menggunakan jalur prestasi yang kuotanya terbatas.  Hal menjadi sesuatu yang kontradiksi dan kontraproduktif bagi SMPN 2 Kepil yang notabene separuh lebih siswanya berasal dari kabupaten seberang, maka PPDB sistem zonasi ini sungguh-sungguh merupakan tantangan yang penuh perjuangan. 

Sangat berbeda bagi sekolah besar, perjuangan seperti ini mungkin tidak terjadi di sekolah besar dan pavorit atau sekolah negeri di kota. PPDB bagi mereka merupakan waktu mengibarkan bendera setinggi-tingginya, semakin banyak peminat maka semakin tinggi bendera mereka, semakin diperebutkan oleh banyak orang, tak pelak semakin banyak yang terbuang oleh sistem yang diterapkan. Inilah kenyaannya, bukan menilai siapa yang baik dan siapa yang buruk juga bukan untuk menyalahkan keadaaan, tetapi untuk diambil pelajaran agar bisa saling memahami tentang situasi yang sebenarnya terjadi. Mau sekolah besar ataupun sekolah kecil tetaplah kita syukuri, semua karunia Alloh semata, bukan siapa kepala sekolahnya, juga bukan karena siapa panitianya.

Adapun kepanitiaan PPDB di tingkat kabupaten masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun 2022 adalah tahun keempat dilaksanakannya PPDB dengan sistem online di lingkungan Pemkab Wonosobo, meneruskan sistem yang sudah dimulai sejak tahun 2019 pada kali pertamanya. Sistem PPDB Online 2022 yang diberlakukan untuk semua SMP Negeri di Kabupaten Wonosobo berada di bawah komando Ibu Lintang Esti Pramanasari, S.Psi, MAP, M.Si, (sosok ibu muda yang terlihat smart dan energik) yang menjabat sebagai Kepala Bidang Bina Program dan Pengembangan (BPP) Dinas Dikpora Kab Wonosobo. 

PPDB 2022 di SMP Negeri 2 Kepil ini dikomandani oleh Bapak Aris Winarna, S,.Pd., yang dibantu oleh beberapa guru yunior. Ada Pak Irwan Susetyo Putro, S.Pd (Sekretaris), Ibu Rini Utami, S.Pd (Bendahara), Pak Suronto (Verifikator) dan Pak Maryanto (Pembantu Umum). Dari pantauan selama pelaksanaan PPDB Online, secara operasional kepanitiaan ini berjalan lancar dan sukses. Untuk mendukung pekerjaan dibentuk Tim Sosialisasi yang bertugas ke sekolah-sekolah SD/MI sekitar. Kinerja dan semangat mereka bisa dibilang luar biasa dalam menyikapi permasalahan yang terjadi, semuanya terasa all-in dan all-out.

Tokoh sentral kegiatan PPDB SMP Negeri 2 Kepil di tahun 2022 ini adalah Pak Irwan selaku sekretaris terlihat sangat lincah, gesit dan mumpuni, berbekal wawasan dan pengalaman yang banyak maka benar-benar bisa diandalkan. Ditambah dua sosok hebat lainnya yang menjadi kunci sukses tim PPDB, yaitu ; 1) Bu Rini yang all-out memback-up semua kegiatan dari awal hingga akhir dan nyaris tidak pernah libur di saat teman-teman lainnya berlibur, 2) Pak Ronto yang ahli IT dan kiprahnya sebagai salah satu admin dinas membuat pekerjaan yang terkait dengan aplikasi yang berhubungan dengan jaringan dinas pendidikan menjadi jauh lebih mudah dan cepat. 

Dari laporan hasil pengumuman PPDB Online, untuk SMP Negeri 2 Kepil terbaca data bahwa jumlah calon peserta didik (pendaftar) yang berhasil mendaftar secara online di SMPN 2 Kepil berjumlah 117 anak dari total pengajuan berkas pendaftaran sebanyak 120 anak. Jumlah tersebut relatif sama untuk setiap tahun ajaran baru, dan jika ditelisik berdasar asal tempat tinggalnya juga relatif sama untuk tiap tahunnya. Perbandingan calon peserta didik yang berasal dari dalam kabupaten dan luar kabupaten, yaitu berkisar 50%, artinya sekitar separuh siswa SMPN 2 Kepil berasal dari kabupaten lain, terutama kabupaten Magelang sisi barat, untuk wilayah Salaman adalah desa Kaliabu, dan untuk wilayah Kajoran meliputi Kuwaderan, Pandanretno dan Wuwuharjo.

Akhir kata, mengutip apa yang disampaikan Ibu Fajar Fatimah Winarti, S.Pd., M.Or. selaku kepala sekolah menyampaikan apresiasi dan perhargaan setinggi-tingginya kepada panitia dan semua pihak yang terlibat dsemi suksesnya PPDB 2022 ini. Demikian juga kami, atas nama panitia PPDB 2022 menyampaikan terima kasih atas segala bantuan dan kerjasama semua pihak selama proses PPDB berlangsung. Tak lupa juga menyampaikan permohonan maaf atas segala khilaf, kesalahan dan kekurangan yang kami lakukan dari awal hingga akhir. 
Selamat beraktifitas, selamat berkarya, semoga sukses.

Rabu, 15 Juni 2022

Pengumuman Kelulusan SMPN 2 Kepil Tahun 2022

Pengumuman Online
Pengumuman kelulusan secara online merupakan kebijakan atas rekomendasi dari Dinas Pendidikan (pemerintah) yang tujuannya untuk menghindari kerumunan. Oleh karena itu pengumuman kelulusan 
tahun ini mengacu pada model yang diterapkan pada tahun kemarin, dilakukan dengan cara daring (online). Nah, hari Rabu, 15 Juni 2022 adalah hari yang sudah ditentukan oleh Kementerian Pendidikan bagi siswa SMP/MTs kelas IX untuk menerima pengumuman kelulusan atas rangkaian ujian sekolah dan pembelajaran yang telah dilaksanakan selama kurun waktu 3 tahun, yang sekitar 30 persen dilakukan secara daring (online) akibat adanya pandemi.

Pandemi Covid-19 memang berdampak pada sekolah, dimana pembelajaran yang terpaksa dilakukan dengan jarak jauh menggunakan media internet. Banyak kekurangan itu pasti, baik dari segi kualitas maupun kuantitas materi pembelajaran. Ada satu hal utama tidak banyak disadari terkait pembelajaran daring, yaitu hilangnya "wahana pembinaan karakter" yang menjadi ruh utama dalam pembelajaran. Yah, tapi bagaimana lagi, guru hanya pelaku yang harus patuh melaksanakan tugas di lapangan. Terlepas dari kehilangan momentum pembinaan karakter, pandemi ini ada baiknya juga untuk menjadi bahan renungan dan evaluasi, bahwa dalam bidang pendidikan anak bangsa di negeri ini ke depannya semua harus lebih siap, untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi. Semua elemen sivitas akademika, stakeholder, semua lini dan semua pihak harus mempersiapkan pola pendidikan yang adaptable pada era Industri 4.0 dimana keterbukaan teknologi informasi dan komunikasi menjadi fokus perhatian utama.

Terkait dengan itu, maka proses teknologi informasi dan komunikasi yang berbasis cloud dan bersifat online menjadi pilihan tepat untuk mengintegrasikan dalam pendidikan di sekolah.  Menjadi sangat urgen bagi sekolah dan subyek pendidikan di dalamnya untuk mau dan mampu belajar dan terus belajar agar transformasi ilmu bisa dikolaborasikan dengan menggunakan teknologi. Banyak aspek yang bisa dilakukan oleh sekolah, mulai dari informasi umum sekolah, proses pembelajaran, evaluasi hingga publikasi hasil pembelajaran. Salah satu diantaranya adalah pengumuman hasil kelulusan secara online.

Terkait dengan pengumuman kelulusan secara online ini, SMPN 2 Kepil yang mengusung tagline Sekolah Sejuta Impian (SSI) tentu saja tidak ingin ketinggalan. Sekolah menyiapkan sistem pengumuman kelulusan menggunakan aplikasi WA yang dikolaborasi dengan layanan google drive. Sistem ini memberikan layanan bersifat personal, simple, mudah namun tetap nampak elegan. Secara mudah polanya dapat dijelaskan seperti petunjuk penggunaan pengumuman online yang disampaikan kepada orangtua siswa sebagai berikut.

Petunjuk Pengumuman Kelulusan SMPN 2 Kepil

     1.     Pengumuman kelulusan dilakukan secara Online

·     Hari          : Rabu, 15 Juni 2021

·     Waktu      : Mulai pukul 09.00 – 21.00 WIB

·     Media       : Aplikasi WhatsApp (WA)

      2.     Persiapan Teknis

·     Siswa menyiapkan NIS (4 digit) sebagai kode Login

·     Siswa menambahkan Nomor Kontak HP Server 0823-2794-2395, selanjutnya disimpan dengan nama SERVER KELULUSAN

      3.     Prosedur dan petunjuk penggunaan aplikasi kelulusan

·     Sistem bersifat SANGAT PERSONAL, satu kode NIS hanya dapat akan membuka satu Lembar Pengumuman

·     Siswa mengetikkan kata SMP, lalu kirim ke SERVER, maka SERVER akan menjawab secara otomatis berisi ucapan selamat datang dan petunjuk selanjutnya untuk memasukkan kode NIS (4 digit)

·     Siswa mengetikkan kode NIS, lalu kirim ke SERVER, maka SERVER akan menjawab secara otomatis berupa klarifikasi yang berisi data Nama, Kelas dan NISN (10 digit). Kode NISN itulah yang akan digunakan untuk membuka lembar pengumuman kelulusan

·     Siswa mengetikkan kode NISN, lalu kirim ke SERVER, maka SERVER akan memberikan jawaban secara otomatis berupa LINK alamat (tautan web) Google Drive yang berisi lembar pengumuman kelulusan, selanjutnya dapat di-klik untuk membukanya

·     Siswa meng-klik LINK yang muncul, maka SERVER akan mengirimkan file PDF ke perangkat siswa dan langsung terbuka Lembar Pengumuman Kelulusan

·     Catatan :

                            i.      Jika perangkat belum login ke akun email, maka sistem akan meminta siswa untuk login, pilih satu email -> oke

                          ii.      Jika perangkat tidak suport dengan file PDF, silahkan untuk ganti/pinjam perangkat lain (HP Android teman atau saudara) yang suport untuk membuka file PDF

                          iii.      Server hanya dapat diakses sesuai jadwal yang ditentukan, Rabu 15 Juni 2022 – Pukul 09.00 – 21.00 WIB

Perangkat yang digunakan cukup menggunakan aplikasi WA (WhatsApp) yang dapat diakses menggunakan HP Android dan melakukan akses dengan nomor WA yang telah dikonfigurasi sebagai Server. Untuk informasi dan penjelasan lebih lanjut, siswa dan orangtua wali dipersilahkan untuk konsultasi dan berkoordinasi dengan guru wali kelas masing-masing. 

Demikian tulisan terkait dengan pengumuman kelulusan online, semoga yang sederhana ini bisa menambah wawasan dan semoga bermanfaat. Selamat beraktifitas, selamat berkarya, semoga sukses.


Sabtu, 11 Juni 2022

Pelepasan & Perpisahan Siswa 2022 - Download Foto Wisuda

Wisuda Spesial 2022 - Edisi Corona
Hari ini, Sabtu 11 Juni 2022 dilaksanakan acara spesial bagi siswa kelas 9 .... bertempat di Aula Lantai 2 SMPN 2 Kepil

dst ... selanjutkan akan disunting kemudian

Foto-foto semua rangkaian kegiatan sangat banyak dan tidak mungkin dipasang semua di sini,
Oleh karena itu, bagi yang bermaksud melihat atau memiliki bisa langsung download di link yang kami sediakan di bawah ini.


Untuk download/melihat silahkan klik link ini 

Lihat Foto / Download

Senin, 14 Maret 2022

Ujian Praktik Informatika 2022 - Download Soal

Assalamu'alaikum Wr. WB.

Selamat pagi anak-anak kelas 9 SMP Negeri 2 Kepil yang pekan ini sedang melaksanakan Ujian Praktik untuk 11 mata pelajaran, semoga kalian semua diberikan kesehatan dan kekuatan. Untuk itu jangan lupa jaga kesehatan dengan makan, minum dan olahraga secukupnya, serta selalu gunakan protokol kesehatan pada area yang ditentukan.

Oke, langsung saja untuk mata pelajaran INFORMATIKA adalah tahun pertama diadakan ujian praktik untuk kelas 9. Untuk ujian praktik di SMP Negeri 2 Kepil menggunakan pola online (akses internet) yang meliputi mengunduh soal (download) dan mengirim hasil pekerjaan (upload), adapun pola offline berupa pengerjaan soal (praktikum) di laboratorium komputer, hasilnya disimpan dalam format .doc dan/atau .jpg untuk selanjutnya dikirimkan lagi secara online menggunakan email atau aplikasi WhatsApp.

Untuk gambaran ujian praktik dapat dipelajari ALGORITMA Ujian Praktik Informatika (langkah-langkah) sebagai berikutt;

  1. Mulai
  2. Buka soal dan petunjuknya di website sekolah, http://smp2kepil.blogspot.com/
  3. Untuk mengunduh (download) soal ujian praktik silahkan klik DOWNLOAD SOAL UJIAN PRAKTIK pada bagian bawah halaman ini.
  4. Simpan di HP atau Laptop kalian, untuk bahan praktik di labkom.
  5. Masuk Labkom sesuai jadwal dan pembagian tempat duduk yang telah ditentukan.
  6. Buka aplikasi Microsoft Word, buat halaman kosong (baru).
  7. Kerjakan halaman 1 dan halaman 2 seperti contoh dengan cermat.
  8. Simpan hasil pekerjaan dengan nama File : nama-kelas-no.absen (contoh : Nadia H-9B-14)
  9. Screenshoot / foto hasil pekerjaan kalian, lalu kirim ke email atau no WA guru penguji
  10. Isi daftar hadir dan tandatangan.
  11. Selesai
Oke, selamat ujian, semoga lancar dan sukses (@22-93-00)

Jumat, 21 Januari 2022

Download Perangkat Bimbingan TIK Terbaru

Selamat datang di web/blog SMPN 2 Kepil, web sederhana yang awalnya hanya bertujuan untuk sekedar share informasi tentang berita sekolah. Seiring waktu berjalan admin mencoba menambahkan beberapa tulisan singkat (semacam esay atau artikel), share ulang materi dari kementerian dan juga  perangkat pembelajaran seadanya yang meliputi silabus, minggu efektif, kkm, rpp hingga aplikasi penilaian buatan kami. Alhamdulillah, sungguh tidak disangka-sangka respon pembaca cukup bagus dan luar biasa tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Salah satu contohnya adalah postingan yang akan kami bagikan ulang kali ini yaitu tentang Download Perangkat Bimbingan TIK - Kurikulum 2013 ternyata telah diakses lebih dari 18.000 kali. Bahkan ada satu postingan lagi yang lebih fantastis, yaitu Download Silabus K-13 Edisi Revisi yang diakses lebih dari 66.000 kali. Satu kata yang tepat hanyalah Alhamdulillah, bahwa semua dari Alloh, syukur jika bermanfaat.

Postingan kali ini untuk mengakomodir banyaknya notifikasi email (pemberitahuan) yang masuk ke beranda Android kami (penulis) beberapa bulan terakhir, yang intinya permintaan untuk diberikan ijin agar bisa mengakses file/folder di google drive kami. File/folder yang kebanyakan diminta untuk bisa dibagikan kembali terkait dengan judul postingan di paragraf satu di atas, mereka mengajukan ijin untuk bisa membaca dan mendownload Perangkat Bimbingan TIK. Berkaitan dengan itu, perkenankan sebelumnya kami mohon maaf atas tertutupnya akses berbagi file di google drive tersebut. Salah satu alasan kami tutup sementara adalah karena sedang kami memindah dan menata ulang file/folder kami di google drive yang sudah hampir penuh, sudah diberi warning oleh google. Nah, di awal tahun 2022 ini akses itu akan kembali kami share kepada pembaca, khususnya guru TIK yang membutuhkan  perangkat Bimbingan TIK ala kami. 

Perangkat Bimbingan TIK yang kami bagikan sebenarnya hanyalah sekedar contoh, formatnya masih sederhana dan sangat ala kadarnya, tentunya masih banyak kekurangan. Sekedar menambahkan sedikit penjelasan ulang, bahwa sebenarnya Bimbingan TIK termasuk kebijakan/program lama yang terkait pelajaran TIK yang dikeluarkan oleh Kemendikbud untuk menggantikan mata pelajaran TIK yang hilang dari struktur Kurikulum 2013. Bimbingan TIK yang rilis perdana pada tahun 2015 merupakan kebijakan Kemendikbud menyusul banyaknya tuntutan dan harapan untuk dikembalikannya mata pelajaran TIK pada Kurikulum 2013. Kebetulan kami adalah salah satu dari lima guru di Jawa Tengah yang dipilih untuk belajar tentang Bimbingan TIK di LPMP Jateng dan selanjutnya ditugaskan untuk membagikannya kepada teman-teman guru dalam workshop di Solo dan Kudus.

Saat ini Kurikulum 2013 masil berlaku dan diterapkan di semua sekolah di seluruh Indonesia, walau di beberapa sekolah penggerak (pilot) sudah mulai menggunakan kurikulum baru. Nah pada Kurikulum 2013 yang terbaru, guru yang sebelumnya mengajar TIK saat ini diberikan keleluasaan untuk memilih untuk mengajar mata pelajaran Informatika dan/atau Bimbingan TIK. Jika dihitung sampai hari ini (khususnya bagi sekolah pilot), maka penerapan (implementasi) mata pelajaran Informatika sudah memasuki tahun ke-3, sementara untuk Bimbingan TIK sudah memasuki tahun ke-7 sejak pertama kali dilaksanakan. Kesulitan, tantangan, kendala serta hambatan pasti ada yang mau tidak mau harus dihadapi. Sekian tahun sudah berlalu, kiranya banyak hal sudah dipelajari, beberapa diantaranya sudah dipahami, beberapa lagi sudah dicoba, tetapi rasanya masih banyak hal yang juga belum dimengerti,  yang pasti masih butuh waktu untuk terus belajar dan beradaptasi.

Dari sedikit gambaran di atas juga banyaknya permintaan terkait dengan perangkat Bimbingan TIK, maka dengan ini kami share dan buka kembali file/folder di google drive kami. Kami yang kebetulan pernah diberi kesempatan belajar (pelatihan) tentang BTIK dan pernah menjalankan program BTIK di sekolah, maka walau hanya ala-kadarnya kami akan berbagi materi terkait BTIK. Semua hal yang ada di dalamnya hanyalah contoh, baik silabus, prota, promes dan kelengkapan lain bersifat fleksibel dan tidak mengikat, boleh dikembangkan atau dikurangi sesuai dengan kebutuhan dan kondisi sekolah masing-masing. Selamat mengunduh, semoga bermanfaat dan bisa membantu.
  1. Download Silabus Umum BTIK
  2. Download Minggu Efektif BTIK
  3. Download Prota 8 BTIK
  4. Download Prota 9 BTIK
  5. Download Promes 8.1 BTIK
  6. Download Promes 8.2 BTIK
  7. Download Promes 9.1 BTIK
  8. Download Promes 9.2 BTIK
  9. Download Materi BTIK Siswa
  10. Download Materi BTIK Guru
  11. Download Materi BTIK Tendik
  12. Download Kartu Bimbingan TIK
  13. Download RPB - Bab Download
  14. Download RPB - Bab Email
Selamat beraktifitas, selamat belajar, selamat berkarya, semoga sukses.

Senin, 13 Desember 2021

Tour De Pacitan 2021, Berlibur dan Silaturahmi

Sabtu 11 Desember 2021, menjadi malam bersejarah bagi keluarga besar SMPN 2 Kepil, karena malam itu merupakan edisi pertama kali dalam sejarah sekolah ini berangkat untuk berpergian menuju tempat wisata di tengah malam. Realita tidak mesti sesuai dengan rencana, kuasa manusia membuat rencana tetapi selebihnya apa yang akan terjadi menjadi hak prerogatif Alloh Yang Maha Kuasa. karena yang telah direncanakan bisa saja berubah karena keadaan, dengan berbagai alasan yang melatarbelakangi. Keberangkatan yang rencananya dijadwalkan sekitar pukul 23.00 WIB malam mundur hingga beberapa jam dengan satu penyebab masalah teknis kesiapan kendaraan yang mundur karena perawatan setelah beberapa hari perjalanan non stop.

Sekitar pukul 01.00 WIB malam bis datang, bersandar di pasar Sirandu dan langsung berangkat sambil mengambil penumpang yang menunggu di sepanjang perjalanan menuju beberapa destinasi di Pacitan. Penumpang kloter awal adalah rombongan yang menunggu di basecamp (rumah Bu Ruti) antara lain Bu Ruti, Bu Fajar, Pak Irwan, Bu Isti, Pak Ismain, Bu Prih, Bu Mum. Bergeser sekitar 300 ratus meter ke timur menjemput rombongan Pak Edi, dilanjutkan rombongan Pak Karna, bersama beberapa orang yang mangkal di sekolah yaitu Pak Dwi, Mas Ratno, Bu Laras, Bu Utami dan Bu Siti, lalu bergerak 100 meter menjemput Bu Rini. Selanjutnya melintasi perbatasan kabupaten untuk menjemput rombongan Bu Sri di Kajoran, rombongan Pak Ari di Kaliabu. Setelah menempuh perjalanan sejauh 14 kilometer berhenti di bundaran Salaman untuk menjemput Pak Widodo dan Pak Fauzi. Penulis web ini adalah penumpang terakhir, dijemput di RSUD Sleman setelah perjalanan 53 kilometer. 

Alhamdulillah, malam itu bis melaju dengan kecepatan sedang sehingga perjalanan terasa nyaman, dan qodarulloh diberikan situasi perjalanan yang lancar dan aman. Ketika terdengar kumandang adzan subuh, bis kemudian berhenti di salah satu mushola di wilayah Gunung Kidul untuk melaksanakan sholat subuh secara berjamaah. Perjalanan dilanjutkan lagi dan berhenti di tujuan wisata yang pertama, pemandian air hangat "Banyu Anget", yang berlokasi di desa Karangrejo, Arjosari, Pacitan. Menikmati sajian mandi air panas dari sumber mata air panas yang berasal dari gunung Kelir. Disediakan beberapa kolam besar yang  terbuka untuk digunakan bersama-sama, tersedia juga kolam khusus anak-anak dengan air yang dangkal. Jika menghendaki yang lebih "privacy" disediakan layanan sewa kamar mandi dengan bathup khusus yang tertutup sehingga lebih bebas dan nyaman.

Setelah dirasa cukup di Banyu Anget, acara berikutnya adalah silaturahmi ke kediaman orangtua dari salah satu guru yang berasal dari Pacitan (Pak Irwan SP). Rumah ini berasa di atas awan karena berada di daerah ketinggian (500-1000 mdpl) dan merupakan bagian kawasan pegunungan seribu, tepatnya berada di kecamatan Nawangan. Awalnya bingung ketika bis berhenti di tengah hutan, di lereng pegununung, di jalan sempit, ini bis kok berhenti ada apa, atau mau mampir kemana? Sungguh tidak menyangka ketika semua penumpang diajak turun dan berjalan beberapa meter ke bawah, ternyata ada rumah yang mirip istana, sangat indah, asri dengan taman dan tanaman bunga beraneka warna. Dalam batin mengatakan, pasti ini bukan rumah orang sembarangan. Benar, orangtua Pak Irwan adalah tokoh masyarakat, sang ayah yang telah alamrhum adalah pengawas di dinas pendidikan dan sang ibu adalah kepala sekolah. Acara di rumah ini diisi dengan ramah tamah dilanjut dengan menyantap hidangan makan pagi, menunya luar biasa lengkapnya, seperti di rumah makan padang sederhana yang terkenal itu. Acara ramah tamah dengan keluarga Pak Irwan yang terdiri ibu, adik, istri dan anak serta keponakan. 

Setelah ramah tamah selesai dilanjut sholat Dhuhur berjamaah di masjid Agung Pacitan dan lanjut menuju obyek wisata Sentono Gentong. Sentono Gentong berlokasi di Desa Dadapan, Kecamatan Pringkuku. Jarak dari pusat Kota Pacitan tidak begitu jauh, yakni hanya sekitar 13 kilometer. Waktu tempuhnya kurang-lebih setengah jam karena harus melalui medan perbukitan. Obyek ini berupa tebing yang menjorok keluar dengan kedalaman hingga 200an meter, serasa seperti di ujung burittan kapal. Dari tempat ini akan terlihat pemandangan terbuka ke arah Teluk Pacitan tampak begitu menakjubkan. Terlihat pula pasir putih Pantai Teleng Ria hingga Pantai Pancer Dor bagaikan bulan sabit. Banyak spot instagramable yang sangat indah dan menarik untuk berfoto.

Destinasi terakhir pada wisata Goes To Pacitan ini adalah pantai Klayar yang terkenal dengan  istilah "tanah lot-nya jawa", karena kemiripan bentuk pantai dengan tanah lot di pulau dewata. Luasnya area, indahnya pemandangan dan ketersediaan fasilitas yang cukup memadai membuat pengunjung betah berlama-lama di pantai ini. Permukaan pantai yang landai dengan ombak yang tidak terlalu besar, spot  tanah lot ala pacitan, juga pasirnya yang putih bersih, serta adanya ATV dengan rute yang panjang menjadi daya tarik tersendiri sehingga asyik dan bisa lupa waktu. Stelah hari gelap dan sholat Maghrib selesai ditunaikan bis segera bertolak untuk kembali pulang. Mendekati tengah malam akhirnya bis sampai di basecamp di Kepil Wonosobo.

Tour De Pacitan 2021 walau dalam balutan nuansa kesederhanaan tetapi terasa sangat istimewa. Ada beberapa catatan yang kiranya bisa menjadi bahan renungan dan evaluasi untuk merencanaan kegiatan serupa pada masa yang akan datang. 

  1. Kebersamaan menjadi tujuan utama kegiatan wisata ini. Kebersamaan yang merdeka, yang tidak terkait dengan pekerjaan sekolah. Kebersamaan yang santai dan terlepas dari status, jabatan dan pekerjaan, tidak dibedakan apakah kepala sekolah, guru atau staf. Kebersamaan mengikat erat perasaan sejawat menjadi sahabat di dalam pekerjaan sehari-hari begitupun sepanjang perjalanan dari sekolah ke tempat tujuan wisata hingga kembali ke sekolah.
  2. Silaturahmi menyertai kegiatan wisata ini. Ketika guru dan staf hadir ke rumah keluarga besar Pak Irwan di Nawangan, sangat jelas terlihat aura kebahagiaan dan kebanggaan di wajah mereka. Silaturahmi itu menumbuhkan rasa keakraban, kedekatan dan kebersamaan sebagai satu keluarga. Rasa kekeluargaan itu perlu terus dibangun agar semua anggota keluarga di rumah bisa mengerti, memahami dan menghargai pentingnya kebersamaan. 
  3. Menikmati keindangan dan keagungan alam semesta. MasyaAlloh sudah semestinya menjadi kata pertama yang diucapkan ketika melihat betapa agung, betapa luas, betapa indah dan betapa hebat alam yang Alloh ciptakan. Ombak datang silih berganti dengan gemuruh yang tak pernah berhenti, saat itu kita dapat merasakan betapa dahsyat kuasa Alloh yang menciptakan bumi dan  air sedalam lautan, menebar ombak dan pasir sepanjang pantai.
Demikian sedikit coretan sekedar untuk menuliskan sejarah bahwa pada tanggal 12 Desember 2021 guru dan staf SMP Negeri 2 Kepil pernah hadir dibeberapa spot indah di Pacitan. Walau hanya satu hari berwisata karena keterbatasan waktu dan biaya, kiranya cukuplah menjadi penyegar suasana (refresh) dan pelembut hati menyaksikan keindahan "Pacitan Paradise of Java". Atas nama sekolah kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar Bapak Irwan Susetyo atas semua atensi, akomodasi dan akulturasi (maksudnya oleh-2 berbagai pacit-pacitan, serta banyak karunia lainnya). Alhamdulillah, atas semua rahmat dan karunia-Nya, Nikmat Tuhanmu yang manakah yang engkau dustakan.

Sebagai dokumentasi ala kadarnya, berikut beberapa gambar amatiran yang berhasil dikumpulkan dari beberapa kamera HP (karena tidak membawa kamera khusus). Mohon dimaafkan jika sebagian peserta tidak nampak fotonya di web ini, semua atas keterbasan saya. Semoga yang sederhana ini bisa menjadi pengingat bahwa ada pernah ada kebersamaan di Pacitan, dan berharap semoga menjadi akan menjadi kebersamaan selama-lamanya. -226686-






Jumat, 26 November 2021

Download Foto ANBK SD, Prosesi Unjuk Kompetensi 7 SDN di SMPN 2 Kepil

Alhamdulillah, ANBK SMP yang dijadwalkan tanggal 4 - 7 Oktober 2021 telah sukses dilaksanakan. Setelah ANBK untuk SMP selesai, telah dijadwalkan kegiatan yang sama untuk tingkat SD. UPTD Dikpora Kecamatan Kepil selaku yang berwenang terhadap sekolah dasar di kecamatan Kepil telah membagi kelompok dengan rinci pelaksanaan ANBK tersebut agar dapat berjalan optimal. Pembagian kelompok ini antaralain memetakan SD mana saja akan menginduk (menumpang) di SMP mana saja, dengan mempertimbangkan ketersediaan sarana prasarana sekolah induk, daya tampung, jumlah siswa dan juga pertimbangan jarak ke lokasi ANBK akan dilaksanakan. 

Laboratorium komputer (Labkom) memiliki spesifikasi standar menjadikan SMP Negeri 2 Kepil layak mendapat amanah memfasilitasi tujuh sekolah dasar sekitar (7 SD) untuk melaksanakan ANBK SD. Ketujuh sekolah itu adalah SDN Randusari, SDN Rejosari, SDN Ngalian, SDN Kagungan 2, SDN Tanjunganom 1, SDN Tanjunganom 2 dan SDN Tanjunganom 3. Sarana prasarana yang ada di Labkom SMP Negeri 2 Kepil  meliputi ruang laboratorium komputer yang luas dengan 36 meja komputer, dengan client (PC dan Laptop) yang terkoneksi ke server lokal menggunakan jaringan kabel UTP dan/atau wireless, serta tersedia akses internet yang memadai. 

Rangkaian kegiatan ANBK SD yang dijadwalkan oleh Pusat Asesmen dan Pembelajaran (Pusmenjar) Kemendikbud memakan waktu yang cukup panjang mulai dari persiapan hingga hari H pelaksanaan.  Pelaksanaan ANBK SD dijadwalkan dalam 4 kelompok waktu yang terbagi menjadi gelombang I - IV. Gelombang I dan II : Senin-Kamis, 15-18 November 2021, dilanjutkan dengan Gelombang III dan IV : Senin - Kamis, 22-25 November 2021. Adapun jadwal lengkapnya adalah sebagai berikut:

  • 15 - 17 Oktober 2021, Sinkronisasi Simulasi
  • 18 - 22 Oktober 2021, Simulasi AN
  • 23 - 24 Oktober 2021, Sinkronisasi Gladi Bersih Gel. I dan II
  • 25 - 28 Oktober 2021, Gladi Bersih AN Gel. I dan II
  • 29 - 31 Oktober 2021, Sinkronisasi Gladi Bersih Gel. III dan IV
  • 1 - 4 Nopember 2021, Gladi Bersih AN Gel. III dan IV
  • 12 - 14 Nopember 2021, Sinkronisasi AN Gel. I dan II
  • 15 - 18 Nopember 2021, Pelaksanaan AN Gel. I dan II
  • 19 - 21 Nopember 2021, Sinkronisasi AN Gel. III dan IV
  • 22 - 25 Nopember 2021, Pelaksanaan AN Gel. III dan IV

Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan ANBK SD telah selesai dilaksanakan dengan sukses dan tanpa kendala yang berarti. Kesuksesan pastinya karena kemudahan dan pertolongan dari Alloh, baru yang berikutnya atas kerja keras dan kerjasama dari semua pihak yang terlibat. Pihak yang pertama adalah kepala sekolah dan guru pendamping dari masing-masing SD beserta murid-muridnya di bawah koordinator Bapak Tugimin, S.Pd. Yang berikutnya adalah Ibu Fajar Fatimah Winarti, S.Pd., M.Or.  (Kepala SMP Negeri 2 Kepil) selaku penanggung jawab kegiatan, didukung penuh oleh Tim ANBK dibawah koordinator Ibu Ruti (ketua), guru pengawas dan dibantu teman-teman guru pendamping serta tim teknis yang terdiri dari proktor dan teknisi.

Dalam kegiatan ANBK yang berlangsung dalam 7 waktu yang berbeda tersebut Tim Teknis berusaha mendokumentasikan dalam bentuk gambar/foto. Dikarenakan jumlah foto yang diambil cukup banyak maka tidak semua bisa ditampilkan di halaman web sekolah ini, tetapi jangan khawatir karena sudah disimpan di server google drive. Dan untuk mengakomodir permintaan gambar/foto tersebut kami telah membuka akses (sharing) agar para pembaca dapat melihat semua foto tersebut atau mengunduhnya (download) langsung dari google drive tersebut. 

Berikut ini beberapa cuplikan gambar selama kegiatan ANBK SD berlangsung, untuk melihat yang lebih lengkap dapat di-klik link DOWNLOAD FOTO ANBK SD di bawah paragraf ini dan juga  pada bagian paling bawah. Atas nama sekolah, kami memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dan kami sampaikan terima kasih yang sebesarnya, dan mohon maaf atas semua kekurangan kami <227102>.