text

Selamat Datang di Blog SMP N 2 Kepil Wonosobo ... Sekolah SEJUTA IMPIAN, ... Awali Suksesmu Dari Sini ... Mulailah segala sesuatu dengan BISMILLAH ...

Kamis, 08 Agustus 2019

Piala SMPN 2 Kepil Bertambah Lagi, Berhasil Menjadi Juara 1 Lomba Yel-Yel Genre Tingkat Kecamatan Kepil

Kunci sukses seseorang, kelompok dan lembaga adalah motivasi dan percaya diri. Itulah yang selalu dibangun terus di SMP Negeri 2 Kepil sejak awal tahun ajaran baru 2019/2020 ini. Kepala sekolah, Bapak Hadi Wiyono, S.H., M.Pd dalam acara breefing setiap pagi selalu mengingatkan dan memberikan motivasi kepada guru untuk melakukan pelayanan yang terbaik kepada semua peserta didik. Guru, staf dan murid pada dasarnya sama, bahwa kita semua membutuhkan suntikan motivasi yang terus-menerus, membutuhkan inspirasi yang bisa membangunkan kesadaran terhadap sesuatu pekerjaan. Bahwa siapapun kita, jika kita punya motivasi yang kuat, jika kita mau bersungguh-sungguh maka kita pasti bisa melakukan yang terbaik. Motivasi itulah yang selalu harus kita bangun dalam mengelola sekolah, mengemban amanah pelayanan pendidikan siswa untuk meraih prestasi dan kesuksesan masa depan mereka.

Adanya rasa percaya diri dan motivasi yang kuat itulah yang mengantarkan SMP Negeri 2 Kepil kembali meriah sukses dalam even-even kejuaran. Setelah sebelumnya menjadi Juara 1 Desain Poster dalam FLS2N tingkat kabupaten Wonosobo, kini sebuah prestasi terbaru diraih kembali. SMP Negeri 2 Kepil menjadi Juara 1 dalam lomba Yel-Yel Program Generasi Berencana (Genre) kategori PIK Remaja. Dengan berhasil memenangkan lomba yang diikuti 27 peserta beregu ini, maka regu dari SMP Negeri 2 Kepil berhak mendapatkan piala, piagam dan uang pembinaan sebesar Rp. 250.000, Alhamdulillah.

Aspek yang dinilai dalam lomba ini meliputi koreografi, kreativitas, penampilan, kostum, isi materi dan ketepatan waktu. Kami atas nama sekolah mengucapkan Selamat dan Sukses atas prestasi ini. Lomba Yel-Yel Genre dilaksanakan pada hari Kamis, 8 Agustus 2019 di kecamatan Kepil. Regu Yel-Yel itu di-awaki oleh 3 siswa putri yang semuanya duduk di kelas 9 (sembilan) SMP Negeri 2 Kepil, yaitu :  Fadlika Putri Pitayani (koreografer dan ide), Bekti Khoirunnisa dan Andini (kreativitas). Dari video yang beredar di sekolah dan masyarakat diakui memang penampilan mereka hebat luar biasa. Apresiasi dan ucapan Selamat dan Sukses juga kami kepada kepala sekolah, guru pembimbing dan pembina OSIS. 

Yah, karena dibalik sukses Regu Yel-Yel ini ada sosok di balik layar yang menjadi inspirasinya. Yang pertama adalah Pak Hadi Wiyono selaku kepala sekolah dengan progres OSIS sebagai pasukan ELIT-nya sekolah telah memberikan motivasi dan kepercayaan tersendiri bagi OSIS. Yang kedua Ibu Ruti Sumarni, M.Pd sebagai guru pembimbing yang multi talenta, serta yang ketiga Bapak Irwan Susetyo Putro, S.Pd selaku pembina OSIS yang bekerja All-In dan All-Out seakan tak pernah merasa capek ataupun rasa lelah. Ditambah dukungan dan doa dari semua civitas akedemika yang lain akhirnya regu SMP Negeri 2 Kepil berhasil menyisihkan 26 peserta beregu yang lain dalam lomba tersebut.  Rupanya beliau-beliau semua terinspirasi kalimat motivasi "Hasil Tak Akan Pernah Menghianati Proses". Sesuatu yang hebat tidak mungkin dihasilkan dari proses yang serampangan, sekenanya dan apalagi dengan tidak serius. Diperlukan visi dan orientasi, diperlukan analisis dan perencanaan, diperlukan motivasi dan pengawasan, dan terakhir diperlukan kesungguhan dan ketulusan. Itulah yang menjadi dasar setiap mereka yang pernah mencapai sukses. 

Akhirnya, dengan mengutip arahan kepala sekolah "untuk terus berusaha memberikan layanan yang terbaik", mari kita membenahi niat untuk melakukan yang terbaik dalam memberikan pelayanan pendidikan. Semoga apa yang kita lakukan akan menjadi catatan dan tabungan kita, catatan dan tabungan kebaikan. Tidak akan pernah rugi orang yang berbuat kebaikan kepada orang lain, karena sejatinya setiap kebaikan dilakukan akan kembali kepada diri pembuatnya, demikian pula sebaliknya dengan keburukan. Semoga kita diberikan kemudahan untuk melakukan berbagai kebaikan dan dihindarkan dari perilaku keburukan. Selamat berkarya, selamat bekerja dan selamat bertugas, semoga sukses .... Aamiin. Salam Spero Joss.

Kamis, 01 Agustus 2019

Struktur Organisasi SMP Negeri Kepil Tahun 2019

Struktur organisasi bagi sebuah lembaga adalah manifestasi sistem managerial sebuah lembaga dalam rangka penataan sumber daya manusia yang ada di dalamnya (Managemen SDM). Tata urutan dalam struktur organisasi disusun secara hirarki berdasarkan posisi dan tingkat kewenangan. Hal ini berlaku secara umum dalam semua lembaga, tidak terkecuali dalam dunia pendidikan. Bagi sekolah susunan yang muncul dalam struktur organisasi adalah gambaran pemetaan berjenjang sumber daya manusia menunjukkan tingkat kepentingan dalam proses pengambilan keputusan. Pemetaan dan penataan manajemen adalah hal yang krusial bagi tumbuh kembang sebuah sekolah.

Hal ini juga dirasakan oleh SMP Negeri 2 Kepil yang sudah beroperasi selama 35 tahun (berdiri tahun 1984). Kepala sekolah, Bapak Hadi Wiyono, S.H., M.Pd., merasa perlu untuk membuat struktur organisasi yang bisa mengakomodir semua kepentingan dalam rangka pengembangan manajemen. Maka pihak manajeman sekolah merasa perlu untuk selalu berbenah dan berubah dalam penataan manajemen dengan tujuan dinamisasi organisasi.
Berikut ini adalah struktur organisasi yang dirilis di tahun ajaran 2019/2020.


Model struktur organisasi ini memang sengaja dibuat berbeda dengan tampilan struktur organisasi pada umumnya, dimana foto para personil nampak pose santai dengan mengenakan pakaian yang bebas dan nuansa yang open. Hal ini sejalan dengan konsep kepala sekolah yang diusung dengan tajuk "Berani Tampil Beda". Sementara di seberang sana banyak orang yang takut berbeda, karena takut dengan predikat negatif, padahal tidak semua yang berbeda harus dinilai negatif.

Jika kita mau membuka diri, membuka wawasan dan sedikit keluar dari "kotak harus sama", di luar sana justru banyak ditemukan sosok dan sekolah hebat yang diawali dengan sesuatu yang dianggap berbeda. Jadi, jangan takut berbeda selama dalam koridor yang benar, karena berbeda bukan berarti salah, apalagi jika bisa menjadi pemicu dan pemacu untuk maju dan berprestasi.
Selamat beraktifitas, selamata berkarya, smeoga sukses.

Senin, 22 Juli 2019

Meraih Juara 1 di Kabupaten Wonosobo, SMPN 2 Kepil Siap Bersaing di Ajang FLS2N Tingkat Propinsi Jawa Tengah

Alhamdulillah, SMP Negeri 2 Kepil berhasil menjadi Juara 1 tingkat Kabupaten Wonosobo pada ajang FLS2N tahun 2019, ini adalah karunia dari Alloh SWT yang telah dilimpahkan kepada sekolah ini. Ananda TEVITA BRAVELO, siswa kelas 9D dibawah bimbingan Bapak Aris Winarno, S.Pd (guru Seni Budaya) berhasil menjadi Juara 1 dalam cabang lomba Desain Poster. Lomba yang dilaksanakan pada tanggal 17 Juli 2019 ini telah menorehkan prestasi bagi sekolah, dan ini adalah prestasi hebat dan menjadi kebanggaan yang luar biasa. Atas prestasi ini, SMP Negeri 2 Kepil mendapat kesempatan maju untuk berlaga di tingkat propinsi dalam ajang yang sama, yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 6-7 Agustus 2019, bertempat di Hotel Puri Garden dan BPM Dikjur Jawa Tengah yang berlokasi di Jalan Brotojoyo Plombokan Semarang.

Bismillah, itulah kata yang selalu disuarakan untuk membangun kekuatan dan semangat baru. Sangat tepat jika kepala sekolah baru memakai tagline kata Bismillah. "Mulailah segala sesuatu dengan BISMILLAH", kata ini kini telah menjadi slogan baru, menjadi kekuatan baru di tahun ajaran baru. Slogan tersebut terpasang dalam Banner selamat datang yang terangkai dengan beberapa kata penuh motivasi, penuh semangat dan menjadikan energi positif untuk melangkah lebih mantab di tahun ajaran baru. Secara lengkap banner itu bertuliskan "Selamat Datang Di Sekolah Sejuta Impian, SMP Negeri 2 Kepil, Awali Suksesmu Dari Sini - Mulailah Segala Sesuatu Dengan Bismillah". Ini adalah salah satu upaya membangun sikap optimis meraih prestasi dan jiwa yang penuh harap kepada limpahan rahmat dan karunia dari Alloh SWT.

Yah, mengawali tahun ajaran baru 2019/2020 banyak hal baru yang nampak di SMP Negeri 2 Kepil. Pejabat kepala sekolah baru SMP Negeri Kepil, Bapak Hadi Wiyono, S.H., M.Pd., yang secara resmi diterimakan ke komite sekolah pada tanggal 5 Juli 2019 telah memberikan warna baru dalam pengelolaan manajemen sekolah. Dimulai dari pembiasaan disiplin yang diberlakukan bagi semua civitas akademika tanpa terkecuali, guru, staff dan siswa. Sebelum rangkaian KBM yang dimulai pukul 07.00 suasana sekolah sudah nampak hidup dengan diperdengarkannya suara penggugah ruhani berupa pembacaan murotal (ayat-aya Al-Quran). Lalu pada pukul 07.00 terdengar bunyi bel tanda aktivitas KBM dimulai, siswa masuk kelas untuk kegiatan pembiasaan, kegiatan kerohanian yang berupa pembacaan Asmaul Husna dan/atau Tadarus Juz 'Amma.

Hal baru lainnya adalah adanya doa bersama bagi guru dan staff, dilakukan setiap hari pada saat siswa melakukan kegiatan pembiasaan pagi. Bertempat di ruang guru, kepala sekolah bersama jajaran wakil pimpinan, guru dan staff melaksanakan doa bersama yang di pimpin guru agama atau wakil pimpinan, kemudian dilanjutkan breefing pagi hingga menjelang pelajaran pertama dimulai. Dengan doa bersama dan breefing pagi yang dilakukan setiap hari dengan sendirinya menjadi pembiasaan baik bagi semua jajaran pimpinan, guru dan staff, diantaranya menjadi lebih disiplin dan terkontrol (malu jika terlambat), selalu koordinasi dan mendapatkan titik temu setiap permasalahan yang terjadi, dan selalu mendapatkan suntikan semangat dan motivasi untuk melakukan pengabdian yang terbaik dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada semua peserta didik.

Kebersihan lingkungan adalah salah satu fokus yang terus diupayakan agar tercipta lingkungan yang bersih, rapi, indah dan asri. Upaya pencapaian target menjadi sekolah Adiwiyata pada tahun 2020 bukan pekerjaan yang ringan, namun dengan semangat, usaha dan kerja keras insya-Alloh akan terwujud. Beragam rencana pengembangan sekolah telah diagendakan dan disosialisasikan oleh kepala sekolah, antara lain: # renovasi pintu gerbang (pintu masuk) agar lebih aman dan lebih mudah saat pengendara motor/mobil keluar masuk ke lokasi sekolah, # pembuatan tempat parkir motor siswa pada tempat yang khusus agar lebih rapi, aman dan terlindungi, # penyediaan tong sampah yang khusus agar pengelolaan sampah bisa mendukung program kebersihan sekolah dan # pembinaan sikap dan mental siswa yang lebih terprogram dalam berbagai bidang.

Akhirnya, marilah kita semua turut andil dalam memajukan pendidikan, baik sebagai guru, sebagai siswa, sebagai orangtua/wali atau sebagai masyarakat agar terwujud harapan dan cita-cita pendidikan untuk membangun generasi yang muda yang cerdas, terampil, berprestasi, berakhlak mulia dan peduli lingkungan, insya-Alloh. Kami berharap bantuan doa semoga SMP Negeri 2 Kepil bisa lebih maju dan lebih berprestasi, bisa berbagi manfaat bagi lingkungan masyarakat dan negara. Selamat beraktifitas, selamat belajar, selamat berkarya, semoga sukses, Aamiin.

Senin, 08 Juli 2019

Sambutan Kepala Sekolah SMPN 2 Kepil 2019

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah, marilah senantiasa kita panjatkan puji syukur kehadlirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat, taufik, hidayah serta inayah-Nya kepada kita semua, sehingga sampai tahun 2019 ini kita masih diberi kesempatan untuk ikut berpartisipasi secara aktif dalam dunia pendidikan. Dalam era globalisasi seperti sekarang ini, kecepatan memperoleh informasi akan menjadi modal utama dalam rangka menentukan langkah ke depan, sehingga kebahagiaan hidup yang menjadi dambaan setiap insan dapat terwujud. 

Tanggal 5 Juli 2019 adalah hari dimana secara resmi saya menjadi pemimpin di SMP Negeri 2 Kepil, sekolah yang juga pernah menjadi almamater saya. Sekolah kami adalah SMP Negeri yang berada ujung paling timur Wonosobo, berada di wilayah perbatasan kabupaten Wonosobo dan kabupaten Magelang. Sekolah kecil dengan jumlah siswa kisaran 330-an siswa yang diampu oleh guru dan karyawan yang berjumlah 35-an orang. Karena sekolah kami berada di pintu gerbang kabupaten, kami ingin menjadi sekolah model yang bisa mewakili wajah dan watak sekolah-sekolah lain di Wonosobo, itulah harapan besar kami.

Kehadiran website SMPN 2 Kepil ini benar-benar diharapkan bisa membawa perubahan dalam era keterbukaan informasi, sehingga setiap kegiatan, setiap kemajuan dan setiap perkembangan sekolah ini dapat disebarkan secara luas. Dengan adanya internet, saat ini informasi tentang SMPN 2 Kepil bisa diakses dari seluruh kota maupun pelosok negeri. Kami akan selalu berusaha mencoba menyampaikan berbagai hal; ide, gagasan, wawasan dan pengalaman dengan satu harapan semoga bisa bermanfaat dan bisa turut andil dalam pendidikan generasi bangsa pada umumnya, dan khususnya sekitar Wonosobo dan Magelang.

Akhir kata, dengan slogan Mulailah segala sesuatu dengan "Bismillah", mari kita manfaatkan setiap waktu kita, setiap anggota tubuh kita untuk pengabdian dalam memberikan layanan pendidikan yang terbaik. Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi setiap langkah kita. Amin....

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Kepala SMP Negeri 2 Kepil Wonosobo
Hadi Wiyono, S.H., M.Pd.

Sabtu, 06 Juli 2019

PPDB Online 2019 - Edisi Ujicoba Sistem Zonasi di SMPN 2 Kepil

Tahun 2019 adalah kali pertama Pemkab Wonosobo (Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga) menerapkan sistem penerimaan peserta didik baru secara online PPDB-Online untuk semua SMP Negeri di Wonosobo. Program PPDB Online ini dikomandani oleh Ibu Lintang Esti Pramanasari, S.Psi, MAP, M.Si,  salah satu staf dinas Dikpora dengan sosok yang terlihat smart dan energik. Jabatan yang diamanahkan kepada beliau adalah  Kepala Bidang Bina Program dan Pengembangan (BPP) Dinas Dikpora Kab Wonosobo. Tahun ini semua SMP Negeri di kabupaten Wonosobo yang berjumlah 72 sekolah wajib melaksanakan dan menggunakan sistem PPDB Online, sebuah  aplikasi web multi user yang menggunakan jaringan internet.

Rangkaian proses PPDB-Online diawali beberapa pekan sebelum hari H dengan proses pendaftaran akun dan verifikasi data, semua kegiatan dilakukan menggunakan aplikasi berbasis web (internet). Alamat website (server) yang digunakan untuk PPDB Online adalah http://ppdb.wonosobokab.go.id/. Waktu pendaftaran secara online dibatasi, hanya selama tiga hari, yaitu tanggal 1 - 3 Juli 2019. dan hasil akhirnya diumumkan pada tanggal 5 Juli 2019. Dari rekap terakhir yang diperoleh dari website tersebut diperoleh data sebagai berikut : Total sekolah = 72, Total kuota pendaftaran = 9019, Total masuk kuota = 6990, Total tidak masuk kuota = 501.

Sistem PPDB-Online tersebut mengadopsi peraturan menteri pendidikan (permen) tentang sistem penerimaan peserta didik baru, yang dalam aplikasinya berpola pada ; jalur zonasi sebagai prioritas utama, dimana calon peserta didik baru diutamakan dari daerah sekitar lokasi sekolah (batas radius 5 kilometer), disusul jalur prestasi dan jalur perpindahan orangtua. Hal ini cukup berdampak bagi sekolah-sekolah pinggiran atau wilayah perbatasan, seperti SMP Negeri 2 Kepil, sekolah ditapal batas ujung timur yang letaknya di daerah perbatasan dengan kabupaten kabupaten Magelang. Dampak utama adalah terkait proses pendaftaran yang harus melalui pengajuan akun dan  proses verifikasi data bagi calon pendaftar yang berasal dari kabupaten lain.

Pengumuman PPDB 2019 SMP Negeri 2 Kepil
Hari itu Jumat, 5 Juli 2019 situasi di kampus SMP Negeri 2 Kepil nampak lebih ramai dari biasanya, nampak sangat aktif dan penuh kesibukan. Hal ini terlihat dengan banyaknya kendaraan (motor) yang terparkir di halaman depan sekolah. Sedikit masuk ke dalam, di hall sekolah terlihat banyak anak-anak usia 12-13 tahun duduk-duduk bersama orangtuanya, nampak sedang menunggu sesuatu dengan wajah cemas penuh harap. Hari itu adalah hari yang dijadwalkan untuk pengumuman hasil akhir proses penerimaan peserta didik baru yang dilaksanakan secara online.

PPDB 2019 di SMP Negeri 2 Kepil ini ditangani oleh panitia yang masih tergolong yunior, dimana personilnya didominasi oleh guru yunior, sehingga bisa dibilang panitia PPDB 2019 dengan sistem online ini adalah kelinci percobaan. Dalam kepanitiaan ada nama Pak Irwan Susetyo Putro, S.Pd (Sekretaris), Ibu Rini Utami, S.Pd (Bendahara), Pak Suronto (Verifikator) dan Pak Maryanto (Ketua - bayangan). Dari pantauan selama pelaksanaan PPDB Online, walau mereka masih yunior, namun secara operasional kepanitiaan ini berjalan lancar dan sukses. Kinerja mereka bisa dibilang luar biasa (bukan karena terbiasa di luar lho), terutama dari sekretaris dan bendaharanya yang bekerja full-time dan full-condition. Kondisi, situasi dan kebutuhan yang semua serba mendesak membuat iklim dan suasana all-in dan all-out, dimana bendahara serasa sekretaris, sekretaris serasa ketua dan ketua serasa anggota (pengakuan jujur sang ketua).

Tokoh sentral kegiatan PPDB SMP Negeri 2 Kepil di tahun 2019 ini adalah Pak Irwan selaku sekretaris terlihat sangat lincah, gesit dan mumpuni, berbekal wawasan dan pengalaman yang banyak maka benar-benar bisa diandalkan. Ditambah dua sosok hebat lainnya yang menjadi kunci sukses tim PPDB, yaitu ; 1) Bu Rini yang all-out memback-up semua kegiatan dari awal hingga akhir dan nyaris tidak pernah libur di saat teman-teman lainnya berlibur, 2) Pak Ronto yang ahli IT dan kiprahnya sebagai salah satu admin dinas membuat pekerjaan yang terkait dengan aplikasi yang berhubungan dengan jaringan dinas pendidikan menjadi jauh lebih mudah dan cepat. Bahkan ketika ketuanya sedang dalam kesibukan lain, semua aktifitas tetap berjalan lancar, mulai dari sosialisasi, pra-pendaftaran hingga hari terakhir saat dilaksanakan pengumuman.

Dari laporan hasil pengumuman PPDB Online, untuk SMP Negeri 2 Kepil terbaca data bahwa jumlah calon peserta didik (pendaftar) yang berhasil mendaftar secara online di SMPN 2 Kepil berjumlah 117 anak dari total pengajuan berkas pendaftaran sebanyak 120 anak. Jumlah tersebut relatif sama untuk setiap tahun ajaran baru, dan jika ditelisik berdasar asal tempat tinggalnya juga relatif sama untuk tiap tahunnya. Perbandingan calon peserta didik yang berasal dari dalam kabupaten dan luar kabupaten, yaitu berkisar 50%, artinya sekitar separuh siswa SMPN 2 Kepil berasal dari kabupaten lain, terutama kabupaten Magelang sisi barat, untuk wilayah Salaman adalah desa Kaliabu, dan untuk wilayah Kajoran meliputi Kuwaderan, Pandanretno dan Wuwuharjo.

Setelah hasil PPDB Online diumumkan di papan pengumuman, selanjutnya calon peserta didik yang dinyatakan diterima memasuki ruangan panitia PPDB dengan didampingi orangtuanya untuk mendapatkan penjelasan terkait daftar ulang dan berbagai hal terkait persiapan kegiatan MPLS di awal tahun pelajaran. Nampak wajah mereka berbinar-binar bahagia, karena harapan untuk bisa belajar tingkat lanjut di SMP Negeri 2 Kepil akan terwujud. Sekolah baru di tahun ajaran baru 2019/2020, sekolah tempat mereka belajar untuk menyongsong masa depan yang penuh dengan harapan dan cita-cita meraih sukses.

Akhir kata, kami berdoa semoga proses penerimaan peserta didik baru di tahun depan bisa jauh lebih sukses dari tahun 2019 ini. Atas nama panitia PPDB 2019 kami menyampaikan terima kasih atas segala bantuan dan kerjasama semua pihak selama proses PPDB berlangsung. Tak lupa atas nama panitia kami juga menyampaikan permohonan maaf atas segala khilaf, kesalahan dan kekurangan yang kami lakukan dari awal hingga akhir. Selamat beraktifitas, selamat berkarya, semoga sukses.

Senin, 01 Juli 2019

Direktori Guru Bimbingan Konseling Tahun Ajaran 2019/2020

Staf Ahli Bimbingan Konseling SMPN 2 Kepil

Nama : H. Eko Sutomas, S.Pd
Jabatan : Koordinator BK (PNS)
Spesialis : Spiritual Building
Alamat : Sriwedari Salaman Magelang
Hobi-1 : Catur
Hobi-2 : Piknik / Wisata
Sosial-1 : Pengusaha Rumah Makan
Sosial-2 : MC dan
Sosial-3 : Ustad Pengajian
Pengalaman : Ketua BPD


Nama : Drs. H. M. Abdul Latif, M.Pd.
Jabatan : Guru BK (PNS)
Spesialis : Administrasion Consulting
Alamat : Sirandu, Tempuran, Magelang
Hobi-1 : Catur
Hobi-2 : Bulutangkis
Hobi-3 : Kuliner Ekstra Pedas
Sosial-1 : Persewaan Sawah
Sosial-2 : Hortikultura
Pengalaman : Ketua RT dan Ketua Majelis Taklim

Direktori Staf & Tata Usaha Tahun Ajaran 2019/2020

Staf Administrasi dan Tata Usaha

Nama : Sri Supamii, S.Pd
Jabatan : Kepala Tata Usaha (PNS)
Spesialis : Bos dan Keuangan
Alamat : Bambusari Kajoran Magelang
Hobi-1 : Memasak
Hobi-2 : Piknik / Wisata
Hobi-3 : Berdagang
Sosial-1 : Pengusaha sound sistem
Sosial-2 : Rental mobil
Sosial-3 : Arisan
Pengalaman : Ketua PKK


Nama : Suronto
Jabatan : Staf Tata Usaha (PNS)
Spesialis : Dapodik dan Aplikasi Web
Alamat : Sirandu, Kepil, Wonosobo
Hobi-1 : Semua olahraga
Hobi-2 : Seni musik
Hobi-3 : Utak-atik Komputer
Sosial-1 : Pengusaha Foto Studio - Video Shooting
Sosial-2 : Dekorasi, Salon dan Rias Pengantin
Sosial-3 : Bajak Aplikasi
Pengalaman : Ketua RT dan Ketua Majelis Taklim


Nama : Mumfasikhah
Jabatan : Staf Administrasi
Spesialis : Aset dan Arsip
Alamat : Sirandu, Kepil, Wonosobo
Hobi-1 : Memasak
Hobi-2 : Piknik / Wisata
Hobi-3 : Berdagang
Sosial-1 : Pengusaha Catering
Sosial-2 : Rental mobil
Pengalaman : solo album



Nama : Khusainudin
Jabatan : Staf Administrasi
Spesialis : Jaga Malam dan Kebrsihan
Alamat : Sirandu, Kepil, Wonosobo
Hobi-1 : Pencak silat
Hobi-2 : Sepak bola
Hobi-3 : Ngaji
Sosial-1 : Pengobatan Alternatif
Sosial-2 : Pengurus Banser
Pengalaman : Ketua Takmir Masjid

Rabu, 03 April 2019

Angket / Kuesioner Siswa Kelas IX, Wahana Bercermin Bagi Guru dan Sekolah

Mengisi Angket
Hari ini, Senin 1 April 2019 mulai dilaksanakan pengisian angket secara online oleh siswa kelas IX. Pengisian angket atau yang sering disebut kuesioner dilaksanakan di laboratorium komputer pada saat pembelajaran Bimbingan TIK.

Pengisian angket ini diharapkan bisa menjadi wahana untuk memperoleh masukan dari siswa terkait kondisi kelas, lingkungan sekolah dan khususnya layanan pendidikan di SMPN 2 Kepil. Hasil masukan dari angket yang diisi siswa kelas IX merupakan cerminan dan evaluasi tentang proses pendidikan di sekolah, diharapkan bisa menjadi bahan renungan, evaluasi dan pembenahan bagi proses pendidikan di sekolah.

Bagi siswa kelas IX, ISILAH DENGAN SE-JUJUR-JUJUR-NYA, tidak perlu MALU, SUNGKAN atau TAKUT, insya-Alloh semua rahasia dijamin.

Untuk mengisi angket, silahkan Klik dibawah ini.


Setelah siswa mengisi angket, pembelajaran dilanjutkan penyampaian materi dan praktik tentang aplikasi internet. Materi Pelajaran TIK bagi kelas IX (Bimbingan TIK) pada minggu ini adalah yang terakhir, karena pada pekan depan USBN sudah mulai dilaksanakan, karena seperti biasanya setelah USBN maka mata pelajaran selain yang di-UN-kan sudah tidak lagi disampaikan. Untuk materi TIK kelas IX adalah pembelajaran praktik membuat Blog Pribadi, agar mereka bisa berekspresi membuat dan berbagi tulisan di internet. 

Demikian tulisan kali, semoga bisa menambah wawasan dan semangat baru. Selamat berkarya, selamat bertugas, semoga bermanfaat.

Senin, 21 Januari 2019

Sambut Mapel Informatika - Ikatan Guru TIK adakan Rakernas di Kemdikbud Jakarta

Pada awal munculnya Kurikulum 2013 menimbulkan dampak paling signifikan bagi guru teknologi informasi dan komunikasi (TIK), karena hilangnya mata pelajaran TIK dari struktur kurikulum. Dampak yang paling mendasar dengan hilangnya mata pelajaran TIK adalah hilangnya jam tatap muka bagi sekitar 40.000 guru TIK di tanah air. Maka kemudian banyak guru TIK yang beralih fungsi mengajar mapel baru yang bernama Prakarya. Alhamdulillah, kini guru mata pelajaran TIK akhirnya bisa kembali masuk kelas setelah 5 (lima) tahun bingung dengan statusnya. Pemerintah memutuskan menghadirkan kembali mapel TIK tapi dengan konsep dan nama baru yaitu INFORMATIKA. Rencananya mapel Informatika ini akan diterapkan untuk jenjang SMP dan SMA sederajat mulai tahun ajaran baru 2019/2020.

Dalam rangka menyambut mapel baru tersebut sebuah organisasi guru TIK mengadakan pertemuan guru TIK se-tanah air yang dilaksanakan di kantor kementerian pendidikan di Jakarta. Undangan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Guru TIK se-Indonesia yang disebarkan lewat dunia maya oleh Bapak Wijaya Kusumah, M.Pd selaku pengurus IG TIK PGRI disambut antusias oleh ratusan guru TIK yang tersebar di penjuru tanah air. Antusiasme guru TIK terlihat dari jumlah pendaftar Rakernas sebelum hari H yang mencapai 400-an, dan pada hari pelaksanaan jumlah peserta yang hadir sekitar 100 peserta yang berasal dari berbagai daerah di pulau Jawa, pulau Sumatera, pulau Kalimantan hingga Papua yang berada di ujung timur nusantara. Acara ini terselenggara berkat kerjasama antara Ikatan Guru TIK PGRI (IG TIK PGRI), Komunitas Guru TIK (KOGTIK), Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Kegiatan yang bertempat di Aula Gedung A Kemdikbud Lantai 1, Jln Jenderal Sudirman Jakarta Pusat dimulai pukul 08.00 WIB dan berakhir pukul 16.00 WIB.

Alhamdulillah, MGMP TIK Kab. Wonosobo bisa mengirimkan 2 orang perwakilan guru untuk mengikuti Rakernas ini, 1) Bpk Sartana, S.Pd.T (Ketua MGMP), 2) Maryanto, S.Kom (penulis blog ini). MGMP mengirimkan perwakilan dengan satu harapan agar kami berdua bisa mengikuti, melihat dan mendengarkan paparan dari nara sumber, bahkan bisa beraudiensi dan mendapatkan penjelasan langsung dari pejabat (dari Pejabat Dirjen GTK) terkait kebijakan bagaimana regulasi dan pengaturan serta penerapan mapel Informatika yang terkait dengan mapel Prakarya yang menempati posisi yang dalam struktur kurikulum terbaru. Setumpuk pertanyaan yang muncul dari teman-teman guru TIK dan juga guru Prakarya terjawab secara jelas dan gamblang, sehingga kehadiran mapel Informatika tidak menjadi beban yang tidak perlu dikhawatirkan. Semoga paparan yang akan kami uraikan nanti akan sedikit mengurangi rasa galau dan bisa membantu membuka wawasan terkait mapel Prakarya dan/atau Informatika.

Sedikit gambaran kegiatan acara Rakernas, dari susunan acara yang dibacakan oleh pembawa acara (Ibu Wiwin Sabayanti) nampak bahwa kegiatan pada itu sangat padat, menarik, akademik dan sarat  wawasan baru terkait dengan pengetahuan ilmu dan teknologi. Hal ini terlihat dari deretan nara sumber yang hadir dalam forum Rapat Kerja Nasional Guru TIK 2019 ini, antara lain PB PGRI, PUSKURBUK, Dirjen GTK, Microsoft Indonesia, Apkomindo, IDL, UPI dan Eduspec. Acara dibagi dalam dua sesi besar yaitu sesi pertama yang berlangsung hingga ishoma, kemudian dilanjutkan di sesi kedua hingga selesai. Diawali dengan laporan kegiatan oleh Bapak Bambang Susetiyanto, S.Kom (Ketua IG TIK PGRI) dan dilanjutkan sambutan Ketua Umum PB PGRI, Ibu Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd. yamg sekaligus membuka secara resmi kegiatan Rakernas ini. Ketua Umum PB PGRI dalam sambutannya memberikan banyak motivasi bagi guru untuk terus belajar, berikut diantaranya ”Tantangan guru TIK sekarang adalah murid yang umumnya lebih menguasai bidang informatika. Maka dari itu, guru tidak lagi bisa merasa sebagai pihak yang paling tahu. Kemampuan guru harus terus diperbarui”.

Masuk pada sesi materi pertama dari Microsoft Indonesia tentang Perkembangan Dunia Digital yang disampaikan oleh Bapak Benny Kusuma, sosok pemuda hebat yang sudah sukses menduduki jabatan Education Lead of Microsoft Indonesia. Dalam paparannya membuka wawasan bagi guru, bukan hanya guru TIK, namun untuk semua guru mata pelajaran apapun di sekolah untuk melakukan inovasi pendidikan, Bahwa di era digital guru dituntut kreatif dan harus bisa memanfaatkan TIK, salah satu bentuknya adalah mengajarkan mereka pola pembelajaran yang mengadopsi teknologi pembelajaran yang berkembang saat ini, dimana kita harus mengajarkan sesuatu yang bermanfaat ke depan, bukan sesuatu yang sudah basi, karena sejatinya kita menyiapkan peserta didik untuk bidang pekerjaan yang mungkin saat ini belum ada.

Selanjutnya masuk pada materi yang kedua, yang berbentuk diskusi panel dengan dua orang nara sumber (nara sumber utama) yaitu Bapak Temu Ismail, S.Pd, M.Si (Bagian Hukum, Tata Laksana dan Kepegawaian - Dirjen GTK Kemdikbud) dan Ibu Sri Hidayati, S.Si, M,Si (Kepala Bidang Kurikulum Pusat Kurikulum dan Perbukuan - Kemdidbud). Point utama dalam diskusi ini adalah tentang keputusan final munculnya kembali mata pelajaran TIK yang dihapus pada awal penerapan kurikulum 2013, yang kemudian bertunas kecil dalam bentuk Bimbingan TIK. Kini di tahun ajaran 2019/2020 secara resmi TIK kembali dihadirkan dalam bentuk baru bernama mata pelajaran Informatika yang masuk dalam struktur kurikulum pada kelompok B, dan merupakan mata pelajaran pilihan antara Prakarya dan/atau Informatika.

Menyimak uraian dari nara sumber Kemendikbud dan GTK yang dipaparkan pada Sesi-1 (nara sumber utama), dapat kita tarik beberapa hal pokok yang bisa dijadikan sebagai pedoman terkait implementasi mata pelajaran Informatika pada tahun ajaran baru mendatang, secara ringkas kami tuliskan sebagai berikut;
  • Mapel informatika akan mulai diterapkan pada tahun ajaran baru 2019/2020, dimulai dari kelas awal (kelas VII),  dan itupun sudah harus dipertimbangkan kesiapannya, meliputi #-kesiapan gurunya, #-kesiapan sarana prasarananya dan #-kesiapan siswanya. 
  • Mapel informatika ini implemantasinya tidak sama dengan mapel lain, jika mapel lain ketika ada di struktur kurikulum maka serta merta semua harus mengimplemntasikannya, tetapi untuk mapel Informatika ini tidak. Sekolah tidak harus mengimplementasikannya, apalagi bagi sekolah yang sarana prasarana dan guru tidak memadai, agar tidak menjadi "hanya sekedar ada" atau dengan istilah "yang penting diajarkan tapi tidak berorientasi pada mutu".
  • Adapun sekolah yang bisa mengimplementasikan (mengajarkan) mapel informatika adalah sekolah yang memiliki persayaratan khusus, baik sarana prasarana dan gurunya. Bahkan lebih khusus lagi, akan ada persyaratan guru siapa yang boleh mengajar, tidak semua guru boleh mengajar mapel informatika. Terkait dengan hal ini nanti akan ada assesment bagi sekolah dan guru, ada persyaratan dan kualifikasinya.
  • Pengelolaan pembelajaran di sekolah adalah hal yang sangat penting, bagaimana mengelola pembelajaran yang berorientasi pada capaian kompetensi, bukan capaian jam belajarnya, alokasi waktu hanya semacam patokan / perkiraan waktu. Ini bisa menjadi keleluasaan bagi sekolah untuk menentukan pilihan apakah mau menerapkan mata pelajaran Informatika saja, Prakarya saja, atau Informatika dan Prakarya.
  • Pada sekolah yang besar, siswanya (rombel) banyak, sarana prasarana memadai dan jumlah guru TIK ada beberapa, maka bisa dimungkinkan akan ada guru TIK yang berperan sebagai Bim-TIK, ada yang mengajar Informatika dan ada yang melaksanakan TIK dalam bentuk Ekstrakurikuler, dan ini sangat bergantung pada pertimbangan kompetensi guru, pertimbangan pemenuhan jam di dapodik dan pertimbangan kesiapan peserta didik.
  • Terkait dengan pengelolaan manajemen berbasis sekolah (MBS) agar benar-benar pengelolaan kepala sekolah dan perangkatnya betul-betul disiapkan, agar dalam implementasi kebijakan ini  tidak merugikan pihak tertentu (jangan sampai ada yang merasa dirugikan), yaitu; #-merugikan siswa, terkait dengan kompetensi yang diperoleh, #-merugikan guru, terkait hak-hak guru yang terabaikan dalam hibungannya dengan pembagian jam di dapodik yang selanjutnya bermuara pada tunjangan sertifikasi.

Jika menghendaki untuk mendengarkan atau melihat langsung paparan dari beberapa nara sumber yang hadir pada kegiatan Rakernas Guru TIK tersebut, maka pembaca dapat meng-akses dari laman youtube berikut, silahkan klik link di bawah ini.


Demikian beberapa hal mendasar yang dapat kami rangkum (sebatas yang dapat kami tangkap) dari hasil RAKERNAS Guru TIK di Kemendikbud Jakarta. Semoga tulisan ini bisa menambah wawasan dan menjadi dasar bagi teman-teman guru TIK, bagi pengelola sekolah (kepala sekolah) dan bagi pemangku kepentingan dalam membuat perencanaan pendidikan di sekolah/wilayah masing-masing, semoga bermanfaat.

Rabu, 02 Januari 2019

Berpisah karena Tugas -Bu Dyah-, Selamat Bertugas di Tempat Yang Baru

Tahun baru, kepala sekolah baru. Situasi hari pertama masuk sekolah -setelah libur semester ganjil- yang sekaligus mengawali tahun baru 2019 nampak berbeda. Tidak ada upacara bendera karena memang tidak bertepatan dengan hari Senin atau hari besar nasional. Pagi itu, Rabu 2 Januari 2019 jam 08.00 WIB bertempat di lapangan upacara sekolah tampak barisan siswa kelas VII, VIII dan IX di sebelah selatan berhadapan dengan barisan guru-staf di sebelah utara. Pagi itu dilaksanakan acara perpisahan antara siswa dengan kepala sekolah Ibu Dra. Dyah Nuryani Praptiningsih, MM.Pd. yang selama ini telah membersamai mereka. Bapak Ismain menjelaskan bahwa hari ini ada beberapa rangkaian acara, yaitu perpisahan Bu Dyah dengan siswa, serah terima jabatan kepala sekolah dan mengantar kepergian Bu Dyah ke tempat tugas baru.

Dalam acara perpisahan dengan siswa itu, Ibu Rini Utami, S.Pd selaku pembawa acara membacakan dan mengatur rangkaian acara, dimulai dengan sambutan perpisahan dari Ibu Dra. Dyah Nuryani Praptiningsih, MM.Pd. selaku kepala sekolah yang telah habis masa jabatannya dan akan mengajar (mutasi) ke SMPN 4 Kepil. Dilanjutkan dengan kata sambutan perpisahan dari perwakilan guru dan karyawan yang disampaikan oleh Pak Eko Sutomas, S.Pd., sedangkan kata sambutan perpisahan dari perwakilan siswa disampaikan oleh ananda Fadlika Putri Pitayani siswa kelas 8A selaku ketua OSIS SMPN 2 Kepil. Acara ditutup dengan salam-salam semua siswa dengan Bu Dyah yang telah berakhir masa jabatannya.

Siangnya, sekitar jam 10.00 WIB acara lepas sambut (serah terima jabatan) dimulai, bertempat di ruang Laboratorium IPA dilakukan acara serah terima jabatan kepala sekolah, dalam tajuk acara "Lepas Sambut Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Kepil". Acara ini dihadiri guru-karyawan SMPN 2 Kepil selaku tuan rumah, nampak juga hadir beberapa guru-karyawan SMPN 3 Kepil selaku tamu pengombyong kepala sekolah yang akan menggantikan kepala sekolah lama, dan juga dihadiri pengurus Komite SMPN 2 Kepil.

Bapak Eko Sutomas,  S. Pd. bertindak sebagai pembawa acara, sang Maestro yang senior dan piawai dalam meracik bahasa dan suasana. Acara inti berupa serah terima jabatan Kepala SMPN 2 Kepil dari Ibu Dra. Dyah Nuryani Praptiningsih, MM.Pd. kepada pelaksana tugas kepala sekolah yang baru Bapak Hadi Wiyono. SH, M.Pd. Di antara sambutan-sambutan dari pejabat lama, pejabat baru, perwakilan guru, dan komite sekolah. Acara diselingi penampilan kreasi tari dan lagu siswa-siswi SMPN 2 Kepil. Menjelang akhir acara diserahkan tanda kasih / cindera mata kepada Ibu Dyah yang diberikan oleh Bapak Ismain mewakili rekan-rekan guru/karyawan dan Bapak Haryanto mewakili pengurus komite sekolah.

Sehari sebelumnya, bertepatan dengan hari pertama di tahun baru 2019 - Senin 1 Januari 2019, telah dilaksanakan acara perpisahan kepala sekolah dalam nuansa yang santai, akrab dan penuh rasa kekeluargaan. Acara perpisahan itu dilangsungkan di taman wisata Candi Gedung Songo, Bandungan Ambarawa Jawa Tengah. Satu armada bus yang mengangkut guru, karyawan dan kepala sekolah berangkat dari kampus SMPN 2 Kepil pukul 07.00 dan sampai di lokasi wisata sekitar pukul 10.30. Beberapa sambutan, ramah tamah dilanjut dengan wisata belanja cukup membuat lupa waktu, hingga perjalanan pulang dan kembali ke sekolah sekitar pukul 21.00 malam. Berikut beberapa foto rangkaian kegiatan perpisahan dari hari Senin hingga Selasa baik di sekolah hingga mengantar ke rumah di Gading Rejo Residen.


Kepada Bu Dyah yang sudah kami anggap orangtua kami, kami mengucapkan selamat berpisah, selamat jalan dan selamat bertugas di tempat baru. Kita hanya berpisah secara kedinasan, kita hanya berpisah secara fisik karena berbeda tempat kerja, namun persaudaraan, kekeluargaan dan perasaan kita tetap dekat dan akan selalu terjalin. Penulis khususnya, dan juga atas nama teman-teman mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya  atas bimbingan, arahan, motivasi dan berbagai pembelajaran yang telah diberikan kepada kami selama ini. 

Di antara pernak-pernik kejadian ada satu kesan yang mendalam, seperti apa yang Bu Dyah katakan, setiap kita punya kelebihan dan juga kekurangan, dan yang terbaik adalah mengapresiasi dan mengoptimalkan kelebihan seseorang, bukan mencari dan mengkorek-korek kekurangan dan kesalahan. Terakhir, kami mohon maaf atas semua kesalahan, kekhilafan dan kekurangan yang kami lakukan. Selamat bertugas di tempat yang baru, semoga diberikan kemudahan dan kelancaran dalam melaksankan tugas mendidik generasi muda calon-calon pemimpin bangsa.