text

Selamat Datang di Blog SMP N 2 Kepil Wonosobo ... Sekolah SEJUTA IMPIAN, ... Awali Suksesmu Dari Sini ... Mulailah segala sesuatu dengan BISMILLAH ...

Selasa, 29 Januari 2013

Update Data Tugas Pembuatan-Pengiriman Email


Setelah beberapa minggu ini disampaikan materi pembuatan email secara langsung, kemudian dilanjutkan pemberian tugas mandiri pembuatan dan pengiriman email berikut telah dapat diperoleh hasil berupa email sesuai dengan yang meruapak tugas mandiri yang harus dibuat setiap siswa kelas IX.

Bagi siswa yang emailnya sudah jadi selanjutnya diharuskan mengirim email konfirmasi bahwa email sudah jadi dan terdaftar pada email yang yang ditentukan.

Isi email bebas, yang pasti muncul nama pembuat email dan kelas dan pemberitahuan bahwa siswa yang bersangkutan telah mengirim email kepada admin email mata pelajaran tik.


Berikut ini daftar siswa dan status pembuatan dan pengiriman email yang sudah ter-rekap dalam email yang ditentukan yaitu pada tik.smpn2kepil@gmail.com.
Rekap tanggal 12 Februari 2013



Bagi yang statusnya masih X berarti belum jadi, dan tugas 1 (mandiri) belum selesai (belum OK). Silahkan untuk segera menyelesaikan, dapat dikerjakan di WARNET atau NUMPANG Laptop teman atau tetangga.

Senin, 21 Januari 2013

Sederet Kegiatan Persiapan Ujian Nasional 2013

Terkait persiapan ujian nasional, sederet kegiatan telah dijadwalkan untuk dilaksanakan, Semuanya semata-mata untuk memperoleh hasil yang optimal dalam ujian nasional.

Kegiatan persiapan ujian nasional tersebut meliputi ;
  1. Try Out Kabupaten ( 2 kali )
  2. Try Out Sekolah ( 2 - 3 kali )
  3. Pra Ujian Nasional ( 1 kali )
  4. Ujian Praktek beberapa mata pelajaran
  5. Ujian Sekolah
  6. dan puncaknya Ujian Nasional
Secara rinci masing-masing kegiatan dapat dilihat pada gambar di bawah ;




Selamat belajar bagi para siswa kelas IX, semoga segala persiapan kegiatan semua ini dapat disikapi dengan penuh semangat dan tanggung jawab, sehingga bisa diperoleh hasil yang maksimal

Sabtu, 19 Januari 2013

Sekilas Gambaran UN 2012/2013, Bekal Persiapan Sukses Ujian Nasional

Dari sekian banyak pelajar SMP, takut akan kehadiran UN yang sudah di depan mata ini. Tetapi beruntunglah kita pada era saat ini. Dengan adanya teknologi yang berkembang pesat pada saat ini, pelajar SMP dapat mencari hal- hal mengenai persiapan UN 2012/2013. Berikut hal mengenai UN :
Kiat Sukses Ujian :
Ujian Akhir Nasional sering dijadikan sosok yang menakutkan bagi para siswa, sebetulnya kalau kita sudah mempersiapkan diri sebaik baiknya kita tidak perlu takut menghadapi ujian tersebut, selain persiapan diri dengan belajar dan menjaga kesehatan tubuh dengan cukup makan dan istirahat, selain itu siapkan alat tulis yang terbaik untuk mengadapi ujian.
1. Persiapkan diri anda dengan belajar dan cukup makan dan istirahat.
2. Perhatikan dan baca dengan teliti instruksi yang diberikan.
3. Gunakan alat tulis yang berkualitas.
Tips memilih Alat Tulis yang baik untuk UN :

Bagaimana memilih pensil yang baik untuk ujian?
  • Jangan membeli pensil yang isinya miring karena pensil dengan isi miring dapat dipastikan pensil mudah patah saat digunakan,pilihlah pensil dengan Leads tepat di tengah.
  • Jangan membeli pensil dengan isi pensil yang merosot keluar dari pensil, pensil dengan isi yang merosot dapat dipastikan akan mudah patah saat digunakan.
  • Pilihlah pensil dengan Isi pensil yang besar, Isi pensil yang besar membuat pensil tidak mudah patah selain itu pensil dengan isi yang besar akan mempercepat proses melingkari jawaban.
  • Pilihlah pensil dengan isi pensil yang lebih berkilau, isi pensil yang lebih berkilau akan lebih mudah dibaca oleh scanner.

  • Gunakan Pensil 2B - For Computer yg telah lulus test OMR Test / Scan Test.
  • Pensil yang telah lulus OMR Test dapat dipastikan bahwa isi pensil yang digunakan memiliki pencampuran yang sempurna sehingga dari ujung awal sampai akhir pensil memiliki grade yang sama yaitu 2B dan dapat dibaca oleh mesin scanner.
  •  Pensil mekanik memiliki lead yang lebih keras dan dapat mengakibatkan Lembar Jawaban sobek dan bergelombang.
  •  Arsirlah jawaban sesuai pada bidang lingkaran yang disediakan, anda bisa menggunakan bantuan penggaris khusus ujian untuk mengarsir jawaban dengan rapih.

Bagaimana memilih penghapus yang baik untuk ujian?
  • Jangan menggunakan penghapus karet (penghapus yang berwarna merah) karena penghapus ini cenderung mengikis permukaan kertas sehingga bila sering digunakan dikhawatirkan dapat melubangi kertas.
  • Pilihlah Penghapus yang LEMBUT agar tidak merusak
    permukaan kertas.
     
  • Penghapus biasa meninggalkan debu/kotoran pada
    kertas sehingga dapat menganggu proses SCANNING.
  • Pilihlah Penghapus Khusus untuk Ujian yang dipastikan tidak meninggalkan kotoran pada kertas, karena debu/kotoran yang tertinggal dapat mengganggu proses SCANNING.

Peralatan tambahan untuk keperluan ujian :
  • Siapkan Clip Board (Papan Alas Menulis) untuk digunakan di permukaan meja yang tidak rata, permukaan yang tidak rata dapat merusak kertas saat proses menghitamkan jawaban.

 
  • Gunakan Penggaris Khusus EBTA & SPMB untuk melingkari jawaban dengan rapih. 
  • Simpanlah alat tulis anda dalam 1 tempat agar selalu siap saat anda butuhkan.


 JADWAL UJIAN NASIONAL SMP 2012/2013

Rabu, 09 Januari 2013

Selamat Jalan Pak Riyanto, Pindah Tugas ke SMPN 1 Leksono

Hari ini, Kamis 10 Januari 2013 adalah hari terakhir bagi Pak Riyanto, S.Pd salah satu guru terbaik yang mulai hari ini secara resmi pindah pindah tugas ke sekolah baru. Para guru, karyawan dan siswa berkumpul di halaman untuk mengdakan upacara perpisahan dengan beliau.

Pak Riyanto, S.Pd, masuk tugas pertama kali di SMPN 2 Kepil bulan Maret 2008. Sejak ditugaskan pertama kali, beliau langsung dapat menunjukkan kredibilitas, loyalitas dan totalitasnya, baik sebagai guru pengajar bidang studi IPS maupun sebagai guru pengampu ekstra kurikuler.

Beliau asli dan lahir dari Purworejo, hingga kini bertempat tinggal menetap di Brokoh, sebelah selatan terminal Mendolo Wonosobo bersama 1 istri tercintanya (guru produktif di SMK Informatika Wonosobo) beserta kedua putranya, Zaki dan Adit.

Selama mengajar di SMPN 2 Kepil, beliau sangat dekat dengan para guru dan karyawan. Fair & Fun, itulah kesan yang muncul dari seorang Pak Riyanto. Terlebih dengan siswa, lebih dekat lagi, seakan anak dengan bapaknya. Tak jarang anak-anak putri bergelayutan di punggung beliau saking dekatnya. Kedekatan itu juga diwarnai oleh kegiatan beliau yang ,menjadi Pengampu Utama ekstra PRAMUKA.
Pramuka SMPN 2 Kepil berjaya di kancah Wonosobo, termasuk beliau juga ikut membesarkannya, sehingga kegiatan Kepanduan - Pramuka SMPN 2 Kepil terkenal dimana-mana.

Selanjutnya, Pak Riyanto mendapat tugas baru di SMPN 1 Leksono, sekolah yang jaraknya lebih dekat dari rumah beliau di Brokoh. Kiranya inilah alasan utama kepindahan beliau, karena jarak Mendolo - Kepil yang cukup jauh dengan kondisi jalan yang kurang bersahabat.

Selamat Jalan Pak Riyanto, semoga sehat dan sukses selalu, jangan lupakan kami. Kami akan senantiasa mengingat dan mengenang Mu.

Minggu, 06 Januari 2013

Pak Bagus Panuntun (Guru Matematika) Melepas Masa Lajangnya

Hari Minggu pagi, sebuah bus pariwisata tampak parkir di depan sekolah, satu demi satu Bapak/Ibu Guru - Karyawan SMP Negeri 2 Kepil masuk menaiki bus. Yah hari ini keluarga besar SMPN 2 Kepil akan menghadiri undangan pesta pernikahan salah satu guru terbaiknya. Tepat pukul 09.30 bus diberangkatkan menuju Kebumen.

Minggu 6 Januari 2013 diadakan pesta / resepsi pernikahan di keluarga orang tua Pak Bagus, yang beralamat di Mangunranan, Mirit, Kebumen. Orangtua Pak Bagus, Bpk H. Bambang Sutikno Makhfud adalah tokoh masyarakat yang punya pengaruh cukup besar di lingkungan Kebumen, maka pada pesta pernikahan putra belia (P Bagus-Nika) sangat meriah dihadiri tamu undangan dari berbagai penjuru yang mengenal Pak Bambang maupun P Bagus.

Hari Minggu, 23 Desember 2012 merupakan puncak dari penantian Pak Bagus selama ini, dimana pada hari Minggu tersebut adalah hari bersejarah dalam kehidupan beliau selanjutnya.Ya, hari Minggu 23 Desember 2012 Pak M Bagus Panuntun telah menikah dengan gadis pilihan beliau yang telah di amati dan di analisa selama ini akhirnya benar-benar telah menjadi belahan jiwanya, yang setiap saat dan setiap langkah akan mengisi sisi kehidupannya.Nurul Arum Yulianika, putri Bapak Sugimin / Ibu Supriyanti yang beralamat di Jirapan, Masaran, Sragen, Jateng. Beliau (Bu Nurul Arum Yulianika) adalah PNS di RSUD Purworejo sebagai tenaga bidan.


Akhirnya, kami semua keluarga besar SMP Negeri 2 Kepil berdoa kepada Alloh SWT "Semoga menjadi pernikahan yang penuh barokah, menjadi keluarga yang bahagia, sakinah mawaddah wa rohmah." Segera diberi karunia anak yang pinter TIK agar bisa menjadi ahli telematika.

Senin, 31 Desember 2012

Sementara, Link Soal Uji Coba Sudah Ditutup

Maaf ya ...

Karena sudah berakhir masa tayangnya.
Untuk sementara link download kami putus.

Terima Kasih ...

SOAL UJIAN PRAKTIK TIK - Telah Kami Tutup

Maaf ya ...

Karena masa - waktu ujian praktek sudah selesai dan masa tenggang ujian susulan telah berakhir, maka Link Download soal ujian praktik secara otomatis telah ditutup.


Terima kasih.

Jumat, 28 Desember 2012

Cek Validasi Data Guru SErtifikasi & PNS

Beberapa hari ini dalam suasana liburan, guru dan PNS harus tetapa aktif untuk kegiatan terkait pendataan bagi PNS terutama guru yang sudah sertifikasi.

Pihak managemen sekolah meberikan SMS bergilir yang berisi pemberi tahuan untuk cek validasi data dengan membuka situs Pengecekan Data Guru dengan domain http://116.66.201.163:8083/info.php
Setelah membuka situs tersebut guru diwajibkan untuk mengecek data masing-masing dengan cara memasukkan kata kunci yang menggunakan NUPT dan Tanggal lahir.

Dalam 2 -3 hari ini bisa dipastikan server untuk alamat ini pasti akan sibuk, sangat sibuk dan kemungkinan akan trouble, karena dalam waktu bersamaan akan dipakai-dibuka ribuan guru secara bersamaan.

Seperti gambar yang tampil di atas adalah gambaran betapa system belum siap dan mengalami troble ketika secara serentak ribuan guru se indonesia membuka alamat server yang sama.

Senin, 24 Desember 2012

WBL - Jatim Park 1, Wisata Guru - Karyawan SMP Negeri 2 Kepil

Sesuai yang direncanakan, Kamis sore, 20 Desember 2012 Bus Pariwisata 'TAMI JAYA" berlabuh di jalan raya depan kampus SMPN 2 Kepil Wonosobo.

Puluhan guru-karyawan dan keluarga satu demi satu menaiki tangga bus untuk siap diberangkatkan ke jawa timur.
Beberapa guru membawa lengkap / sebagian keluarganya, diantaranya adalah sebagai berikut :
  1. Pak Wachid, beserta 1 istri dan 3 putra-putrinya
  2. Bu Ruti, beserta 1 suaminya
  3. Pak Sukarna, bersama bu Santi dan 1 putranya
  4. Bu Prih, beserta 3 putranya
  5. Pak Ismain, bersama bu Isti dan 2 putra-putrinya
  6. Bu Laras, 1 suami dan 1 anak
  7. yang lain menyusul ...

Berita selengkapnya, akan segera diluncurkan ... sabar 

Sabtu, 15 Desember 2012

Surat Dari Siswa Untuk Mendikbud, Satu Bentuk Ungkapan Dari Jutaan Siswa - Sebagai Bahan Renungan Bagi Para Pengambil Kebijakan Pendidikan Indonesia

kami oper tanggalnya, up to date
Saya bisa memahami berbagai fenomena dan pendapat yang muncul tentang tindak lanjut Kurikulum 2013 (kurtilas) yang belum jelas baik di tingkat bawah sampai tingkat atas, tingkat daerah sampai tingkat pusat. Masih banyak yang merasa lebih tahu, merasa lebih punya wawasan, merasa lebih ahli dan merasa lebih berpengalaman dalam hal pendidikan. Hingga mereka tidak mau mengakui dan menerima keputusan sang menteri. Menteri pastilah tidak ditunjuk dengan tanpa pertimbangan dan tanpa mengukur kemampuan. Dari latar belakang pendidikannya, prestasinya dan pemikirannya tentulah beliau memiliki kapasitas dan kapabilitas jauh di atas kemampuan dan kapasitas kita-kita yang berada di tataran bawah, Namun kenapa seorang di tingkat bawah sampai berani menolak dan memutuskan sendiri tentang kurikulum yang mau diterapkan disekolahnya, di wilayah pemerintahannya.

Pasti ada hal yang menjadi latar belakang hingga memaksakan diri untuk mengambil keputusan tentang pelaksanaan kurikulum 2013. Apakah sudah berpikir dan membaca secara integral dan menyeluruh pada semua aspek yang terkait dengan kurikulum 2013. Bagaimana pendapat guru, bagaimana pendapat siswa, bagaimana pendapat tenaga kependidikan dan bahkan bagaimana pendapat masyarakat umum. Bukan hanya saya ingin begini, saya ingin begitu, bukan sekedar untuk unjuk gigi, unjuk kemampuan apalagi hanya untuk gagah-gagahan. Mari kita dengarkan kata mereka, kita lihat realita di lapangan, kesulitan dan kendala yang terjadi, terutama yang berada jauh di pedalaman, sikap manakah yang terbaik sebagai bagian dari pengambil keputusan untuk pendidikan anak didik kita di masa depan.

Sebagai bahan renungan, mari kita simak salah satu tulisan yang kami salin dari milis IGI, saya posting ulang di website SMPN 2 Kepil tercinta ini, buka mata - baca dengan sepenuh hati, renungkan, selamat menikmati. Lengkapnya inilah tulisan ulang dari Mohammad Ihsan (Ketua IGI).

Saya posting ulang kiriman Mas Satria Dharma di milis IGI, sebuah surat dari siswa kepada Mendikbud Anies Baswedan:
***
Yth. Bapak Menteri Pendidikan
Bapak Anies Rasyid Baswedan, Ph.D.
Di Tempat
Assalamu’alaikum wr. wb.
Saya sebagai siswa, pertama-tama ingin mengucapkan terima kasih banyak atas kebijakan Bapak yang telah mulai menghentikan Kurikulum 2013. Kami, para siswa, mendukung kebijakan Bapak. Kami sangat bahagia begitu kami mendengar bahwa Kurikulum 2013 akan mulai dihapuskan. Mengapa? Berikut adalah pandangan kami menurut Kurikulum 2013, pandangan kami yang telah menjalani kurikulum ini sendiri.
1. Pertama, selama 3 semester menjalani kurikulum ini, kami memandang banyaknya ketidakjelasan dalam pelaksanaan kurikulum ini. Banyak aspek yang tidak jelas dan sulit dimengerti, baik oleh siswa maupun oleh guru. Contohnya pada sistem penilaian. Penilaian yang menggunakan IPK mulai diterapkan di sekolah saya sejak 2 semester lalu. Pada semester 2 kemarin pun, belum tampak adanya pemahaman oleh guru-guru yang mengisi rapot. Sehingga, seluruh nilai A- diberi IPK 3,66, tanpa variasi. Semester ketiga ini, disaat guru sudah mulai memahami sistem penilaiannya, nilai UTS pun bervariasi. Namun, variasi ini malah menunjukkan penurunan pada grafik nilai kami dibandingkan semester 2 yang lalu. Saya dan beberapa teman saya sepakat, bahwa kami merasa lebih mampu mengerjakan ulangan semester ini ketimbang semester lalu. Yang menjadi pertanyaan kami, dengan sistem penilaian dengan aspek penilaian sebanyak ini, bagaimana seleksi SNMPTN Undangan apabila Kurikulum 2013 dilanjutkan di sebagian sekolah?
Begitu juga dengan sistem pembelajaran di kelas. Pernyataan bahwa “siswa harus lebih aktif, guru hanya bertindak sebagai fasilitator” menimbulkan pertanyaan, baik pada guru, maupun pada siswa. Guru pun bingung bagaimana cara menerapkan ini. Dan tidak semua mapel mampu diajarkan melalui cara ini. Beberapa tetap sangat memerlukan penjelasan langsung dari guru. Contoh, matematika, fisika, dan kimia. Apabila konsep ini dipaksakan kepada guru yang belum memahami, maka siswa bisa jadi korbannya. Saya memiliki contoh, ada salah satu guru saya pada kelas 10, yang mengajar hanya dengan memberikan banyak tugas, dan tanpa memberikan evaluasi atas pekerjaan kami, langsung memberikan ulangan. Kami sebagai siswa pun bertanya, jika guru hanya bertindak sebagai fasilitator, untuk apa kami bersekolah? Apabila ujung-ujungnya kami harus mempelajari semua hal sendiri, untuk apa kami meninggalkan rumah dari jam 6.30 pagi hingga 15.00 sore untuk bersekolah?
2. Kedua, selama 3 semester ini, kami telah merasakan bahwa Kurikulum 2013 sangat membebani siswa maupun guru. Kami, para siswa, telah merasakan betapa banyaknya tugas yang kami terima setiap harinya dengan pelaksanaan Kurikulum 2013. Dengan adanya kewajiban nilai tugas per kompetensi dasar per mata pelajaran, maka setiap guru pun terpaksa memberikan tugas, yang jumlahnya sungguh membebani psikologis kami. Sebagai ilustrasi, saya memiliki beberapa adik kelas yang mengaku bahwa mereka sampai harus tidur jam 12 malam tiap harinya karena beban tugas yang diberikan. Disamping itu, kewajiban adanya nilai ulangan harian tiap kompetensi dasar juga membebani kami. Kami sudah tidak mengenal lagi istilah minggu tenang sebelum UAS, karena seminggu sebelum UAS pun kami masih disibukkan dengan banyak ulangan harian. Beban materi pelajaran yang kami terima pun jumlahnya lebih banyak dibandingkan jika menggunakan KTSP. Adanya lintas minat yang semestinya digunakan untuk mengakomodir minat siswa, pada kenyataannya hanya menambah beban belajar kami. Kami yakin bahwa suatu generasi bangsa yang baik tidak bisa dibangun diatas penekanan mental. Suatu generasi bangsa yang baik memerlukan kesehatan, baik fisik maupun psikologis. Dan Kurikulum 2013 telah memberi beban mental yang berat bagi kami, para siswa.
Bagi para guru, sistem penilaian yang rumit juga menyulitkan mereka dalam menilai. Kami, di Surabaya, telah menerapkan sistem rapot online. Namun, dalam sistem ini, banyak sekali aspek yang harus dinilai, mulai dari afektif, psikomotorik, dan kognitif. Guru kami pun mengakui, ada sekitar 30 lebih nilai yang harus diinput per siswa, per mata pelajaran. Apabila satu poin saja kosong, maka nilai tidak akan keluar. Guru kami pun terpaksa berjuang, sampai harus lembur hingga jauh malam, untuk mengupload seluruh nilai kami ke database dengan fasilitas internet yang lambat dan server yang terkadang bermasalah. Sistem penilaian yang rumit ini mengakibatkan guru menjadi tersibukkan dengan sistem penilaian ini, yang bisa berakibat terbengkalainya tugas utama guru yang mulia, yaitu mendidik dan membimbing para siswa di kelas.
3. Ketiga, banyak kejanggalan dalam penerapan konsep Kurikulum 2013 ini.
Pertama saya akan mengangkat tentang konsep pembangunan karakter. Kurikulum 2013 menekankan pada pembangunan karakter siswa. Salah satunya adanya penilaian afektif. Ya, kami sebenarnya setuju bahwa pembangunan karakter bangsa merupakan hal yang sangat penting apabila suatu bangsa ingin maju. Namun, menurut kami, cara penilaian afektif ini tidak efektif dan tidak logis. Dalam penilaian afektif ini, setiap sikap, seperti kejujuran, kepedulian, dan lain sebagainya harus diangkakan. Pertanyaan kami, apakah sikap adalah sesuatu yang bisa diangkakan? Kami yakin, bahwa yang diperlukan dalam pembangunan karakter bangsa adalah teladan. Kami setuju dengan konsep Pak Anies, bahwa yang harus dibangun mutunya terlebih dahulu adalah para guru.
Kedua, saya akan mengangkat tentang salah satu tujuan Kurikulum 2013. Setahun lalu, saya dan beberapa teman saya menghadiri pertemuan di rumah DI di Surabaya, yang dihadiri oleh Bapak M. Nuh sendiri. Disana beliau menyatakan bahwa tujuan K13 ini, salah satunya adalah memanfaatkan demographic bonus, banyaknya penduduk usia produktif, untuk menyongsong 100 tahun Indonesia merdeka pada 2045. K13 ditujukan agar bangsa Indonesia mampu bersaing dengan bangsa lain di dunia. Namun pada penerapannya, mengapa tidak ada mata pelajaran TIK dalam Kurikulum 2013? Padahal kemampuan TIK adalah salah satu kemampuan terpenting dalam dunia kerja modern ini. Bagaimana kita mampu bersaing dengan bangsa lain di dunia kerja, apabila kemampuan TIK kita kalah dengan bangsa lain? Tidak adanya mata pelajaran Bahasa Inggris untuk SD juga menurut kami janggal. Seperti kita tahu, Bahasa Inggris adalah bahasa internasional. Apabila kita ingin bersaing dengan bangsa lain, terutama dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015, maka kemampuan Bahasa Inggris yang lancar mutlak diperlukan. Untuk melatih kemampuan berbahasa suatu bahasa, maka bahasa itu perlu dilatih sejak dini. Penghapusan Bahasa Inggris bagi SD, serta penghapusan TIK, menurut kami adalah suatu kemunduran.
Berdasar pandangan-pandangan kami diatas, maka kami meyakini bahwa langkah Pak Anies untuk menghentikan Kurikulum 2013 di sebagian sekolah adalkah suatu langkah awal yang baik untuk menyelamatkan generasi kami. Sekali lagi kami berterima kasih atas kebijakan Bapak. Namun, menurut kami, solusi terbaik adalah menghentikan Kurikulum 2013 secara total.
Sekolah kami telah menjalankan Kurikulum 2013 selama 3 semester. Ini berarti sekolah kami akan dijadikan sebagian dari sekolah percontohan Kurikulum 2013. Kami juga memahami surat edaran menteri yang Bapak keluarkan, bahwa sesungguhnya apabila sekolah merasa keberatan untuk dijadikan percontohan, baik karena ketidaksiapan dan demi kepentingan siswa, boleh mengajukan kepada Kemendikbud untuk dikecualikan. Sesungguhnya, kami, para siswa, telah lelah menjalani K13 selama 3 semester. Kami ingin kembali ke KTSP. Kami sesungguhnya berharap bahwa sekolah kami akan mengajukan kepada Kemendikbud agar dikecualikan, kali ini demi kepentingan siswa. Namun, kami di Surabaya seolah-olah tidak memiliki pilihan. Kepala Dinas Pendidikan kami mengharapkan bahwa seluruh Surabaya melanjutkan K13. Dengan ini, maka, mau tidak mau, para kepala sekolah tidak punya pilihan selain mengikuti. Kami tahu, apabila kami bersuara, maka kemungkinan kami didengar sangatlah kecil. Padahal kamilah yang menjalani Kurikulum 2013 ini, kamilah yang melihat kenyataan di lapangan. Kami berharap, Pak Anies mendengar suara kami.
Sekali lagi, kami mendukung kebijakan Bapak untuk menghentikan K13. Apabila ada yang berkata bahwa kebijakan Bapak ini terburu-buru, ingatlah bahwa K13 juga diluncurkan secara terburu-buru pula. Apabila ada yang menyayangkan soal anggaran yang telah digelontorkan, ingatlah bahwa kami, para siswa, yang akan menanggungnya apabila kurikulum ini dilanjutkan. Apabila ada yang mengatakan bahwa siswa lah yang menjadi korban dari kebijakan penghentian K13 ini, ingatlah Pak, bahwa sesungguhnya kami terselamatkan dengan kebijakan Bapak. Kami berharap, bahwa K13 pada akhirnya akan dihentikan secara nasional, dan kami yakin Bapak adalah orang yang tepat untuk memulainya. Selamatkan kami, Pak.
Demikian permohonan ini saya sampaikan, semoga bisa bermanfaat bagi Indonesia kelak.
Terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian Bapak.
Wassalam wr. wb.
Seorang Siswa SMAN di Surabaya

Begitulah adanya, tidak harus sok jumawa, namun juga tidak harus berputus asa, kita tunggu bimbingan dan petunjuk dari Alloh yang maha kuasa. Monggo sebaiknya bagaimana (26925)